• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1 Analisis Sistem

Analisis sistem adalah tahapan mendapatkan gambaran yang menyeluruh tentang kebutuhan sistem serta gambaran tugas-tugas yang akan dikerjakan oleh sistem.

Dalam analisis dan perancangan sistem, dilakukan pemodelan rancang bangun sistem yang akan diimplementasikan dalam bentuk nyata.

3.1.1. Analisis Masalah

Dalam mengidentifikasi masalah pada sistem yang akan dirancang, dapat digunakan diagram Ishikawa (fishbone diagram). Dengan diagram ishikawa kita dapat mengidentifikasi, mengeksplorasi dan menggambarkan suatu masalah serta sebab akibat dari masalah tersebut dalam bentuk grafis. Diagram ini disebut juga diagram sebab-akibat ataupun diagram tulang ikan. Identifikasi masalah pada sistem membantu dalam menganalisis persyaratan sistem yang akan dikembangkan sehingga tujuan dari sistem dapat dicapai.

Masalah utama dari penelitian ini adalah bagaimana agar sistem dapat menghasilkan penjadwalan karyawan sesuai dengan periode waktu dan nomor urut karyawan menggunakan algoritma genetika. Kemudian masalah ini diuraikan ke dalam 4 kategori yaitu : man (admin), method (optimasi), material (algoritma genetika), machine (program). Dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Man (admin).

Dalam kategori man yaitu dalam hal ini adalah admin sebagai orang yang akan membuat jadwal kerja memiliki kendala karena banyaknya jumlah karyawan yang membuat penjadwalan sangat memakan waktu yang lama jika dilakukan manual.

2. Method (optimasi).

Secara optimasi, maka kendala utama yang akan dihadapi adalah ketepatan dan keakuratan hasil program jika hanya menggunakan satu kali iterasi saja.

3. Material (algoritma genetika).

Variabel pembentuk kromosom dari algoritma genetika pada sistem yang dibentuk hanya dari periode waktu saja.

4. Machine (program).

Jika hasil program akan memunculkan nama yang sama secara berulang, dengan kata lain penjadwalan yang dihasilkan tidak akurat.

Sehingga kesimpulan dari permasalahan yang sudah dijabarkan di atas, maka dapat digambarkan diagram ishikawa nya seperti pada Gambar 3.1 :

Gambar 3.1 Diagram Ishikawa untuk Analisis Permasalahan Sistem

Masalah utama pada sistem ditunjukkan oleh kotak segi empat dibagian kanan diagram ishikawa (bagian kepala ikan), sementara kategori ditunjukkan oleh segi empat yang terhubung ke garis tulang utama, sedangkan sebab akibat ditunjukkan oleh tulang-tulang kecil yang diwakili oleh garis panah yang mengarah ke tulang-tulang kategori.

3.1.2 Analisis persyaratan (requirement analysis)

Analisis persyaratan sistem dikelompokkan ke dalam dua bagian, yaitu:

1) Analisis Persyaratan Fungsional

Persyaratan fungsional mencakup segala sesuatu yang harus dimiliki oleh sistem. Persyaratan fungsional dari sistem yang akan dirancang adalah sebagai berikut :

a) Sistem harus mengandung semua komponen utama algoritma genetika, yaitu : gen, kromosom, seleksi, crossover, dan mutasi.

b) Sistem harus dapat menampilkan hasil penjadwalan berdasarkan algoritma genetika yang digunakan.

2) Analisis Persyaratan Non-Fungsional

Analisis persyaratan non-fungsional mencakup persyaratan tambahan yang harus dilakukan sistem, biasanya berupa batasan-batasan sistem.

Persyaratan non-fungsional dari sistem yang akan dirancang adalah sebagai berikut :

a) Waktu eksekusi program tidak terlalu lama dan membuat gangguan fungsional dari sistem operasi.

b) Nilai fungsi index objektif yang dimasukkan sudah ditentukan dan tidak terlalu besar agar waktu komputasinya tidak terlalu lama.

c) Nilai acak gen yang dibentuk harus sesuai dengan batasan yang sudah ditentukan sebelumnya.

d) Tidak boleh ada satu ruang yang diisi dua kali oleh karyawan yang sama dalam satu waktu yang sama.

e) Karyawan harus dapat menempati Section sesuai dengan jadwal yang ditentukan pada tiap minggu.

f) Dalam satu hari, karyawan hanya menempati satu shift saja.

3.1.3 Analisis Penerapan Algoritma Genetika.

Untuk memahami aturan-aturan yang akan digunakan, pada bagian ini akan dijelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang merupakan komponen utama dari sistem penjadwalan. Komponen yang pertama adalah shift sebagai pembentuk gen.

Komponen berikutnya adalah nomor urut karyawan, hasil dari generasi yang

didapatkan dari proses genetika disesuaikan dengan nomor urut karyawan yang sudah ditentukan pada program.

3.1.3.1 Komponen Shift dan Section

Berdasarkan jumlah karyawan yang cukup banyak dengan jumlah 300 karyawan yang dibagi atas tiga shift kerja yaitu :

1. Shift 1 mulai jam 08.00 WIB selesai jam 16.00 WIB.

2. Shift 2 mulai jam 16.00 WIB selesai jam 00.00 WIB.

3. Shift 3 mulai jam 00.00 WIB selesai jam 08.00 WIB.

PT. Indah GloryMas Indonesia memberlakukan lima hari bekerja yaitu senin hingga jum’at.

Setiap Shift dibagi atas empat Section dengan kapasitas untuk satu Section 25 orang karyawan. Daftar Section yang ada pada PT. Indah GloryMas Indonesia dapat dilihat pada tabel 3.1 dan daftar shift dapat dilihat pada tabel 3.2.

Tabel 3.1 Daftar Section PT. Indah GloryMas Indonesia No Nama Section Jumlah Karyawan Per Section

1. Sorting 25 Orang

2. Assembling 25 Orang

3. Loading 25 Orang

4. Packing 25 Orang

Tabel 3.2 Daftar Shift Kerja PT. Indah GloryMas Indonesia Waktu Nama Shift

08.00-16.00 Shift 1 16.00-00.00 Shift 2 00.00-08.00 Shift 3

Dari tabel 3.1 Daftar Section dan Tabel 3.2 Daftar Shift pada PT. Indah GloryMas Indonesia diketahui setiap shift memiliki empat (4) Section yang mana satu Section berisi 25 orang karyawan.

3.1.3.2 Komponen Karyawan

Pembentukan komponen karyawan dalam sistem ini dilakukan manual oleh user yang menginput data karyawan beserta nomor urutnya sebanyak 300 orang ke dalam sistem pada menu Data Karyawan.

Nomor urut tersebutlah yang kemudian akan dipanggil pada hasil seleksi terakhir untuk mendapatkan individu hasil genetika yang diinginkan, seperti pada tabel 3.3 berikut.

