• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Partial Least Square

Dalam dokumen EKA MAYA SARI SISWI CIPTANINGSIH (Halaman 44-51)

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Analisis Partial Least Square

Dalam analisis data dari model yang telah dipilih, menghasilkan analisis outer antara peubah laten dan indicator, dan juga analisis inner menghasilkan relasi antara peubah laten. Pada model analisis tergambarkan sebagai berikut:

32 Pada gambar 9, dapat lebih dijabarkan menjadi model outer dan inner seperti pada gambar berikut.

0.80 0.82 0.82 0.78 0.88 0. 75 0.72 0.80 0.76 0.71 0.68 0.90 0.83 0.91 0.84 0.87 0.75 0.67 0.83 0.79 Inner 0.61 0.80 Outer Outer

Gambar 10: Model outer dan inner dari hasil model analisis

a. Analisis Model Outer-Reflective

Analisis model outer-reflective relevan dilakukan terhadap peubah laten penerimaan penggunaan e-commerce (Y), yang direfleksikan oleh indikator Y1(security), Y2(privacy), Y3(Akses web), Y4(Kecepatan dan ketepatan).Reabilitas komposit sebesar 0.91 jauh melebihi standart yang disyaratkan 0.6. Hal ini menunjukan kestabilan dan kekonsistensi internal indikator yang sangat baik. Sedangkan reabilitas indikator dicerminkan dari nilai factor loading dengan angka masing-masing peubah security,privacy,

X1-1 X1-2 X1-3 X1-4 X1-5 X1 X3-1 X3-2 X3-3 X3-4 X3-5 X3 X2-1 X2-2 X2-3 X2-4 X2-5 X2-6 X2 X4-1 X4-2 X4-3 X4 Y1 Y2 Y3 Y4 Y

33 akses web, waktu dan daya capai adalah 0.71, 0.89, 0.91, 0.87. Hasil ini menunjukkan melebihi dari standart 0.7.

Pada analisis X1 (Effisiensi) yang direfleksikan oleh indikator kecepatan proses(X1_1), peningkatan kinerja(X1_2), meningkatkat produktivitas(X1_3), peningkatan efektifitas(X1_4), efisiensi secara umum(X1_5). Reabilitas komposit sebesar 0.9 menunjukkan angka diatas standart. Sedangkan factor loading mencerminkan peubah menunjukan angka 0.80, 0.82, 0.87, 0.71, 0.79.

Reabilitas komposit dari X2 (Kemudahan) adalah 0.86. Indikator mencerminkan angka 0.86, 0.83, 0.76, 0.81, 0.79, 0.71 pada mudah dipelajari(X2_1), mudah dalam penggunaan(X2_2), Jelas manualnya(X2_3), mudah menjadi mahir(X2_4), mudah dalam pencarían(X2_5), kemudahan secara umum (X2_6) menunjukan angka di atas standart.

Pada analisis X3 (Kenyamanan) dan X4(Muatan Info) secara berurutan mempunyai reabilitas komposit 0.87 dan 0.82. Sedangkan fun(X3_1), memuaskan( X3_2), positif(X3_3), bijak(X3_4), menjaga rasa aman dan rahasia(X3_5) dengan factor loading 0.75, 0.76, 0.83, 0.83, 0.75. Pada Informasi tentang keuntungan(X4_1), informasi umum maskapai secara online(X4_2) secara , transaksi online maskapai(X4_3)dengan factor loading 0.82, 0.76, 0.74.

b. Analisis Model Inner

Analisis model inner menggambarkan model construct antar variable laten,yaitu X dan Y. X1 dan X2 mempengaruhi langsung X3, sedangkan Y dipengaruhi langsung dengan X4, X4 dipengaruhi oleh X3 dan X1, dan X1 dipengaruhi X2.Demikian peubah laten endogenous adalah X1,X3, X4 dan Y. Di ilustrasikan pada table berikut ini:

Tabel 6: Nilai R²peubah laten endogenous

No Peubah Laten Nilai

1.

2.

Penerimaan (Y)

Efisiensi (X1)

0.26 menurut Chin (1998) dikelompokan dalam kategori lemah

34 3.

4.

Kenyamanan (X3)

Muatan info (X4)

0.52 menurut Chin (1998) termasuk kategori moderat

0.51 kategori moderat

Pada tabel diatas menunjukan bahwah penerimaan dipengaruhi (Y) dipengaruhi lemah oleh Muatan informasi (X4), Efisiensi (X1) dipengaruhi oleh kemudahan (X2) dengan nilai 0.33 dalam kategori moderat, Kenyamanan(X3) dipengaruhi oleh efisiensi dan kemudahan pada tingkatan kategori moderat, sedangkan muatan info (X4) pengaruh dari efisiensi dan kenyamanan cukup mempengaruhi juga.

Tabel 7: Estimasi koefisien path

No Koefisien Path

1. 2. 3.

