• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISIS KEJELASAN SASARAN ANGGARAN KOMISI C

3.5 Anggaran Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara

Komisi C yaitu salah satu komisi dari 5 komisi yang terdapat di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara. Komisi C bekerja dalam bidang keuangan.

Komisi C mempunyai berbagai program, antara lain:

1. Pengkajian Program Kerja SKPD Pemprovsu 2. Kunjungan Kerja

3. Pengutaraan pendapat daerah ke pusat.

4. Ulasan terhadap Peraturan-Peraturan Daerah di bidang Pajak/Retribusi.

5. Pengkajian pertumbuhan PAD dari divisi Pengelolaan/Pendataan Asset Pemprovsu

Komisi C mempunyai berbagai kegiatan, antara lain :

1. Melakukan Kunjungan Kerja/Peninjauan Lapangan ke Kabupaten/Kota, 2. Melakukan Kunjungan Kerja ke Pemerintahan Pusat/Provinsi Lainnya, 3. Mengadakan Rapat Dengar Pendapat dengan berbagai Intansi terkait,

4. Melakukan Rapat Internal dengan para dewan dan staf yang ada di Komisi C,

37

5. Mengadakan Rapat Kerja.

Adapun yang menjadi bagian dari komisi C adalah :

- Keungan Daerah - Asset Daerah - Perpajakan - Retribusi - Perbankan

- Perusahaan Daerah - Perusahaan Patungan

Anggaran yang ada dalam Komisi C hanya digunakan untuk melakukan Kunjungan Kerja atau perjalanan dinas para anggota Dewan dan Staf pegawai komisi C. Apabila tidak ada kunjungan kerja, maka tidak akan ada anggaran yang

dikeluarkan. Biaya yang termasuk kedalam kunjungan kerja/ perjalanan dinas yaitu : 1.SPPD

2.Tiket Pesawat 3.Hotel/Penginapan 4. Representatif 5. Transportasi

Penyusunan anggaran yang ada di Komisi C (Bidang Keuangan) DPRD Provinsi Sumatera Utara baik untuk SPPD, Tiket Pesawat, Hotel/Penginapan, Representatif dan Transportasi mengikuti Peraturan Gubernur (Pergub) berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara,Nomor : 188.44/96/KPTS/2019.

Prosedur Realisasi dan Pertanggungjawaban Anggaran Komisi C (Bidang Keuangan) DPRD Provinsi Sumatera Utara

1. Mengesahkan slip tagihan transaksi.

2. Menyertakan data lain yang mendukung adanya transaksi.

3. Mengeluarkan bukti transaksi kas/cek lalu dicetak.

4. Menandatangani/memaraf pengeluaran izin transaksi di bukti transaksi.

5. Meminta pengesahan ke Bagian Keuangan yang berkuasa mengesahkan transaksi di bukti transaksi.

6. Menulis di buku kas atau buku besar keuangan setiap transaksi yang ada.

7. Menyusun laporan pertanggungjawaban dalam bentuk Realisasi Anggaran lalu melaporkan kembali ke Biro Keuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara.

3.6. Sumber dan Penggunaan Anggaran Pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara

a. Sumber Penerimaan Anggaran Pada Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara

Menurut Sasongko (2010:1), penjelasan dari anggaran ialah sebuah konsep dibuat terstruktur yang melingkup keseluruhan agenda perusahan, dijelaskan dalam bentuk finansial dan valid untuk periode khusus di waktu

39

mendatang. Anggaran biasa menghubungkan manfaat-manfaat dasar manajemen yang melingkupi fungsi perencanaan, koordinasi dan pengawasan. Jadi apabila dikaitkan dengan fungsi dasar manajemen maka anggaran melingkupi fungsi perencanaan, pengawasan, pengarahan, dan mengorganisasi setiap satuan dan bagian-bagian organisasional di dalam lembaga usaha.

