• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Tingkat Kesehatan PT. BPRS Haji Miskin diukur melalui Rasio Likuiditas

HASIL PENELITIAN

B. Hasil Penelitian

1. Analisis Tingkat Kesehatan PT. BPRS Haji Miskin diukur melalui Rasio Likuiditas

Likuiditas adalah rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek kepada kreditur yang harus segera dipenuhi. Adapun rasio yang ada pada rasio likuiditas adalah: a. Current Ratio

Current ratio yaitu perbandingan antar jumlah aktiva lancar dengan utang lancar. Adapun rumus current ratio adalah sebagai berikut:

= 100 %

Perhitungan current ratio PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dan hasil perhitungannya terdapat dalam Tabel 4.1 sebagai berikut:

1) Tahun 2017:

a) Triwulan I

Current Ratio = AB.DEF.GEB

HE.EDB.IJJ x 100%

=

119% b) Triwulan II

Current Ratio = AB.FGG.HAJ

HE.DJE.KJJ x 100%

=

118,41%

c) Triwulan III

Current Ratio = AJ.IBI.KHE

AF.EHI.DBIx 100%

=

118,57% d) Triwulan IV

Current Ratio = AA.FEA.IKJ

1) Tahun 2018:

a) Triwulan I

Current Ratio = AE.GEI.GKH

AG.KJJ.HHA x 100%

=

115,90% b) Triwulan II

Current Ratio = GG.HKH.KDF

AI.HHI.IJF x 100%

=

115,62% c) Triwulan III

Current Ratio = GI.DIB.GKA

GH.KHH.GBE x 100%

=

115,85% d) Triwulan IV

Current Ratio = GI.GIF.DDG

GF.FAK.GJD x 100%

=

117,87%

Tabel 4.1

Perhitungan Current Ratio PT. BPRS Haji Miskin (dalam ribuan)

Tahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

2017 119% 118,41% 118,57% 103,38%

2018 115,90% 115,62% 115,85% 117,87%

Sumber: Laporan Keuangan Tahunan PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa tahun 2017 pada triwulan I diperoleh current ratio sebesar 119% yang berarti setiap Rp. 1,00 hutang lancar dijamin oleh Rp. 1,19 aktiva lancar yang dimiliki PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Pada triwulan ke II current ratio mengalami penurunan darii triwulan sebelumnya yaitu sebesar 118,41% dan triwulan ke III diperoleh current ratio sebesar 118,57% yang mengalami kenaikan sebesar 0,16% sedangkan pada triwulan ke IV

current ratio mengalami penurunan dari triwulan sebelumnya dengan nilai 103,38%.

Tahun 2018 current ratio pada triwulan I diperoleh sebesar 115,90%, pada triwulan ke II current ratio menurun menjadi 115,62% dan pada triwulan ke III current ratio mengalami kenaikan sebesar 115,85% sedangkan pada triwulan ke IV current ratio meningkat menjadi 117,87%.

b. Quick Ratio

Quick Ratio adalah perbandingan antara aktiva lancar dikurang persediaan dengan utang lancar. Rasio ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

= 100%

Perhitungan Quick Ratio PT. BPRS Haji Miskin dan hasil perhitungannya terdapat dalam Tabel 4.2 sebagai berikut:

1) Tahun 2017 a) Triwulan I

Quick ratio = AB.DEF.GEBLK

HE.EDB.IJJ x 100%

=

119% b) Triwulan II

Quick ratio = AB.FGG.HAJLK

HE.DJE.KJJ x 100%

=

118,41% c) Triwulan III

Quick ratio = AJ.IBI.KHE LK

AF.EHI.DBI x 100%

=

118,57% d) Triwulan IV

Quick ratio = AA.FEA.IKJLK

2) Tahun 2018 a) Triwulan I

Quick ratio = AE.GEI.GKHLK

AG.KJJ.HHA x 100%

=

115,90% b) Triwulan II

Quick ratio = GG.HKH.KDFLK

AI.HHI.IJF x 100%

=

115,62%

c) Triwulan III

Quick ratio = GI.DIB.GKALK

GH.KHH.GBE x 100%

=

115,85%

d) Triwulan IV

Quick ratio = GI.GIF.DDGLK

GF.FAK.GJD x 100%

=

117,87%

Tabel 4.2

Perhitungan Quick Ratio

PT. BPRS Haji Miskin (dalam ribuan)

Tahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

2017 119% 118,41% 118,57% 103,38%

2018 115,90% 115,62% 115,85% 117,87%

Sumber: Laporan Keuangan Tahunan PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek

Tahun 2017 pada triwulan I diperoleh nilai quick ratio sebesar 119%, berarti setiap Rp. 1,00 hutang lancar dijamin oleh Rp. 1,19 aktiva lancar setelah dikurangi persediaan.Triwulan II quick ratio mengalami penurunan menjadi 118,41%, berarti setiap Rp. 1,00 hutang lancar dijamin oleh Rp. 1,1841 aktiva lancar setelah dikurangi persediaan. Triwulan ke III quick ratio mengalami kenaikan menjadi 118,57% yang berarti quick ratio naik sebesar 0,16%, sedangkan pada

triwulan IV quick ratio mengalami penurunan yang sangat tajam menjadi 103,38%.

Tahun 2018 quick ratio pada triwulan I sebesar 115,90% berarti setiap Rp. 1,00 hutang lancar dijamin oleh Rp.1,159 aktiva lancar setelah dikurangi persediaan. Quick ratio pada trwulan II mengalami penurunan sebesar 0,28% dengan nilai rasio 115,62%. Pada triwulan III quick ratio mengalami kenaikan dari triwulan sebelumnya sebesar 0,23% sedangkan pada triwulan ke IV quick ratio mengalami peningkatan sangat tajam yaitu sebesar 117,87%.

c. Cash Ratio

Cash Ratio adalah merupakan perbandingan antara kas atau setara kas dengan utang lancar. Adapun rumusnya sebagai berikut:

= 100%

Perhitungan Cash Ratio PT. BPRS Haji Miskin dan hasil perhitungannya terdapat dalam Tabel 4.3 sebagai berikut:

1) Tahun 2017 a) Triwulan I

Cash ratio = HAB.FEI

HE.EDB.IJJ x 100%

=

0,78%

b) Triwulan II

Cash ratio = ABK.GBG

HE.DJE.KJJ x 100%

=

1,18%

c) Triwulan III

Cash ratio = HEA.GJH

d) Triwulan IV

Cash ratio = HKJ.EEG

AH.FKD.GGK x 100%

=

0,64%

2) Tahun 2018 a) Triwulan I

Cash ratio = HFG.EIG

AG.KJJ.HHA x 100%

=

0,63%

b) Triwulan II

Cash ratio = HBF.DDG

AI.HHI.IJF x 100%

=

0,65%

c) Triwulan III

Cash ratio = HDI.EBH

GH.KHH.GBEx 100%

=

0,64%

d) Triwulan IV

Cash ratio = FDK.HKI

GF.FAK.GJD x 100%

=

0,38%

Tabel 4.3

Perhitungan Cash Ratio

PT. BPRS Haji Miskin (dalam ribuan)

Tahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

2017 0,78% 1,18% 0,91% 0,64%

2018 0,63% 0,65% 0,64% 0,38%

Sumber: Data Olahan Penulis

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa tahun 2017 triwulan I diperoleh nilai cash ratio sebesar 0,78%, berarti Rp. 1,00 hutang lancar dijamin oleh Rp. 0,078 kas atau setara kas yang dimiliki

PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Triwulan ke II cash ratio mengalami peningkatan menjadi 1,18%, berarti Rp. 1,00 hutang lancar dijamin oleh Rp. 0,118 kas atau setara kas yang dimiliki PT. BPRS Haji Miskin dan triwulan ke III cash ratio mengalami penurunan menjadi 0,91%, sedangkan pada triwulan ke IV juga mengalami penurunan 0,64%.

Tahun 2018 cash ratio pada triwulan I cash ratio sebesar 0,63%, berarti Rp. 1,00 hutang lancar dijamin oleh Rp. 0,063. Triwulan II cash ratio meningkat sebesar 0,002 % dan pada triwulan III cash ratio mengalami penurunan sebesar 0,001% sedangkan pada triwulan IV mengalami penurunan tajam sebesar 0,26%.

Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa cash ratio PT. BPRS Haji Miskin dari tahun 2017 sampai dengan 2018 selalu berfluktuasi. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan PT. BPRS Haji Miskin dalam melunasi hutang lancar dengan kas atau setara kas selalu berubah-berubah.

d. FDR (Financing Deficit Ratio)

FDR adalah rasio yang merefleksikan seberapa ekstensifnya suatu bank dalam memberikan pinjaman. Adapun rumus FDR sebagai berikut:

FDR= '()*+ ,-./*0*. 1*.2 3-456-7*.