Tabel 3.3 Data Karyawan

No Urut NIK Nama No urut NIK Nama

1 32124 Abdiansyah K 151 32219 Kiki Mariani Hasibuan

2 32247 Abdul Latif 152 32103 Kriswanti Aritonang

3 32015 Achmad Fauzi 153 32220 Laura Betharia Br Simanjuntak

4 32099 Adi Putra Manurun 154 32275 Lely Lusani Utari

19 32105 Alviano Lumban Gaol 169 32223 Mita Ramadhani Tarigan

20 32021 Andika 170 32280 Monang Parulian

21 32051 Andika Surya 171 32169 Monang Simanjuntak

22 32088 Andre Yoga 172 32281 Muhaimin Siregar

23 32149 Andri G. Boangmanalu 173 32282 Muhammad Effendi

24 32163 Andri Junaidi 174 32171 Muhammad Firman

25 32203 Anggi Wijaya 175 32283 Muhammad Ichsan Sholihin

26 32251 Anggiat C.P Siregar 176 32284 Muhammad Syahputra

27 32052 Anggiat Hendratno 177 32035 Muhammad Syaiful

28 32122 Anita Tarigan 178 32285 Muhammad Taufiq

29 32199 Aniwar 179 32224 Mukhlisin

30 32041 Anto Purwanto 180 32036 Muryani W Siregar

31 32252 Arfandi 181 32225 Mustika

32 32053 Ari Ginting 182 32286 Mustika Lumban Gaol

42 32151 Betharia Simanjuntak 192 32226 Nurcahaya Sinaga 43 32299 Bintang Parulian Nadapdap 193 32175 Nurhamidah W

44 32133 Budi Darma 194 32078 Nurhayati

45 32022 Budi Hardi 195 32176 Nuri Rahayu

46 32152 Budi Kurniawan 196 32288 Nurlela Hasibuan

47 32177 Budi Putra 197 32079 Nurlela M

48 32301 Budi Utomo 198 32289 Nurul Azmi

49 32204 Budiman 199 32060 Oktavia Tarigan

50 32153 Cahaya Manurung 200 32040 Oskar

51 32236 Charles Manik 201 32196 Pertiwi Damanik

52 32123 Cindy Tumangger 202 32167 Pilipus Sarumaha

53 32054 Citra Dewi 203 32227 Prapto Sinulingga

54 32148 Citra Sumbayak 204 32058 Prasetiyo Munas

55 32255 Dedy Haryanto 205 32211 Prasiska

56 32104 Dedy Kusuma 206 32025 Pratama

57 32055 Denita Donita 207 32090 Purnama Bahagia Sinaga

58 32155 Desi P Br Sitorus 208 32016 Purnama Sari

78 32082 Elfrida Reni Pasaribu 228 32084 Rinaldi Abdi Siregar

79 32061 Eli Syafitri 229 32233 Rindi Prastika

80 32107 Elida 230 32234 Rini Rafiana

81 32062 Elina Sinurat 231 32128 Ririn Afriani

82 32210 Elpianna Ketaren 232 32291 Riska Ichsan

83 32277 Engelina Sembiring 233 32292 Roberto Leonardo GInting

84 32261 Erfinawati Simamora 234 32085 Rosmawar Tampubolon

85 32108 Erikson 235 32130 Rospita Siregar

86 32027 Ernawati Simbolon 236 32086 Rudi Gunawan

87 32263 Erni Suryani Ritonga 237 32100 Rudi Hidayat

88 32262 Evi Agunanta Barus 238 32214 Rudi Putra Hasugian

89 32212 Evi Pebriani 239 32235 Rudy Setiawan

90 32190 Fauziah Hanim 240 32131 Ruliana Manurung

91 32184 Fitri Dwi Yani 241 32087 Saffitri

92 32264 Fitri Nanda Sari 242 32089 Sally

93 32213 Fitriyani Harahap 243 32132 Sari Anita Br. Ginting

94 32005 Frans Saragih 244 32009 Satria

100 32265 Haprizal Pahmi 250 32183 Siti Ramadhani

101 32242 Hartini 251 32156 Siti Sundari

102 32063 Hary Permata 252 32240 Sonya

103 32114 Hasbi Wijaya 253 32241 Sopian Simangunsong

104 32115 Heldi Adelina Pane 254 32017 Soraya

105 32064 Helentina Br. Siregar 255 32185 Sri Irmayanti

106 32116 Helmina R. Sipayung 256 32091 Sri Melati

107 32030 Hendra 257 32186 Sri Novita Sari

108 32215 Hendra Yadi Harahap 258 32092 Sri Rezeki R

109 32266 Hendrawan Pratama 259 32293 Sudarwoto

110 32110 Hendri K Napitupulu 260 32178 Sugiyanto

111 32267 Heni Indrayani 261 32138 Sunardi

118 32159 Herianto 268 32208 Syafitri Hasugian

119 32270 Herianto 269 32140 Syafronal

120 32300 Hermanto Batubara 270 32189 Syahrul Dani Sitorus

121 32271 Herwanti Nasution 271 32243 Syarifah Batubara

122 32111 Hotmaria Br Simanjuntak 272 32045 Syawal Makmur 123 32066 Hotmaria E Br. Sitanggang 273 32179 Sylvana Harahap

