• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN

B. Analisis Rasio Arus Kas

Semakin banyaknya perusahaan yang mencantumkan laporan arus kas dalam laporan keuangan tahunan, membuat pengguna informasi menjadikan laporan arus kas sebagai alat analisis kinerja perusahaan semakin meningkat.

Salah satu analisis kinerja keuangan dengan menggunakan laporan arus kas adalah analisis rasio laporan arus kas. Analisis laporan arus kas ini menggunakan beberapa komponen dari laporan posisi keuangan (neraca) dan laporan laba rugi sebagai alat analisis rasio.

Kinerja keuangan dapat dikatakan sebagai hasil yang dicapai oleh perusahaan atas berbagai aktivitas yang dilakukan dalam mendayagunakan sumber keuangan yang tersedia. Dalam penelitian ini kinerja keuangan diukur dari laporan arus kas PT Semen Tonasa selama 3 (tiga) tahun yaitu tahun 2011, 2012 dan tahun 2013. Berikut ini laporan neraca dan laporan laba rugi PT Semen Tonasa Kabupaten Pangkep tahun 2011, 2012 dan 2013.

Tabel. 5.2

Neraca Saldo

PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep Tahun 2011, 2012 dan Tahun 2013 (Dalam ribuan rupiah)

ASET 2011 2012 2013

Aset lancar

Kas dan setara kas 405.675.325 503.076.307 679.733.602 Kas dan setara kas yang di

batasi penggunaannya

7.895.450 6.639.304 506.443

Investasi jangka pendek - - -

Piutang usaha - pihak ketiga -Pihak berelasi Persediaan – net 425.689.003 481.519.053 526.326.104

Uang muka 3.339.642 3.957.673 9.518.938

Beban dibayar dimuka 7.890.564 5.054.179 3.302.343

Pajak dibayar dimuka - - -

Jumlah aset lancar 1.030.898.679 1.594.864.239 1.988.250.545 Aste tidak lancar

Piutang lain-lain pihak berelasi

- - -

Aset pajak tangguhan 27.912.614 - -

Aset tetap –net 4.879.980.250 5.654.385.232 6.077.056.935

Uang muka proyek 59.150.541 52.448.173 32.833.766

Aset lain-lain 1.890.350 2.016.948 27.183.985

Jumlah aset tidak lancar 4.968.933.755 5.736.762.967 6.137.074.487 JUMLAH ASET 5.072.223.510 7.331.627.206 8.125.325.232 LIABILITAS DAN

8.486.290 13.135.430 26.674.995 Liabilitas imbalan kerja 102.761.492 110.224.278 155.491.093

Utang pajak 94.190.504 76.626.707 46.082.946

Uang muka penjualan 2.563.010 4.324.222 12.834.140 Utang jangka panjang yang

Jatuh tempo dalam 1 tahun - Pinjaman dari pemerintah RI

- utang bunga dan denda - utang bank

Jumlah liabilitas jangka pendek

635.771.826 1.056.532.734 1.057.553.048 Liabilitas jangka panjang Liabilitas imbalan kerja 104.009.200 112.336.568 131.211.149

Utang jangka panjang –

Liabilitas tidak lancar lainnya

2.556.721 3.083.533 13.800.861 Jumlah liabilitas jangka

panjang

3.035148638 3.629.202.950 4.005.972.156 Jumlah liabilitas 3.670.920.464 4.685.735.684 5.063.525.204 Ekuitas

304.000.500 304.000.500 304.000.500

Tambahan modal disetor 468 468 468

Tambahan modal lainnya 102.672.162 135.380.240 164.136.765 Selisih penilaian kembali

aktiva tetap

- - -

Cadangan atas lindung nilai arus kas

798 1.094 3.883

Saldo laba – dicadangkan 694.096.275 910.034.001 1.263.219.150 Salso laba – beum

dicadangkan

1.183.486.071 1.296.475.219 1.330.439.262 Jumlah ekuitas 2.284.562.744 2.645.891.522 3.061.800.028 JUMLAH LIABILITAS

DAN EKUITAS

5.955.483.208 7.331.627.206 8.125.325.232

Sumber : PT Semen Tonas Kabupaten Pangkep

Tabel. 5.3

Laporan Laba / Rugi

PT Semen Tonasa Kabupaten Pangkep Tahun 2011, 2012 dan tahun 2013 (dalam ribuan rupiah)