'()*+ 3*.* x 100%

Perhitungan FDR PT. BPRS Haji Miskin dan hasil perhitungannya terdapat dalam Tabel 4.4 sebagai berikut:

1) Tahun 2017 a) Triwulan I

FDR = AK.GKK.ABG

b) Triwulan II FDR = AK.BJJ.IEK HK.HAK.EID x 100%

=

151,14% c) Triwulan III FDR = HI.JEG.GJD HA.JDJ.JBB x 100%

=

121,14% d) Triwulan IV FDR = HI.EAI.HFA HG.KEB.FJJ x 100%

=

120,09% 2) Tahun 2018 a) Triwulan I FDR =AH.JGG.BKH HG.DEI.HFA x 100%

=

132,57% b) Triwulan II FDR =AA.DKI.FGK HD.HAF.JHI x 100%

=

128,12% c) Triwulan III FDR =AA.HEE.GIA AK.KGA.FEFx 100%

=

110,83% d) Triwulan IV FDR =AB.GGJ.BHG AK.DAD.BAD x 100%

=

115,70% Tabel 4.4 Perhitungan FDR

PT. BPRS Haji Miskin (dalam ribuan)

Tahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

2017 156,62% 151,14% 121,14% 120,09%

2018 132,57% 128,12% 110,83% 115,70%

Tabel 4.5 Standar BI untuk FDR Standar BI Keterangan < 110% Tidak Sehat < 110% Tidak Sehat < 110% Tidak Sehat

Tidak sehatnya kinerja keuangan PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek pada tahun 2017-2018 karena tingginya permintaan pembiayaan yang belum sebanding dengan total dana yang dikumpulkan dari masyarakat baik dalam bentuk tabungan, giro maupun deposito.

Analisis Tingkat Kesehatan PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek berdasarkan rasio likuiditas pada current ratio diperoleh hasil tahun 2017 triwulan I sebesar 119%, triwulan II sebesar 118,41%, triwulan III sebesar 118,57% dan triwulan IV sebesar 103,38%. Current ratio diperoleh hasil tahun 2018 triwulan I sebesar 115,90%, triwulan II sebesar 115,62%, triwulan III sebesar 115,85% dan triwulan IV sebesar 117,87%. Current ratio dinilai kurang baik karena kemampuan PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dalam melunasi hutang lancar kurang dari 200%. Likuiditas pada quick ratio diperoleh hasil tahun 2017 triwulan I sebesar 119%, triwulan II sebesar 118,41%, triwulan III sebesar 118,57% dan triwulan IV sebesar 103,38%. Quick ratio diperoleh hasil tahun 2018 triwulan I sebesar 115,90%, triwulan II sebesar 115,62%, triwulan III sebesar 115,85% dan triwulan IV sebesar 117,87%. Quick ratio dinilai kurang baik karena kemampuan PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dalam melunasi hutang lancar kurang dari 200%. Likuidasi pada cash ratio diperoleh hasil tahun 2017 triwulan I sebesar 0,78%, triwulan II sebesar 1,18%, triwulan III sebesar 0,91% dan triwulan IV sebesar 0,64%. Cash ratio diperoleh hasil tahun 2018 triwulan I sebesar 0,63%, triwulan II sebesar 0,65%, triwulan III sebesar 0,64% dan triwulan IV sebesar 0,38%. Cash ratio dari tahun 2017-2018

ini mengalami fluktuasi dan dinilai tidak sehat karena ketika PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek harus segera memenuhi semua hutang lancar dengan menggunakan kas yang ada karena standar cash ratio dari BI dikatakan sehat apabila rasio yang diperoleh besar dari 4,05%.

Jika dilihat berdasarkan rasio FDR, PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek berada dalam kategori tidak sehat karena standar yang diberikan BI untuk rasio FDR adalah <110% sedangkan hasil rasio FDR pada PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek melebihi standar yang telah ditetapkan yaitu 156,62% pada triwulan I tahun 2017, 151,14% pada triwulan II, 121,14% pada triwulan III dan 120,09% pada triwulan IV. Sedangkan pda tahun 2018 triwulan I nilai FDR 132,57%, triwulan II sebesar 128,12%, triwulan III sebesar 110,83% dan pada triwulan IV sebesar 115,70%. Berdasarkan hal tersebut penerimaan dana pada PT. BPRS Haji Miskin belum mampu menutupi banyaknya permintaan pembiayaan.

2. Analisis Tingkat Kesehatan PT. BPRS Haji Miskin diukur melalui