• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

E. Analisis Data

Analisis data dalam penelitian kualitatif merupakan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh langsung melalui

31

simak-catat, dokumentasi, dan bahan – bahan lain sehingga mudah dipahami. Berikut tahapan analisis data menurut Sugiyono (2020) :

1. Reduksi Data

Reduksi data berarti membuat rangkuman, memilih tema, membuat kategori dan pola tertentu sehingga memiliki makna.

Reduksi data merupakan bentuk analisis untuk mempertajam, memilih, memfokuskan, membuang dan menyusun data ke arah pengambilan keputusan. Atau dengan kata lain reduksi data adalah mengumpulkan hasil simak-catat, dokumentasi, dan hal lainnya yang dibutuhkan dalam penelitian.

Dalam tahap ini langkah yang ditempuh adalah menguraikan apa saja karakter-karakter yang ada pada tokoh Bu Muslimah sebagai guru dalam film Laskar Pelangi. Selanjutnya, gambar dan suara dialog akan dinarasikan dalam bentuk teks tanpa menghilangkan keutuhan cerita.

2. Display Data (Penyajian Data)

Display data merupakan proses penyajian data setelah reduksi data. Penyajian data merupakan deskripsi dalam bentuk narasi yang disusun secara logis dan sistematis yang mengacu pada rumusan masalah yang telah dirumuskan sebagai pertanyaan penelitian. Sajian data merupakan deskripsi mengenai kondisi rinci untuk menceritakan dan menjawab setiap permasalahan dalam penelitian.

Dalam tahap ini peneliti melakukan pengkategorisasian untuk menentukan nilai karakter kerja keras pada tokoh Bu Muslimah yang kemudian di dapat pengimplementasiannya dalam dunia pendidikan dimana dari pengimplementasian itu berangkat dari peristiwa-peristiwa konkret yang kemudian ditarik generalisasi-generalisasi yang sifatnya umum. Kasus-kasus yang ada di film Laskar Pelangi

32

dianalisis dan pemahaman yang ditemukan dirumuskan dalam ucapan umum.

3. Kesimpulan

Data yang diperoleh sejak awal penelitian sebenarnya sudah merupakan suatu kesimpulan. Namun kesimpulan itu belum jelas dan masih bersifat sementara, kemudian meningkat sampai pada tahap kesimpulan yang mantap, yaitu pernyataan yang telah memiliki landasan yang kuat karena telah melalui proses analisis data.

Pelaksanaan analisis dalam penelitian ini menggunakan (1) reduksi data, yaitu proses untuk merangkum dan menganalisis data, (2) display data, yaitu proses menyusun data secara sistematis berdasarkan hasil reduksi, (3) kesimpulan, yaitu proses pengambilan intisari dari hasil penyajian data.

33

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, J. (2018). Desain penelitian analisis isi (Content analysis). Research Gate, 5(9).

Amanah, O., & Arifin, F. (2020). Analisis Tokoh Dalam Novel Kkn Di Desa Penari Sebagai Pendidikan Karakter Siswa (Kajian Psikologi Sastra) (Doctoral dissertation, IAIN SURAKARTA).

Asri, R. (2020). Membaca Film Sebagai Sebuah Teks: Analisis Isi Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)”. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 1(2), 74-86.

Budiawati, L. (2016). Peningkatan Keterampilan Menyimak Dengan Penerapan Metode Simak-Catat Teknik Resitasi Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Munawwaroh Cisasak Kabupaten Bogor (Bachelor's thesis, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).

Bungin. 2001. Metode penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Daryanto & Suryati D. 2013. Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media.

Elfrindi, H. L., dkk. 2012. Pendidikan Karakter: Karakter, Metode dan Aplikasi untuk Pendidik dan Profesional. Jakarta: Baduose Media.

Habibah. (2012). Penokohan Guru dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata.

Hasanah, I. M. (2019). Analisis karakter tokoh film “Pada Zaman Dahulu” episode jangan bersahabat dengan kera di MNCTV (Doctoral dissertation, UIN Walisongo).

Hasanah, U. (2016). Model-model pendidikan karakter di sekolah. Al-Tadzkiyyah:

Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 18-34.

Ilhamida, J. L., & Mukhlis, M. (2020). Analisis Karakter Tokoh dalam Naskah Drama Karya Sulaiman Juned dalam Buku Menjilat Bulan. JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 44-54.

Imran, N. (2018). Analisis Isi Tokoh Yang Bermanuver Politik dalam Film Infernal Affairs.

34

Irma, C. N. (2018). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam Novel Ibuk karya Iwan Setyawan. RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(1), 14-22.

Isnaeni, N. (2016). Profil Guru pada Tokoh Muslimah dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata.