Berdasar dari pengertian diatas dapat di ketahui Sumber penerimaan dana pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provsu bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Menurut Adisasmita (2011:50), APBD ialah sebuah motif nyata agenda kerja keuangan daerah yang menyeluruh, dikaitkan dengan penerimaan dan pengeluaran pemerintah daerah yang dinyatakan dalam bentuk uang untuk memperoleh tujuan yang diagendakan pada periode tertentu dalam satu tahun anggaran. Konsep keuangan tahunan pemerintah daerah di Indonesia yang disepakati oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang dialokasikan kedalam Belanja Daerah. APBD ditetapkan dengan Peraturan Daerah. APBD melingkup satu tahun anggaran, mulai dari tanggal 1 Januari sampai dengan tanggal 31 Desember.

b. Pengeluaran Dana Pada Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara Pengeluaran dana erat hubungannya dengan pencapaian program Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara melalui anggaran dari setiap divisi. Setiap divisi diberi kewenangan oleh pihak manajemen untuk mengatur dan memanfaatkan anggaran kas. Kas yang ada pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dialokasikan untuk membayar biaya operasi dinas, baik pembayaran non rutin untuk mengelola dan

menetapkan kebijakan keuangan maupun operasi.

Prosedur pengeluaran dana pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara meliputi sederetan prosedur baik manual ataupun komputerisasi mulai pencatatan, penggolongan, peringkasan, transaksi atau kejadian keuangan serta pelaporan keuangan dalam pertanggungjawaban yang berhubungan dengan pengeluaran kas pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara.

Sesuai dengan sumber dan penggunaan anggaran Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara yang telah disebutkan, penulis akan menyajikan sebuah laporan realisasi anggaran Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara. Sesuai dengan data yang diperoleh, penulis akan menyajikan Laporan Realisasi Anggaran Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara tahun 2017 – 2018 pada Tabel 3.1, Tabel 3.2, Tabel 3.3, Tabel 3.4 dan Tabel 3.5.

41

Laporan Anggaran Kunjungan Kerja Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara ke Daerah Tahun 2017 3.7. Laporan Anggaran Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara

No. Keterangan Anggaran

1. Kunjungan Kerja ke Tebing Tinggi pada Tanggal 30 Januari s/d 01 Februari 2017

Rp. 112.790.000

2. Kunjungan Kerja ke Tanjung Balai pada Tanggal 08 s/d 11 Februari 2017

Rp. 170.730.000

3. Kunjungan Kerja ke PDAM Sibolangit pada Tanggal 16 s/d 18 Februari 2017

Rp. 107.140.000

4. Kunjungan Kerja ke Pematang Siantar pada Tanggal 01 s/d 02 Maret 2017

Rp. 56.460.000

5. Kunjungan Kerja ke Simalungun pada Tanggal 15 s/d 18 Maret 2017

Rp. 181.520.000

6. Kunjungan Kerja ke Mandailing Natal pada Tanggal 05 s/d 08 April 2017

Rp. 163.070.000

7. Kunjungan Kerja ke Sibolga pada Tanggal 11 s/d 13 April 2017

Rp. 127.553.300

8. Kunjungan Kerja ke Samosir pada Tanggal 08 s/d 11 Mei 2017 Rp. 100.470.000 9. Kunjungan Kerja ke Simalungun pada Tanggal 05 s/d 08 Juli

2017

Rp. 163.740.000

10. Kunjungan Kerja ke Kab. Asahan dan Tanjung Balai pada Tanggal 11 s/d 14 Oktober 2017

Rp. 166.840.000

11. Kunjungan Kerja ke Brastagi dan Dairi pada Tanggal 18 s/d 21 Oktober 2017

Rp. 189.780.000

12. Kunjungan Kerja ke Tebing Tinggi pada Tanggal 08 s/d 11 November 2017

Rp. 153.650.000

Sumber : Data Diolah, 2020

Tabel 3.1. Laporan Anggaran Kunjungan Kerja Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara ke Daerah Tahun 2017

13. Kunjungan Kerja ke Simalungun pada Tanggal 13 s/d 16 Desember 2017

Rp. 208.440.000

14. Kunjungan Kerja ke Batubara, Asahan dan Tanjung Balai pada Tanggal 26 s/d 28 Desember 2017

Rp . 70.530.000

Total Rp. 1.972.713.300

43

Anggaran Kunjungan Kerja Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara ke Luar Provinsi Tahun 2017

