Berdasarkan akta Pernyataan Keputusan Rapat
21. Aset Takberwujud Intangible Assets
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/ Beginning Addition Deduction Ending
Balance Balance
Rp Rp Rp Rp
Hak Konsesi - Ruas Concession Rights - Toll
Jalan Tol (Catatan 51) 2,277,828,942 1,466,040,037 -- 3,743,868,979 (Note 51)
Merk Dagang 116,660,670 3,802,650 -- 120,463,320 Trademark
Total 2,394,489,612 1,469,842,687 -- 3,864,332,299 Total
2020
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/ Beginning Addition Deduction Ending
Balance Balance
Rp Rp Rp Rp
Hak Konsesi - Ruas Concession Rights - Toll
Jalan Tol (Catatan 51) 597,663,343 1,680,165,599 -- 2,277,828,942 (Note 51)
Merk Dagang 116,690,170 -- (29,500) 116,660,670 Trademark
Total 714,353,513 1,680,165,599 (29,500) 2,394,489,612 Total
2019
Merk dagang yang dimiliki oleh Winner terdiri atas WIKA Solar Water Heater (SWH) dan perjanjian jaringan distribusi ke seluruh Indonesia.
Trademark of Winner consists of WIKA Solar Water Heater (SWH) and agreement distribution channels throughout Indonesia.
22. Aset Lain-Lain 22. Other Assets
2020 2019
Rp Rp
Aset Hak-Guna-Bersih 185,091,598 -- Right-of-Use Assets-Net
Beban Ditangguhkan 83,387,459 276,502,185 Deferred Expenses
Aset Tidak Digunakan 31,105,162 15,035,081 Unused Asset
Retensi Bank 22,130,962 45,168,575 Bank Retention
Perangkat Lunak 13,239,969 16,872,280 Software
Investasi Peralatan Investment of Equipment
Dalam Pelaksanaan 8,790,790 63,722,448 In Process
Beban Tangguhan Sukuk Mudharabah
Sukuk Mudharabah 2,922,751 -- Deferred Expenses
Deposito yang Dibatasi
Penggunaannya -- 10,000,000 Restriced Deposit
Lain-lain 47,262,240 11,753,905 Others
Total 393,930,931 439,054,474 Total
Mutasi aset hak-guna untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 adalah sebagai berikut:
The movements of right-of-use asset for the periode ended December 31, 2020 are as follows:
Saldo Awal/ Dampak PSAK 73/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/
Beginning Impact of PSAK 73 Addition Deduction Ending
Balance Balance
Rp Rp Rp Rp Rp
Nilai Tercatat Acquisition Cost
Aset Hak-Guna -- 196,589,322 53,387,015 -- 249,976,337 Right-of-Use Assets
-- 196,589,322 53,387,015 -- 249,976,337
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Aset Hak-Guna -- 23,351,309 41,533,430 -- 64,884,739 Right-of-Use Assets
-- 23,351,309 41,533,430 -- 64,884,739
Nilai Buku -- 185,091,598 Book Value
2020
Aset hak-guna bangunan milik WIKA Beton merupakan hak guna bangunan atas ruang kantor
Right-of-use assets buillding belong to WIKA Beton represent right-of-use of office space located at
di Sumatera Utara selama 2 tahun efektif pada tanggal 1 Januari 2019 sampai 31 Desember 2021.
Sumatera for 2 years effective from January 1, 2019 until December 31, 2021.
Sedangkan, aset hak-guna yang dikategorikan peralatan milik Perusahaan, dan WIKA Beton, WIKA IKON, dan WIKA Bitumen perjanjiannya merupakan sewa pembiayaan dan berdasarkan PSAK 30: Sewa sudah diakui sebagai aset sewa di dalam laporan posisi keuangan sebelum penerapan PSAK 73: Sewa (Catatan 18).
Meanwhile, the amount of right-of-usee assets categorized as plant equipment belongs to the Company, WIKA Beton, WIKA IKON, and WIKA Bitumen which the legal form of the contract is financial lease agreement under PSAK 30: Leases and had been recognized in the balance sheet before the implementation of PSAK 73: Leases (Note 18).