Muatan info ->Penerimaan Kenyamanan ->muatan info Efisiensi -> muatan info

0.51 0.36 0.42 4. 5. 6. Kemudahan -> Kenyamanan Efisiensi -> Kenyamanan Kemudahan-> Efisiensi 0.34 0.47 0.67

Tabel diatas menerangkan banyak ragam yang membentuk peubah laten. Kemudahan mempunyai kontribusi terbesar pada efisiensi, diikuti oleh muatan info terhadap penerimaan. Sedangkan pengaruh nyata dari nilai

p-value adalah efisiensi, kenyamanan dan muatan informasi dengan nilai: 1.4 10

pangkat-2, 3.7 10 pangkat -3, dan 4.8 10 pangkat -3. Tabel 8: Effect size

No Peubah Laten Nilai Dari pengaruh peubah laten 1.

2.

Penerimaan (Y) 0.13 Efisiensi (X1) 0.27

Lemah dari pengaruh muatan info Medium dari pengaruh kemuda-han 3. 4. Kenyamanan (X3) 0.98 0.28 Muatan info (X4) 0.27 0.33

Kuat dari pengaruh efisiensi Medium dari pengaruh kemu-dahan

Médium dari pengaruh kenya-manan

35 Pada tabel diatas menunjukan effect dari peubah laten satu dengan lainnya dilihat dari aspek effect sizenya. Menunjukkan hubungan antar peubah laten untuk menganalisa inner modelnya.

Tabel 9: Prediction Relevance

No Predictive Relevance 1. Penerimaan 0.34 2. Efisiensi 0.27 3. Kemudahan 0.46 4. Kenyamanan 0.32 5. Muatan info 0.15

Prediction relevance ini menggunakan prosedur blindfolding, dimana hasil dari Q² lebih besar dari 0, maka prediction relevance.Sehingga analisis model inner memenuhi syarat.

Dari hasil analisis diatas dapat digambarkan grafik Path koefisien dan kontribusi terhadap R² 0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6

Penerimaan Efisiensi Kenyamanan Muatan info

Koefisien Path Kontribusi thdR²

36 KESIMPULAN DAN SARAN

a. Kesimpulan

1. Penerimaan penggunaan e-commerece dari sisi inner analisis sangat dipengaruhi oleh aspek kenyamanan dalam penggunaan dan muatan informasi yang dibutuhkan oleh para pelanggan. Secara langsung muata informasi berpengaruh lemah terhadap penerimaan

e-commerce.Kontribusi terbesar dari kenyamanan dalam penggunaan.

Sedangkan pada kemudahan memberikan kontribusi yang kecil terhadap penerimaan penggunaan pelanggan. Pada komponen efisiensi tidak berpengaruh kuat atau dapat dikatakan medium.

2. Pengaruh penggunaan e-commerce juga di pengaruhi dari outer, aspek- aspek seperti:privacy, security, akses, waktu dan daya capai.Hal ini menggambarkan kestabilan internal yang tinggi dari aspek akses diikuti dengan privacy, waktu dan daya capai, lalu diikuti dengan pertimbangan security.

3. Hubungan antara Peubah laten yaitu: penerimaan, efisiensi, kemudahan, kenyamanan dan muatan informasi saling memiliki relasi masing-masing. Antara penerimaan dan muatan informasi relasi yang ditimbulkan sangat lemah. Pada kemudahan relasi dengan efisiensi tergolong moderat.Relasi yang ditimblkan dari kenyamanan pada tingkatan moderat baik dengan muatan informasi dan kemudahan dalam penggunaan e-commerce. Relasi efisiensi terhadap kenyamanan memiliki pengaruh yang sangat kuat, sedangkan pengaruh kemudahan pemakaian terhadap kenyamanan tergolong moderat.

b. Saran

1. Perbaikan dalam peningkatan penerimaan penggunaan e-commerce perlu terus menerus ditingkatkan baik dari bagaimana penyajian yang mudah dan terpercaya pada websitenya. Kecepatan dan ketepatan dalam merupakan point yang diminati oleh pelanggan yang akan menimbulkan brand loyalty oleh pelanggan.

37 2. Dengan tingginya daya saing e-bisnis merupakan salah satu selling point untuk peningkatan nilai plus di kancah kompetisi bisnis. Dengan adanya e-commerce dapat membawa pada perluasan jangkauan dan waktu oleh karena itu tentunya dibutuhkan sumber daya manusia yang siap untuk memenuhi tuntutan ini. Dan juga perlu adanya teknis yang memudahkan pelanggan dengan adanya website atau sistem-sistem dengan user friendly.

3. Penelitian ini merupakan studi kasus, oleh karena itu perlu perlu diimplementasikan lebih dalam dan luas lagi guna memenuhi kebutuhan jaman bisnis berbasis teknologi.

Dalam dokumen EKA MAYA SARI SISWI CIPTANINGSIH (Halaman 44-51)

Dokumen terkait