Khasanah, N. (2017). Analisis Isi Terhadap Kemiskinan Dalam Film “Laskar Pelangi” Karya Andrea Hirata.

Kokasih, E. (2012). Dasar-dasar Keterampilan Sastra. Bandung: Yrama Widya.

Kurniawan, Syamsul. (2013). Pendidikan Karakter: Konsepsi & Implementasinya secara Terpadu di Lingkungan Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat.

Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Manesah, D. (2019). Aspek Sosial Budaya pada Film Mutiara Dari Toba Sutradara William Atapary. PROPORSI: Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif, 2(2), 177-186.

Marzuki, I., & Hakim, L. (2019). Strategi Pembelajaran Karakter Kerja Keras.

Rausyan Fikr: Jurnal Pemikiran dan Pencerahan, 15(1).

Milawasri, F. A. (2017). Analisis Karakter Tokoh Utama Wanita Dalam Cerpen Mendiang Karya SN Ratmana. Jurnal Bindo Sastra, 1(2), 87-94.

Mudjiono, Y. (2020). Kajian Semiotika dalam film. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 125-138.

Nasution. 2003. Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: Bumi Aksara.

Nurgiyantoro, B. 2009. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: UGM Press.

Prameswari, M. G. (2019). Analisis Semiotika Dalam Film Hacksaw Ridge (Doctoral dissertation, FISIP UNPAS).

Pratama, Alfa. 2017. 8 Film Indonesia yang Mendapatkan Penghargaan Internasioanl, Dua di Antaranya Film Horor di https://www.grid.id (di akses 5 Juni).

Retno, S. (2021). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata dan Relevansinya Bagi Anak Usia Mi.

Rubiyanto, R. 2019. Metode Penelitian Pendidikan. Surakarta: FKIP-PGSD UMS.

35

Sartika, E. (2014). Analisis isi kualitatif pesan moral dalam film berjudul “Kita versus Korupsi”. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2), 63-77.

Sudarto, A. D., Senduk J., & Rembang, M. (2015). Analisis Semiotika Film

“Alangkah Lucunya Negeri Ini”. ACTA DIURNA KOMUNIKASI, 4(1).

Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisa Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sugiyono, 2020. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Wadu, L. B., Samawati, U., & Ladamay, I. (2020). Penerapan Nilai Kerja Keras dan Tanggungjawab dalam Ekstrakurikuler Pramuka di Sekolah Dasar. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 4(1), 100-106.

Wuryanto, Agus. 2011. Panduan Guru: Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran Matematika SMP.

Yuris, Andrea. 2009. Berkenalan dengan Analisis isi (content analysis). Diunduh 5 Juni 2021 https://andreyuris.wordpress.com/2009/09/02/analisis-isi-content-analysis/.

Zuchdi, Darmiyati. (2011). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Teori dan Praktik. Yogyakarta: UMY Press.

36

LAMPIRAN

37 Lampiran 1

Jadwal Pelaksanaan Penelitian

No Jadwal Kegiatan

Bulan Mei

2021

Juni 2021

Juli 2021

Agustus 2021

September 2021

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Pra Penelitian

2 Pengajuan Judul

3 Penyusunan Proposal Skripsi

4 Seminar Propsosal

Kudus, September 2021 Peneliti

Adim Tri Budiarti NIM. 201733053

38 Lampiran 2

Profil Film Laskar Pelangi

Laskar pelangi adalah sebuah film garapan sutradara Riri Riza yang dirilis pada tanggal 26 September 2008. Film Laskar Pelangi merupakan adaptasi dari buku Laskar Pelangi yang ditulis oleh Andrea Hirata. Skenarionya ditulis oleh Salman Aristo. Hingga Maret 2009, Laskar Pelangi telah ditonton sebanyak 4,9 juta orang.

Arti kata “Laskar” sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah tentara, kelompok serdadu, pasukan. Sedangkan arti kata “Pelangi” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah lengkung spektrum warna di langit, tampak karena pembiasan sinar matahari oleh titik-titik hujan atau embun atau dalam artian lain pelangi adalah warna yang beraneka macam.

Film Laskar Pelangi dapat dikatakan film berjenis edutainment, karena pesan dan unsur yang ditonjolkan dalam film adalah isi cerita edukatif yang dikemas dengan menarik. Film Laskar Pelangi juga bisa tergolong film religi karena setting dan nilai-nilai yang disajikan bersumber dari ajaran Islam. Film ini juga termasuk film dokumeter karena disusun berdasarkan fakta-fakta sejarah pendidikan di Gantong, Belitong pada tahun 1970-an. Selain itu film Laskar Pelangi jika dilihat menurut tema film (genre) termasuk dalam film drama karena dibuat seolah-olah penonton ikut merasakan kejadian yang dialami tokoh, sehingga seakan-akan penonton merasa berada di dalam film tersebut. Dan tidak jarang penonton ikut merasakan sedih, senang, kecewa, bahkan marah saat menontonnya.

