HASIL PENELITIAN
D. Analisis Penulis Tentang Hasil Penelitian
Praktik jual beli sudah biasa dilakukan oleh masyarakat pada umumnya, seperti hal nya dalam praktik jual beli ikan dipasar aur kuning kota Bukittinggi. Jual beli ikan dipasar aur kuning pada dasarnya samaseperti jual beli lainnya. Ada dua macam jual beli yaitu langsung dan jual beli tidak langsung atau melalui perantara, jual beli langsung adalah jual beli yang penjual dan pembeli bertemu secara langsung dan berada
pada satu majelis.Sedangkan jual beli tidak langsung atau melalui perantara berupa calo, makelar atau sejenisnya.
Jual beli ikan yang terdapat pada pasar Aur kuning ini ialah contoh jual beli langsung. Jual beli ikan dilakukan dengan cara pembeli pembeli yang ingin membeli ikan dapat langsung ke pasar Aur kuning Bukitttinggi, anatara penjual dan pembeli dapat bertatap muka langsung dalam satu majelis yang sama.
Pasar dapat berperan efektif dalam kehidupan ekonomi bila prinsip persaningan bebas dapat berlaku secara efektif, pasar juga tidak mengharapkan adanya intervensi dari pihak mana pun, tak terkecuali Negara dengan penentuan harga dengan kegiatan monopolinya. Karena pada dasarnya pasar tidak membutuhkan itu semua, sebalik nya setiap individu dibebaskan untuk memilih sendiri apa yang dibutuhkan dan bagaimana memenuhinya sama hal nya harga.
Dalam setiap usaha dagang pasti mengalami yang namanya, maka oleh sebab itu pedagang dalam perlu memikirkan yang nama nya strategi untuk meminimalisir akan adanya resiko, didalam Islam juga telah mengajarkan umatnya untuk berlaku jujur dan tidak berbuat curang yang juga merupakan salah satu strategi untuk mengatasi resiko dalam usaha dagang ini.
Salah satu resiko yang penulis amati dilapangan ialah resiko ikan rusak/busuk dan berlebih, maka oleh sebab itu dalam ekonomi islam strategi yang digunakan ialah pedagang harus mengatakan dengan jujur
bahwa barang dagangan nya berkualitas baik tanpa adanya campuran dengan barang kualitas buruk, pedagang juga harus jujur dalam menakar, dan juga menimbang.
Para pedagang ikan memilih berjualan di pasar tradisional Aur kuning karena kebanyakan dari mereka lokasi pasar terjangkau, disamping lokasi pasar aur yang strategis dan ramai dikunjungi juga biaya kompensasi nya hanya 3000/hari. Pembeli mayoritas dari pedagang dan ibu rumah tangga biasa, biasanya pembeli akan ramai pada hari rabu dan juga hari sabtu karena hari balai (pasar).
Proses terjadinya akad yaitu pembeli datang ke tempat ikan dijajakan di pasar aur kuning, baik dilapak atau dikios, pembeli menanyakan harga yang ingin dibeli lalu pembeli menyebutkan harga, kemudian terjadi tawar menawar, jika kedua belah pihak setuju dengan kesepakatan maka terjadi lah transaksi jual beli.
Dalam dunia berdagang harga adalah faktor penting yang mempengaruhi nilai dari suatu barang, tinggi rendah nya harga menjadi perhatian bagi konsumen dalam membeli, sehingga harga yang ditawarkan jadi bahan pertimbangan khusus dalam memutuskan untuk membeli.
Pembeli yang menginginkan ikan dengan kualitas yang bagus walaupun dengan harga yang sedikit tinggi mereka merasa tidak akan dirugikan dan hasilnya suatu saat pembeli tersebut akan membeli kembali ikan pada pedagang yang sama karena sudah yakin dan terbiasa dengan kualitas bagus yang ditawarkan oleh pedagang, bahkan juga akan
menyarakan orang-orang disekitar untuk membelinya juga. Akan tetapi apabila mereka membeli dengan harga yang tinggi tetapi kualitas tidak baik hal ini akan mempengaruhi perilaku pembelian selanjutnya, bisa saja pedagang ini akan kehilangan pembelinya, Karena bagaimana pun konsumen tetap menginginkan kualitas yang baik untuk yang akan dikonsumsinya.
Dalam menetapkan harga pedagang memiliki tujuan untuk terjadinya jual beli, mendapat keuntungan untuk mencapai tujuan tersebut pedagang biasanya mengambil keuntungan 20-25 persen dari harga modal, belum termasuk biaya angkut, es batu, dan juga plastik. Jadi kalau di jumlah kan keuntungan bersih nya hanya 10 -15 persen.87
Dalam nilai-nilai yang ada dalam ekonomi bisnis Islam merupakan pndasi dari munculnya prinsip-prinsip ekonomi Islam yang jadi acuan dalam aktivitas ekonomi Islam, berikut penulis uraikan dan kaitannya dengan harga:
Prinsip-prinsip Etika Bisnis Islam
1. Prinsip Otonomi, yaitu kemampuan untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan keselarasan apa yang baik untuk dilakukan atas keputusan yang diambil.
2. Prinsip Kejujuran, kejujuran adalah kunci keberhasilan suatu bisnis, dalam pelaksanaa kontrol terhadap konsumen, dan dalam hubungan kerja.
87Wawancara dengan Pak Buyuang pada 12 Mei 2019 Dipasar Aur Kuning Bukittinggi.
3. Prinsip Keadilan, bahwa setiap orang dalam bisnis diberlakukan sesuai dengan haknya masing-masing dan tidak boleh dirugikan.
4. Prinsip Saling Menguntungkan, juga dalam bisnis yang kompetitif 5. Prinsip Integrasi Moral, merupakan dasar dalam berbisnis, harus menjaga nama baik persahaan tetap dipercaya dan merupakan persahaan terbaik.88
Dilihat dalam kajian etika bisnis Islam Dalam aktifitas perdagangan oleh pedagang ikan dipasar aur kuning yang penulis amati etika bisnis Islam belum sepenuhnya diterapkan , karena masih ada yang kurang ramah dan kurang jujur dengan kualitas yang diperjual belikan hal tersebut tidak sesuai dengan prinsip kejujuran dalam etika bisnis. Apabila salah satu pihak berlaku curang, maka pihak yang dirugikan untuk waktu yang akan datang tidak akan mau lagi bersedia membeli ikan ditempat yang sama ditempat orang yang berbuat curang tersebut.
Dalam hal ini juga tidak sesuai dengan prinsip saling menguntungkan dimana pihak pembeli kadang merasa tertipu ketika tahu bahwa ikan yang dibeli nya tidak sesuai harapan atau kualitas nya tidak baik dan hanya menguntungkan pihak pedagang.
Masih banyak kekurangan yang penulis amati dalam tata cara transaksi yang mereka lakukan, karena masih ada kecurangan dan penipuan dalam jual beli tersebut. Para pedagang belum mampu mempraktekkan sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam
88Abdul Aziz, Etika Bisnis Perspektif Islam, (Bandung: Alfabeta), 2013, Hal 37
berdagang dimana Rasulullah menyuruh menaruh kurma yang basah yang terkena hujan diatas supaya orang tahu dan tidak merasa tertipu.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN