• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aset Keuangan Lancar Lainnya Other Current Financial Assets

30 September/ 31 Desember/

September 30, December 31,

2021 2020

Rp Rp

Pihak Berelasi (Catatan 10) Related Parties (Note 10)

Piutang Sewa 2.264 2.222 Rental Receivables

Pihak Ketiga Third Parties

Piutang Sewa 19.967 15.824 Rental Receivables

Klaim ke Pihak Ketiga 11.564 6.068 Claim to third parties

Dana yang Dibatasi Penggunaannya 7.365 3.371 Restricted Fund

Piutang karyawan 2.855 2.235 Employee loan

Deposito Berjangka -- 12.600 Time Deposit

Lain-lain 12.428 7.279 Others

Jumlah 56.443 49.600 Total

Piutang sewa merupakan piutang atas sewa lahan di gedung rumah sakit di berbagai lokasi Grup di Indonesia.

Rental receivables represent receivables related to the leased area in the hospital buildings at various locations of the Group in Indonesia.

Piutang dari TBS sejumlah Rp5.000 memiliki jangka waktu 2 tahun sampai tahun 2021 dan tidak dikenakan bunga. Saham PT Gamma Knife Center Indonesia (GKCI), entitas anak, yang dimiliki oleh TBS dijaminkan atas piutang ini dengan nilai per lembar saham yang dijaminkan sebesar USD5,882.

Receivable from TBS amounted to Rp5,000 has a term of 2 years until 2021 and non-interest bearing. PT Gamma Knife Center Indonesia (GKCI), a subsidiary, shares owned by TBS are pledged as collateral for these receivables with the value of the pledged shares per share of USD5.882.

Klaim ke pihak ketiga merupakan piutang terkait biaya-biaya yang dikeluarkan terlebih dahulu oleh Grup dan dapat ditagihkan kepada pihak

Claim to third parties represent receivable related to advance payment of expenses by the Group that can be charged back to the

ketiga, seperti piutang kepada asuransi, biaya perbaikan gedung sewaan yang dapat dikompensasikan kepada pemilik gedung, biaya pembangunan serta biaya lainnya yang dikeluarkan terlebih dahulu.

third parties, for example receivable to insurance company, repair expenses in rented building which can be reimbursed to the building owner, other construction costs and other expenditure payment in advance.

Dana yang dibatasi penggunaannya merupakan bank garansi dalam Rupiah, yang ditempatkan pada PT Bank BNP Paribas Indonesia, yang dibatasi penggunaannya untuk pembayaran sewa bangunan PT East Jakarta Medika, PT Lintas Buana Jaya, PT Taruna Perkasa Megah, dan PT Bina Bahtera Sejati, entitas anak, dan akan jatuh tempo pada Oktober - Desember 2021. Pada 30 September 2021 dan 31 Desember 2020, nilai dana yang dibatasi penggunaannya masing-masing sebesar Rp7.365 dan Rp3.371.

Restricted fund represent bank guarantee in Rupiah, placed in PT Bank BNP Paribas Indonesia, and restricted for payment of rental building in PT East Jakarta Medika, PT Lintas Buana Jaya, PT Taruna Perkasa Megah, and PT Bina Bahtera Sejati, subsidiaries, and will be due in October - December 2021. As of September 30, 2021 and December 31, 2020, restricted fund amounted to Rp7,365 and Rp3,371, respectively.

Deposito Berjangka merupakan penempatan deposito di PT Bank Mayapada International Tbk yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 (satu) tahun dari tanggal penempatannya dengan tingkat bunga per tahun sebesar 8,50%.

Time deposit in PT Bank Mayapada International Tbk which will due in 1 (One) year from the placement date with interest rate 8.50% per annum.

Pada 30 September 2021 dan 31 Desember 2020, Grup tidak membentuk penyisihan penurunan nilai aset keuangan lancar lainnya karena manajemen berkeyakinan bahwa seluruh aset keuangan lancar lainnya dapat ditagih.

As of September 30, 2021 and December 31, 2020. Group did not provide allowance for impairment losses on the other current financial assets because management believes that all other current financial assets are collectible.

6. Persediaan 6. Inventories

30 September/ 31 Desember/

September 30, December 31,

2021 2020

Rp Rp

Perlengkapan Medis 145.706 140.467 Medical Supplies

Obat-obatan 140.212 118.093 Medicines

Lainnya 1.590 2.358 Others

Jumlah 287.508 260.918 Total

Pada 30 September 2021 dan 31 Desember 2020, seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap segala bentuk risiko, m

asing-masing

sebesar Rp 247.398 dan Rp193.601. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko yang mungkin dialami Grup.