39 Gambar 3.

Profil Film Laskar Pelangi

Sutradara : Riri Riza

Produser : Mira Lesmana

Penulis Skenario : Salman Aristo

Berdasarkan : Adaptasi Novel Laskar Pelangi oleh Andres Hirata Distributor : Miles Film & Mizan Production

Tanggal Rilis : 26 September 2008

Durasi : 125 menit

Negara : Indonesia

Bahasa : Bahasa Indonesia & Bahasa Melayu

Anggaran : Rp. 8 Milyar

40 Lampiran 3

Sinopsis Film Laskar Pelangi

Film ini merupakan adaptasi dari novel karya Andrea Hirata yang berjudul Laskar Pelangi. Ceritanya dimulai saat Ikal (sudah dewasa) kembali ke kampung halamannya. Ia menceritakan cerita masa kecilnya di Belitung tahun 1974 saat pertama kali masuk di SD Muhammadiyah Gantong. Pagi itu kelas baru akan dibuka dengan kebijakan pemerintah pusat mengatakan “10 orang atau tidak sama sekali”.

Dua guru yaitu Bu Muslimah dan Pak Harfan mempunyai masalah karena pada saat itu hany ada 9 murid saja. Lalu datanglah Harun sebagai murid ke-10 yang membuat kelas itu dapat berjaln dan menyelamatkan anak-anak lain yang ingin bersekolah.

Dari 10 murid inilah terbentuk Laskar Pelangi yang terdiri dari Ikal, Lintang, Mahar, Borek, A-Kiong, Syahdan, Kucai, Trapani, Sahara, dan Harun.

SD Muhammadiyah merupakan satu-satunya sekolah Islam tertua di Belitung. SD itu sudah tidak layak dan akan roboh, namun murid-murid serta guru mereka sangat antusias untuk tetap mempertahankan sekolah itu. Sangat mneyedihkan ketika SD Muhammadiyah itu dibandingkan dengan sekolah PN Timah (Perusahaan Timah) tempat anak-anak orang kaya bersekolah. Ironisnya, dimana mereka dengan kemiskinannya berada ditengah-tengah kekayaan PN Timah yang mengeksloitasi tanah mereka saat itu.

Ujian dan kesulitan terus menghampiri SD Muhammadiyah, dengan daya juang, pantang menyerah, dan kerja keras, sekolah ini dibangun dengan jiwa ikhlas yang di pelopori oleh dua orang guru dan seorang kepala sekolah yang sudah tua.

Sekolah yang hampir dibubarkan karena kekurangan murid ini dihidupi berkat perhatian para donatur di komunitas Marjinal. Namun sekolah ini masih tak layak, gedung yang bobrok, atap yang bolong-bolong, ruang kelas hanya beralaskan tanah, bangku pun seadanya, apabila malam hari datang sekolah ini dipakai untuk menyimpan ternak. Mirisnya, sekolah yang hanya mampu membayar gaji dengan satu kilo beras ini membeli kapur tulis sekalipun terasa mahal.

41

Film yang disutradai Riri Riza ini menceritakan tentang anak-anak di salah satu pulau yang indah di Indonesia harus bekerja keras untuk bersekolah. Cerita tentang bagaimana seorang guru pun harus mampu dan sanggup untuk mengemban tanggung jawab walaupun dengan gaji dan kondisi yang tidak memungkinkan.

42 Lampiran 4.

Lembar Simak-Catat No Karakter Tokoh

Bu Muslimah

Deskripsi Temuan

1 Kerja keras Sikap seseorang yang tidak mudah berputus asa dalam menghadapi segala hambatan yang disertai kemauan keras dalam berusaha mencapai tujuan dan cita-citanya.

2 Tanggungjawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya.

3 Disiplin Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

4 Kreatif Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

5 Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan agama yang dianutnya.

43 Lampiran 5

Lembar Dokumentasi

Screenshoot Menit ke Analisis Film

03:27 - 03:40

11:15 - 11.30

44 13:04 - 13:18

24:06 - 24:40

46:37 - 47:00

45 Lampiran 6

Kartu Data Nilai Kerja Keras Tokoh Bu Muslimah No Film Laskar Pelangi

1

Penggalan Isi Film

Analisis

No Film Laskar Pelangi

2

Penggalan Isi Film

Analisis

Dokumen terkait