BAB 2 PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI
B. Apa Makna Proklamasi Kemerdekaan?
Tujuan Pelajaran
Kemerdekaan Indonesia bukan merupakan hadiah dari Jepang. kemerdekaan adalah berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur supaya
berkehidupan kebangsaan yang bebas.
Pada pelajaran ini kalian akan diajak untuk memahami faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya proklamasi. Selanjutnya kalian pun akan diajak untuk memahami makna proklamasi bagi bangsa Indonesia.
Setelah mempelajari bagian ini, kalian diharapkan akan mampu menghayati besarnya karunia Tuhan atas kemerdekaan bangsa Indonesia dengan menghayati makna proklamasi sebagai pernyataan kemerdekaan Indonesia.
Gambar 2.22 Istana Negara, menjadi salah satu simbol negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat penuh. (Sumber: www. wikivedia.or.id)
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Proklamasi Kemerdekaan
Dalam Pembukaan UUD 1945 secara tegas dinyatakan bahwa kemerdekaan itu adalah atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Namun kita juga perlu memahami faktor subjektif dan objektif yang menyebabkan terjadinya proklamasi tersebut.
Faktor subjektif adalah faktor yang berasal dari dalam jiwa bangsa Indonesia sendiri, sedangkan faktor objektif adalah situasi dan kondisi kaum penjajah pada saat itu. Makna
selengkapnya dari kedua faktor tersebut adalah sebagai berikut.
Kemerdekaan it u adalah at as berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan ol eh keinginan luhur, supaya
ber kehi dupan kebangsaan yang bebas.
Gambar 2.23 Boom atom menghentikan kekuasaan Balatentara Jepang
Gambar 2.24 Kekejaman kaum penjajah
a. Faktor Subjektif
(1) Perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah berlangsung ratusan tahun lamanya (1511-1945) sampai pada titik kulminasinya dan atas keyakinan bangsa Indonesia, bahwa berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa yang melindungi dan meridloi perjuangan untuk mencapai kemerdekaan.
(2) Penderitaan rakyat akibat penjajahan telah meluas dan seakan-akan tak tertahankan meledak melahirkan tekad menentukan nasib atas kekuatan bangsa sendiri dengan pengorbanan serta berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.
b. Faktor Objektif
(1) Waktu antara penyerahan Jepang kepada Sekutu (14 Agustus 1945) dan akan mendaratnya Sekutu ke tanah air (18 Agustus 1945) terdapat kekosongan kekuasaan pemerintahan (vacuum of power). (2) Bahwa pada waktu itu, di Indonesia, mata rantai
imperialisme dan kolonialisme internasional adalah dalam posisi yang paling lemah. Belanda, dengan NICA-nya, setelah Jepang menyerah, tidak berdaya menjajah kembali atas kekuatan sendiri. Sementara Inggris yang diboncengi oleh Belanda terlambat datang ke tanah air kita, karena perubahan strategi Sekutu yang mengirimkan seluruh kekuatan armada perang Amerika Serikat langsung ke kepulauan Jepang. Tampak jelas bahwa pada saat kekosongan kekuasaan dan kelemahan mata rantai penjajahan itu bangsa Indonesia atas kekuatan sendiri mematahkan "mata rantai belenggu" kolonialisme dan imperialisme dan dengan kesatria
memproklamasikan kemerdekaan.
• Perjuangan bangsa Indonesia mengusir penjajah mencapai titik kulminasi.
• Penderitaan rakyat akibat penjajahan meledak melahirkan tekad menentukan nasib sendiri.
• Terdapat kekosongan kekuasaan pemerintahan (vacuum of power) • Mata rantai kolonialisme dan
imperialisme dalam posisi yang paling lemah Faktor yang Menyebabkan Proklamasi Faktor Subjektif Faktor Objektif
F aktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kemerdekaan 17-8 45: - Faktor subjektif - Faktor objektifDengan demikian jelaslah fakta-fakta berbicara, bahwa kemerdekaan Indonesia:
• bukanlah "hadiah dari penjajah"; melainkan • berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa; dan • hasil perjuangan bangsa Indonesia atas kekuatan
sendiri; dengan
• pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan kusuma bangsa.