On September 30, 2021 and

December 31, 2020, all inventories have been insured againts all forms of risk, amounting to Rp 247,398 and Rp193,601, respectively.

Management believes that insurance coverage is adequate to cover possible losses to the Group.

Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban pokok pendapatan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada 30 September 2021 dan 2020 masing-masing sebesar Rp1.727.532 dan Rp1.174.759 (Catatan 29).

The amount of inventories charged to cost of revenue for the 9 (nine) months periods ended September 30, 2021 and 2020 amounted to Rp1,727,532 and Rp1,174,759 respectively (Note 29).

Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai persediaan pada 30 September 2021 dan 31 Desember 2020.

The management believes that there is no indication of impairment of inventory as of September 30, 2021 and December 31, 2020.

7. Perpajakan 7. Taxes

a. Utang Pajak a. Taxes Payable

30 September/ 31 Desember/

September 30, December 31,

2021 2020

Rp Rp

Pajak Penghasilan Income Tax

Pasal 4(2) 1.527 1.382 Article 4 (2)

Pasal 21 23.485 19.580 Article 21

Pasal 25 Article 25

Perusahaan 4.760 -- The Company

Entitas Anak 14.121 1.596 Subsidiaries

Pasal 29 Article 29

Perusahaan 52.274 37.638 The Company

Entitas Anak 102.144 42.690 Subsidiaries

Pajak Pertambahan Nilai 2.403 6.618 Value Added Tax

Jumlah 200.714 109.504 Total

b. Beban (Manfaat) Pajak b. Taxes Expenses (Benefit)

Perusahaan/ Entitas Anak/ Konsolidasian/ Perusahaan/ Entitas Anak/ Konsolidasian/

The Company Subsidiaries Consolidated The Company Subsidiaries Consolidated

Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Beban Pajak Kini 88.317 157.677 245.994 38.444 55.573 94.017 Current Tax Expense

Beban (Manfaat) Pajak Tangguhan 1.537 (2.528) (991) 3.491 (2.550) 941 Deferred Tax Expense (Benefit)

Jumlah Beban Pajak-Neto 89.854 155.149 245.003 41.935 53.023 94.958 Total Tax Expense-Net

2021 2020

9 bulan/ months

Pajak Kini Current Tax

Perhitungan taksiran beban pajak kini dan utang pajak penghasilan Perusahaan adalah sebagai berikut:

The calculation of estimated current tax expense and corporate income tax payable of the Company are as follows:

2021 2020

Rp Rp

Laba (Rugi) Sebelum Pajak Menurut Laporan Laba Rugi Profit (Loss) Before Tax as Reported in the Consolidated

dan Penghasilan Komprehensif Statements of Profit or Loss and

Lain Konsolidasian 797.635 51.945 Other Comprehensive Income

Dikurangi : Laba sebelum Pajak Entitas Anak (414.455) 99.919 Less: Profit before Tax of Subsidiaries

Laba Sebelum Pajak - Perusahaan 383.180 151.864 Profit Before Tax of the Company

Beda Waktu: Timing Differences:

Beban Imbalan Kerja 8.192 11.572 Employee Benefits

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 119.882 16.371 Allowance for Impairment Losses

Penyusutan dan Amortisasi 1.672 (15.842) Depreciation and Amortization

Pembayaran Utang Sewa Pembiayaan (16.849) (11.599) Payment of Finance Leases Obligation

Beda Tetap: Permanent Differences:

Pemasaran 18.581 8.082 Marketing

Sumbangan dan Jamuan 1.387 6.910 Entertainment and Donation

Gaji dan Kesejahteraan Karyawan -- 2.311 Salary and Allowances Employees

Beban Pajak 622 683 Tax Expenses

Pendapatan yang telah Dikenakan Pajak

yang Bersifat Final (10.456) (11.879) Income already Subjected to Final Tax

Pendapatan Bunga yang telah Dikenakan Pajak

yang Bersifat Final (2.569) (5.601) Interest Income already Subjected to Final Tax

Dampak Penerapan PSAK 73 144 40.240 Impact in Implementation of PSAK 73

Akrual dan lain-lain (102.344) (18.364) Accrual and others

18.262 22.382

Taksiran Laba Kena Pajak 401.442 174.748 Estimated Taxable Income

Taksiran Pajak Kini - Perusahaan 88.317 38.444 Estimated Current Taxes - the Company

Dikurangi: Pajak Penghasilan Dibayar di Muka: Less: Prepayments of income

Pasal 25 (36.043) (28.258) Tax Article 25

Kurang Bayar Pajak Penghasilan - Perusahaan 52.274 10.186 Corporate Income Tax Payable - the Company 9 bulan/ months

Perusahaan telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tahun 2020 ke Kantor Pelayanan Pajak.

