BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
4.2.3 Analisis Regresi Linear Berganda
Analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
4.2.3.1 Uji Signifikansi Simultan (Uji-F)
Uji-F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel terikat.
Ho : b1 = b2 = 0, artinya secara bersama-sama (serentak) tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel bebas yaitu motivasi (X1),
persepsi (X2), pembelajaran (X3), harga (X4), dan pendapatan (X5) terhadap variabel terikat yaitu minat anggota (Y).
Ha : b1 ≠ b2 ≠ 0, artinya secara bersama-sama (serentak) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel bebas yaitu motivasi (X1), persepsi (X2), pembelajaran (X3), harga (X4), dan pendapatan (X5) terhadap variabel terikat yaitu
minat anggota (Y).
Kriteria pengambilan keputusan: Ho diterima jika F hitung < F tabelpada α = 5 %
Ho ditolak jika F hitung≥ F tabelpada α = 5 % Tabel 4.13 Hasil Uji-F ANOVA(b)
Model Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 21.967 5 4.393 4.823 .001(a)
Residual 76.522 84 .911
Total 98.489 89
a Predictors: (Constant), Pendapatan, Motivasi, Pembelajaran, Persepsi, Harga b Dependent Variable: MinatMenggunakanJasa
Sumber: Hasil Pengujian dengan SPSS
1. Hasil pengujian ANOVA dengan menggunakan uji-F pada Tabel 4.13 memperlihatkan nilai F-hitung sebesar 4.823 dengan Sig adalah 0.001. Dengan
mencari pada Tabel F, dengan df1=5 dan df2=84, diperoleh nilai F-tabel 2,32. Dengan kondisi dimana F-hitung lebih besar dari F-tabel (4.823 > 2,32) dengan nilai Sig yang lebih kecil dari alpha (0,001 < 0,05), maka kesimpulan dapat diambil adalah menolak H0 yang berarti koefisien korelasi signifikan
secara statistik, motivasi, persepsi, pembelajaran, harga dan pendapatan secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat anggota.
2. Kolom pertama dari uji ANOVA yaitu kolom regresi, adalah jumlah kuadrat dari varians yang dihasilkan oleh model persamaan regresi, yaitu sebesar 21.967 sedangkan kolom kedua yaitu residual adalah jumlah kuadrat varians yang tidak dihasilkan dari model persamaan regresi yaitu sebesar 76.522.
3. 4.2.3.2 Uji Signifikansi Parsial (Uji-t)
Uji-t menunjukkan seberapa besar pengaruh variabel bebas secara parsial terhadap variabel terikat.
Ho : b1 = b2 = 0, artinya variabel bebas yaitu motivasi (X1), persepsi (X2),
pembelajaran (X3), harga (X4), dan pendapatan (X5) secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat yaitu minat anggota (Y).
Ha : b1 ≠ b2 ≠ 0, artinya variabel bebas yaitu motivasi (X1), persepsi (X2),
pembelajaran (X3), harga (X4), dan pendapatan (X5) secara parsial berpengaruh
positif dan signifikan terhadap variabel terikat yaitu minat anggota (Y). Kriteria pengambilan keputusan:
Ho diterima jika t hitung < t tabelpada α = 5 %
Tabel 4.14 Hasil Uji-t Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 1.867 2.235 .836 .406 Motivasi .213 .090 .230 2.366 .020 Persepsi .218 .067 .339 3.250 .002 Pembelajaran -.085 .086 -.106 -.993 .323 Harga .125 .090 .144 1.393 .167 Pendapatan -.062 .082 -.074 -.750 .456
a Dependent Variable: MinatMenggunakanJasa
Sumber: Hasil Pengujian dengan SPSS
Berdasarkan Tabel 4.14 dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Variabel motivasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat anggota. Hal ini terlihat dari nilai signifikan 0.020, lebih kecil dari 0,05. Nilai thitung (2.366) > ttabel (1,66) artinya jika variabel motivasi ditingkatkan sebesar satu satuan maka minat anggota akan meningkat sebesar 0,213.
2. Variabel persepsi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat anggota. Hal ini terlihat dari nilai signifikan 0.002 lebih kecil dari 0,05. Nilai thitung (3.250) > ttabel (1,66) artinya jika variabel persepsi ditingkatkan sebesar satu
satuan maka minat anggota akan meningkat sebesar 0,218.