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 sebesar Rp41.533.430, yang di catat pada beban pokok pendapatan (Catatan 44).
Depreciation expenses for the year ended December 31, 2020 amounted to Rp41,533,430, recorded to cost of revenues (Note 44)
Beban ditangguhkan merupakan biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan kawasan-kawasan pada WIKA Realty yang masih dalam proses persiapan dan pengurusan perijinan.
Deferred expenses represent costs incurred for the development areas of WIKA Realty, that are still in the process for preparation and administration. Retensi bank merupakan dana milik WIKA Realty
yang ditahan oleh bank karena belum selesainya pengurusan sertifikat
Bank retention is a fund belong to WIKA Realty held by bank due to the completion of the certificate management
Perangkat lunak merupakan program akuntansi yang dimiliki Perusahaan.
The software represent an accounting program that belong to the Company.
Aset tidak digunakan merupakan alat proyek yang sudah tidak digunakan dan masih memiliki nilai manfaat.
Unused assets are project tools that are no longer in use and still have value benefits.
Investasi peralatan dalam pelaksanaan merupakan pembelian alat-alat proyek yang masih dalam proses pengiriman milik WIKA Gedung.
Investment of Equipment in Process is the purchase of the WIKA Gedung’s equipment which is in the delivery process.
Biaya emisi sukuk mudharabah adalah biaya yang timbul dari perolehan sukuk mudharabah dan akan di amortisasi secara garis lurus.
Sukuk mudharabah issuance costs are costs arising from the acquisition of sukuk mudharabah and will be amortized on a straight line basis.
Deposito yang dijaminkan merupakan deposito yang dijadikan jaminan utang bank atas fasilitas kredit dari PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk dengan jangka waktu deposito berjangka adalah 1-3 bulan, tingkat bunga 6,00% - 6,75% dan nilai bagi hasil (nisbah syariah) 70% - 83,72% (Catatan 23).
Restricted deposits represent deposits which are used as collateral for bank loans of credit facilities from PT Bank Muamalat Indonesia Tbk and PT Bank Maybank Indonesia Tbk with time deposits period of 1-3 months, annual interest rate 6.00% - 6.75% and profit sharing (syariah) 70% - 83.72% (Note 23).
23. Pinjaman Jangka Pendek 23. Short Term Loan
2020 2019
Rp Rp
Perusahaan/ the Company
Pihak Berelasi (Catatan 50)/ Related Parties (Note 50)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2,332,953,186 201,330,429
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,969,124,350 283,280,341
PT Bank Syariah Mandiri 1,100,000,000 --
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 600,000,000 100,930,287
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) -- 100,000,000
2020 2019
Rp Rp
Pihak Ketiga/ Third Parties
PT Bank BTPN Tbk 2,450,000,000 998,973,333
PT Bank HSBC Indonesia 844,787,997 --
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 825,000,000 --
PT Bank Pan Indonesia Tbk 750,000,000 --
PT Bank DKI 700,000,000 600,000,000
MUFG Bank Ltd 500,000,000 200,000,000
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk 400,000,000 100,000,000 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia - Indonesia Eximbank 360,000,000 185,000,000
PT Bank CTBC Indonesia 300,000,000 --
Shinhan Bank indonesia 290,000,000 200,000,000
PT Bank ICBC Indonesia 100,000,000 --
PT Bank Permata Tbk 90,607,264 --
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 25,341,239 --
PT Bank UOB Indonesia -- 100,000,000
Sub Total 7,635,736,500 2,383,973,333
Sub Total 13,637,814,036 3,069,514,390
Entitas Anak/ Subsidiaries
Pihak Berelasi (Catatan 50)/ Related Parties (Note 50)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 265,849,651 247,308,038
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 157,007,000 39,625,676
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 152,184,921 244,941,039
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk -- 3,149,188
Sub Total 575,041,572 535,023,941
