commit to user
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Analisa Kuat Tekan Batu Bata 1. Uji Normalitas (Metode Lilliefors)
3. Analisis Regresi Non-Linear (Polinomial) a. Variasi Penambahan Karbon Pada Waktu Pembakaran 12 Jam
Model Summary and Parameter Estimates
Dependent Variable:Tekan
Model Summary Parameter Estimates Equation R Square F df1 df2 Sig. Constant b1 b2
Quadratic .968 29.998 2 3 .032 2.204 .007 .001
The independent variable is Prosentase.
Tabel di atas dapat diinterpretasikan sebagai berikut:
1) Besar koefisien determinasi (R square) adalah 0,968 mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (independen) terhadap perubahan variabel dependen adalah 96,8%. Sedangkan 3,2% (100%-96,8% ) dipengaruhi oleh variable lain. Jadi pengaruh variasi karbon terhadap kuat tekan batu bata adalah 96,8%. sedangkan pengaruh variabel lain 3,2%
commit to user
2) Kolom F menjelaskan apakah variasi nilai variabel bebas atau variabel independen dapat menjelaskan variasi nilai dependen (Hartono,2010).
a) Besarnya nilai F dihitung adalah 29,998 sedangkan F tabel pada a=5%, df1=2 dan df2=3 sebesar 9,55. Hal ini berarti F hitung > F tebel (29,998 >
9,55)
b) Besar signifikansinya (sig.) 0,032 lebih kecil dari 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Dengan demikian variasi nilai variabel bebas atau variabel independen dapat menjelaskan variasi nilai dependen, dengan kata lain variasi penambahan karbon dapat memprediksi variabel kuat tekan batu bata.
3) Kolom parameter estimates di atas menggambarkan persamaan regresi:
(Danang Sunyoto, 2011)
Y = ax2 + bx + c Y = 0,001x2 + 0,007x + 2,204 Dimana :
Y = Kuat Tekan batu bata X = Variasi penambahan karbon
a) Konstanta sebesar 2,204 menyatakan bahwa jika tidak ada variabel X maka variabel Y adalah 2,204.
b) Koefisien regresi sebesar 0,003 dan 0,001 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 satuan variabel X akan menaikkan (karena tanda positif) variabel Y sebesar 0,003 dan menaikkan (karena tanda positif) variabel Y sebesar 0,001 kuadrat.
commit to user
Grafik
Garis yang berbentuk non-linear atau melengkung yang diikuti oleh data observasi disekitar garis tersebut menunjukkan bahwa model regresi polynomial layak digunakan untuk memprediksi besarnya kuat tekan maksimum batu bata. (Danang Sunyoto, 2011)
b. Variasi Penambahan Karbon Pada Waktu Pembakaran 24 Jam
Model Summary and Parameter Estimates
Dependent Variable:Tekan
Model Summary Parameter Estimates
Equation R Square F df1 df2 Sig. Constant b1 b2
Quadratic .975 39.303 2 3 .025 4.860 .026 -.002
The independent variable is Prosentase.
Tabel di atas dapat diinterpretasikan sebagai berikut:
1) Besar koefisien determinasi (R square) adalah 0,975 mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (independen) terhadap perubahan variabel dependen adalah 97,5%. Sedangkan 2,5% (100%-97,5% ) dipengaruhi oleh variable lain. Jadi pengaruh variasi karbon terhadap kuat tekan batu bata adalah 97,5%. sedangkan pengaruh variable lain 2,5%
2) Kolom F menjelaskan apakah variasi nilai variabel bebas atau variabel independen dapat menjelaskan variasi nilai dependen (Hartono,2010).
commit to user
a) Besarnya nilai F dihitung adalah 39,303 sedangkan F tabel pada a=5%, df1=2 dan df2=3 sebesar 9,55. Hal ini berarti F hitung > F tebel (39,303 >
9,55)
b) Besar signifikansinya (sig.) 0,025 lebih kecil dari 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Dengan demikian variasi nilai variabel bebas atau variabel independen dapat menjelaskan variasi nilai dependen, dengan kata lain variasi penambahan karbon dapat memprediksi variabel kuat tekan batu bata.
3) Kolom parameter estimates di atas menggambarkan persamaan regresi:
(Danang Sunyoto, 2011)
Y = ax2 + bx + c Y = -0,002x2 + 0,026x + 4,860 Dimana :
Y = Kuat Tekan batu bata X = Variasi penambahan karbon
a) Konstanta sebesar 4,860 menyatakan bahwa jika tidak ada variabel X maka variable Y adalah 4,860.
b) Koefisien regresi sebesar 0,026 dan -0,002 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 satuan variabel X akan menaikkan (karena tanda positif) variabel Y sebesar 0,026 dan menurunkan (karena tanda negatif) variabel Y sebesar 0,002 kuadrat.