3. Variabel pembelajaran berpengaruh secara negatif dan tidak sisignifikan terhadap minat anggota. Hal ini terlihat dari nilai signifikan 0,323 lebih besar dari 0,05. Nilai thitung (-0.993) < ttabel (1,66) artinya jika variabel pembelajaran dikurangi sebesar satu satuan maka minat anggota tidak akan berkurang sebesar -0.085
4. Variabel harga berpengaruh secara positif dan tidak sisignifikan terhadap minat anggota. Hal ini terlihat dari nilai signifikan 0,167 lebih besar dari 0,05. Nilai
thitung (1.393) > ttabel (1,66) artinya jika harga ditingkatkan sebesar satu satuan
maka minat anggota tidak akan meningkat sebesar 0.125.
5. Variabel pendapatan berpengaruh secara negatif dan tidak signifikan terhadap minat anggota. Hal ini terlihat dari nilai signifikan 0.456 lebih besar dari 0,05. Nilai thitung (-0.750) > ttabel (1,66) artinya jika pendapatan dikurangi sebesar satu satuan maka minat anggota akan berkurang sebesar . -0.062.
6. Konstanta sebesar 1.867, artinya walaupun variabel bebas bernilai nol maka minat anggota tetap sebesar 1.867.
7. Berdasarkan hasil uji-t maka rumus persamaan regresinya adalah: Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + b5X5 + e
Y= 1.867 + 0.213X1 + 0.218X2 – 0.085X3 + 0.125X4 -0.062 X5 + e
4.2.3.3 Uji Koefisien Determinasi (R2)
Koefisien determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa besar kemampuan model dalam menerangkan variabel terikat. Jika R2 semakin besar (mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas yaitu motivasi (X1), persepsi (X2), pembelajaran (X3), harga (X4), dan pendapatan (X5) adalah besar terhadap variabel terikat yaitu minat anggota (Y). Hal ini berarti model yang digunakan semakin kuat untuk menerangkan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat. Sebaliknya, jika R2 semakin mengecil (mendekati nol) maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas yaitu motivasi (X1), persepsi (X2), pembelajaran (X3), harga (X4), dan pendapatan (X5) terhadap variabel terikat yaitu minat anggota (Y) semakin kecil. Hal ini berarti
model yang digunakan tidak kuat untuk menerangkan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat.
Tabel 4.15
Pengujian Koefisien Determinasi Model Summary(b) Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .472(a) .223 .177 .95445
a Predictors: (Constant), Pendapatan, Motivasi, Pembelajaran, Persepsi, Harga
b Dependent Variable: MinatMenggunakanJasa
Sumber Hasil Pengujian dengan SPSS
Pada Tabel 4.15 dapat disimpulkan sebagai berikut:
a. R = 0,472 berarti hubungan antara variabel motivasi, persepsi, pembelajaran, harga dan pendapatan terhadap variabel minat anggota dalam menggunakan jasa koperasi sebesar 47,2%. Artinya hubungan variabel cukup erat.
b. R Square sebesar 0,223 yang berarti 22,3 % minat anggota dalam
menggunakan jasa koperasi dapat dijelaskan oleh faktor motivasi, persepsi, pembelajaran, harga dan pendapatan. Sedangkan sisanya 77,7% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti tabungan, inflasi yang menyebabkan harga barang naik, kenyamanan saat berada di koperasi, sikap pegawai dalam melayani anggota di koperasi, faktor sosial seperti pengaruh kelompok,peran,status dan keluarga.
c. Adjusted R Square sebesar 0,177 yang berarti 17,7% minat menggunakan
jasa koperasi dapat dijelaskan oleh motivasi, persepsi, pembelajaran, harga dan pendapatan. Sedangkan sisanya 82,3% dapat dijelaskan oleh
faktor-yang menyebabkan harga barang naik, kenyamanan saat berada di koperasi, sikap pegawai dalam melayani anggota di koperasi, faktor sosial seperti pengaruh kelompok,peran,status dan keluarga.
d. Std. Error of the Estimate (standar deviasi) adalah 0,95445 yang berarti model
dinilai baik karena semakin kecil standar deviasi berarti model akan semakin baik.