• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI W-T Meminimalkan

VIII. ANALISIS IE (INTERNAL - EXTERNAL) DAN ANALISIS SWOT

8.2. Analisis Matriks SWOT

Hasil analisis dari faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan dan faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman perusahaan dalam upaya pemasaran, diharapkan dapat disusun beberapa alternatif strategi dengan cara memindahkan hasil analisis matriks IFE dan EFE kedalam matriks SWOT. Sehingga pada akhirnya didapatkan strategi yang sesuai berdasarkan posisi dan kondisi perusahaan. Strategi ini terdiri dari SO, strategi ST, strategi WO, dan strategi WT. Hasil analisis matriks SWOT PT. Buana Tirta Abadi dapat dilihat pada Tabel 16.

101

Tabel 16. Matriks SWOT pada PT. Buana Tirta Abadi

Faktor Internal

Faktor Eksternal

Kekuatan (Strengths) Kelemahan (Weakness)

1. Harga kompetitif

2. Diversifikasi dan diferensiasi produk

3. Pengiriman produk setiap hari

4. Lokasi pabrik di dalam kota

5. Modal sendiri

6. Laboratorium uji lengkap standar perusahaan AMDK

1. Tidak ada pendidikan dan

pelatihan bagi karyawan

2. Pengaruh merek

3. Wilayah distribusi terbatas

4. Terbatasnya armada

kendaraan truk

5. Belum ada rencana

penambahan cabang sebagai perluasan pemasaran

6. Kurang maksimalnya

promosi dan iklan

7. Kapasitas produksi lebih rendah dari makloon

Peluang (Opportunities) Strategi S-O Strategi W-O

1. Tumbuhnya kawasan

industri

2. Event olahraga (sponsor)

3. Kebijakan tentang pengisian merek lain di pabrik perusahaan lain

4. Pertemuan rutin food and

beverage asosiasi

perhotelan

5. Kerjasama join logo di dalam label kemasan untuk hotel, restoran dan cafe

1. Memanfaatkan lokasi yang

strategis guna menarik pelanggan potensial (S4 - O1, O2, O4, O5)

1. Meningkatkan kualitas SDM

(W1, W5 - O1, O4, O5)

2. Menambah jaringan

distribusi untuk menambah volume penjualan

( W3, W4, W5 - O1, O2, O3, O4, O5)

3. Menambah kendaraan

untuk meningkatkan cakupan distribusi dan mencari pangsa pasar yang lebih besar dengan

melakukan penetrasi pasar (W1, W3, W4, W6 - O1, O4, O5)

4. Meningkatkan kapasitas

produksi AMDK/ menekan produksi makloon

(W1, W2, W3, W6, W7 - O1, O2)

Ancaman (Threaths) Strategi S-T Strategi W-T

1. Banyaknya pesaing baru

yang memasuki industri AMDK

2. Persaingan harga yang

diberikan untuk menarik konsumen

3. Tumbuhnya depot isi

ulang

4. Melemahnya nilai tukar rupiah

5. Tingkat kepuasan konsumen

1. Mempertahankan harga

dan meningkatkan kualitas produk

(S1, S2, S3, S5 - T1, T2, T3, T4, T5)

1. Meningkatkan promosi

AMDK Citrabas Deluxe pada masyarakat.

(W2, W3, W6 - T1, T2, T3, T5)

Hasil dari analisis SWOT terhadap perusahaan AMDK PT. Buana Tirta Abadi dapat dirumuskan lima rumusan alternatif strategi sebagai berikut :

1. Strategi S - O (Strengths - Opportunities)

Strategi SO merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal yang ada. Strategi yang dapat digunakan oleh perusahaan yaitu dapat mempertahankan harga/bersaing harga dengan industri sejenis yang selama ini diberlakukan untuk menarik konsumen tanpa mengurangi kualitas bahkan diharapkan dengan harga tersebut kualitas produk semakin ditingkatkan sehingga tingkat kepuasan konsumen lebih diutamakan. Lokasi perusahaan yang strategis dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mempermudah kegiatan pemasaran, promosi dan pendistribusian produk.