Pihak Ketiga/ Third Parties
PT Bank BTPN Tbk 352,208,047 --
PT Bank DKI 199,920,856 171,000,000
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk 170,000,000 141,500,000
PT Bank CIMB Niaga Tbk 150,916,117 50,811,680
PT Bank ICBC Indonesia 142,450,000 183,000,000
HSBC Holdings PLC 100,000,000 200,000,000
PT Bank Danamon Tbk 35,000,000 35,000,000
PT Bank Mayapada International Tbk -- 500,000,000
MUFG Bank Ltd -- 200,000,000
PT Beringin Indotama Sejahtera Finance -- 10,500,000
PT Bank DBS Indonesia -- 12,500,000
Sub Total 1,150,495,020 1,504,311,680
Sub Total 1,725,536,592 2,039,335,621
Total Pinjaman Jangka Pendek/ Short Term Loan
Pihak Berelasi/ Related Parties 6,577,119,108 1,220,564,998
Pihak Ketiga/ Third Parties 8,786,231,520 3,888,285,013
Total 15,363,350,628 5,108,850,011
Perusahaan The Company
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Perusahaan menandatangani perpanjangan
perjanjian fasilitas Kredit Modal Kerja, Kredit Modal Kerja RC Terbatas & Promes / Revolving, Credit Term Loan, Forex Line Facility dan KMK Bridging Loan dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Perjanjian telah mengalami perubahan terakhir
The Company entered into an extension agreement of Working Capital Loan, Limited RC Working Capital & Promes/ Revolving, Credit Term Loan, Forex Line and KMK Bridging Loan Facility with PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. The agreement has been amended on May 20, 2020 based on deed No. 26,
pada tanggal 21 Desember 2020 berdasarkan Akta Notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 26, 27, 28, 29, 30, 31, 94, dan 95.
27, 28, 29, 30, 31, 94, and 95 of Fathiah Helmi, S.H.
Fasilitas yang diberikan Fasilitas Kredit Modal Kerja RC Terbatas/Revolving, Kredit Modal Kerja Promes dengan limit maksimal Rp350.000.000, Tidak Langsung (Non Cash Loan) dengan limit maksimal Rp3.500.000.000, Term Loan dengan limit maksimal Rp1.000.000.000, Kredit Modal Kerja Transaksional dengan limit maksimal Rp700.000.000, Forex Line dengan limit maksimal USD10,000,000, dan KMK Bridging Loan Rp1.000.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar 8,50% - 10% per tahun.
Facilities provided by Limited RC / Revolving Working Capital Credit Facility, Promes Working Capital Credit with a maximum limit of Rp350,000,000, Indirect (Non Cash Loan) with a maximum limit of Rp3,500,000,000, Term Loan with a maximum limit of Rp1,000,000,000, Transactional Working Capital Loans with a maximum limit of Rp700,000,000, Forex Line with a maximum limit of USD10,000,000, and KMK Bridging Loan Rp1,000,000,000 with an interest rate of 8.50% - 10% per year
Masa berlaku kredit sampai dengan 20 Mei 2021. The validity period of the credit agreement is until May 20, 2021.
Pinjaman tersebut di atas dijamin dengan tagihan termin atas proyek-proyek yang dibiayai oleh fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
The loan is guaranteed by receivables from projects financed by credit facilities from PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Perusahaan diharuskan untuk mematuhi beberapa batasan untuk mempertahankan rasio keuangan sebagai berikut:
Rasio lancar minimum 1 kali;
Rasio utang terhadap ekuitas (DER) maksimum 4 kali; dan
Rasio laba utang minimum 1 kali.
The Company is required to comply with several restrictions to maintain financial ratios as follows:
Current ratio minimum 1 time;
Debt to equity ratio (DER) maximum of 4 times; and
Debt service coverage ratio minimum 1 time. Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan telah
memenuhi syarat dan kondisi pinjaman.
As of December 31, 2020, the Company has complied with the terms and conditions of the loans. Saldo utang bank per 31 Desember 2020 dan 2019
masing-masing sebesar Rp2.332.953.186 dan Rp201.330.429.
The bank loan balance as of December 31, 2020 and 2019 amounted to Rp2,332,953,186 and Rp201,330,429, respectively.
Pembayaran yang dilakukan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, masing-masing sebesar Rp251.337.000 dan Rp1.747.000.000.