Grafik
commit to user
Garis yang berbentuk non-linear atau melengkung yang diikuti oleh data observasi disekitar garis tersebut menunjukkan bahwa model regresi polynomial layak digunakan untuk memprediksi besarnya kuat tekan maksimum batu bata. (Danang Sunyoto, 2011)
c. Variasi Penambahan Karbon Pada Waktu Pembakaran 36 Jam
Model Summary and Parameter Estimates
Dependent Variable:Tekan
Model Summary Parameter Estimates
Equation R Square F df1 df2 Sig. Constant b1 b2
Quadratic .995 197.855 2 3 .005 5.549 .020 -.001 The independent variable is Prosentase.
Tabel di atas dapat diinterpretasikan sebagai berikut:
1) Besar koefisien determinasi (R square) adalah 0,995 mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (independent) terhadap perubahan variabel dependen adalah 99,5%. Sedangkan 0,5% (100%-99,5% ) dipengaruhi oleh variabel lain. Jadi pengaruh variasi karbon terhadap kuat tekan batu bata adalah 99,5%. sedangkan pengaruh variabel lain 0,5%
2) Kolom F menjelaskan apakah variasi nilai variabel bebas atau variabel independen dapat menjelaskan variasi nilai dependen (Hartono,2010).
a) Besarnya nilai F dihitung adalah 197,855 sedangkan F tabel pada a=5%, df1=2 dan df2=3 sebesar 9,55. Hal ini berarti F hitung > F tebel (197,855 >
9,55)
b) Besar signifikansinya (sig.) 0,005 lebih kecil dari 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Dengan demikian variasi nilai variabel bebas atau variabel independen dapat menjelaskan variasi nilai dependent, dengan kata lain variasi penambahan karbon dapat memprediksi variabel kuat tekan batu bata.
3) Kolom parameter estimates di atas menggambarkan persamaan regresi:
(Danang Sunyoto, 2011)
Y = ax2 + bx + c
commit to user
Y = -0,001x2 + 0,020x + 5,549 Dimana :
Y = Kuat Tekan batu bata X = Variasi penambahan karbon
a) Konstanta sebesar 5,549 menyatakan bahwa jika tidak ada variabel X maka variabel Y adalah 5,549.
b) Koefisien regresi sebesar 0,026 dan -0,020 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 satuan variabel X akan menaikkan (karena tanda positif) variabel Y sebesar 0,020 dan menurunkan (karena tanda negatif) variabel Y sebesar 0,001 kuadrat.
Grafik
Garis yang berbentuk non-linear atau melengkung yang diikuti oleh data observasi disekitar garis tersebut menunjukkan bahwa model regresi polynomial layak digunakan untuk memprediksi besarnya kuat tekan maksimum batu bata. (Danang Sunyoto, 2011).
d. Variasi Penambahan Karbon Pada Waktu Pembakaran 60 Jam
Model Summary and Parameter Estimates
Dependent Variable:Tekan
Model Summary Parameter Estimates
Equation R Square F df1 df2 Sig. Constant b1 b2
Quadratic .969 31.496 2 2 .031 6.488 -.065 -.002
The independent variable is Prosentase.
commit to user
Tabel di atas dapat diinterpretasikan sebagai berikut:
1) Besar koefisien determinasi (R square) adalah 0,969 mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (independen) terhadap perubahan variabel dependen adalah 96,9%. Sedangkan 3,1% (100%-96,9% ) dipengaruhi oleh variabel lain. Jadi variasi karbon terhadap kuat tekan batu bata adalah 96,9%.
sedangkan pengaruh variabel lain 3,1%
2) Kolom F menjelaskan apakah variasi nilai variabel bebas atau variabel independen dapat menjelaskan variasi nilai dependen (Hartono,2010).
a) Besarnya nilai F dihitung adalah 31,496 sedangkan F tabel pada a=5%, df1=2 dan df2=3 sebesar 9,55. Hal ini berarti F hitung > F tebel (31,496 >
9,55)
b) Besar signifikansinya (sig.) 0,031 lebih kecil dari 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Dengan demikian variasi nilai variabel bebas atau variabel independen dapat menjelaskan variasi nilai dependen, dengan kata lain variasi penambahan karbon dapat memprediksi variabel kuat tekan batu bata.
3) Kolom parameter estimates di atas menggambarkan persamaan regresi:
(Danang Sunyoto, 2011)
Y = ax2 + bx + c Y = -0,002x2 - 0,065x + 6,488 Dimana :
Y = Kuat Tekan batu bata X = Variasi penambahan karbon
a) Konstanta sebesar 5,549 menyatakan bahwa jika tidak ada variabel X maka variabel Y adalah 5,549.
b) Koefisien regresi sebesar -0,065 dan -0,002 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 satuan variabel X akan menurunkan (karena tanda negatif) variabel Y sebesar 0,065 dan menurunkan (karena tanda negatif) variabel Y sebesar 0,002 kuadrat.
commit to user
Grafik
Garis yang berbentuk non-linear atau melengkung yang diikuti oleh data observasi disekitar garis tersebut menunjukkan bahwa model regresi polinomial layak digunakan untuk memprediksi besarnya kuat tekan maksimum batu bata. (Danang Sunyoto, 2011)
B. Analisa Berat Jenis Batu Bata