No. Keterangan Anggaran

1. Kunjungan Kerja ke Jakarta Tanggal 24 s/d 27 Januari 2017

Rp. 433.195.100

2. Anggaran Tiket Perjalanan Memenuhi Panggilan KPK RI Sebagai Saksi Di Pengadilan Tipikor Ke Jakarta Tanggal 10 s/d 12 Januari 2017

Rp. 13.398.400

3. Tiket Perjalanan Komisi C DPRD-Provsu Menghadiri Sidang Pengadilan Pajak Air Permukaan PT. Inalum Ke Jakarta Tanggal 16 s/d 18 Januari 2017

Rp. 23.103.600

4. Tiket Perjalanan Komisi C DPRD-Provsu Menghadiri Sidang Pengadilan Pajak Air Permukaan PT. Inalum Ke Jakarta Tanggal 30 Januari s/d 1 Februari 2017

Rp. 15.390.200

5. Tiket Perjalanan Komisi C DPRD-PROVSU

Menghadiri Sidang Pengadilan Pajak Air Permukaan PT. Inalum Ke Jakarta Tanggal 13 s/d 15 Februari 2017

Rp. 24.263.000

6. Kunjungan Kerja Ke Kementerian ESDM dan Kantor Penghubung Pemprovsu di Jakarta Tgl : 22 s/d 25 Februari 2017

Rp. 440.241.277

7. Kunjungan Kerja Ke Jakarta Tanggal 22 s/d 25 Maret 2017

Rp. 423.606.525

8. Kunjungan Kerja Ke Bali Tanggal 19 s/d 22 April 2017 Rp. 499.421.900

Total Rp. 1.872.620.002

Sumber : Data Diolah, 2020

No. Eterangan Anggaran 1. Kunjungan Kerja ke Kab. Deli Serdang dan Karo pada Tanggal

10 s/d 13 Januari 2018

Rp. 172.500.000

2. Kunjungan Kerja ke Siantar pada Tanggal 17 s/d 20 Januari 2018

Rp. 174.750.000

3. Kunjungan Kerja ke Simalungun pada Tanggal 07 s/d 10 Februari 2018

Rp. 140.820.000

4. Kunjungan Kerja ke Tapanuli Selatan pada Tanggal 21 s/d 24 Februari 2018

Rp. 189.064.900

5. Kunjungan Kerja ke PT. Bank Sumut Cabang Binjai dan Langkat pada Tanggal 14 s/d 17 Maret 2018

Rp. 43.000.000

6. Kunjungan Kerja ke Samsat cabang Asahan, Lima Puluh, Kisaran dan Tanjung Balai pada Tanggal 21 s/d 24 Maret 2018

Rp. 160.940.000

7. Kunjungan Kerja ke Pemkab Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara dan Labuhan Batu Selatan pada tanggal 25 s/d 28 April 2018

Rp. 148.320.000

8. Kunjungan Kerja ke PT. Perkebunan Sumut Batubara dan PT.

Bank Sumut cab. Lima Puluh kab. Batubara pada tanggal 07 s/d 10 Mei 2018

Rp. 79.300.000

9. Kunjungan Kerja ke Pemkab Dairi dan Pemkab Karo 20 s/d 23 Mei 2018

Rp. 138.494.000

10. Kunjungan Kerja ke Pemkab Kab. Deli Serdang dan Serdang Berdagai pada Tanggal 20 s/d 23 Juni 2018

Rp. 169.030.000

11. Kunjungan Kerja ke Siantar dan simalungun pada Tanggal 18 s/d 21 Juli 2018

Rp. 142.275.000 Laporan Anggaran Kunjungan Kerja Komisi C DPRD Provinsi

Sumatera Utara ke Daerah Tahun 2018

45

Sumber : Data Diolah, 2020

Tabel 3.3. Laporan Anggaran Kunjungan Kerja Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara ke Daerah Tahun 2018