The Company has reported its Annual Tax Return (SPT) 2020 to the tax office.

Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dengan beban pajak konsolidasian adalah sebagai berikut:

The reconciliation between profit before tax as presented in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income with the total consolidated tax expense is as follows:

2021 2020

Rp Rp

Laba (Rugi) Sebelum Pajak Menurut Profit (Loss) before Tax as Presented in Consolidated

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Statements of Profit or Loss

Lain Konsolidasian 797.635 51.945 and Other Comprehensive Income

Dikurangi : Laba (Rugi) Sebelum Pajak Entitas Anak (414.455) 99.919 Less: Profit (Loss) Before Tax of Subsidiaries

Laba Sebelum Pajak - Perusahaan 383.180 151.864 Profit before Tax of the Company

Tarif Pajak Berlaku Current Prevailing Tax Rate

22% untuk 2021 dan 2020 84.300 33.409 22% for 2021 and 2020

Pemasaran 4.087 1.778 Marketing

Sumbangan dan Jamuan 305 1.521 Entertainment and Donation

Gaji dan Kesejahteraan Karyawan -- 508 Salary and Allowances Employees

Beban Pajak 137 150 Tax Expenses

Pendapatan yang telah Dikenakan Pajak

yang Bersifat Final (2.300) (2.613) Income already Subjected to Final Tax

Pendapatan Bunga yang telah Dikenakan Pajak

yang Bersifat Final (565) (1.232) Interest Income already Subjected to Final Tax

Dampak Penerapan PSAK 73 32 8.853 Impact in Implementation of PSAK 73

Akrual dan lain-lain (22.516) (4.041) Accrual and others

63.480 38.333

Penyisihan Tidak Terpulihkannya - Impairment of Unrealised

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 26.374 3.602 Allowance for Impairment Losses

Jumlah Beban Pajak Perusahaan 89.854 41.935 Total Tax Expenses of the Company

Beban Pajak Kini - Entitas Anak 157.677 55.573 Current Tax Expenses - Subsidiaries

Manfaat Pajak Tangguhan - Entitas Anak (2.528) (2.550) Deferred Tax Benefit - Subsidiaries

9 bulan/ months

c. Pajak Tangguhan c. Deferred Tax

31 Desember/ (Dibebankan) (Dibebankan) 30 September/

December 31, 2020 Dikreditkan Dikreditkan September 30, 2021 pada Laba Rugi pada Penghasilan

Konsolidasian/ Komprehensif lain/

(Charged) (Charged) Credited to Credited to Consolidated Other Profit or Loss Comprehensive

Income

Aset Pajak Tangguhan Rp Rp Rp Rp Deferred Tax Assets

Perusahaan The Company

Beban Imbalan Kerja 39.157 1.802 614 41.573 Employee Benefits

Penyusutan dan Amortisasi (29.019) 368 -- (28.651) Depreciation and Amortization

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 66.222 26.374 -- 92.596 Allowance for Impairment Losses

Sewa Pembiayaan (12.567) (3.707) -- (16.274) Finance Lease

Penyisihan Tidak Terpulihkannya - Impairment of Unrealised

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (53.289) (26.374) -- (79.663) Allowance for Impairment Losses

10.504 (1.537) 614 9.581

Entitas Anak 14.600 (7.262) 60 7.398 Subsidiaries

Jumlah Aset Pajak Tangguhan 25.104 (8.799) 674 16.979 Total Deferred Tax Assets

Liabilitas Pajak Tangguhan - Deferred Tax Liabilities -

Entitas Anak (52.857) 9.790 (699) (43.766) Subsidiaries

31 Desember/ (Dibebankan) (Dibebankan) 31 Desember/

December 31, 2019 Dikreditkan Dikreditkan December 31, 2020 pada Laba Rugi pada Penghasilan

Konsolidasian/ Komprehensif lain/

(Charged) (Charged) Credited to Credited to Consolidated Other Profit or Loss Comprehensive

Income

Aset Pajak Tangguhan Rp Rp Rp Rp Deferred Tax Assets

Perusahaan The Company

Beban Imbalan Kerja 38.624 (1.580) 2.113 39.157 Employee Benefits

Penyusutan dan Amortisasi (22.826) (6.193) -- (29.019) Depreciation and Amortization