Payments made for the years ended December 31, 2020 and 2019 amounted to Rp251,337,000 and Rp1,747,000,000, respectively.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Perusahaan menandatangani perpanjangan fasilitas
Kredit Modal Kerja Revolving dan Kredit Modal Kerja Transaksional dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Perjanjian telah mengalami perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris Sri Ismiati, S.H., M.Kn., No. 84, 85, 86, 87, dan 88 pada tanggal 23 November 2020.
The Company entered into an extension agreement of Revolving Working Capital Loan and Transactional Working Capital Loan with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. The agreement has been amended based on notarial deed No. 84, 85, 86, 87, and 88 on November 23, 2020 of Sri Ismiati, S.H., M.Kn.
Fasilitas yang diperoleh Perusahaan adalah fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional II sebesar Rp1.000.000.000, fasilitas Non Cash Loan sebesar Rp11.750.000.000, fasilitas Term Loan sebesar Rp1.000.000.000, fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional sebesar Rp900.000.000 fasilitas Kredit Modal Kerja Revolving sebesar Rp100.000.000 dengan tingkat suku bunga masing-masing sebesar 7,25% - 9,50%. Fasilitas tersebut untuk mendanai proyek-proyek khusus.
The facilities obtained by the Company are Transactional Working Capital loan II amounting to Rp1,000,000,000, Non Cash Loan facility amounting to Rp11,750,000,000, Term Loan facility amounting to Rp1,000,000,000, Transactional Working Capital Credit facility amounting to Rp900,000,000 Credit facilities Revolving working capital of Rp100,000,000 with an interest rate of 7.25% - 9.50% each. The facilities are used to fund specified project.
Masa berlaku kredit sampai dengan 10 Juni 2021, kecuali akta no. 86 (fasilitas Term Loan) berlaku sampai dengan 22 November 2021.
The validity period of the credit agreement is until June 10, 2021, except deed No. 86 (Term Loan Facility) valid until November 22, 2021.
Pinjaman tersebut di atas dijamin dengan piutang, persediaan, tanah dan bangunan. (Catatan 5, 10, dan 18).
The loan is guaranteed with receivables, inventories, land and building (Notes 5, 10, and 18).
Perusahaan diharuskan untuk mematuhi beberapa batasan untuk mempertahankan rasio keuangan sebagai berikut:
Rasio lancar minimum 1 kali; dan Debt to equity ratio maksimum 3,5 kali.
The Company is required to comply with several restrictions to maintain financial ratios as follows:
Current ratio minimum 1 time; and Debt to equity ratio maximum 3.5 times. Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan telah
memenuhi syarat dan kondisi pinjaman.
As of December 31, 2020, the Company has complied with the terms and conditions of the loans. Saldo utang bank per 31 Desember 2020 dan 2019
masing-masing sebesar Rp1.969.124.350 dan Rp283.280.341.
The bank loan balance as of December 31, 2020, and 2019 amounted to Rp1,969,124,350 and Rp283,280,341, respectively.
Pembayaran yang dilakukan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, masing-masing sebesar Rp323.000.000 dan Rp862.659.398.
Payments made for the years ended December 31, 2020 and 2019 amounted to Rp323,000,000 and Rp862,659,398, respectively.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Perusahaan menandatangani perpanjangan fasilitas
Kredit Modal Kerja dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Perjanjian telah mengalami perubahan terakhir pada tanggal 29 Desember 2020 berdasarkan Akta Notaris Sri Ismiyati, S.H., M.Kn., No. 125, 126, 127, 128, 129, 130, dan 131.
The Company entered into an extension agreement of Working Capital Loan with PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. The agreement has been amended on December 29, 2020 based on notarial deed No. 125, 126, 127, 128, 129, 130, and 131. of Sri Ismiyati, S.H., M.Kn.
Fasilitas yang diberikan berupa kredit modal kerja Konstruksi dengan limit Rp500.000.000, non cash loan dengan limit Rp10.000.000.000, foreign exchange line dengan limit USD40,000,000, pinjaman transaksi khusus dengan limit Rp1.000.000.000, dengan tingkat suku bunga 9%-9,25%.
Facilities provided are construction working capital credit with a limit of Rp400,000,000, non cash loan with a limit of Rp10,000,000,000, foreign exchange line with a limit of USD40,000,000, specific transaction loan with a limit of Rp1,000,000,000, with an interest rate of 9% - 9.25%.