28 Juli 2018

13. Kunjungan Kerja ke PT. Bank Sumut Cab. Aek Kanopan , PT.

Bank Sumut Cab. Kota Pinang bersama PT. Bank Sumut pada Tanggal 08 s/d 11 Agustus 2018

Rp. 76.540.000

14. Kunjungan Kerja ke Asahan dan Tanjung Balai pada Tanggal 13 s/d 15 Agustus 2018

Rp. 82.850.000

15. Kunjungan Kerja ke Kab. Karo dan Dairi pada Tanggal 19 s/d 22 September 2018

Rp. 81.240.000

16. Kunjungan Kerja ke Kab. Karo dan Dairi pada Tanggal 17 s/d 20 Oktober 2018

Rp. 87.189.900

17. Kunjungan Kerja ke Kab. Karo dan Dairi pada Tanggal 22 s/d 24 November 2018

Rp. 88.470.000

18. Kunjungan Kerja ke PT Bank Sumut Cab. Balige,PT Bank Sumut Cab. Tarutung, PT. Bank Sumut Cab. Dolok Sanggul, PT Bank Sumut Cab. Panggurungan dan di lanjutkan ke Mes Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara pada Tanggal 28

November s/d 01 Desember 2018

Rp. 112.365.000

19. Kunjungan Kerja ke UPTD Samsat BP2RD Aek

Kanopan,UPTD Samsat BP2RD Rantau Prapat dan UPTD Samsat BP2RD Kota Pinang pada Tanggal 05 s/d 08 Desember 2018

Rp. 105.390.000

20. Kunjungan Kerja Ke Simalungun Pada Tanggal 26 s/d 29 Desember 2018

Rp. 158.600.000

Total Rp. 2.486.638.800

Laporan Anggaran Kunjungan Kerja Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara ke Luar Provinsi Tahun 2018

No. Keterangan Anggaran

1. Kunjungan Kerja Ke Jakarta Tanggal 24 s/d 27 Januari 2018 Rp. 453.743.970

2. Kunjungan Kerja Ke Jakarta Tanggal 13 s/d 16 Februari 2018 Rp. 425.404.600

3. Kunjungan Kerja Ke Jakarta Tanggal 27 s/d 30 Maret 2018 Rp. 409.567.300

4. Kunjungan Kerja Ke Jakarta Tanggal 18 s/d 21 April 2018 Rp. 412.719.400

5. Kunjungan Kerja Ke Bali pada Tanggal 02 s/d 05 Mei 2018 Rp. 474.276.399

6. Perjalanan Konsultasi Ke DPR-RI Komisi C DPRD Provsu Ke Jakarta Tanggal 17 s/d 19 Desember 2018

Rp. 103.249.800

7. Perjalanan Konsultasi Ke DPR-RI Komisi C DPRD Provsu Ke Jakarta Tanggal 20 s/d 22 Desember 2018

Rp. 256.844.300

Total Rp. 2.539.805.769

Sumber : Data Diolah, 2020.

Tabel 3.4. Laporan Anggaran Kunjungan Kerja Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara ke Luar Provinsi Tahun 2018

47

Tabel 3.5

Laporan Realisasi Anggaran

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 – 2018

No Uraian

2017 2018

Anggaran Realisasi

%

Anggaran Realisasi (Satuan Rupiah) (Satuan Rupiah) (Satuan Rupiah) (Satuan Rupiah) %

1. Tiket 518.418.100 518.418.100 100% 627.054.000 627.054.000 100%

2. Hotel / Penginapan 917.555.202 917.555.202 100% 1.074.686.569 1.074.686.569 100%

3. SPPD Harian 1.440.610.000 1.440.610.000 100% 1.983.504.000 1.983.504.000 100%

4. Representatif 808.000.000 808.000.000 100% 1.116.000.000 1.116.000.000 100%

5. Transportasi 159.750.000 159.750.000 100% 224.200.000 224.200.000 100%

Sumber : Data Diolah, 2020.

Berdasarkan Tabel 3.5 Tabel Realisasi Anggaran Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2017 – 2018 dapat disimpulkan :

1. Anggaran untuk tiket pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2017 yaitu sebesar Rp. 518.418.100 dengan dana terealisasi Rp. 518.418.100 (100%).

