• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aset, Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Dalam dokumen PT Asuransi Bintang Tbk dan Entitas Anak (Halaman 75-83)

Rasio investasi terhadap cadangan

teknis dan hutang klaim retensi sendiri 107.57 103.80

Rasio premi neto terhadap premi bruto 63.64 65.59

Rasio premi neto terhadap modal sendiri 57.47 115.87

Rasio premi langsung terhadap premi

tidak langsung 18,163.77 24,871.36

Rasio beban pendidikan dan pelatihan

terhadap biaya pegawai dan pengurus 3.30 2.72

Rasio keuangan Perusahaan tahun 2016 dan 2015 dihitung sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 53/PMK.010/2012 dan Pedoman Akuntansi Asuransi.

37. Aset, Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Pada tanggal 19 Februari 2007, Perusahaan telah memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk mendirikan kantor cabang dengan prinsip Syariah. Cabang Asuransi Syariah PT Asuransi Bintang Tbk menggunakan akad wakalah bil ujroh dimana kontribusi peserta dikelola oleh cabang Asuransi syariah yang bertindak sebagai operator. Untuk tujuan pelaporan keuangan, aset dan liabilitas gabungan cabang syariah serta hasil usaha operator syariah digabung dalam laporan keuangan Perusahaan.

Aset, liabilitas dan hasil usaha program Asuransi Syariah adalah sebagai berikut : Laporan Posisi Keuangan

30 Juni 2017 31 Desember 2016

ASET

Kas dan setara kas 2,083,435 1,434,018

Piutang kontribusi 19,299,577 23,007,890

Piutang retakaful 15,828 743

Investasi

Deposito berjangka 14,165,069 23,665,069

Reksa dana syariah 2,506,193 2,406,495

Efek utang 6,424,710 6,380,710

Properti investasi 26,107,000 26,107,000

Aset tetap - setelah dikurangi

akumulasi penyusutan 5,783,480 5,809,541

Piutang lain-lain 1,790,831 2,015,252

Aset lain-lain 23,630,985 20,335,317

JUMLAH ASET 101,807,109 111,162,035

LIABILITAS

Penyisihan kontribusi yang belum

menjadi hak 12,550,465 19,782,097

Utang klaim 45,196 45,813

Klaim dalam proses 357,915 481,188

Klaim yang sudah terjadi tetapi

belum dilaporkan 4,459,128 3,041,230

Utang retakaful 3,108,638 810,633

Utang komisi 1,632,802 1,886,825

Utang pajak 139,476 72,753

Imbalan kerja jangka panjang 268,751 268,751

Beban akrual 274,500 55,276 Utang lain-lain 259,493 303,642 Jumlah Liabilitas 23,096,364 26,748,208 DANA TABARRU' 1,842,165 3,642,693 EKUITAS Modal disetor 22,439,308 22,439,308

Saldo laba tahun lalu 54,429,271 58,331,826

Jumlah Ekuitas 76,868,579 80,771,134

JUMLAH LIABILITAS, DANA

Laporan Surplus Underwriting Dana Tabarru’

30 Juni 2017 30 Juni 2016 PENDAPATAN ASURANSI

Kontribusi bruto 15,701,996 33,146,868 Pendapatan pengelolaan operasi

asuransi (ujrah) (4,667,379) (8,525,573) Bagian retakaful (2,562,092) (156,565) Perubahan kontribusi yang belum

menjadi hak 7,913,491 (3,480,876) Jumlah pendapatan asuransi 16,386,016 20,983,855 Pembayaran klaim 17,028,450 24,552,737 Klaim yang ditanggung reasuransi dan

pihak lain (15,085) -Klaim yang masih harus dibayar 45,196 100,285 Beban penyisihan teknis 1,294,625 148,452 Jumlah beban asuransi 18,353,186 24,801,474 Surplus Neto Asuransi (1,967,170) (3,817,619) Hasil investasi 201,543 171,250 Beban pengelolaan portofolio investasi (34,900) (43,845) Pendapatan investasi neto 166,643 127,405 Surplus (Defisit) Underwriting