Laba Rugi 2011 2012 2013

Pendapatan 2.865.345.990 3.753.269.551 4.965375.235 Beban pokok pendapatan (1.675.350.850) (2.336.834.200) (3.349.631.845) Laba kotor 1.189.995.140 1.416.435.351 1.615.743.389 Beban penjualan (335.876.901) (232.496.555) (173.970.495) Beban administrasi dan

umum

(210.345.289) (239.650.820) (247.155.225)

Kerugian selesih kurs – bersih

(1.765.665) (2.795.475) 344.794 Penghasilanlain-lain – bersih 4.567.901 5.334.984 6.884.897 Beban operasi (543.419.954) (469.607.866) (413.896.029) Laba operasi 646.575.186 946.827.485 1.201.847.361

Penghasilan bunga 8.732.561 12.372.103 23.403.297

Beban bunga (52.985.006) (78.469.037) (281.335.571)

Laba sebelum pajak penghasilan

602.322.741 880.730.551 943.915.141 Beban pajak penghasilan (201.832.095) (238.575.734) (267.796281) Laba tahun berjaln 400.490.646 642.154.817 676.118.860 Pendapatan/beban

komprehensif lain setelah pajak

2.545 2.603 2.789

Jumlah laba komprehensif 400.493.191 642.157.420 676.121.649 Sumber : PT Semen Toanasa Kabupaten Pangkep

Berikut penulis sajikan tabel.5.4 mengenai hasil perhitungan rasio – rasio arus kas selama 3 (tiga) tahun yaitu tahun 2011, 2012 dan tahun 2013.

Tabel .5.4

Rasio-Rasio Arus Kas PT. Semen TonasaTahun 2011 – 2012 - 2013

No RASIO ARUS KAS 2011 2012 2013

1. Rasio Arus Kas Operasi ( AKO ) 0,17% 0,20% 0,12%

2. Rasio Cakupan Kas Terhadap Bunga ( CKB ) 19,15kali 16,19kali 4,23kali 3. Rasio Cakupan Kas Terhadao Hutang Lancar (

CHKL)

0,45 kali 0,34 kali 0,26kali

4. Rasio Pengeluaran Modal ( PM ) 4,10 kali 3,13 kali 2,11kali

5. Rasio Toral Hutang ( TH ) 0,24% 0,20% 0,12%

6. Rasio Cakupan Arus Dana ( CAD ) 0,98 kali 0,98 kali 0,98kali 7. Rasio Arus Kas Bersih Bebas ( AKBB ) 0,54% 0,44% 0,34%

8. Rasio Kecukupan Arus Kas ( KAK ) 0,10 kali 0,11 kali 0,12kali

Dari tabel.5.4 diatas dapat diketahui bahwa rasio arus kas operasi tahun 2011, 2012 dan tahun 2013 menunjukkan pencapaian kurang dari 1 sehingga kemungkinan perusahaan tidak mampu membayar kewajiban lancarnya melalui kas dari aktivitas operasi saja.

Untuk rasio cakupan arus dana selama 3 tahun berturut turut (20112012 -2013) terlihat bahwa tidak terjadi perubahan baik peningkatan maupaun

penurunan hanya saja terjadi kesamaan diketiga tahun itu. perbaikan dan peningkatan rasio cakupan dana dari tahun 2011 ke 2012 dan ke tahun 2013 , yang berarti laba sebelum pajak PT Semen Tonasa mengalami peningkatan yang cukup baik dan dibarengi dengan tingginya jumlah hutang pajak.

Rasio cakupan arus kas terhadap bunga selama tiga tahun berturut turut (2011-2012-2013) mengalami kesamaan. Meskipun demikian, nilai rasio pada tahun 2013 masih melebihi nilai rasio ditahun 2012. Besarnya nilai rasio ini memberi artian bahwa kemampuan arus kas operasi dalam menutup biaya bunga perusahaan mengalami peningkatan ditahun 2013.

Untuk rasio cakupan kas terhadap hutang lancar dalam rentang 3 tahun ini (2011-2012 -2013) PT Semen Tonasa. menunjukkan kemampuan arus kas operasi yang rendah dalam menutupi hutang lancarnya, dan dari rasio-rasio yang dihasilkan terlihat adanya penurunan nilai tahun 2013 karena tingginya nilai hutang lancar yang tidak seimbang dengan kenaikan arus kas operasidan dividen kas.

