BAB VI APLIKASI PERANCANGAN
6.2 Aplikasi Perancangan Tapak
Penataan massa pada Rusunawa ini berdiri mengikuti pola jalan yang ada di depan site dengan massa keluarga dan fasilitas pendukung menghadap barat, sedangkan untuk massa bujangan berdiri menghadap timur. Massa hunian memiliki 8 blok, yang terbagi atas 4 blok bujangan dan 4 blok keluarga. Massa bujangan berdiri paling depan dekat dengan jalan lokal, sedangkan massa keluarga berdiri di bagian dalam. Fasilitas pendukung berupa toserba, pujasera, taman kanak-kanak, balai kesehatan, kantor pengurus, balai RW, lapangan olah raga, dan apotik berdiri di tengah site sehingga mudah dijangkau dari setiap blok hunian.
massa keluarga massa bujangan fasilitas pendukung
Gambar 6.3 : tatanan massa
Gambar 6.4 : tampak site
Fasilitas pendukung Massa keluarga
Massa bujangan Massa bujangan
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
6.2.2 Ruang luar
Ruang luar pada Rumah Susun Bagi Pekerja Pabrik Di Surabaya ini dimanfaatkan sebagai taman dan ruang luar penghubung antar massa bangunan dan dan fasilitas penunjang.
Gubahan ruang luar sangat dipengaruhi oleh rancangan elemen ruang luar, antara lain :
- Pedestrian
- Pohon dan tanaman
- Elemen pembatas ruang luar lainnya.
Gambar 6.5 : ruang luar
6.3 Sirkulasi
6.3.1 Sirkulasi Hunian
Sirkulasi di dalam blok hunian menggunakan pola menyebar. Saat memasuki blok hunian, penghuni atau tamu akan dihadapkan pada ruang luar yang berada di tengah blok hunian. Dari ruang luar tersebut, penghuni atau tamu bisa menuju hunian melalui alat transportasi vertical berupa tangga yang berada di setiap sayap bangunan. Penataan di atur sedemikian rupa agar pengguna dapat mencapai lokasi (hunian) yang dituju dengan cepat (gambar 6.3).
Pedestrian didalam site
Pohon sebagai batas site dan peneduh pedestrian
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
Gambar 6.6 : denah massa keluarga Ruang luar blok hunian Ruang
tangga Ruang tangga
Ruang
tangga Ruang tangga
Ruang
tangga Ruang tangga
Ruang
tangga Ruang tangga
Blok enterance
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
6.3.2 Sirkulasi Site
Penataan massa pada site menggunakan sirkulasi linear dan menyebar yang menghubungkan jalan menuju blok hunian dan fasilitas penunjang. Setiap penghuni ataupun tamu hanya akan melewati sebuah main enterance (one gate system) untuk menuju ke dalam dan keluar site. Dari main enterance penghuni atau tamu akan melewati kantor pengurus rusun sebelum menuju blok-blok massa hunian atau fasilitas pendukung yang terletak didalam site.
Gambar 6.7 : sirkulasi site
6.4 Interior
Interior ruangan di desain menggunakan bata ekspose. Hal ini dimaksudkan untuk menekan biaya pembangunan. Selain itu, pada massa keluarga, unit hunian dibangun tanpa menggunakan sekat. Hal ini dimaksudkan agar penghuni bisa mengatur ruang hunian sesuai kebutuhan dan keinginan, selain itu, pembangunan tanpa sekat ini juga bisa menekan biaya pembangunan.
Gambar 6.8 : interior unit keluarga
Main enterance Fasilitas pendukung
Kantor pengurus rusun
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
Pada massa bujangan, unit hunian dibangun untuk 1 hingga 2 orang. Massa bujangan terbangun hanya unit hunian tanpa dilengkapi KM/WC di tiap kamar. KM/WC dan tempat cuci massa bujangan dibangun dalam fasilitas bersama.
Gambar 6.9 : interior unit bujangan
6.5 Sistem Penghawaan
Pada bangunan ini menggunakan sistem penghawaan alami dengan menggunakan ventilasi yang terdapat di tiap unit hunian berupa roster atau jendela teralis dan boven light. Prinsip kerja penghawaan alami menggunakan cross ventilation, angin yang masuk dapat dikeluarkan kembali. Sehingga udara yang ada didalam ruangan mengalami pertukaran terus menerus.
