BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
B. Analisis Persentase
Penelitian ini dilakukan saat sosialisasi/pendidikan motivasi Credit Union Sandya Swadaya Yogyakarta. Penelitian dilakukan di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, antara lain Sleman, Klaten, Solo dan berbagai daerah lainnya. Responden terbanyak dalam penelitian ini berasal dari Kabupaten Sleman (45,79%), dapat dilihat pada tabel V.1.
Tabel V. 1
Distribusi Responden Berdasarkan Alamat Alamat Responden Frekuensi Persentase
Sleman 49 45,79% Bantul 2 1,87% Kodya Yogyakarta 3 2,80% Solo 17 15,89% Magelang 3 2,80% Klaten 17 15,89% Wates 14 13,08% Boyolali 1 0,93% Wonogiri 1 0,93% Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Tabel tersebut memperlihatkan banyak responden berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, hal ini dikarenakan permintaan sosialisasi/pendidikan motivasi berasal dari daerah Yogyakarta serta lokasi Credit Union Sandya Swadaya yang berada di Yogyakarta. Intensitas permintaan diadakanya sosialisasi/pendidikan motivasi berlangsung pada malam hari. Pada kisaran pukul 19.00-23.00 WIB dalam pertemuan warga dan komunitas, oleh karena itu responden terbanyak dalam penelitian ini berjenis kelamin laki-laki (62,6%), dapat dilihat pada tabel V.2. Dalam pertemuan warga dan komunitas tersebut sebagian besar berumur 15-25 tahun
(33,64%) dan memiliki status dalam keluarga sebagai anak (42,1%), dapat dilihat pada tabel V.3 dan tabel V.4.
Tabel V. 2
Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Frekuensi Persentase
Laki-laki 67 62,6%
Perempuan
40 37,4%
Total
107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Tabel V. 3
Distribusi Responden Berdasarkan Usia Usia Responden Frekuensi Persentase
15-25 Tahun 36 33,64% 26-35 Tahun 17 15,89% 36-45 Tahun 26 24,30% 46-55 Tahun 17 15,89% > 55 Tahun 11 10,28% Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Tabel V. 4
Distribusi Responden Berdasarkan Status dalam Keluarga Status Dalam Keluarga Frekuensi Persentase
Ayah/Suami 39 36,4%
Ibu/Istri 23 21,5%
Anak 45 42,1%
Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Dalam penelitian ini, baik responden laki-laki maupun perempuan sebagian banyak memiliki status telah menikah (57,9%) dan memiliki tingkat pendidikan SMA/SMK (42,1%) serta memiliki pekerjaan sebagai buruh, petani, pensiunan dll (43%), dapat dilihat pada tabel V.5, tabel V.6 dan tabel V.7. Responden terbanyak dalam penelitian ini meliliki pendapatan per bulan
Rp 500.000–Rp 1.000.000 (44,9%), dapat dilihat pada tabel V.8. Hal ini selaras dengan analisis persentase berdasarkan pekerjaan, responden terbanyak memiliki pekerjaan lain-lain (buruh, petani, pensiunan, dll) serta berdasarkan analisis persentase pendidikan, terbanyak memiliki tingkat pendidikan SMA/SMK. Di berbagai daerah para buruh dan petani sebagian besar memiliki tingkat pendidikan sampai SMA/SMK selain itu pensiunan juga memiliki pendapatan per bulan Rp 500.000–Rp 1.000.000.
Tabel V. 5
Distribusi Responden Berdasarkan Status Pernikahan Status Pernikahan Frekuensi Persentase
Menikah 62 57,9%
Belum Menikah 43 40,2%
Tidak Menikah 2 1,9%
Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Tabel V. 6
Distribusi Responden Berdasarkan Pendidikan Pendidikan Frekuensi Persentase
SD 12 11,2%
SMP 10 9,3%
SMA/SMK 45 42,1%
Perguruan Tinggi (S1,S2,S3) 40 37,4%
Total 107 100%
Tabel V. 7
Distribusi Responden Berdasarkan Pekerjaan Pekerjaan Frekuensi Persentase
Pelajar/Mahasiswa 31 29%
Pegawai Negeri 9 8,4%
Pegawai Swasta 21 19,6%
Lain-lain 46 43%
Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Tabel V. 8
Distribusi Responden Berdsarkan Pendapatan Per Bulan Pendapatan Per Bulan Frekuensi Persentase
< Rp 500.000 17 15,9% Rp 500.000-Rp 1.000.000 48 44,9% Rp 1.000.001-Rp 2.000.000 32 29,9% Rp 2.000.001-Rp 3.000.000 9 8,4% Rp 3.000.001-Rp 4.000.000 1 0,9% Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari per bulan sebagian besar responden membutuhkan uang antara Rp 500.001–Rp 1.500.000 (58,88%), dapat dilihat pada tabel V.9. Selain itu jika uang yang dimiliki tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari per bulan, sebagian besar dari mereka mengakses kebutuhan atau tambahan dana ke bank (55,1%), dapat dilihat pada tabel V.10.