Masa berlaku kredit sampai dengan 30 November 2021.
The validity period of the credit agreement is until November 30, 2021.
Pinjaman tersebut dijamin dengan piutang atas proyek-proyek yang ditunjuk dan tanah dan bangunan milik Perusahaan (Catatan 5 dan 18).
The loan is guaranteed with accounts receivable of the projects and land and building owned by the Company (Notes 5 and 18).
Perusahaan diharuskan untuk mematuhi batasan untuk mempertahankan rasio utang terhadap ekuitas maksimum 567%.
The Company is required to maintain maximum debt to equity ratio of 567%.
Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman.
As of December 31, 2020, the Company has complied with the terms and conditions of the loans. Saldo utang bank per 31 Desember 2020 dan 2019
masing-masing sebesar Rp600.000.000 dan Rp100.930.287.
The bank loan balance as of December 31, 2020 and 2019 amounted to Rp600,000,000 and Rp100,930,287, respectively.
Pembayaran yang dilakukan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp606.355.783 dan Rp700.000.000.
Payments made for the years ended December 31, 2019 and 2018 amounted to Rp606,355,783 and Rp700,000,000 respectively.
PT Bank Syariah Mandiri PT Bank Syariah Mandiri
Perusahaan telah mengadakan perjanjian kredit dengan PT Bank Syariah Mandiri. Perjanjian ini telah ditandatangani pada tanggal 22 Desember 2020 berdasarkan akta Notaris Sri Ismiyati, S.H., MKn., No. 112 dan 113.
The Company has entered into a credit agreement with PT Bank Syariah Mandiri The agreement has been signed on December 22, 2020 based on notarial deed No. 112 and 113 of Sri Ismiyati, S.H., MKn.
Fasilitas yang diberikan berupa Pembiayaan Line Facility – Musyarakah Rp1.100.000.000 dan Fasilitas Pembiayaan NCL (Line Facility – Hawalah Bil Ujrah) dengan limit pembiayaan maksimal Rp300.000.000.
Facilities provided in Line Facility Musyarakah a total value of Rp1,100,000,000 and NCL Financing Facility (Line Facility - Hawalah Bil Ujrah) with a maximum limit of Rp300,000,000.
Masa berlaku kredit sampai dengan 28 September 2021.
The validity period of the credit agreement is until September 28, 2021.
Perusahaan diharuskan untuk mematuhi beberapa batasan untuk mempertahankan rasio keuangan sebagai berikut:
Th e Company is required to comply with several restrictions to maintain financial ratios as follows:
Debt to equity ratio maksimum 3 kali; Debt to equity ratio maximum 3 time;
Current assets ratio minimum 1 kali; dan Current assets ratio minimum 1 times; and
Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimal 100%
Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimum 100%
Pinjaman tersebut di atas dijamin dengan piutang usaha (Catatan 5).
The loan is collateralized with accounts receivables (Note 5).
Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman.
As of December 31, 2020, the Company has complied with the terms and conditions of the loans.
Saldo utang bank per 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp1.100.000.000 dan nihil.
The bank loan balance as of December 31, 2020 and 2019 amounted to Rp1,100,000,000 and nil, respectively.
Pembayaran yang dilakukan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, masing-masing sebesar nihil.
Payments made for the years ended December 31, 2020 and 2019 amounted to nil, respectively.
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Perusahaan menandatangani perpanjangan fasilitas
Kredit Modal Kerja dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Perjanjian telah mengalami perubahan terakhir pada tanggal 21 Juni 2019 berdasarkan Akta Notaris Sri Ismiati SH., MKn. No. 09
The Company entered into an extension agreement of Working Capital Loan with PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). The agreement has been amended on June 21, 2019 based on Notarial Deed No. 09 of Sri Ismiati SH., MKn.
Maksimum fasilitas yang diberikan adalah untuk
fasilitas Kredit Modal Kerja sebesar Rp500.000.000.
Maximum facility for Working Capital Loan is Rp500,000,000.
Masa berlaku kredit sampai dengan 21 Juni 2020. The validity period of credit facility is until June 21, 2020.