124 32117 Hottua Naibaho 274 32294 Tantri

125 32272 Immanuel J Ginting 275 32141 Tiarma Purba

126 32237 Indah Sari 276 32135 Tio Marni Sianturi

127 32157 Indah Wati 277 32244 Toni Aryanto

128 32216 Indra Setiawan Tarigan 278 32046 Tonni

129 32031 Irma Suriani 279 32142 Tria Indah Puspita

130 32032 Irna Novriani 280 32191 Triani

131 32007 Irwansyah 281 32137 Tuti Hastuty

132 32273 Ita Purnama Sari Batubara 282 32136 Utari T

133 32274 Jansen B Sitompul 283 32144 Wahyu Wandira

134 32119 Jefry 284 32074 Wahyudi Siregar

135 32120 Jimmy Sinulingga 285 32192 Wati Mandasari

136 32217 Joannes Panjaitan 286 32193 Wenni Silviana Sembiring

137 32004 Joko Muliadi 287 32126 Wiji Astuti

138 32218 Joko Saputra 288 32295 Wiliyanti Sari

139 32161 Joko Suprianto 289 32146 Winda Sari

140 32162 Juan Polo T Pasaribu 290 32097 Wiryo C Sanjaya

141 32069 Julia Sari 291 32296 Wiyandi Putra

142 32170 Juliana Rizky 292 32245 Wulandari Siregar

143 32188 Juliyanto 293 32147 Yose Rizal

144 32070 Junaidi 294 32194 Yudi Hidayat

145 32008 Junawati 295 32047 Yuliana

146 32164 Juniarsih 296 32195 Yuliana Batubara

147 32121 Juniati Sianturi 297 32197 Yurika Ananda Putri

148 32180 Khairani Siregar 298 32246 Yusdi Hariadi

149 32165 Khairul Anwar 299 32221 Zahrina

150 32166 Khoirul Anwar Pane 300 32057 Zulkarnaen Manurung

Karyawan

<<include>>

<<include>>

<<include>>

3.1.3.3 Pemodelan persyaratan sistem dengan use case

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai objek yang akan saling berinteraksi dengan sistem, maka akan dilakukan pemodelan sistem. Pemodelan yang akan dikembangkan adalah diagram use case, yang mana actor utamanya adalah admin dan karyawan.

Use case diagram dari sistem yang dirancang sesuai dengan analisis sistem ditunjukkan pada Gambar 3.2

Gambar 3.2 Use Case Diagram Aplikasi

Dari use case diagram di atas, tampak bahwa bagian personalia dalam hal ini bertindak sebagai user akan login terlebih dahulu ke dalam aplikasi. Kemudian memasukkan data karyawan dan data section berdasarkan data yang tersedia diperusahaan. Setelah selesai lalu jadwal dicetak dan diberikan kepada karyawan.

Use case pada menu data karyawan dan menu data section pada gambar 3.2 di atas dijelaskan dengan activity diagram pada gambar 3.3 dan dokumentasi naratif pada tabel 3.4 berikut.

Salah

Benar

Gambar 3.3 Activity Diagram Menu Data Karyawan dan Data Section Menu Data karyawan dan Data Section

User Sistem

Memasukkan user name

dan password Login

Menu Data Karyawan / Data Section Tambah, edit, dan

hapus data

Simpan data

Tabel 3.4 Dokumentasi Naratif Activity Diagram Menu Data Karyawan dan Data Section

Nama use case Menu Data karyawan dan Data Section

Aktor User

Deskripsi Use case mendeskripsikan bagaimana user login ke dalam sistem, melakukan input dan perbaikan data (edit, hapus dan tambah data) pada menu data karyawan dan data section

Pre-Condition User harus login terlebih dahulu untuk masuk ke dalam sistem

Skenario Aksi Aktor Respon Sistem

Langkah 1 : User masuk ke dalam sistem menggunakan username dan password.