Rasio pengeluaran modal selama tiga tahun (2011-2012 -2013) diatas juga menunjukkan angka rasio yang rendah sehingga kemungkinan perusahaan mengalami kesulitan dalam membiayai pengeluaran modalnya melalui arus kas operasi saja.

Dan dari hasil rasio pada tabel.5.4 diatas juga terlihat bahwa perusahaan memiliki kemampuan yang rendah dalam membayar total hutangnya melalui arus

kas operasi bersih perusahaan, sehingga perusahaan harus memiliki sumber arus kas selain arus kas normal perusahaan untuk menutupi total hutangnya.

Sedangkan rasio arus kas bersih bebas selama 3 tahun yaitu dari tahun 2011 dan tahun 2012 sampai dengan tahun 2013 cenderung berfluktuatif dan mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan karena adanya kenaikan pada nilai laba bersih dan meningkatnya nilai pengeluaran modal serta hutang jangka panjang.

Hasil perhitungan untuk rasio kecukupan arus kas, PT Semen Tonasa.

menunjukkan kecukupan arus kas yang memadai untuk jangka waktu 3 tahun kedepan. Meningkatnya nilai rasio setiap tahunnya menunjukkan bahwa meningkatnya laba perusahaan. Hal ini dibuktikan dengan naiknya nilai laba usaha setiap tahunnya.

Dari tabel.5.4 di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa kinerja perusahaan selama 3 (tiga) tahun yaitu dari tahun 2011 ke tahun 2012 sampai dengan tahun 2013 yang diukur dari rasio laporan arus kas adalah baik.Hal ini bisa dilihat dari nilai rasio yang dihasilkan dari masing masing rasio-rasio arus kas di atas. Dari tahun 2011 ke tahun 2012 dan 2013 rata-rata rasio yang dihasilkan cenderung mengalami penurunan. Hanya saja Rasio Kecukupan Arus Kas yang mengalami peningkatan.

BAB VI. PENUTUP A. Kesimpulan

Dari hasil penelititan dan pembahasan yang dilakukan oleh penulis mengenai analisis laporan arus kas untuk mengukur kinerja keuangan pada PT Semen Tonasa. selama 3 (tiga) tahun yaitu tahun 2011 sampai dengan tahun 2013, maka penulis memberikan kesimpulan sebagai berikut:

1)Hasil analisa arus kas periode tahun 2011-2012-2013, dengan menggunakan rasio arus kas operasi menunjukkan rasio yang rendah yaitu 0,20 dan 0,12 Pada 3 tahun terakhir tidak ada yang melebihi dari 1 sehingga disimpulkan kemungkinan PT. Semen Tonasa. tidak mampu membayar kewajiban lancarnya melalui arus kas dari aktivitas operasi saja.

2)Kemampuan laba sebelum pajak dalam menutup komitmen-komitmen perusahaan yang akan jatuh tempo periode tahun 2011 sampai dengan tahun 2013 masing-masingnya adalah sebagai berikut : 0,98 kali,0,98 kali, 0,98 kali.

Dari rasio-rasio cakupan arus dana yang dihasilkan pada tahun 2011-2012-2013 rata-rata pada kisaran rasio yang sama dan hanya mengalami kemampuan yang sama.

3) Kemampuan arus kas operasi dalam menutup biaya bunga perusahaan periode tahun 2011-2012-2013 masing-masingnya sebagai berikut : 19,15 kali,16,19 kali, dan 4,23 kali. Rasio diatas menunjukkan bahwa terjadi pada tahun 2013 mengalami penurunan nilai rasio dari tahun sebelumnya. Meskipun demikian kemampuan arus kas operasi dalam menutup biaya bunga perusahaan ditahun

2013 mampu menutup biaya bunga perusahaan dengan arus kas operasi perusahaannya.

Berdasarkan laporan arus kas perusahaan, pola aliran kas yang terjadi pada PT Semen Tonasa. adalah arus kas dari aktivitas operasi dan pendanaan bernilai positif, sedangkan arus kas dari aktivitas investasi bernilai negatif berarti perusahaan menggunakan kas dari operasional dan pinjaman/penarikan modal untuk melakukan investasi.

