BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
2. Analisis Variabel Penelitian
1) Variabel Efektivitas Kerja Pegawai (Y)
Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner kepada pegawai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Medan Provinsi Sumatera Utara diperoleh nilai-nilai frekuensi jawaban responden tentang variabel efektivitas kerja pegawai sebagai berikut:
GOLONGAN
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 1 11 11,6 11,6 11,6 2 67 70,5 70,5 82,1 3 12 12,6 12,6 94,7 4 3 3,2 3,2 97,9 5 2 2,1 2,1 100,0 Total 95 100,0 100,0
Tabel IV.8
Skor Variabel Efektivitas Kerja Pegawai (Y) Alternatif Jawaban No. Item SS S KS TS STS Jumlah F % F % F % F % F % F % 1 39 41,1 47 49,5 9 9,5 0 0 0 0 95 100 2 35 36,8 46 48,4 14 14,7 0 0 0 0 95 100 3 40 42,1 45 47,4 10 10,5 0 0 0 0 95 100 4 31 32,6 52 54,7 12 12,6 0 0 0 0 95 100 5 39 41,1 42 44,2 14 14,7 0 0 0 0 95 100 6 34 35,8 41 43,2 19 20,0 1 1,1 0 0 95 100 7 86 90,5 9 9,5 0 0 0 0 0 0 95 100 8 34 35,8 55 57,9 6 6,3 0 0 0 0 95 100 9 80 84,2 12 12,6 3 3,2 0 0 0 0 95 100 10 70 73,7 18 18,9 7 7,4 0 0 0 0 95 100 11 85 89,5 10 10,5 0 0 0 0 0 0 95 100 12 24 25,3 45 47,4 25 26,3 1 1,1 0 0 95 100 Sumber: Data Diolah oleh SPSS 22 (2018)
Dari tabel diatas dapat diuraikan sebagai berikut:
a. Hal ini berarti mayoritas pegawai selalu berada di kantor untuk bekerja yaitu sebanyak 47 orang (49,5%).
b. Hal ini berarti mayoritas pegawai cenderung menyelesaikan pekerjaan sebanyak-banyaknya dari pada terjadi penumpukan kerja yaitu sebanyak 46 orang (48,4%).
c. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang melakukan pekerjaan sesuai dengan target yang diberikan yaitu sebanyak 45 orang (47,4%).
d. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang melakukan pelayanan yang sesuai dengan harapan pihak yang di layani yaitu sebanyak 52 orang (54,7%). e. Hal ini berarti mayoritas pegawai berusaha mencari informasi untuk
f. Hal ini berarti mayoritas hasil kerja yang pegawai dilakukan sesuai dengan cara kerja yang ditetapkan yaitu sebanyak 41 orang (43,2%). g. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang selalu menggunakan waktu
istirahat dengan tepat yaitu sebanyak 86 orang (90,5%).
h. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang bekerja terus menerus selama waktu yang ditentukan yaitu sebanyak 55 orang (57,9%).
i. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang lembur jika waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan tidak cukup yaitu sebanyak 80 orang (84,2%).
j. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang mengikuti seminar untuk meningkatkan kualitas kerja pegawai yaitu sebanyak 70 orang (73,7%). k. Hal ini berarti mayoritas tentang pelatihan yang diberikan perusahaan
dapat menunjang pengembangan karir pegawai yaitu sebanyak 85 orang (89,5%).
l. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang membangun tingkat keterampilan dalam diri pegawai yaitu sebanyak 45 orang (47,4%).
Kesimpulan secara umum bahwa efektivitas kerja pegawai yang diterapkan instansi telah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari persentase jawaban responden yang rata-rata menjawab sangat setuju yaitu 49,4%.
2) Variabel Disiplin Kerja (X1)
Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner kepada pegawai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Medan Provinsi Sumatera Utara diperoleh nilai-nilai frekuensi jawaban responden tentang variabel disiplin kerja sebagai berikut:
Tabel IV.9
Skor Variabel Disiplin Kerja (X1)
Alternatif Jawaban No. Item SS S KS TS STS Jumlah F % F % F % F % F % F % 1 81 85,3 12 12,6 2 2,1 0 0 0 0 95 100 2 77 81,1 18 18,9 0 0 0 0 0 0 95 100 3 41 43,2 52 54,7 2 2,1 0 0 0 0 95 100 4 47 49,5 46 48,4 2 2,1 0 0 0 0 95 100 5 40 42,1 48 50,5 6 6,3 1 1,1 0 0 95 100 6 41 43,2 44 46,3 10 10,5 0 0 0 0 95 100 7 18 18,9 56 58,9 20 21,1 1 1,1 0 0 95 100 8 19 20,0 59 62,1 16 16,8 1 1,1 0 0 95 100 9 14 14,7 62 65,3 19 20,0 0 0 0 0 95 100 10 17 17,9 56 58,9 22 23,2 0 0 0 0 95 100 11 17 17,9 56 58,9 21 22,1 1 1,1 0 0 95 100 12 11 11,6 65 68,4 18 18,9 1 1,1 0 0 95 100 Sumber: Data Diolah oleh SPSS 22 (2018)
Dari tabel diatas dapat diuraikan sebagai berikut:
a. Hal ini berarti mayoritas pegawai datang ke tempat kerja lebih awal dari waktu yag ditentukan yaitu sebanyak 81 orang (85,3%).
b. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang datang ke kantor dengan tepat waktu setelah jam makan siang yaitu sebanyak 77 orang (81,1%).
c. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang seluruh tugas pekerjaan dapat dikerjakan dan hasilnya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan yaitu sebanyak 52 orang (54,7%).