Langkah 2 : User akan login ke dalam sistem.

Langkah 3 : Jika salah ulangi ke langkah 1.

Langkah 4 : Jika benar, maka user masuk ke dalam menu data karyawan/data section

Langkah 5 : User

menambah, edit dan hapus data pada menu yang ada.

Langkah 6 : Data disimpan pada Menu Data

Karyawan/Data Section.

Post-Condition Data telah disimpan pada Menu Data Karyawan/Data Section dan siap untuk dikelola.

Pada dokumentasi naratif di atas, bisa kita lihat bahwa hal pertama yang dilakukan user adalah login agar dapat masuk ke dalam sistem. Apabila username dan password yang dimasukkan salah, maka sistem akan kembali ke halaman login sampai username dan password yang dimasukkan benar.

Setelah masuk pada menu data karyawan atau menu data section, maka user akan melakukan pengolahan data, mulai dari memasukkan, edit, hapus dan menambahkan data yang dibutuhkan. setelah selesai maka data akan tersimpan.

Use case cetak jadwal kerja dijelaskan pada activity diagram gambar 3.4 berikut ini.

Cetak jadwal

User Sistem Karyawan

Gambar 3.4 Activity Diagram Cetak Jadwal Kerja

Tabel 3.5 Dokumentasi Naratif Activity Diagram Cetak Jadwal Kerja Nama use case Cetak jadwal kerja

Aktor User dan Karyawan

Deskripsi Use case menggambarkan hubungan antara karyawan dengan user di dalam sistem saat ingin melihat jadwal kerja

Pre-Condition Data karyawan dan section sudah tersimpan dalam sistem.

Input nilai gen

Menu Jadwal Kerja

Akses Tombol Proses

Cetak Hasil Jadwal

Kerja Lihat Jadwal

Logout

Skenario Aksi Aktor Reaksi Sistem Langkah 1 : User

menginput nilai gen

Langkah 2 : Nilai gen di input pada menu jadwal karyawan Langkah 3 : Mengakses

tombol proses

Langkah 4 : Mencetak hasil jadwal kerja

Langkah 5 : Aktor karyawan melihat jadwal yang sudah dicetak

Langkah 6 : User Logout dari sistem.

Post Condition Diperoleh hasil jadwal karyawan

Dari activity diagram dan deskripsi naratif di atas, dapat dilihat bahwa proses pertama yang dilakukan adalah menginputkan nilai gen pada menu jadwal kerja. Lalu aktor user mengakses tombol proses dan jadwal kerja akan tampil. Kemudian aktor karyawan melihat hasil jadwal kerja yang tampil pada sistem.

3.1.3.4 Flowchart algoritma genetika pada sistem.

Flowchart algoritma genetika yang dapat menggambarkan sistem yang dibangun ditunjukkan pada gambar berikut ini :

Gambar 3.5 Flowchart Algoritma Genetika pada Sistem.

Inisialisasi kromosom sebanyak 100

Hitung nilai fitness masing-masing kromosom

Seleksi kromosom dengan metode roulette wheel

Menentukan nilai pc sebesar 20% untuk mendapatkan induk yang akan mengalami

crossover

Menentukan nilai pm sebesar 5% dan mengganti gen terpilih dengan nilai random

yang dibangkitkan

Menentukan nilai pm sebesar 5% dan mengganti gen terpilih dengan nilai random

yang dibangkitkan Input nilai a, b dan c

Menghubungkan nilai gen pada kromosom akhir dengan nomor urut karyawan di

database

Menampilkan hasil penjadwalan

Stop

Start

Dokumen terkait