2. Strategi S - T (Strengths - Threaths)

Strategi S – T merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk mengurangi atau menghindari dampak dari ancaman-ancaman eksternal yang ada. Alternatif strategi yang disarankan yaitu mempertahankan harga produk dan meningkatkan kualitas produk. Adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mengakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah dan tingginya biaya produksi dan distribusi membuat perusahaan harus pandai mensiasati fenomena ini. Meskipun demikian perusahaan harus dapat mampu bersaing harga dengan produk AMDK lainnya.

3. Strategi W - O (Weakness-Opportunities)

Strategi W-O adalah strategi yang bertujuan untuk memperbaiki kelemahan yang dimiliki perusahaan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Ada empat alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O, pertama

103

yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dapat dilakukan dengan cara mengatasi masalah keterampilan karyawan yang masih rendah, sehingga dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia maka dukungan dari peningkatan jumlah produksi maupun masalah dalam menghadapi adanya persaingan dapat diatasi oleh perusahaan. Kedua yaitu menambah cabang dan jaringan distribusi untuk menambah volume penjualan dengan cara mencari dan mengadakan kerjasama dengan pelanggan, agen atau distributor baru yang mempunyai daerah lokasi strategis, sehingga produk perusahaan dapat lebih dikenal. Dengan strategi ini diharapkan volume penjualan dapat lebih ditingkatkan.

Strategi yang ketiga yaitu, menambah kendaraan operasional guna meningkatkan cakupan distribusi dan mencari pangsa pasar yang lebih besar dengan cara melakukan penetrasi pasar untuk meningkatkan penjualan. Strategi ini baik dilakukan oleh perusahaan agar produk perusahaan semakin luas pangsa pasarnya untuk produk yang sudah ada saat ini melalui usaha pemasaran yang lebih intensif guna mendapatkan konsumen potensial. Usaha yang sebaiknya dilakukan oleh PT. Buana Tirta Abadi yaitu dengan cara memasarkan produknya tidak saja ke pasar industri seperti hotel dan restoran melainkan dapat lebih memperkenalkan produknya ke masyarakat yaitu dengan mencoba melakukan penjualan ke pedagang eceran atau supermarket. Penetrasi pasar dapat dilakukan oleh perusahaan dengan cara melakukan promosi yang lebih maksimal, memberikan potongan harga untuk pembelian dalam jumlah besar, dan menambah tenaga penjualan, agar konsumen yang dituju lebih mengenal produknya dan diharapkan mau membeli dan mengkonsumsi produk perusahaan sehingga dapat meningkatkan penjualan.

Strategi yang keempat yaitu Meningkatkan kapasitas produksi AMDK/ menekan produksi makloon. Perusahaan harus mampu menekan produksi

makloon secara bertahap mengingat sumber mata air yang ada adalah milik

PT. Buana Tirta Abadi, diharapkan nantinya kapasitas produksi air perusahaan lebih besar dari makloon. Hal ini tentunya didukung oleh wilayah distribusi/ pangsa pasar yang lebih luas, dukungan modal yang kuat, sarana dan prasarana pendukung yang memadai serta sumberdaya manusia yang berkualitas.

4. Strategi W – T (Weakness -Threaths)

Strategi W – T merupakan strategi yang bertujuan untuk mengurangi kelemahan internal yang dimiliki perusahaan dan menghindari ancaman eksternal perusahaan. Alternatif strategi yang disarankan yaitu meningkatkan promosi AMDK Citrabas Deluxe pada masyarakat. Seiring dengan banyaknya perusahaan yang memproduksi merek-merek produk AMDK maka untuk dapat lebih bersaing dengan produk sejenis salah satunya yaitu dengan lebih memperkenalkan produk AMDK Citrabas Deluxe kepada masyarakat. Pengenalan produk AMDK Citrabas Deluxe dapat dilakukan dengan cara melakukan kegiatan promosi, mengingat jangkauan wilayah distribusi di sekitar Jabodetabek alternatif yang dilakukan yaitu dengan melakukan iklan seperti pemasangan papan reklame di tempat-tempat strategis sehingga produk lebih dikenal oleh masyarakat. Pemilihan media promosi yang tepat secara tidak langsung akan memberikan informasi mengenai produk yang diiklankan, dan diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan.