Makna Proklamasi Kemerdekaan
Proklamasi sebagai puncak perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia, yang berlangsung beratus-ratus tahun lamanya memiliki arti sebagai:
(1)Deklarasi Kemerdekaan, yang mencerminkan kehendak bangsa Indonesia untuk bebas merdeka, tidak mau lagi dikuasai kaum penjajah.
(2)Berdirinya negara Indonesia baru secara de facto oleh Pembentuk Negara (The Founding Fathers).
(3)Sumber dari segala sumber tertib hukum yang berlaku di Indonesia, peralihan dari hukum kolonial ke hukum nasional.
Dari tiga arti tersebut terdapat dua makna Proklamasi yang hakiki, yakni:
(1)Suatu pernyataan tentang kemerdekaan bangsa Indone-sia.
(2)Tindakan-tindakan yang harus segera dilaksanakan berkaitan dengan proklamasi tersebut.
Kemerdekaan adalah hasil perjuangan dan pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan kusuma bangsa Makna Proklamasi: • Pernyataan kemerdekaan • Tindakan-tindakan yang harus dilaksanakan setelah Proklamasi
RANGKUMAN
• Makna Proklamasi Kemerdekaan
Kemerdekaan itu adalah atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkanoleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas.
(1) Deklarasi Kemerdekaan, yang mencerminkan kehendak bangsa
Indonesia untuk bebas merdeka, tidak mau lagi dikuasai kaum penjajah. (2) Berdirinya negara Indonesia baru secara de facto oleh Pembentuk
Negara (The Founding Fathers).
(3) Sumber dari segala sumber tertib hukum yang berlaku di Indonesia, peralihan dari hukum kolonial ke hukum nasional.
• Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Proklamasi Kemerdekaan Faktor subjektif adalah faktor yang berasal dari dalam jiwa bangsa Indonesia sendiri, sedangkan faktor objektif adalah situasi dan kondisi kaum penjajah pada saat itu. Makna selengkapnya dari kedua faktor tersebut adalah sebagai berikut.
a. Faktor Subjektif
(1) Perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah berlangsung ratusan tahun lamanya (1511-1945) sampai pada titik kulminasinya dan atas keyakinan bangsa Indonesia, bahwa berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa yang melindungi dan meridloi perjuangan untuk mencapai kemerdekaan.
(2) Penderitaan rakyat akibat penjajahan telah meluas dan seakan-akan tak tertahankan meledak melahirkan tekad menentukan nasib atas kekuatan bangsa sendiri dengan pengorbanan serta berkat rahmat Allah Tang Maha Kuasa.
b. Faktor Objektif
(1) Waktu antara penyerahan Jepang kepada Sekutu (14 Agustus 1945) dan akan mendaratnya Sekutu ke tanah air (18 Agustus 1945) terdapat kekosongan kekuasaan pemerintahan (vacuum of power). Dengan demikian jelaslah fakta-fakta berbicara, bahwa kemerdekaan Indonesia: • bukanlah "hadiah dari penjajah"; melainkan
• berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa; dan
• hasil perjuangan bangsa Indonesia atas kekuatan sendiri; dengan • pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan kusuma bangsa.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawa ini dengan singkat dan jelas!
1. Coba diskusikan dengan temanmu apa makna pernyataan bahwa kemerdekaan itu adalah berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa!
2. Kita mngenal adanya faktor subjektif dan objektif yang menyebabkan terjadinya proklamasi. Coba kalian jelaskan apa faktor subjektif dan objektif tersebut. 3. Masa antara menyerahnya Jepang kepada pihak Sekutu (14 Agustus 1945) dan
rencana mendaratnya Sekutu ke tanah air (18 agustus 1945) terdapat kekosongan kekuasaan pemerintahan. Jelaskan mengapa!
4. Pada masa yang disebutkan pada nomor 3, di Indonesia, mata rantai
imperialisme dan kolonialisme internasional adalah dalam posisi yang paling lemah. Jelaskan mengapa!
5. Makna proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 hendaknya bergelora di setiap jiwa kaum muda Indonesia. Karena tanpa proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 kita masih berada pada alam penjajahan bangsa asing. Apa makna proklamasi kemerdekaan itu menurut kalian?