Dana Tabarru' (1,800,528) (3,690,214) Laporan Perubahan Dana Tabarru'

30 Juni 2017 31 Desember 2016 Surplus (Defisit) underwriting dana tabarru' (1,800,528) (3,279,581)

Distribusi ke peserta - (2,171,796) Distribusi ke pengelola - -Surplus yang tersedia untuk dana tabarru' (1,800,528) (5,451,377)

Saldo awal 3,642,693 9,094,070

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

30 Juni 2017 30 Juni 2016 PENDAPATAN

Pendapatan pengelolaan operasi

asuransi (ujrah) 4,667,379 8,525,573 Penyisihan Pendapatan pengelolaan asuransi (Ujrah) (681,858) -Pendapatan pengelolaan portofolio

investasi dana peserta 34,900 43,845 Pendapatan investasi 722,595 876,833 Jumlah pendapatan 4,743,015 9,446,251 BEBAN

Beban komisi 3,299,485 5,743,507 Beban pemasaran 257,249 330,194 Beban umum dan administrasi 1,303,836 1,071,560 Jumlah beban 4,860,570 7,145,261

LABA USAHA (117,555) 2,300,990

PENGHASILAN LAIN-LAIN - BERSIH 1,126,614 283,203

LABA SEBELUM ZAKAT DAN PAJAK 1,009,059 2,584,193

ZAKAT -

-LABA SEBELUM PAJAK 1,009,059 2,584,193

BEBAN PAJAK -

-LABA TAHUN BERJALAN 1,009,059 2,584,193

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN - -JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF 1,009,059 2,584,193 Laporan Perubahan Ekuitas

Modal Saham Saldo Laba Jumlah Saldo per 1 Januari 2016 22,439,308 53,280,788 75,720,096 Pembagian Dividen - - -Laba tahun berjalan - 4,909,108 4,909,108 Penghasilan komprehensif lain - 141,930 141,930 Saldo per 31 Desember 2016 22,439,308 58,331,826 80,771,134 Pembagian Dividen (4,769,685) - (4,769,685) Laba tahun berjalan - 1,009,059 1,009,059 Penghasilan komprehensif lain - (141,929) (141,929) Saldo per 30 Juni 2017 17,669,623 59,198,956 76,868,579

Jumlah pendapatan kontribusi Unit Asuransi Syariah adalah sebesar Rp 15.701.996 dan Rp 33.146.868 masing-masing tahun 2017 dan 2016 yang terbagi untuk jenis asuransi kebakaran, kendaraan bermotor dan

Aset dan liabilitas program Asuransi Syariah untuk peserta adalah sebagai berikut: 30 Juni 2017 31 Desember 2016

Aset 33,488,336 35,233,975 Liabilities (32,032,169) (32,057,189) Aset bersih 1,456,167 3,176,786

Analisis Kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Dana Tabarru’, Kekayaan yang Tersedia Untuk Qardh, dan Saldo Solvabilitas Dana Perusahaan Unit Usaha Syariah

Dana Tabarru

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 11/PMK.10/2011 tanggal 12 Januari 2011, Unit usaha syariah setiap saat wajib memenuhi tingkat solvabilitas dana tabarru’ yang dihitung dengan menggunakan pendekatan Risk Based Capital (RBC). Unit usaha syariah wajib memenuhi tingkat solvabilitas minimum sebesar 30% dari risiko kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat dari deviasi dalam pengelolaan kekayaan dan liabilitas. Tingkat solvabilitas dihitung dengan mengurangi seluruh liabilitas (kecuali pinjaman subordinasi) dari kekayaan yang diperkenankan.

