• Tidak ada hasil yang ditemukan

ARAHAN PENGEMBANGAN POTENSI KABUPATEN GRESIK

Dalam dokumen Arahan Pengembangan Potensi Ekonomi Kabu (Halaman 46-50)

11,29% Pertambangan dan Penggalian 60862,35 75024,89

4.6. ARAHAN PENGEMBANGAN POTENSI KABUPATEN GRESIK

Merupakan sektor non basis

dengan pertumbuhan cepat.

Jasa lainnya

SEKTOR BERKEMBANG Merupakan sektor non basis dengan pertumbuhan cepat.

Sektor ini menyumbang 239 241,10 dari PDRB Gresik Sumber: Analisa Penulis

4.6. ARAHAN PENGEMBANGAN POTENSI KABUPATEN GRESIK

Dari hasil analisis didapatkan beberapa sektor yang perkembangannya bisa diklasifikasikan sehingga perlu adanya arahan pengembangan potensi yang ada berikut adalah arahan pengembangan potensi di Kabupaten Gresik.

Tabel 4. 13 Arahan Pengembangan Sektor Perekonomian Kabupaten Gresik

Sektor Arahan Pengembangan

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan

Berdasarkan analisis terhadap fakta yang ada, Kabupaten Gresik memiliki potensi pertanian. Hal ini dituangkan pada dokumen perencanaan pada arahan pengembangan sebagai wujud meningkatkan produktifitas pertanian. Arahan pengembangan dilakukan dengan program pertahanan lahan pertanian serta pengembangan kawasan perkebunan yang produktif dan ramah lingkungan. Perlu juga adanya integrasi dengan sektor lain, seperti industri untuk meningkatkan nilai barang serta menciptakan pertanian yang berkelanjutan.

Pertambangan dan Penggalian

Sebagai arahan pengembangan sektor pertambangan dan penggalian, perlu adanya integrasi dalam pengolahan hasil pertambangan dan penggalian yaitu pada sektor industri

pengolahan. Dengan integrasi yang tercipta dapat memunculkan aglomerasi industri sehingga nilai jual barang lebih tinggi.

Industri Pengolahan

Sektor ini memiliki potensi dan peran tertinggi dalam

perekonomian Kabupaten Gresik. Peran industri sangat besar sebagai penyumbang pendapatan daerah dan berperan mendukung perkembangan sektor ekonomi lainnya. Perlu adanya

pengaglomerasian kawasan industri dan kawasan peruntukan khusus sebagai pengembangan sektor untuk meningkatkan nilau produk. Selain itu juga perlu dilakukan kerjasama dengan wilayah sekitar Kabupaten Gresik untuk pengembangan kawasan industri. Pengadaan Listrik dan Gas

Sektor ini memiliki nilai PDRB yang tinggi daripada sektor lainnya. Hal ini disebabkan karena terdapat PLTU di Kabupaten Gresik sehingga memberikan sumbangan yang tinggi terhadap pendapatan daerah. Dengan adanya PLTU ini perlu diintgrasikan

43 dengan sektor lainnya seperti industri yang membutuhkan energi listrik dalam jumlah besar. Selain itu integrasi dengan sektor pengadaan perumahan (Real Estate), Perdagangan dan jasa serta sektor lainnya. Diharapkan dengan adanya integrasi antara sektor pengadaan listri dan gas dengan sektor lainnya dapat memunculkan multiplier effect terhadap sektro lain.

Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang

Sektor ini berada dalam kuadran sektor terbelakang sehingga perlu adanya arahan pengembangan yang inovatif untuk meningkatkan nilai PDRB. Program yang dapat diterapkan adalah integrasi dengan sektor lain. Untuk pengadaan air banyak dibutuhkan pada sektor pengadaan rumah sektor karena dalam pengembangan sektor tersebut perlu adanya pengadaan air untuk mengembangkan

kawasan permukiman. Untuk pengolahan sampah, limbah dan daur ulang dapat bekerjasama dengan sektor industri yang memiliki skala produksi besar. Perlu adanya kebijakan terhadap setiap industri untuk melakukan pengolahan sampah dan limbah secara mandiri dan ramah lingkungan sehingga sampah dan limbah yang masih dapat dimanfaatkan kembali dapat memiliki nilai jual yang tinggi.