d. Hal ini berarti mayoritas pegawai yang selalu berhati-hati dalam menggunakan peralatan kantor yang telah disediakan yaitu sebanyak 47 orang (49,5%).
e. Hal ini berarti mayoritas pegawai akan bertanggung jawab atas kerusakan peralatan kantor yang saya gunakan yaitu sebanyak 48 orang (50,5%). f. Hal ini berarti mayoritas pegawai membutuhkan peralatan yang sesuai
untuk menyelesaikan pekerjaan yaitu sebanyak 44 orang (46,3%).
g. Hal ini berarti mayoritas pekerjaan-pekerjaan yang diberikan kepada pegawai mampu diselesaikan dengan waktu yang diberikan yaitu sebanyak 56 orang (58,9%).
h. Hal ini berarti mayoritas pegawai akan menanggung resikonya bila terjadi kesalahan dalam pekerjaan yaitu sebanyak 59 orang (62,1%).
i. Hal ini berarti mayoritas pegawai selalu mengerjakan tugas pekerjaan dengan penuh tanggung jawab yaitu sebanyak 62 orang (65,3%).
j. Hal ini berarti mayoritas pegawai selalu memperhatikan prosedur kerja yang telah ditetapkan instansi dalam setiap pelaksanaan kerja yaitu sebanyak 56 orang (58,9%).
k. Hal ini berarti mayoritas pegwai selalu mengenakan tanda pengenal saat berada di lingkungan perusahaan yaitu sebanyak 56 orang (58,9%). l. Hal ini berarti mayoritas pegawai bersedia mendapatkan sanksi yang tegas
jika melanggar peraturan yaitu sebanyak 65 orang (68,4%).
Kesimpulan secara umum bahwa disiplin kerja yang diterapkan perusahaan/instansi telah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari persentase jawaban responden yang rata-rata menjawab setuju yaitu 61,6%.
3) Variabel Pengawasan Kerja (X2)
Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner kepada pegawai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Medan Provinsi Sumatera Utara diperoleh nilai-nilai frekuensi jawaban responden tentang variabel pengawasankerja sebagai berikut:
Tabel IV.10
Skor Variabel Pengawasan Kerja (X2)
Alternatif Jawaban No. Item SS S KS TS STS Jumlah F % F % F % F % F % F % 1 81 85,3 12 12,6 2 2,1 0 0 0 0 95 100 2 77 81,1 18 18,9 0 0 0 0 0 0 95 100 3 41 43,2 52 54,7 2 2,1 0 0 0 0 95 100 4 47 49,5 46 48,4 2 2,1 0 0 0 0 95 100 5 40 42,1 48 50,5 6 6,3 1 1,1 0 0 95 100 6 41 43,2 44 46,3 10 10,5 0 0 0 0 95 100 7 42 44,2 48 50,5 5 5,3 0 0 0 0 95 100 8 34 35,8 55 57,9 6 6,3 0 0 0 0 95 100 9 80 84,2 12 12,6 3 3,2 0 0 0 0 95 100 10 70 73,7 18 18,9 7 7,4 0 0 0 0 95 100 11 67 70,5 25 26,3 2 2,1 1 1,1 0 0 95 100 12 47 49,5 35 36,8 9 9,5 1 1,1 3 3,2 95 100 Sumber: Data Diolah Oleh SPSS 22 (2018)
Dari tabel diatas dapat diuraikan sebagai berikut:
a. Hal ini berarti mayoritas perusahaan memberikan penetapan standar pelaksanaan kepada para pegawai agar bekerja sesuai dengan aturan perusahaan yaitu sebanyak 81 orang (85,3%).
b. Hal ini berarti mayoritas perusahaan melakukan pengukuran pekerjaan agar hasil kerja pegawai lebih baik dari sebelumnya yaitu sebanyak 77 orang (81,1%).
c. Hal ini berarti mayorit semua pekerjaan sudah ada standar cara pengerjaannya yaitu sebanyak 52 orang (54,7%).
d. Hal ini berarti mayoitas pimpinan melakukan penilaian kerja agar pegawai dapat efektif dalam bekerja yaitu sebanyak 47 orang (49,5%). e. Hal ini berarti mayoritas pengawasan yang baik jika setiap terjadi
penyimpangan atau kesalahan kerja maka pimpinan akan menegur atau mengoreksi kinerja saya yaitu sebanyak 48 orang (50,5%).
f. Hal ini berarti mayoritas pengawasan yang dilakukan bukan hanya melihat kinerja saya melainkan penampilan dan sikap juga yaitu sebanyak 44 orang (46,3%).
g. Hal ini berarti mayoritas tentang pengawasan merupakan suatu penilaian kerja bagi para pegawai yang sedang di awasi yaitu sebanyak 48 orang (50.5%).
h. Hal ini berarti mayoritas pengawasan merupakan proses dimana pimpinan ingin mengetahui hasil pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh setiap pegawai yaitu sebanyak 55 orang (57,9%).
i. Hal ini berarti mayoritas pengawasan yang buruk akan menyebabkan penyimpangan kesalahan bagi pegawai yaitu sebanyak 80 orang (84,2%). j. Hal ini berarti mayoritas pimpinan memperbaiki penyimpangan atau
kesalahan yang terjadi pada pekerjaan yaitu sebanyak 70 orang (73,7%). k. Hal ini berarti mayoritas pimpinan selalu memeriksa hasil kerja dari
pegawai yang telah terselesaikan yaitu sebanyak 67 orang (70,5%).
l. Hal ini berarti mayoritas perusahaan melakukan penilaian atau evaluasi dari pelaksanaan pengawasan yaitu sebanyak 47 orang (49,5%).
Kesimpulan secara umum bahwa pengawasan kerja yang diberikan instansi telah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari persentase jawaban responden yang rata-rata menjawab setuju yaitu 62,8%.