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 60.875 5.347 -- 66.222 Allowance for Impairment Losses

Sewa Pembiayaan (8.028) (4.539) -- (12.567) Finance Lease

Penyisihan Tidak Terpulihkannya - Impairment of Unrealised

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (47.942) (5.347) -- (53.289) Allowance for Impairment Losses

20.703 (12.312) 2.113 10.504

Entitas Anak 20.593 (6.673) 680 14.600 Subsidiaries

Jumlah Aset Pajak Tangguhan 41.296 (18.985) 2.793 25.104 Total Deferred Tax Assets

Liabilitas Pajak Tangguhan - Deferred Tax Liabilities -

Entitas Anak (59.491) 6.914 (279) (52.857) Subsidiaries

Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan dapat dipulihkan kembali melalui laba kena pajak di masa mendatang.

Management believes that the deferred tax asset can be recovered through taxable income in the future.

d. Surat Ketetapan Pajak (SKP) d. Tax Assessment Letter (SKP) Pada 10 Januari 2020, PT East Jakarta

Medika (EJM), entitas anak, menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) atas hasil pemeriksaan PPh 4 ayat (2), 21, 23 dan PPN untuk tahun pajak 2015 dengan total sebesar Rp2.574. EJM telah membayar seluruh beban pajak tersebut di tahun 2020.

On January 10, 2020, PT East Jakarta Medika (EJM), a subsidiary, received an Underpayment Tax Assessment Letter (SKPKB) on the results of the PPh 4 paragraph (2), 21, 23 and VAT for fiscal year 2015 totalling Rp2,574. EJM has paid the entire tax expense in 2020.

e. Perubahan Tarif Pajak e. Tax Rates Changes Pada tahun 2020, Pemerintah mengeluarkan

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 ("Perpu No. 2 2020") tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 ("COVID-19").

Melalui peraturan ini, Pemerintah memutuskan beberapa kebijakan baru dan salah satunya terkait dengan penyesuaian tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebagai berikut:

In 2020, the Indonesian Government issued Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 (“Perpu No. 2 2020”) related to the Government’s financial policy and financial system stability to cope with the Coronavirus disease ("COVID-19") pandemic. Through this regulation, the Government issued some new policies which, among others, related to the change in the corporate income tax rate for domestic taxpayers and permanent establishments as follows:

− tarif pajak penghasilan sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak 2020 dan 2021, dan

− corporate income tax rate of 22% effective for 2020 and 2021 fiscal years, and

− tarif pajak penghasilan sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022.

− corporate income tax rate of 20% effective for 2022 fiscal year.

8. Beban Dibayar di Muka 8. Prepaid Expenses

30 September/ 31 Desember/

September 30, December 31,

2021 2020

Rp Rp

Beasiswa 90.221 78.976 Scholarship

Pemeliharaan Perangkat Lunak Software and Fixed Assets

dan Aset Tetap 17.258 6.709 Maintenance

Asuransi 8.059 11.500 Insurance

Sewa 4.568 817 Rental

Legal dan Perijinan 1.735 1.741 Permit and License

Lain-lain 7.245 5.025 Others

Jumlah 129.086 104.768 Total

Beasiswa dibayar dimuka merupakan beasiswa yang diberikan kepada karyawan maupun calon karyawan yang dibebankan selama masa pendidikan.

Prepaid scholarship represent scholarship given to employees and employee candidates which will be charged to expense along education period.

Beban sewa dibayar di muka jangka pendek terutama merupakan sewa atas tanah dan bangunan rumah sakit Siloam di berbagai wilayah.

Prepaid rent short-term mainly related to the lease of the land and building of Siloam hospitals in many areas.

9. Uang Muka 9. Advances

30 September/ 31 Desember/

September 30, December 31,

2021 2020

Rp Rp

Pembelian Aset Tetap 457.031 436.862 Purchase of Property and Equipment

Pembelian Persediaan 29.271 18.541 Purchase of Inventory

Konstruksi -- 132 Construction

Jasa Profesional -- 2.939 Professional Fees

Lain-lain 5.487 7.396 Others

Uang muka pembelian aset tetap terutama terdiri atas uang muka pembelian peralatan medis, tanah dan bangunan untuk Rumah Sakit Siloam.

Advances for purchase of property and equipment mainly represent advance for purchase of medical equipment, land and building for Siloam Hospitals.

Uang muka konstruksi merupakan uang muka sehubungan dengan pembangunan dan renovasi properti rumah sakit.

Advances for construction represent payment to suppliers related to the hospitals construction and renovation.