Konstruksi

Sebagai sektor pendukung sektor lainnya, sektor konstruksi perlu perhatian khusus. Arahan pengembangan yang dapat dilakukan adalah mengharuskan setiap sektor yang melakukan pembangunan infrastruktur diwajibkan menggunakan jasa konstruksi yang ada di Kabupaten Gresik. Hal ini dapat meningkatkan nilai PDBR sektor ini karena melihat perkembangan Kabupaten Gresik yang pesat dari tahun ke tahun

Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil

dan Sepeda Motor

Sebagai sarana distribusi bagi sektor industri dan pertanian, sektor ini memiliki peran penting. Perdagangan besar perlu

dikembangakan untuk memasarkan/mendistribusikan barang dalam jumlah besar sebelum turun ke pengecer. Serta pada bidang

reparasi dapat bekerjasama dengan sektor lainnya yang memiliki kendaraan pengangkut barang atau orang.

Transportasi dan Pergudangan

Sektor ini mendukung sektor industri dan pertanian sebagai sarana perpindahan dan penyimpanan barang hasil produksi. Didukung dengan sektor pedagangan besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor.

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum

Sektor ini dapat menjadi sektor pendukung terhadap sektor utama atau unggulan yang ada di Kabupaten Gresik. Sektor ini diharapkan dapat menjadi penerima multiplier effect dari pengembangan sektor-sektor utama.

Informasi dan Komunikasi Merupakan sektor yang sangat penting dalam membantu terciptanya integrasi antar sektor yang ada di Kabupaten Gresik. Arahan pengembangan dapat dilakukan dengan meningkatkan

44 kinerja jaringan/konektifitas yang ada di Kabupaten Gresik. Dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas jaringan serta

pembangunan menara-menara telekomunikasi dan tersebar di seluruh Kabupaten Gresik.

Real Estate

Sektor Real Estate atau pengadaan rumah dibutuhkan untuk mendukung perkembangan wilayah di Kabupaten Gresik. Sebagai pemenuhan kebutuhan tempat tinggal di Kabupaten Gresik. Arahan pengembangan dapat dilakukan dengan penyediaan perumahan yang layak huni dan aksesibilitas yang mudah terhadap pusat kegiatan sebagai pendukung pusat-pusat kegiatan yang ada di Kabupaten Gresik

Jasa Pendidikan

Sebagai pendukung permukiman untuk kebutuhan pendidikan, perlu adanya jasa pendidikan yang dikembangkan berdekatan dengan permukiman serta memiliki keunggulan dan kualitas pendidikan yang baik.

Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial

Sebagai pendukung permukiman dan industri untuk memberikan kebutuhan pelayanan kesahatan serta pemberian kerjasama (CSR). Pengembangan dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas pelayanan, SDM serta kelengkapan perlatan medis.

Jasa Keuangan dan Asuransi Jasa Perusahaan

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

Jasa lainnya

Pengembangan fasilitas pendukung berupa bangunan gedung serta pengadaan iklik investasi

45 BAB V PENUTUP

5.1 KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pemaparan diatas dapat ditarik beberapa kesimpulan, antara lain sebagai berikut.

 Dari hasil perhitungan LQ didapatkan bahwa yang termasuk sektor basis adalah Sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Industri Pengolahan dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.

 Perhitungan Siftshare menunjukkan bahwa pada Komponen Pertumbuhan

Proporsional yaitu Sekor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, Sektor Transportasi dan Pergudangan, Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Sektor Informasi dan Komunikasi dan Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi memiliki pertumbuhan yang cepat.

Sedangkan untuk Komponen Pertumbuhan Pangsa Wilayah yaitu Sektor

Pertambangan dan Penggalian, Sektor Industri Pengolahan, Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, dan Sektor Transportasi dan Pergudangan tidak memiliki daya saing yang tinggi

 Setelah digunakan tipologi klassen untuk melihat tingkatan sektor didapatkan hasil 3 sektor termasuk dalam sektor potensian yaitu Sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Industri Pengolahan dan sektor Pengadaan Listrik dan Gas. kemudian 1 sektor termasuk dalam sektor terbelakang yaitu sektor pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang. Sedangkan sektor lainnya termasuk kedalam sektor

berkembang. 5.2 LESSON LEARNED

Dari hasil pemaparan diatas dapat diambil beberapa lesson learned anatara lain sebagai berikut.

 Perlu adanya integrasi antar sektor untuk mengembangkan dan meningkatkan hasil produksi dan nilai PDRB

 Perlu adanya kebijakan yang dapat mengatur interasi antar sektor serta pengembangan masing-masing sektor sehingga keseluruhan sektor dapat berimbang dan tidak terjadi ketimpangan antar sektor.

46 DAFTAR PUSTAKA

BPS Kabupaten Gresik BPS Provinsi Jawa Timur

Dalam dokumen Arahan Pengembangan Potensi Ekonomi Kabu (Halaman 46-50)

Dokumen terkait