IX. QSPM (QUANTITATIVE STRATEGIC PLANING MATRIX)

Tahap akhir dalam menyusun strategi alternatif terbaik perusahaan AMDK PT. Buana Tirta Abadi merek Citrabas Deluxe adalah dengan menggunakan QSPM. Matriks QSPM merupakan suatu alat analisis yang direkomendasikan bagi peneliti untuk mengevaluasi pilihan strategi alternatif terbaik secara obyektif berdasarkan faktor-faktor utama internal dan eksternal pada matriks IFE, EFE, IE dan SWOT. Proses pengisian matriks QSPM berdasarkan atas kondisi perusahaan saat ini dan penggunaan intuisi. Hasil analisis QSPM dapat dilihat pada Lampiran 6.

Kelebihan dari matriks QSP adalah set strategi dapat diperiksa secara berurutan atau bersamaan, tidak ada batas untuk jumlah strategi yang dievaluasi, mengharuskan ahli strategi untuk memadukan faktor internal dan eksternal yang terkait dengan proses keputusan. Kelemahan dari QSP yaitu memerlukan intuitif dan asumsi yang diperhitungkan, memberikan peringkat dan nilai daya tarik mengharuskan keputusan subjektif, walaupun demikian prosesnya harus menggunakan informasi objektif. Responden dalam analisis ini adalah direktur PT. Buana Tirta Abadi, dengan pertimbangan bahwa salah satu pengambil keputusan utama yang bersifat strategis dalam perusahaan berada dalam kewenangan direktur.

QSPM diperoleh dari hasil perhitungan dengan mengalikan rata-rata bobot dari masing-masing identifikasi lingkungan internal dan eksternal perusahaan dengan nilai daya tarik (AS) maka akan diperoleh nilai total daya tarik (TAS). Matriks ini akan menghasilkan tindakan-tindakan strategi alternatif yang dapat dilaksanakan oleh PT. Buana Tirta Abadi. Beberapa alternatif strategi yang dapat dipilih dapat dilihat pada Tabel 17.

Tabel 17. Peringkat Alternatif Strategi Pemasaran PT. Buana Tirta Abadi

No Alternatif Strategi Skor TAS Peringkat

1 Memanfaatkan lokasi yang strategis guna

menarik pelanggan potensial 5,412 6

2 Mempertahankan harga dan meningkatkan

kualitas produk 5,515 4

3 Meningkatkan kualitas SDM 5,413 5

4 Menambah cabang dan jaringan distribusi

untuk menambah volume penjualan 4,890 7

5 Menambah kendaraan untuk meningkatkan cakupan distribusi dan mencari pangsa pasar yang lebih besar dengan melakukan penetrasi pasar

5,699 2

6 Meningkatkan promosi AMDK Citrabas

Deluxe pada masyarakat 5,921 1

7 Meningkatkan kapasitas produksi AMDK/

menekan produksi makloon 5,651 3

Berdasarkan hasil perhitungan TAS, alternatif strategi yang paling diminati adalah meningkatkan pengenalan merek AMDK Citrabas Deluxe pada masyarakat dengan nilai TAS 5,921. Alternatif strategi terkecil yaitu menambah cabang dan jaringan distribusi untuk menambah volume penjualan dengan nilai TAS sebesar 4,890.

Mengingat PT. Buana Tirta Abadi merupakan perusahaan yang tergolong baru dalam memasuki industri AMDK maka sebaiknya perlu melakukan promosi produk guna memperkenalkan produknya agar lebih dikenal oleh konsumen. Alternatif yang dilakukan yaitu dengan melakukan iklan baik media cetak atau elektronik sehingga produk lebih dikenal oleh masyarakat. Pemilihan media promosi yang tepat secara tidak langsung akan memberikan informasi mengenai produk yang diiklankan. Diharapkan pada akhirnya akan mempertahankan pelanggan yang sudah ada dan menambah pelanggan lain untuk membeli

107

produk yang diiklankan. Bagi suatu perusahaan merebut pelanggan merupakan hal yang lebih mudah jika dibandingkan dengan mempertahankan pelanggannya. Biaya untuk mendapat pelanggan baru jauh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan untuk mempertahankan pelanggan yang ada. Pelanggan merupakan faktor penting dalam pemsaran produk perusahaan. Tanpa pelanggan perusahaan tidak dapat melakukan proses produksi dan memperoleh laba, sehingga harus diperlakukan secara istimewa. Perusahaan harus dapat menjalin hubungan baik dengan pelanggan menjadi loyal terhadap produk perusahaan.