2. Anggaran untuk tiket pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2018 yaitu sebesar Rp. 627.054.000 dengan dana terealisasi Rp. 627.054.000 (100%).

3. Anggaran untuk hotel/penginapan pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2017 yaitu sebesar Rp. 917.555.202 dengan dana terealisasi Rp 917.555.202 (100%).

4. Anggaran untuk hotel/penginapan pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2018 yaitu sebesar Rp. 1.074.686.569 dengan dana terealisasi Rp. 1.074.686.569 (100%).

5. Anggaran untuk SPPD Harian pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2017 yaitu sebesar Rp. 1.440.610.000 dengan dana terealisasi Rp. 1.440.610.000 (100%).

6. Anggaran untuk SPPD Harian pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2018 yaitu sebesar Rp. 1.983.504.000 dengan dana terealisasi Rp. 1.983.504.000 (100%).

49

7. Anggaran untuk Representatif pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2017 yaitu sebesar Rp. 808.000.000 dengan dana terealisasi Rp. 808.000.000 (100%).

8. Anggaran untuk Representatif pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2018 yaitu sebesar Rp. 1.116.000.000 dengan dana terealisasi Rp. 1.116.000.000 (100%).

9. Anggaran untuk Transportasi pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2017 yaitu sebesar Rp. 159.750.000 dengan dana terealisasi Rp. 159.750.000 (100%).

10. Anggaran untuk Transportasi pada Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara dianggarkan tahun 2018 yaitu sebesar Rp. 224.200.000 dengan dana terealisasi Rp. 224.200.000 (100%).

3.8. Analisis Kejelasan Sasaran Anggaran Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara Sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan di Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara, maka dapat diketahui bahwa pada Komisi C, anggaran dengan realisasi harus sama sehingga tampak pada Laporan Realisasi Anggaran bahwa semua anggaran terealisasi 100%.

Dari laporan realisasi anggaran pada Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara, terlihat jika anggaran untuk kunjungan kerja ke daerah pada tahun 2017 sebesar Rp. 1.970.053.300.

Pada tahun 2017, anggaran untuk kunjungan kerja ke luar provinsi sebesar Rp. 1.872.620.002.

Pada tahun 2018, anggaran untuk kunjungan kerja ke daerah sebesar Rp. 2.486.638.800.

Pada tahun 2018, anggaran untuk kunjungan kerja ke luar provinsi sebesar Rp. 2.539.805.769.

Dari data diatas, bisa diketahui bahwa anggaran yang digunakan selama tahun 2017 baik untuk kunjungan kerja ke daerah maupun luar provinsi adalah sebesar Rp. 3.842.673.302. Sedangkan anggaran yang digunakan untuk kunjungan kerja ke daerah maupun luar provinsi selama tahun 2018 adalah sebesar Rp. 5.026.444.569.

51

Dari anggaran-anggaran tersebut hal yang telah terlaksana adalah : 1. Peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah)

- Intensifikasi dan Ekstensifikasi PAD

- Meningkatkan Pelayanan SKPD Penghasil PAD 2. Pemberdayaan dan Peningkatan BUMD.

3. Merapikan/Mengelola Asset sebagai standar utama tanpa pengecualian - Asset tidak bergerak

- Asset bergerak

4. Pertanggungjawaban dan keakuratan waktu penyerapan anggaran (dalam pencairan keuangan Daerah)

5. Profesionalitas Menata dan Mengelola Wisma/Mess Pemprovsu ( Kaitannya dengan Peningkatan PAD)

6. Terlaksananya Rapat Dengar Pendapat.

7. Terlaksananya Rapat Kerja 8. Terlaksananya Rapat Konsultasi 9. Terlaksananya Rapat Internal

10. Terlaksananya Kunjungan Kerja/Peninjauan Lapangan ke Kab/Kota 11. Kunjungan Kerja ke Pemerintahan Pusat dan Provinsi Lainnya 12. Menerima aspirasi masyarakat dan menindaklanjutinya.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1. Kesimpulan

Dari analisis dan pembahasan penelitian yang dilakukan pada Dewan Perwakilan Daerah Daerah Provinsi Sumatera Utara, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Anggaran bermula dari kata budget (Inggris), sebelumnya dari kata bougette (Perancis) yang bermakna ”sebuah tas kecil”. Dalam definisi yang luas, anggaran bermakna kapan jangka waktu anggaran direncanakan, dilaksanakan dan juga dipertanggungjawabkan. Di dalam definisi yang sempit, anggaran yaitu rencana pendapatan dan juga beban yang melingkup di dalam satu tahun saja.