Gambar 6.10 : sistem penghawaan cross veentilation
Angin masuk Angin keluar
Angin masuk Angin keluar
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
6.6 Sistem Pencahayaan
Pencahayaan yang digunakan adalah pencahayaan alami dan buatan. Untuk pencahayaan alami didukung oleh bukaan-bukaan berupa jendela di setiap bidang penutup hunian, sehingga memaksimalkan masuknya cahaya yang sangat besar. Sistem pencahayaan alami juga di dukung dari penataan massa hunian yang langsung berhubungan dengan ruang luar.
Sedangkan untuk pencahayaan buatan lebih di optimalkan sebagai pencahayaan pada malam hari dan pencahayaan dilingkungan site pada malam hari.
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
PENUTUP
Dengan bagian penutup ini, maka berakhirlah penyusunan Laporan Tugas Akhir ini sebagai rangkaian dari proses Tugas Akhir yang harus ditempuh oleh mahasiswa di Jurusan Teknik Arsitektur UPN Veteran Jawa Timur. Penyusun berharap agar penyusunan laporan ini dapat berguna bagi pembaca khususnya bagi mahasiswa Arsitektur.
Meskipun penyusunan laporan ini telah selesai, penyusun merasa masih banyak kekurangan yang ada. Saran dan kritik yang membangun dari pembaca akan sangat diharapkan oleh penyusun untuk membuat karya ini lebih baik dimasa yang akan datang. Dengan demikian, Laporan Tugas Akhir ini diharapkan akan menjadi salah satu pedoman bagi pembaca untuk dapat membuka wawasan yang lebih luas terutama mengenai Rumah Susun Sewa Bagi Pekerja Pabrik.
Demikian Laporan Tugas Akhir ini disusun. Apabila terdapat kata-kata maupun penggunaan bahasa yang kurang tepat, maka penyusun memohon maaf sebesar-besarnya. Akhir kata penyusun mohon undur diri dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya.
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
DAFTAR PUSTAKA
Ching, F. D. K. (1996), “ Archirecture : Form, Space, and Order”, Nurahim Tresani Harwadi, Trans., Erlangga, Jakarta.
Ching. F. D. K. (2000), “Arsitektur Bentuk, Ruang dan Tatanan”. Erlangga. Jakarta.
Harisah , Afifah &Sastrosasmito, Sudaryono, (2007) “Eklektisisme & Arsitektur Eklektik, Konsep & Prinsip Desain”, Gadjah Mada University Press.
Juwana, Jimmy S. (2004) “Panduan Sistem Bangunan Tinggi”, Penerbit Erlangga Moore, F, (1993), “Enviromental control Systems, Heating, Coolong, Lighting”
McGraw – Hill, Inc, USA, pp 177-178
Neufert, Ernst (1996), “Data Arsitek” Edisi 33 Jilid 1”, Erlangga: Jakarta. Neufert, Ernst (1996), “Data Arsitek” Edisi 33 Jilid 2”, Erlangga: Jakarta.
Prabawasari, Veronika Widi & Suparman, Agus (1999) “Tata Ruang Luar”, Gunadarma, Jakarta.
RusunawA, 2002 (Buku Sayembara Desain Rumah Susun Sewa Tahun 2002)
Snyder, James C. and Anthony Catanese J. (1989), “Pengantar Arsitektur”, Penerbit Erlangga.
White, Edward T. (1981), “Site Analysis Diagramming Information For Architectural Design”, Architectural Media, United States of America.
http://www.jamsostek.co.id/content/news.php?id=1592 http://www.antarajatim.com/lihat/berita/60549/jamsostek-segera-bangun-rusunawa- pekerja-surabaya http://mkp.fisip.unair.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=83: komitmen-dan-konsistensi-pemerintah-dalam-mengatasi-masalah-kemiskinan- &catid=34:mkp&Itemid=62
DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT PENGEMBANGAN PERMUKIMAN SUB DIREKTORAT KAWASAN METROPOLITAN http://ciptakarya.pu.go.id/kumuh/main.php?module=home http://lh.surabaya.go.id/simbplh/SLHD/slhd%208%20bt.pdf Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
syarat rusun :
http://www.hukumproperti.com/persyaratan-administrastif-dan-teknis-pembangunan- rumah-susun/
angka kemiskinan surabaya :
http://jatim.bps.go.id/index.php?s=kemiskinan standar UMR:
http://allows.wordpress.com/2009/01/12/informasi-upah-minimum-regional-umr/ info suhu dan kelembaban:
http://www.bmg.go.id/cuaca-indo1.bmg?Jenis=URL&IDS=3356283939755564582
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :