Artinya :181: sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang- orang yang merugikan,182: dan
METODOLOGI PENELITIAN
F. Analisis/Pembahahasan
Penelitian ini dilakukan di pasar durian kilangan nagari kinali kecamatan kinali kabupaten pasaman barat ,penelitian ini di lakukan untuk melihat sejauh mana penerapan prinsip-prinsip ekonomi islam dalam berdagang yang meliputi berbagai aspek yaitu tauhid,akhlak,keseimbangan/keadilan dan juga kebebasan individu/kehendak bebas,dari hasil wawancara yang dilakukan maka di peroleh hasil dari pelaksanaan prinsip-prinsip ekonomi islam pada pedagang.
Dari pelaksanaan prinsip tauhid ada seperti yang dicontohkan oleh informan 1dan 4 bahwasanya beliau akan meninggalkan barang dagangan beliau ketika azan berkumandang dan segera melaksanakan sholat untuk menjalankan perintah Allah swt disamping itu pula ada beberapa pedagang yang melaksanakan sholat ketika tidak ada kegiatan jual beli pada barang dagangan beliau dengan kata lain tidak meninggalkan transaksi ketika azan berkumandang dan yang lebih mengkhawatirkan ialah banyaknya pedagang yang melalaikan sholat dengan berbagai macam alasan,namun jika dilihat dari segi yang lain seperti niat untuk berdagang sudah mereka laksanakan seperti untuk
mencukupi kebutuhan keluarga serta memulai jual beli dengan niat karena allah swt.
Jika dilihat dari segi akhlak,banyak pedagang yang terkadang kurang memperhatikan kuantitas dan kualitas barang yang mereka jual sehingga banyak dari pembeli yang merasa kurang dapat keadilan dari hasil transaksi yang dilakukan misalnya dalam kuantitas barang yang kadang kala kurang takaran yang ada,namun hal berbeda juga di tunjukkan oleh pedagang yang laiinya seperti informan 1 dan 4 mereka selalu memperhatikan kuantitas dan kualitas barang dagangan mereka menurut mereka dengan menjaga kuantitas dan kualitas barang dagangan yang ada maka pelanggan akan tetap setia terhadap apa yang kita jual.
Juga di lihat dari segi keseimbanganata keadilan dari 10 informan yang di gunakan ada 3 informan yang memberika penjjelasan mengenai spesifikasi barang dagangan yang mereka jual sehingga pembeli yang ingin membeli barang tersebut dapat dengan mudah menentukan pilihahannya sehingga transaksi dapat berjalan dengan baik,dan infroman yang lain kadang kala memberikan spesifikasi barang dagangan yang mereka jual kadang kala ada juga yang tidak memberikan spesifikasi barang dagangan yang mereka jual epada pembeli,sehingga banyak penjual yang kadang kala tidak
mengetahui arang dagangan yang mereka beli,sehingga prinsip keadilan atau keseimbangan banyak yang terlanggar dalam hal ini.
Padahal Ajaran islam berorientasi pada terciptanya karakter manusia yang memiliki skap dan perilaku yang seimbang dan adil dalam konteks hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri,dengan orang lain ( masyarakat ) dan lingkungan55
Allah telah menyediakan apa yang yang ada dilangit dan dibumi untuk kebahagian hidup manusia dengan batas-batas tertentu,seperti tidak boleh melakukan perbuatan yang membahayakan keselamatan lahir dan bathin,diri sendiri,ataupun orang lain,dan lingkungan sekitarnya.