Penganggaran (budgeting) yaitu kegiatan mendistribusikan pembiayaan belanja organisasi yang biasanya tidak terbatas dari sumberdaya keuangan yang terbatas.

2. Kejelasan sasaran anggaran dapat menolong para pengelola anggaran untuk merealisasikannya. Sebaliknya, jika sasaran anggaran tidak jelas maka pengelola anggaran juga tidak bisa merealisasikan anggaran tersebut dengan baik. Sehingga mengakibatkan tidak adanya motivasi dari pengelola anggaran untuk bekerja dengan maksimal.

3. Sumber anggaran yang diperoleh Komisi C DPRD Provsu semuanya bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) dan

53

penggunaan dananya digunakan untuk melakukan kunjungan kerja perjalanan dinas baik ke daerah maupun ke luar provinsi.

4. Dari hasil laporan realisasi anggaran dan pengeluaran kas pada Komisi C Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Sumatera Utara tahun 2017-2018 menunjukkan bahwa anggaran untuk kunjungan kerja komisi C sangat baik karena terealisasi 100%.

4.2. Saran

Adapun saran-saran yang dikemukakan adalah sebagai berikut :

1. Agar tujuan program pemerintah yang sesungguhnya dapat diwujudkan, maka bisa mengambil sejumlah kebijakan dalam penyusunan program kerja agar instansi tersebut mampu mengestimasi perkiraan-perkiraan kejadian pada periode mendatang.

2. Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara harus tetap mempertahankan kinerja agar realisasi anggaran untuk tahun – tahun berikutnya tetap terealisasi dengan baik seperti tahun – tahun sebelumnya.

3. Sebaiknya Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara tetap memperhatikan penggunaan anggaran sehingga anggaran yang digunakan tetap baik tingkat keefektifannya.

4. Sebaiknya tempat penyimpanan data laporan keuangan Komisi C lebih tertata lagi sehingga apabila diperlukan mudah untuk mencarinya.

Atmadja, Anantawikrama Tungga, Kadek Krisna Anis Pitasari dan Ni Luh Gede Erni Sulindawati. (2014). Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran dan Keadilan Prosedural terhadap Sejangan Anggaran (Budgetary Slack) pada SKPD berupa Dinas di Pemerintahan Kabupaten Klungkung. Bali : Jurnal Akuntansi Program S1 Volume 2 No.1.

dprd-sumutprov.go.id (diakses pada tanggal 25 April 2020)

Handayani, Chici. (2013). Pengaruh Partisipasi dalam Penyusunan Anggaran dan Kejelasan Sasaran Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial SKPD dengan Desentralisasi Sebagai Variabel Moderating. Padang : Jurnal Akuntansi pp. 1-16.

Haryanto. (2008). Perencanaan dan Penganggaran Daerah. Semarang : Universitas Diponegoro.

Helmi, N. (2016). “Pengaruh Partisipasi Anggaran, Kejelasan Sasaran Anggaran dan Umpan Balik Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial”. Skripsi. FEB,

Laporan Realisasi Anggaran Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 sampai Tahun 2018.

Pangumbalerang, Angreini dan Sherly Pinatik. (2014). Kejelasan Sasaran Anggaran Terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pada Dinas Pendapatan Daerah dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah. Jurnal EMBA, Vol.2 Juni 2014, pp. 800-808.

Reskino dan Wilda Farah. (2012). Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran Terhadap Senjangan Anggaran Pada UIN Syarif Hidayatullah. Jurnal Etikonomi Vol 11. pp. 15 - 36.

Undang-Undang No.23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

Dokumen terkait