Penelitian ini jika dibandingkan dengan penelitian terdahulu cenderung sama. Hal ini dapat terlihat dari pola aliran kas yang terjadi pada perusahaan yang dijadikan objek penelitian. Pola arus kas yang berasal dari aktivitas operasi dan pendanaan bernilai positf, sedangkan arus kas dari aktivitas investasi bernilai negatif sehingga perusahaan menggunakan kas dari operasional dan pinjaman/penarikan modal untuk melakukan investasi.

Dari semua kesimpulan diatas dapat dilihat bahwa kinerja keuangan PT.

Semen Tonasa. khususnya dari analisis laporan arus kas periode tahun 2011 -2013 adalah kurang baik. Hal ini bisa dilihat dari nilai rasio yang dihasilkan dari masing – masing rasio-rasio arus kas di atas. Dari tahun 2011 sampai 2013 rata – rata rasio yang dihasilkan cenderung rendah dan mengalami penurunan tiap tahunnya.

Implikasi penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi keilmuan kepada shakeholdervariabel dari penelitian ini.

B. Saran

Dengan memperhatikan keterbatasan yang ada, peneliti dapat memberikan saran-saran untuk perbaikan peneliti kedepan. Penelitian selanjutnya mereplikasi penelitian ini dengan memperbesar jumlah sampel dan melonggarkan kriteria pemilihan sampel. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan jenis perusahaan yang lain atau non manufaktur sebagai sampel penelitian agar dapat melihat perbedaan hasil yang mungkin timbul dari adanya perbedaan jenis sampel yang digunakan. Dengan tidak diperhitungkannya faktor-faktor lain yang daapat mempengaruhi hipotesis dalam penelitian ini maka penelitian selanjutnya dapat menggunakan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kemampuan dalam menilai kinerja keuangan dimasa depan.

DAFTAR PUSTAKA

Bersten, Prastowo, 2002. Analisis Laporan Keuangan, penerbit PT. Indeks Jakarta Exposure Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Laporan Arus Kas. Penerbit

oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan

Darson & Ashari,2005. Analisis laporan Keuangan. Penerbit Salemba Lima, Jakarta.

Djarwanto, PS. 1995. Pokok-pokok Analsisa Laporan Keuangan. Yogyakarta : BPFE

Harahap, Sofyan Safri, Teori Akuntansi. PT. Raja GrafindoPerseda, Jakarta, 1993.

Henry Simamora, 2001. Laporan Arus Kas. Penerbit Salemba Empat,Jakarta.

Hermason,1995. Akuntansi Suatu Pengantar. Penerbit PT. Rineka Cipta, jakarta.

Horngren, Robinson, Secokusumo 2003. Akuntansi Indonesia. Penerbit Salemba Empat, jakarta.

Horngren, Charles, T. Walter, T. Harrisson, and Linda Smith Bamber. 2007, Akuntansi, ahli bahasa Barlian Muhammad. PT. Indeks Jakarta.

Kieso and Wegant. Akuntansi Keuangan. 1995 PT. Indeks Jakarta.

Kieso, donald E, Jerry J.Weygandt and Terry D. Worfield 2007, Akuntansi

Thomas Sumarson, akuntansi dasar. Penerbit PT. Indeks Jakarta.

Weyganndt, Jerry J, Paul Dkimmel, Donald. Laporan arus kas. Penerbit Indeks Jakarta.

http://jurnalakuntansikeuangan.com/cara-membuat-laporan-arus-kas-menurut- sumber-datanya/

http://www,gunadarma.ac.id kas dan setara kas

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Sarif panggilan Chali lahir di Makassar pada Tanggal 17 Mei 1984 dari pasangan suami istri Bapak Mustari dan Ibu Hasira. Peniliti adalah anak ke 3 dari 7 bersaudara. Peneliti sekarang bertempat tinggal di Jln. Antang Raya No.19 RW 5 / RT C Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala Kota Makassar.

Pendidikan yang telah ditempuh oleh peneliti yaitu SD Inpres Antang II Makassar lulus tahun 1997, SMP Negeri 17 Makassar lulus tahun 2000, SMK TP Bahari Jaya Makassar lulus pada tahun 2004 dan mulai tahun 2010 mengikuti Program S1 Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Makassar sampai dengan sekarang. Sampai dengan penulisan skripsi ini peniliti masih terdaftar sebagai Mahasiswa Program S1 Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Dokumen terkait