• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Perbedaan Tujuan dan SK_KD dalam Kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013 Perbedaan Esensial KTSP dan Kurikulum 2013, perbedaan pokok antara KTSP atau

Dalam dokumen ANALISIS PERBEDAAN KURIKULUM KTSP DAN KU (Halaman 39-45)

Kurikulum 2013 yang akan dijalankan secara terbatas mulau Juli 2013 yaitu berkaitan dengan perencanaan pembelajaran. Dalam KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam Kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan.

Meskipun silabus sudah di kembangkan oleh pemerintah pusat, namun guru tetap dituntut untuk dapat memahami seluruh pesan dan makna yang terkandung dalam silabus, terutama untuk kepentingan operasionalisasi pembelajaran. Oleh karena itu, kajian silabus tampak menjadi penting, baik dilakukan secara mandiri maupun kelompok sehingga diharapkan para guru dapat memperoleh perspektif yang lebih tajam, utuh dan komprehensif dalam memahami seluruh isi silabus yang telah disiapkan tersebut.

Adapun penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) masih merupakan kewenangan guru yang bersangkutan, yaitu dengan berusaha mengembangkan dari Buku Babon (termasuk silabus) yang telah disiapkan pemerintah. Perbedaan esensial dari KTSP dan kurikulum 2013 itu sendiri adalah sebagai berikut:

No KTSP Kurikulum 2013

1 Mata pelajaran tertentu mendukung kompetensi tertentu

Tiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi (Sikap, Keteampilan, Pengetahuan)

2 Mata pelajaran dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiri

Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas

3 Bahasa Indonesia sejajar dengan

mapel lain Bahasa Indonesia sebagai penghelamapel lain (sikap dan keterampilan berbahasa)

4 Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan berbeda

Semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang sama (saintifik) melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar.

5 Tiap jenis konten pembelajaran diajarkan terpisah

Bermacam jenis konten pembelajaran diajarkan terkait dan terpadu satu sama lainKonten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan penggerak konten pembelajaran lainnya

6 Tematik untuk kelas I-III (belum integratif)

Tematik integratif untuk kelas I-III 7 TIK mata pelajaran sendiri TIK merupakan sarana pembelajaran,

pembelajaran mata pelajaran lain 8 Bahasa Indonesia sebagai

pengetahuan

Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge 9 Untuk SMA ada penjurusan sejak

kelas XI

Tidak ada penjurusan SMA. Ada mata pelajaran wajib, peminatan, antar minat, dan pendalaman minat

10 SMA dan SMK tanpa kesamaan kompetensi

SMA dan SMK memiliki mata pelajaran wajib yang sama terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan dan sikap.

11 Penjurusan di SMK sangat detil Penjurusan di SMK tidak terlalu detil sampai bidang studi, didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan pendalaman

Struktur Kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan. Dalam Kurikulum sekarang (KTSP), materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian dari muatan kurikulum. Misal, untuk kurikulum SMP dan MTs, terdiri dari 10 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri yang harus diberikan kepada peserta didik.

Pada Kurikulum 2013 nanti, ada perubahan mendasar dibanding kurikulum sekarang, yaitu antara lain:

1. Untuk SD, meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 10 dapat dikurangi menjadi 6 melalui pengintegrasian beberapa mata pelajaran:

IPA menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia , Matematika, dll.

IPS menjadi materi pembahasan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, dll.

Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni Budaya dan Prakarya serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.

Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran.

2. Untuk SD, menambah 4 jam pelajaran per minggu akibat perubahan proses pembelajaran dan penilaian.

3. Untuk SMP, meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 12 dapat dikurangai menjadi 10 melalui pengintegrasian beberapa mata pelajaran:

TIK menjadi sarana pembelajaran pada semua mata pelajaran, tidak berdiri sendiri.

Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran.

4. Untuk SMP, menambah 6 jam pelajaran per minggu sebagai akibat dari perubahan pendekatan proses pembelajaran dan proses penilaian.

5. Untuk lebih jelas melihat perbedaan struktur kurikulum, dapat dilihat pada gambar di bawah ini: 6. Struktur Kurikulum SD

Struktur Kurikulum SD 2013

7. Struktur Kurikulum SMP

Struktur Kurikulum SMP 2013

BAB III PENUTUP A. Simpulan

Berdasarkan BAB II pembahasan di atas, maka penulis dapat simpulkan perbedaan tujuan, SK_KD, maupun evaluasi secara umum dalam KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam Kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan. Rinciannya adalah sebagai berikut:

No KTSP Kurikulum 2013

1 Mata pelajaran tertentu

mendukung kompetensi tertentu Tiap mata pelajaran mendukung semuakompetensi (Sikap, Keteampilan, Pengetahuan)

2 Mata pelajaran dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiri

Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas

mapel lain mapel lain (sikap dan keterampilan berbahasa)

4 Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan berbeda

Semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang sama (saintifik) melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar.

5 Tiap jenis konten pembelajaran diajarkan terpisah

Bermacam jenis konten pembelajaran diajarkan terkait dan terpadu satu sama lainKonten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan penggerak konten pembelajaran lainnya

6 Tematik untuk kelas I-III (belum

integratif) Tematik integratif untuk kelas I-III 7 TIK mata pelajaran sendiri TIK merupakan sarana pembelajaran,

dipergunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain 8 Bahasa Indonesia sebagai

pengetahuan

Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge 9 Untuk SMA ada penjurusan sejak

kelas XI Tidak ada penjurusan SMA. Ada matapelajaran wajib, peminatan, antar minat, dan pendalaman minat

10 SMA dan SMK tanpa kesamaan kompetensi

SMA dan SMK memiliki mata pelajaran wajib yang sama terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan dan sikap.

11 Penjurusan di SMK sangat detil Penjurusan di SMK tidak terlalu detil sampai bidang studi, didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan pendalaman

B. Saran

Berdasarkan simpulan di atas, maka penulis menyarankan baik pada pihak pemerintah yang membuat kurikulum, maupun pihak-pihak yang akan secara operasional menjalankan, begitu pula masyarakat luas umumnya, dapat mendukung penyempurnaan kurikulum KTSP menjadi 2013 dengan sepenuhnya. Ha ini agar apa yang dicita-citakan atau apa yang menjadi tujuan bangsa indonesia dan pendidikan nasional dalam menghadapai tantangan kemajuan dapat dicapai.

Dalam dokumen ANALISIS PERBEDAAN KURIKULUM KTSP DAN KU (Halaman 39-45)

Dokumen terkait