Keseimbangan merupakan nilai dasar yang mempengaruhi berbagai aspek tingkah laku ekonomi seorang muslim.Asas keseimbangan dalam ekonomi ini terwujud dalam kesederhanaan,hemat dan menjauhi pemborosan serta tidak bakhil Qs.al furqon:67)`
Artinya:
55Siti Azizaturrahmah,Pemahaman Etika Berdagang Pada Pegang Muslim Pasar Wonokromo Surabaya….hal 280
dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
Prinsip keseimbangan tidak hanya diarahkan untuk dunia dan akhirat saja,tetapi berkaitan dengan kepentingan perorangan dan kepentingan umum serta keseimbangan antara hak dan kewajiban56
Dari segi pelaksanaan prinsip kehendak bebas dari 10 informan yang di gunakan semuanya sudah melaksanakan kehendak bebas hal ini terlihat dari tidak adanya larangan yang dilakukan oleh pedagag yang satu terhadap pedagang yang lain untuk menempati wilayah yang berdekatan dengan tempat mereka berjualan walaupun barang dagangan yang mereka adalah sama.dan juga pedagang tidak menjual barang dagangan mereka di bawah harga pasar sehingga antara pedagang yang lain tidak mereka di curangi oleh tindakan tersebut hal ini,hal ini sesuai dengan firman Allah swt dalam Qs: Saba’ ayat39:
56Rozalinda, 2015,Ekonomi Islam: Teori Dan Aplikasinya Pada Aktivitas Ekonomi….hal 19-20
Artinya:
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa allah sendiri lah yang mengatur rezeki seseorang apakah ia melapangkan dan menyempitkannya untuk orang-orang yang di kehendaki oleh-Na,dan dari hal tersebut dapat di ambil pelajaran bahwa rezeki seseorang tidak akan terhalang atau tidak tidak akan di ambil oleh orang
Disamping it Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan di pasar durian kilangan nagari kinali kecamatan kinali kabupaten pasaman barat maka dapat dilihat bahwa masih banyaknya para pedagang yang tidak mengindahkan perintah Allah swt al ini terlihat dari pengaplikasian sholat dalam kehidupan sehari hari-khususnya dalam waktu berjualan masih banyak pedagang yang kurang memperhatikan hal tersebut padahal sholat.
Seharusnya yang dilakukan oleh pedagang ketika mendengar seruan azan adalah untuk segerabergegas diri melaksanakan sholat tepat waktu,hal ini dikarenakan kewajiban melaksanakan sholat karena keuntungan akhiratpasti lebih utama di bandingkan keuntungan duniawi.seperti firman allah swt dalamQs:An-Nur :37 sebagaiberikut:
Artinya:
laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.
Dari segi pelaksanaan prinsip akhlak seperti yang diajarkan oleh Rasullah saw masih banyak pedagang yangacuh dengan hal tersebut seharusnya pedagang tersebut melaksanakan apa yang sudah dipraktekan oleh rasullah saw dalam berdagang dan menjadi sukses dalam berdagang,jika dilihat dari segi keadilan dan keseimbangan ada sebagian besar pedagang yang kurang memperhatikan barang dagangan mereka,seharusnya hal tersebut tidak boleh di
lakukan,pedagang harus memberikan rasa keadilan kepada pembeli yang mungkin saja kurang mengetahui dengan jelas tentang spesifikasi barang dagang yang di jual dan dari segi kebebasan individu banyak dari pedagang yang sudah melaksanakan itu sehingga aturan aturan dalam pasar dapat terlaksana sehingga antara pedagang yang satu dengan pedagang yang lainnya dapat berdampingan dalam berjualan tanp adanya indikasi-indikasi yang membuat tindakan kurang saling menyenangkan,hal tersebut patuut di contoh dan di jadikan sebagai pelajaran,karena rezeki setiap orang yang ada tidak akan terhambat oleh orang lain sebagaimana yang termuat dalam Qs: Saba’ ayat39:
Artinya:
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.
Dari ayat di atasdapat di tarikkesimpulanbahwasanyahanyaallahlah yang tau tentang rezekiseseorang dan allahpulalah yang melapangkanrezekitersebutterhadaphamba yang diinginkannya dan allah pula lah yang menyempitkanrezekitersebut dan tidakadarezeki yang kita peroleh terhalang oleh orang lain
Di samping pula dilihat bahwa masih banyaknya para pedagang yang tidak mengindahkan perintah Allah swt al ini terlihat dari pengaplikasian sholat dalam kehidupan sehari hari-khususnya dalam waktu berjualan masih banyak pedagang yang kurang memperhatikan hal tersebut padahal sholat.
Seharusnya yang dilakukan oleh pedagang ketika mendengar seruan azan adalah untuk segerabergegas diri melaksanakan sholat tepat waktu,hal ini dikarenakan kewajiban melaksanakan sholat karena keuntungan akhiratpasti lebih utama di bandingkan keuntungan duniawi.seperti firman allah swt dalamQs:An-Nur :37 sebagaiberikut:
Artinya:
laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.