Batas tingkat solvabilitas minimum dihitung dengan mempertimbangkan kegagalan pengelolaan kekayaan, ketidakseimbangan antara proyeksi arus kekayaan dan liabilitas, ketidakseimbangan antara nilai kekayaan dan liabilitas dalam setiap jenis mata uang, perbedaan antara beban klaim yang terjadi dan beban klaim yang diperkirakan, ketidakcukupan premi akibat perbedaan hasil investasi yang diasumsikan dalam penetapan premi dengan hasil investasi yang diperoleh, ketidakmampuan pihak reasuradur untuk memenuhi liabilitas membayar klaim dan deviasi lainnya yang timbul dari pengelolaan kekayaan dan liabilitas.

Pada tanggal 30 Juni 2017 dan 31 Desember 2016 rasio pencapaian solvabilitas dana tabarru yang dihitung sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 11/PMK.10/2011 adalah sebesar 36,39% dan 70,54%.

Perhitungan Analisis Kekayaan dan Batas Tingkat Solvabilitas Dana Tabarru’ adalah sebagai berikut: Analisis Kekayaan

30 Juni 2017

Kekayaan Kekayaan

Kekayaan Belum tidak Kekayaan

Dibukukan Dibukukan Diperkenankan Diperkenankan

Investasi Investments

Deposito berjangka 8,610,000 - - 8,610,000 Time deposits Efek ekuitas untuk diperdagangkan 4,548,593 - - 4,548,593 Trading equity securities Jumlah investasi 13,158,593 - - 13,158,593 Total investments Kas dan bank 1,400,022 - - 1,400,022 Cash in bank Piutang Kontribusi 19,299,891 - 385,998 18,913,893 Contribution receivables Piutang Reasuransi 15,828 - - 15,828 Reinsurance receivables Jumlah kekayaan 33,874,334 - 385,998 33,488,336 Total assets

31 Desember 2016

Kekayaan Kekayaan

Kekayaan Belum tidak Kekayaan

Dibukukan Dibukukan Diperkenankan Diperkenankan Investasi

Deposito berjangka 7,410,000 - - 7,410,000

Sukuk 2,036,000 - - 2,036,000

Reksa dana 2,406,500 - - 2,406,500

Jumlah investasi 11,852,500 - - 11,852,500

Kas dan bank 838,754 - - 838,754

Piutang Kontribusi 23,007,890 - 465,911 22,541,979 Piutang retakaful 742 - - 742 Jumlah kekayaan 35,699,886 - 465,911 35,233,975

Batas Tingkat Solvabilitas

30 Juni 2017 31 Desember 2016

Tingkat Solvabilitas

Kekayaan yang diperkenankan 33,488,336 35,233,975

Kewajiban 32,032,169 32,057,189

Jumlah tingkat solvabilitas 1,456,167 3,176,786

Batas tingkat solvabilitas minimum

Kegagalan pengelolaan kekayaan 1,513,745 1,803,388 Ketidakseimbangan antara proyeksi

arus kekayaan dan kewajiban 90,047 159,587 Beban klaim yang terjadi dan beban klaim

yang diperkirakan 2,254,246 2,477,080

Ketidakcukupan kontribusi akibat perbedaan hasil investasi yang diasumsikan dalam penetapan kontribusi dengan hasil investasi

yang diperoleh 22,512 39,897

Resiko reasuradur 64,820 23,266

Batas tingkat solvabilitas minimum 3,945,370 4,503,218

Dana Perusahaan

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 11/PMK.10/2011 tanggal 12 Januari 2011, Unit usaha syariah setiap saat wajib memiliki kekayaan yang tersedia untuk qardh dan saldo solvabilitas dana Perusahaan dalam jumlah yang positif.

Kekayaan yang tersedia untuk qardh dihitung dengan mempertimbangkan:

1. Kegagalan pengelolaan kekayaan, proyeksi arus kekayaan dan liabilitas, kekayaan dan liabilitas dalam setiap jenis mata uang, beban klaim yang terjadi dan beban klaim yang diperkirakan, ketidakcukupan premi akibat perbedaan hasil investasi yang diasumsikan dengan hasil investasi yang diperoleh, ketidakmampuan pihak reasuradur untuk memenuhi liabilitas membayar klaim dan deviasi lainnya yang timbul dari pengelolaan kekayaan dan liabilitas.