Tabel V. 9
Distribusi Responden Berdasarkan Pengeluaran Kebutuhan Sehari-Hari per Bulan
Pengeluaran per Bulan Frekuensi Persentase
Rp 1,500,001-Rp 2,500,000 18 16,82%
Rp 100,000-Rp 500,000 25 23,36%
Rp 2,500,001-Rp 3,500,000 1 0,93%
Rp 500,001-Rp 1,500,000 63 58,88%
Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Tabel V. 10
Distribusi Responden Berdasarkan Tempat Biasa Mengakses Kebutuhan Dana
Tempat Mengakses Kebutuhan Dana Frekuensi Persentase Di Bank 59 55,1% Di Koperasi 13 12,1% Di Kelompok /Komunitas 10 9,3% Saudara 22 20,6% Tetangga 3 2,8% Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Dalam penelitian ini ditemukan sebagian besar responden tidak mendapatkan brosur sebelum sosialisasi/pendidikan motivasi tetapi mereka mendapatkan brosur hanya saat sosialisasi/pendidikan motivasi yang berasal dari petugas Credit Union Sandya Swadaya (73,8%) dan sebagian besar dari mereka telah membaca brosur tersebut (92,2%), dapat dilihat pada tabel V.11 dan tabel V.12.
Tabel V. 11
Ditribusi Responden Berdasarkan Asal Brosur Asal Responden
Mendapatkan Brosur
Frekuensi Persentase
Keluarga 7 6,5%
Teman 21 19,6%
Petugas Credit Union Sandya Swadaya
Yogyakarta 79 73,8%
Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Tabel V. 12
Distribusi Responden Berdasarkan Sudah Membaca Brosur Responden Sudah Membaca Brosur Frekuensi Persentase
Sudah 99 92,5%
Belum 8 7,5%
Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Sekiranya setelah mengikuti sosialisaasi/pendidikan motivasi yang telah dilakukan oleh Credit Union Sandya Swadaya Yogyakata, mereka akan tertarik menjadi anggota. Walaupun tidak keseluruhan, dalam penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden tertarik untuk menjadi anggota Credit Union Sandya Swadaya Yogyakarta setelah mengikuti sosialisasi/pemdidikan motivasi (86%), dapat dilihat pada tabel V.13.
Tabel V. 13
Distribusi Responden Berdasarkan Ketertarikan
Menjadi Anggota Setelah Mengikuti Sosialisasi/Pendidikan Motivasi Ketertarikan Responden Menjadi
Anggota Setelah Mengikuti Sosialisasi/Pendidikan Motivasi
Frekuensi Persentase
Ya 92 86%
Tidak 15 14%
Total 107 100%
Lebih dari setengah jumlah keseluruhan responden tidak mendapatkan informasi dari orang lain sebelum mendapatkan informasi tentang Credit Union Sandya Swadaya dari petugas (57,9%) pada saat sosialisasi/pendidikan motivasi, dapat dilihat pada tabel V.14. Selain mendapatkan informasi dari petugas (57,9%), mereka juga mendapatkan informasi dari orang lain yaitu teman dekat (37%) dan keluarga (7%), dapat dilihat pada tabel V.15.
Tabel V. 14
Distribusi Responden Berdasarkan Sudah Mendapatkan Informasi dari Orang Lain Sebelum Mendapatkan Informasi Tentang
Credit Union Sandya Swadaya Yogyakarta dari Petugas Keterangan Frekuensi Persentase
Ya 45 42,1%
Tidak 62 57,9%
Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Tabel V. 15
Distribusi Responden Berdasarkan Asal Informasi Tentang Credit Union Sandya Swadaya Yogyakarta
Asal Informasi Frekuensi Persentase
Keluarga 7 6,5%
Teman Dekat 37 34,6%
Petugas Credit Union Sandya
Swadaya Yogyakarta 61 57%
Lain-lain 2 1,9%
Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Sebagian dari responden memiliki niat bergabung menjadi anggota sebelum mengikuti sosialisasi/pendidikan motivasi (15,9%) dapat dikarenakan mereka telah mendapat informasi selain dari petugas yaitu dari teman dekat dan keluarga tentang Credit Union Sandya Swadaya Yogyakarta, bahkan teman dekat dan keluarga sudah ada yang menjadi anggota. Namun
sebagian besar responden memiliki niat menjadi anggota sesudah mengikuti sosialisasi/pendidikan motivasi (84,1%) karena mereka hanya mendapatkan informasi saat sosialisasi/pendidikan motivasi, dapat dilihat pada tabel V.16. Setelah mengikuti sosialisasi/pendidikan metivasi dan memiliki niat menjadi anggota mereka diharapkan akan mengajak orang lain untuk bergabung menjadi anggota. Dalam penelitian ini menunjukkan mereka akan mengajak teman (47%) dan anggota keluarga (42) untuk bergabung menjadi anggota, dapat dilihat pada tabel V.17. Ada beberapa alasan yang membuat seseorang tidak berniat menjadi anggota, yaitu belum punya uang (60,7%), masih ragu (33,6%) dan tidak menarik (5,6%), dapat dilihat pada tabel V.18.
Tabel V. 16
Distribusi Responden Berdasarkan Waktu Niat Bergabung Menjadi Anggota Waktu Niat Bergabung Menjadi
Anggota Frekuensi Persentase Sebelum Mengikuti Sosialisasi/Pendidikan Motivasi 17 15,9% Sesudah Mengikuti Sosialisasi/Pendidikan Motivasi 90 84,1% Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010
Tabel V. 17
Distribusi Responden Berdasarkan Siapa Berikutnya yang Diajak Terlibat Menjadi Anggota
Berikutnya yang Diajak Terlibat Menjadi Anggota Frekuensi Persentase Anggota Keluarga 42 39,3% Saudara 10 9,3% Teman 47 43,9% Tetangga 8 7,5% Total 107 100%
Tabel V. 18
Distribusi Responden Berdasarkan Alasan Tidak Berniat Menjadi Anggota Alasan Tidak Berniat Menjadi
Anggota
Frekuensi Persentase
Karena Masih Ragu 36 33,6%
Karena Belum Punya Uang 65 60,7%
Karena Tidak Menarik 6 5,6%
Total 107 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2010