Dari segi pelaksanaan prinsip akhlak seperti yang diajarkan oleh Rasullah saw masih banyak pedagang yang acuh dengan hal tersebut seharusnya pedagang tersebut melaksanakan apa yang sudah dipraktekan oleh rasullah saw dalam berdagang dan menjadi sukses dalam berdagang,jika dilihat dari segi keadilan dan keseimbangan ada sebagian besar pedagang yang kurang memperhatikan barang dagangan mereka,seharusnya hal tersebut tidak boleh di lakukan,pedagang harus memberikan rasa keadilan kepada pembeli yang mungkin saja kurang mengetahui dengan jelas tentang spesifikasi barang dagang yang di jual dan dari segi kebebasan individu banyak dari pedagang yang sudah melaksanakan itu sehingga aturan aturan dalam pasar dapat terlaksana sehingga antara pedagang yang satu dengan pedagang yang lainnya dapat berdampingan dalam berjualan tanp adanya indikasi-indikasi yang membuat tindakan kurang
saling menyenangkan,hal tersebut patuut di contoh dan di jadikan sebagai pelajaran,karena rezeki setiap orang yang yang kitaperolehterhalang oleh orang lain
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada Pasar DurianKilangan Nagari Kinali Kabupaten Pasaman Barat, maka dapat dikemukakan keseimpulan bahwa Implemenasi Prinsip-Prinsip Ekonomiislam Pada Pedagang sebagai berikut:
1. Implemetasi prinsip tauhid pada pedagang seperti melaksanakan sholat tepat waktu masih banyak yang kurang memperhatikan hal tersebt, namun dari hal lainnya seperti niat mencari rezeki dan mengelarkanuntuk orang yang membutuhkan sudah di lakukan
2. Implementasi prinsip akhlak pada pedagang sebagian besar sudah melaksanakannya dengan baik seperti menjaga kualitas dan kuantitas barang yang di jual kepada pelanggan
3. Implementasi pinsip keseimbangan dan keadilan sdah banyak dilakkan seperti memberikan spesifikasi barang dagangan kepada pembeli dari 10 informan yang ada 6 diantaranya sudah melaksanakan hal tersebut.
4. Implementasi prinsip kehendak bebas selurh informan yang digunakan dalam peneltian ini sudah melaksanakan kehendak bebas dengan
semestinya hal ini dengan tidak ada adanya penjual yang menetapkan harga di bawah harga pasar
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan di atadsmakadapatdikemukan saran sebagaiberikut:
1. Untuk pedagang seharusnya melaksanakan apa yang sudah di terangkan dalam alquran untuk melaksanakan perintah shoolat pada waktunya dan selalu menerapkan konsep kejujuran dalam kehidupan sehari-hari dan berdagang
2. Bagi pengelola pasar nagari kinali selaluupayakan terciptanya keadilan bagi seluruh lapisan baik itu penjual dan pembeli dalam melaksanakan transaski jual beli yang ada.
3. Untuk para peneliti selanjutnya, masih ada komponen lain yang belum di bahas dalam penelitian ini yang mana variabel tersebut juga prinsip-prinsip ekonomi islam.
4. Untuk masyarakat pada umumnya tetap perhatian setiap transaksi yang dilakukan antara penjual untuk saling menjaga kenyamanan dalam transaksi sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan
5. untuk pemerintah atau lembaga terkait dengan hal hal pasar untuk mengimplementasikan aturan yang ada di pusat pada lingkungan ekonomi rendah seperti psar khususnya halnya dalam takaran atau timbangan ini
dapat di jadikan sebagai bacaan atau pembanding dengan penelitian terdahulu
6. Untuk pembaca atau penelitian selanjtnya,penelitian ini dapat di jadikan sebagai bahan bacaan ata sebagai bahan pembanding dengan peneltian terdahulu
DAFTAR KEPUSTAKAAN
Gusnawijaya, Rahmat,Kebutuhan Manusia Dalam Pandangan Ekonomi Kapitalis Dan Ekonomi Islam,Jurnal Almaslahah,Volume 13 Nomor 1 April 2017
