• Tidak ada hasil yang ditemukan

33,954,938,442 Saldo Nilai Perolehan per 1 Januari 2021

C.33 Aset Tak Berwujud Dalam Pengerjaan

d e.

C.33 Aset Tak Berwujud Dalam Pengerjaan

Aset Tak Berwujud Dalam Pengerjaan Rp0

Saldo Aset Tak Berwujud Dalam Pengerjaan per 31 Desember 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp.0 dan Rp.0. Aset Tak Berwujud Dalam Pengerjaan merupakan aset tak berwujud yang sedang dalam proses pengerjaan atau pembangunan, yang pada tanggal neraca belum selesai dibangun seluruhnya. . Mutasi transaksi pada Aset Tak Berwujud Dalam Pengerjaan pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut :

Nilai Buku per 31 Desember 2021

Mutasi transaksi penambahan/pengurangan Aset Tak Berwujud sebagai berikut :

-

Saldo Nilai per 31 Desember 2021

Akumulasi Amortisasi s.d. 31 Desember 2021

-

Mutasi Kurang:

Penghentiaan Aset Dari Penggunaan

-

Aset Tak Berwujud Rp0

(6,118,750)

42,831,249 Saldo Nilai per 1 Januari 2021

Mutasi tambah:

Pembelian

Mutasi Aset Tak Berwujud adalah sebagai berikut:

-

48,949,999

- 48,949,999 Aset Tak Berwujud

Software Aplikasi layanan inventori

- - -

Saldo Nilai Perolehan per - Mutasi tambah:

- - Saldo per

Mutasi Kurang:

Saldo Aset Tak Berwujud (ATB) per 31 Desember 2021 dan 2020 adalah Rp48,950,000 dan Rp0. Aset Tak Berwujud merupakan aset yang dapat diidentifikasi dan dimiliki, tetapi tidak mempunyai wujud fisik. Kemitraan Dengan Pihak Ketiga pada BPBAT Sungai Gelam berupa Software Aplikasi layanan inventori.

C.34

(2,165,049,895) Saldo per 1 Januari 2021

Mutasi tambah:

Aset Lain-lain

4,179,136,101

Saldo per 31 Desember 2021 Aset Lain-lain

Rp2,192,312,899

Akumulasi Penyusutan 31 Desember 2021

- (2,165,049,895)

Nilai Buku per 31 Desember 2021

- 4,179,136,101 Reklasifikasi Dari Aset Tetap ke Aset Lainnya

Saldo Aset Lain-lain per 31 Desember 2021 dan 2020 adalah Rp2,192,312,899 dan Rp4,179,136,101. Aset Lain-lain merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang berada dalam kondisi rusak berat dan tidak lagi digunakan dalam operasional entitas. Adapun mutasi Aset Lain-lain adalah sebagai berikut:

Mutasi Kurang:

Saldo Akhir

Saldo Utang kepada Pihak Ketiga per 31 Desember 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp89,251,216 dan Rp71,701,949. Utang kepada Pihak Ketiga merupakan kewajiban yang masih harus dibayar dan segera diselesaikan kepada pihak ketiga lainnya dalam waktu kurang dari 12 (dua belas bulan) sejak tanggal pelaporan. Adapun rincian Utang kepada Pihak Ketiga per tanggal pelaporan adalah sebagai berikut :.

Saldo Aset Lainnya yang Belum Diregister per 31 Desember 2021 dan 2020 adalah Rp0 dan Rp0.

Utang kepada Pihak Ketiga Rp89,251,216

Transaksi penambahan dan pengurangan Aset Lain-lain dapat dijelaskan sebagai berikut:

Adanya Revaluasi di TA 2021

Rincian Aset Lain-lain berdasarkan nilai perolehan, akumulasi penyusutan dan nilai buku tersaji pada lampiran Laporan Keuangan ini.

Rincian Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Aset Lainnya

Rincian Utang kepada Pihak Ketiga

Beban Barang yang Masih Harus Dibayar

Beban Modal yang Masih Harus Dibayar - -

Lainnya 2,171,168,645 Saldo Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Aset Lainnya per 31 Desember 2021 dan 2020 adalah Rp2,171,168,645 dan Rp4,150,379,921. Akumulasi Penyusutan Aset Lainnya merupakan kontra akun Aset lainnya yang disajikan berdasarkan pengakumulasian atas penyesuaian nilai sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat Aset Lainnya. Sedangkan Amortisasi Aset Lainnya merupakan akumulasi amortisasi tak berwujud yang mencakup penurunan kapsitas atau masa manfaat yang diakui pemerintah dari sejak diperoleh atau atau dibeli oleh satker. Amortisasi ATB dengan masa manfaat terbatas dilakukan dengan metode garis lurus dan nilai sisa nihil.