Alternatif strategi kedua yang dipilih yaitu menambah kendaraan untuk meningkatkan cakupan distribusi dan mencari pangsa pasar yang lebih besar dengan melakukan penetrasi pasar dengan nilai TAS 5,699. Selama ini PT. Buana Tirta Abadi dalam melakukan pendistribusian produk hingga ke konsumen mengalami kekurangan sarana transportasi, sehingga sering kali banyaknya permintaan produk menjadi sedikit terhambat. Untuk itu sarana transportasi sangat dibutuhkan guna meningkatkan cakupan distribusi. Diharapkan dengan penambahan sarana transportasi dapat meningkatkan hubungan baik dengan pelanggan. Adapun cara yang dapat dilakukan yakni dengan mengirimkan produk tepat waktu, produk sampai ke pelanggan dalam keadaan baik dan sesuai dengan pesanan pelanggan.

Meningkatkan kapasitas produksi AMDK/ menekan produksi makloon merupakan alternatif strategi yang ketiga yang disarankan untuk dipilih oleh perusahaan dengan nilai TAS sebesar 5,651. PT. Buana Tirta Abadi sebagai pemilik sumber mata air seharusnya bisa memproduksi AMDK lebih besar daripada produksi yang dihasilkan oleh perusahaan makloon. Cara yang sebaiknya dilakukan oleh perusahaan yaitu menguatkan sektor keuangan perusahaan, mempromosikan produk AMDK, mencari pelanggan baru/ mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan cara memperluas wilayah

distribusi, meningkatkan kemampuan manajemen sumberdaya manusia dan memenuhi kebutuhan sarana prasarana operasional produksi hingga distribusi. Selanjutnya baru menekan produksi perusahaan makloon secara bertahap.

Alternatif strategi keempat yang disarankan untuk dipilih oleh perusahaan yaitu mempertahankan harga dan meningkatkan kualitas produk dengan nilai TAS sebesar 5,515. Disisi lain dengan naiknya harga BBM yang diikuti kenaikan harga-harga barang lainnya membuat perusahaan harus bisa mensiasatinya, terutama kenaikan harga produksi dan distribusi. Meskipun demikian bukan berarti akan menekan biaya tersebut dengan cara mengurangi kualitas.

Alternatif strategi kelima yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dengan nilai TAS 5,413. Sumberdaya manusia yang baik akan dapat melakukan perencanaan dan mengontrol semua kegiatan perusahaan. Sumberdaya manusia merupakan aset yang sangat penting bagi perusahaan, maju mundurnya sebuah organisasi sangat tergantung pada kualitas manusianya. Pentingnya sumberdaya manusia yang baik menjadi perhatian pihak manajemen perusahaan.

Alternatif selanjutnya yaitu memanfaatkan lokasi yang strategis guna menarik pelanggan potensial dengan nilai TAS 5,412. Lokasi perusahaan yang strategis merupakan keuntungan tersendiri bagi perusahaan terutama dalam hal kegiatan pemasaran produk untuk memperbesar pangsa pasar. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan survei pasar terhadap wilayah potensial tersebut.

Alternatif strategi terakhir yang disarankan kepada perusahaan yaitu Menambah cabang dan jaringan distribusi untuk menambah volume penjualan dengan nilai TAS sebesar 4,890. Hal ini dilakukan apabila perusahaan telah menyatakan mampu melaksanakan keempat alternatif strategi tersebut. Faktor lain yang penting yaitu adanya dukungan finansial yang kuat dan faktor-faktor lainnya telah mendukung untuk mengembangkan usahanya.