Rahmawati Dan Kaminawati,Sistem Perdagangan Dalam Persepktif Ekonomi Islam Pada Pusat Niaga Desa Belawa Baru Kec.Malangke,Jurnal Muamalah Vol V No 2, Desember 2015
1 Hakim,Lukman ,2012,Prinsip Prinsip Ekonomi Islam( Jakarta: Pt Gelora Aksara Pratama) Hal 110 Rahmat Gusnawijaya,Kebutuhan Manusia Dalam Pndangan Ekonomi Kapitalis Dan Ekonomi Islam,Jurnal Almaslahah,Volume 13 Nomor 1 April 2017
Azizaturrahmah, Siti,Pemahaman Etika Berdagang Pada Pegang Muslim Pasar Wonokromo Surabaya,Jett Vol.1 No.4.April 2014
Amelia ,Euis Amelia,Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam,(Depok:Gramata Puslishing) Hal 206
Faizah, Siti inayatul peran pasar tradisional dalam meyerap angkatan kerja perempuan,jurnal ekonomi dan keuangan islam,vol 1no 2 juli 2011,hal 192
Salim Amir ,Analisis Pemahaman Dan Penerapan Etika Bisnis Islam
Pedagangpengepul Barang Bekas Dikota Malang,Islamic banking,volume 4 nomor 1 agustus 2018
Kamus Besar Bahasa Indonesia
Rozalinda, 2015,Ekonomi Islam: Teori Dan Aplikasinya Pada Aktivitas Ekonomi( Jakarta: Pt Raja Grafindo Persada)
Alfaqiih, Abdurrahman Alfaqiih,Prinsip-Prinsip Praktik Bisnis Dalam Islam Bag Pelaku Usaha Muslim, Jurnal Hukum Ius Quia Iustum No3.Vol.24.Juli 2017
Mursal,Implementasi Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam: Alternative Mewujudkan Kesejahteraan Berkeadilan,Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam,Voluime 1 Nomor 1 Maret 2015,Hal 76
Diana, Rina Dan Afrianty, Novia,Landasan Etika Dalam Ekonomi Islam,Jurnal Al-Intaj Vol 3no 1 Maret 2017
Mustofa,Entrepreneurship Syariah:( Menggali Nilai-Nilai Dasar Manajemen Bisnis Rasullah).Jurnal Al-Mizan,Vol 9 No.1 Juni 2013
Latif, Abdul,nilai-nilai dasar dalam membangun ekonomi islam
Junaidi Heri, Zainuddin, Cholidi Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam sebuah kajian awal,Jurnal Muamalah Vol 3 No 1 Juni 2017,
Zubair, Muhammad Kamal,Signifikansi Aksioma Etika Dalam Pengembangan Ilmu Ekonomi Islam,Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam.Vol VII,No,1 Desember 2012,Hal 16
Windari,Perdagangan Dalam Islam,Jurnal AL-Masharif,Volume No 3,No,2 Juli-Desember 2015,Hal 21
Saef, Antony,Profit: Jurnal Kajian Ekonomi Dan Perbankan,Issn 26854309.Hal14
Prakkasi, Idris Dan kamirudin,Analisis Harga Dan Mekanisme Pasar Dalam Perspeltif Islam lAA MAYSIR,Vol,5 No.1 Juni 2018
1 Nuryadin, Muhammad Birusman Harga Dalam Perspektif Islam,Mazahib,Vol,IV,No.1 Juni 2007,Hal 88
Rahmi,Ain,Mekanisme Pasar Dalam Islam,Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan,Vol,4,No.2 2015,Hal 187
1Mabarroh Azizah,HargaYang Adil Dalam Mekanisme Pasar,Unisia,Vol,XXXIV,No.76 Januari 2012,Hal 78
Iqbal, ichsan,pemikirian ekonomi islam,tentang uang,harga dan pasar Jurnal khatulistiwa-jaournal of Islamic studies,vol,2 no,1maret 2012
Nizar ,Muhammad, Prinsip Kejujuran Dalam Perdagangan Versi Alquran,Jurnal Mafhum,Lm Alquran Dan Tafsir,Vol,2,No.2 N,Ovember 2017
Salim 1Amir,Analisis Pemahaman Dan Penerapan Etika Bisnis Islam Pedagangpengepul Barang Bekas Dikota Malang…hal 71
1 Farid Muhammad,Amizatuz Zahroh,Analisis Penerapan Etika Bisnis Islam Dalam Perdagangan Sapi Di Pasar Hewan Pasirian,Iqtishoduna,Vol 6 No. 2 Oktober 2015,hal 29
Mahmud. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. (Bandung : Pustaka Setia), hal. 152 Nagari kinali.desa.id index.php/sejarahnagarikinali
Profilnagari kinali.id.m.wikipedia.org 23 juni 2020 pkl’17:46 Sumber dokumen wali nagari kinali