Sedangkan atas ATB dengan masa manfaat tidak terbatas tidak dilakukan amortisasi. Rincian Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Aset Lainnya per 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut:

C.38

Penjelasan tentang Utang Yang Belum Ditagihkan :

C.39

Penjelasan tentang Hibah Yang Belum Disahkan :

C.40

Uraian

Rincian Utang Yang Belum Ditagihkan

Utang Yang Belum Ditagihkan

Hibah Yang Belum Disahkan Rp0 Utang Yang Belum Ditagihkan Rp0

Utang Kelebihan Pembayaran Pendapatan

Utang Kelebihan Pembayaran Pendapatan per 31 Desember 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp0 dan Rp0. Rincian Utang Kelebihan Pembayaran Pendapatan sebagai berikut :

Rincian Utang Kelebihan Pembayaran Pendapatan adalah sebagai berikut Utang Kelebihan

Pembayaran Pendapatan Rp0

-

-

REALISASI T.A.2020 REALISASI T.A.2021

-

REALISASI T.A.2020 REALISASI T.A.2021

- -

Total

- - -

Jumlah - Uraian

-

Jumlah

-Hibah Yang Belum Disahkan

Rincian Hibah Yang Belum Disahkan Uraian

- -

Nilai Utang Yang Belum Ditagihkan per 31 Desember 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp0 dan Rp0. Utang Yang Belum Ditagihkan merupakan transaksi atas pengakuan utang karena adanya BAST dari pihak ketiga. Adapun rincian Utang Yang Belum Ditagihkan per tanggal pelaporan adalah sebagai berikut :

Nilai Hibah Yang Belum Disahkan per 31 Desember 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp0 dan Rp0. Hibah Yang Belum Disahkan merupakan hibah yang belum disahkan ke KPPN sampai dengan tanggal pelaporan. Adapun rincian Hibah Yang Belum Disahkan per tanggal pelaporan adalah sebagai berikut :

dgsdfgfdsg

- -

Penjelasan Utang Kelebihan Pembayaran Pendapatan :

C.41

Penjelasan tentang Pendapatan Diterima Dimuka :

C.42

- -

- -

- -

- - Pendapatan Diterima

Dimuka Rp0

Uang Muka dari KPPN Rp0

Total Uraian

Uang Muka dari KPPN

REALISASI T.A.2020 REALISASI T.A.2019

Pendapatan Diterima Dimuka

Pendapatan Diterima Dimuka per 31 Desember 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp0 dan Rp0. Rincian Pendapatan Diterima Dimuka sebagai berikut :

Rincian Pendapatan Diterima Dimuka adalah sebagai berikut

Total

Saldo Uang Muka dari KPPN per 31 Desember 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp0

berasal dari gedung yang disewakan dengan pembayaran di awal kontrak

Penjelasan tentang Uang Muka dari KPPN :

C.43

Penjelasan tentang Utang Jangka Pendek Lainnya :

C.44

C. 45

Ekuitas per 31 Desember 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp53,358,485,817.

dan Rp54,854,008,623. Ekuitas adalah kekayaan bersih entitas yang merupakan selisih antara aset dan kewajiban. Rincian lebih lanjut tentang ekuitas disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas.

Ekuitas

Rp53,358,485,817 Utang Jangka Pendek Lainnya Rp0

-Uraian

Utang Jangka Pendek Lainnya

Rincian Utang Jangka Pendek Lainnya adalah sebagai berikut

Uraian Uang Persedian

Total

Jumlah -

Tambahan Uang Persediaan -

REALISASI T.A.2020 REALISASI T.A.2021

- - - - - -

Ekuitas

Total

Catatan Penting Lainnya neraca

- Rincian Uang Muka dari KPPN adalah sebagai berikut :

dan Rp0.Uang Muka dari KPPN merupakan Uang Persediaan (UP) atau Tambahan Uang Persediaan (TUP) yang diberikan KPPN sebagai uang muka kerja dan masih berada pada atau dikuasai oleh Bendahara Pengeluaran pada tanggal pelaporan.

Saldo Utang Jangka Pendek Lainnya per 31 Desember 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp0 dan Rp0. Utang Jangka Pendek Lainnya merupakan utang jangka pendek lain lain yang akan dilunasi dalam waktu kurang dari 12 bulan.

Beban Gaji Pokok PNS Jumlah Pendapatan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 dan 2020 adalah sebesar Rp1,515,825,200 dan Rp1,516,532,475. Realisasi pendapatan negara bukan pajak mengalami mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar 0.62. Hal tersebut disebabkan oleh Tahun Anggaran 2021 turunnya minat pembelian karena efek pandemi. Rincian Pendapatan tersebut adalah sebagai berikut :"

Jumlah Beban Pegawai untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 dan 2020 adalah masing-masing sebesar Rp9,406,118,374 dan Rp9,102,536,985.

Beban Pegawai adalah beban atas kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang yang yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus PNS sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal.. Beban Pegawai Tahun 2021 sebesar 0.55 persen dibandingkan dengan Tahun 2020 disebabkan oleh Adanya Pegawai yang naik pangkat dan kelas jabatan sehingga naik di Tahun 2021. Rincian Beban Pegawai Semester II Tahun 2021 adalah sebagai berikut :

Rincian Beban Pegawai Semester II TA 2021 dan 2020 URAIAN %

Pendapatan Penjualan Hasil Produksi Non

Litb L i

Rincian Pendapatan Negara Bukan Pajak Semester II TA 2021 dan 2020

4,907,623,584

Dokumen terkait