2. Dana yang harus disediakan untuk mengantisipasi resiko yang mungkin timbul dari kegagalan dalam proses produksi, ketidakmampuan SDM atau sistem untuk bekerja baik atau adanya kejadian-kejadian lain yang merugikan.

3. Kekurangan tingkat solvabilitas dana tabarru yang dipersyaratkan.

4. Perimbangan antara investasi ditambah kas dan bank dengan penyisihan teknis ditambah liabilitas klaim retensi sendiri.

Solvabilitas dana Perusahaan dihitung dengan membandingkan kekayaan bersih dana Perusahaan terhadap jumlah yang lebih besar antara jumlah kekayaan yang harus tersedia untuk qardh atau jumlah modal sendiri (modal kerja) yang dipersyaratkan.

Pada tanggal 30 Juni 2017 dan 31 Desember 2016, jumlah kekayaan yang tersedia untuk qardh masing-masing sebesar Rp 5.593.733 dan Rp 8.384.768 dan saldo solvabilitas dana Perusahaan masing-masing-masing-masing sebesar Rp 51.868.579 dan Rp 55.818.214 dengan perhitungan sebagai berikut :

30 Juni 2017 31 Desember 2016 KEKAYAAN YANG TERSEDIA UNTUK QARDH

Dana yang diperlukan untuk mengantisipasi kegagalan risiko kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat deviasi pengelolaan kekayaan/kew ajiban:

Kegagalan pengelolaan kekayaan 1,513,745 1,803,388 Proyeksi arus kekayaan dan kew ajiban 90,047 159,587 Beban klaim yang terjadi dan beban klaim

yang diperkirakan 2,254,246 2,477,080 Ketidak-cukupan premi akibat perbedaan

Hasil investasi yang diasumsikan

dengan hasil investasi yang diperoleh 22,512 39,897 Risiko reasuradur 64,820 23,266

30 Juni 2017 31 Desember 2016 KEKAYAAN YANG TERSEDIA UNTUK QARDH

70%/45% dari dana yang diperlukan untuk mengantisipasi kerugian akibat dari deviasi pengelolaan kekayaan

dan kew ajiban 2,761,759 3,152,253 Dana yang harus disediakan untuk

mengantisipasi risiko yang mungkin timbul dari kegagalan dalam proses produksi, ketidakmampuan SDM, atau sistem untuk berkinerja baik atau adanya kejadian-kejadian lain

yang merugikan 97,211 298,943 Jumlah dana yang harus dipersiapkan

untuk menjaga Perimbangan antara Investasi dan kas dan bank dengan penyisihan teknis dan kew ajiban

klaim retensi sendiri 2,168,089 10,659,079 Jumlah kekayaan yang harus disediakan

untuk Qardh 5,027,059 14,110,275 Kekayaan Perusahaan yang

diperhitungkan sebagai kekayaan

yang tersedia untuk qardh 10,620,793 22,495,043 Kele bihan (Kek urangan) Kek ayaan

yang Te rs e dia Untuk Qardh 5,593,734 8,384,768 SOLVABILITAS DANA PERUSAHAAN

Jumlah Kekayaan Diperkenankan 80,160,156 83,740,675 Jumlah Kew ajiban 3,291,577 2,922,461 Jum lah Solvabilitas Dana

Pe rusahaan 76,868,579 80,818,214 Jumlah Kekayaan yang harus

disediakan Untuk Qardh 5,027,059 14,110,275 Modal sendiri atau modal kerja

yang dipersyaratkan 25,000,000 25,000,000 Solvabilitas Minim um Dana

Pe rusahaan 25,000,000 25,000,000

Pencapaian / Saldo Solvabilitas

38. Standar Akuntansi Keuangan Baru

Dalam dokumen PT Asuransi Bintang Tbk dan Entitas Anak (Halaman 75-83)

Dokumen terkait