Tingkat suku bunga adalah 8,05% per tahun yang akan direviu setiap saat dan akan disesuaikan apabila terdapat ketentuan/kebijakan baru dari Bank.
The interest rate is 8.05% per year which will be reviewed at any time and will be adjusted if there is a provision/new policy from Bank.
Fasilitas pembiayaan ini dijamin dengan fidusia
piutang proyek dengan pengikatan sebesar 125% dari limit pembiayaan (Catatan 5).
This financing facility is secured with project receivables that should be maintained at 125% from facility limit (Note 5).
Perusahaan diharuskan untuk mematuhi beberapa batasan untuk mempertahankan rasio keuangan sebagai berikut:
Rasio lancar minimum 1 kali.
Debt to equity ratio maksimum 3,5 kali.
EBITDA terhadap beban bunga maksimum 2 kali.
The Company is required to comply with several restrictions to maintain financial ratios as follows:
Current ratio minimum 1 time.
Debt to equity ratio maximum 3.5 times. EBITDA to interest maximum 2 times. Saldo utang per 31 Desember 2020 dan 2019
masing-masing sebesar nihil dan Rp100.000.000.
The loan balance as of December 31, 2020 and 2019 amounted to nil and Rp100,000,000, respectively.
Pembayaran yang dilakukan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp100.000.000 dan Rp200.000.000.
Payments made for the years ended December 31, 2020 and 2019 amounted to Rp100,000,000 and Rp200,000,000, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan telah melunasi seluruh pinjaman.
As of December 31, 2020, the Company has fully paid the loan.
PT Bank BTPN Tbk PT Bank BTPN Tbk
Perusahaan menandatangani perpanjangan dari PT Bank BTPN Tbk. Perjanjian telah mengalami perubahan terakhir pada tanggal 23 Juni 2020 berdasarkan akta Notaris Sri Ismiyati, S.H., No. 38.
The Company signed an extension of PT Bank BTPN Tbk. The agreement has been last modified on 23 June 2020 based on the notarial deed of Sri Ismiyati, S.H., No. 38.
Fasilitas yang diberikan adalah
Fasilitas Loan on Note dengan jumlah Rp450.000.000;
Fasilitas Loan on Note T/R dengan jumlah Rp50.000.000;
Fasilitas Guarantee dengan jumlah Rp50.000.000; Fasilitas Loan on Note 2 (Account Receivable
Financing) dengan jumlah Rp50.000.000;
Fasilitas Loan on Note 4 (Supplier Financing) dengan jumlah Rp50.000.000;
Fasilitas Loan on Note 3 dengan jumlah Rp2.000.000.000; dan
Fasilitas Commercial L/C dengan jumlah Rp50.000.000.
The facilities provided are
Loan on Note facility with a total of Rp450,000,000;
Loan on Note T/R facility of Rp50,000,000; Guarantee facility with a total of Rp50,000,000; Loan on Note 2 (Account Receivable Financing)
facility of Rp50,000,000;
Loan on Note 4 (Supplier Financing) facility in the amount of Rp50,000,000;
Loan on Note 3 facility with a total of Rp2,000,000,000; and
Commercial L/C facility with a total of Rp50,000,000.
Tingkat suku bunga adalah 1,50% ditambah dengan cost of fund.
The interest rate is 1.50% plus the cost of funds.
Masa berlaku kredit sampai dengan 30 Juni 2021. The validity period of credit facility is until June 30, 2021.
Perusahaan diharuskan untuk mematuhi beberapa batasan untuk mempertahankan rasio keuangan sebagai berikut:
Rasio lancar minimum 1 kali;
Interest coverage ratio minimum 1,5 kali; dan Rasio utang terhadap aset maksimum 2,5 kali.
The Company is required to comply with several restrictions to maintain financial ratios as follows:
Current ratio minimum 1 time
Interest coverage ratio minimum 1.5 times; and Debt to total asset ratio maximum 2.5 times. Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan telah
memenuhi syarat dan kondisi pinjaman.
As of December 31, 2020, the Company has complied with the terms and conditions of the loans. Kredit ini dijamin sesuai Akta Fidusia atas piutang
120% dari batas fasilitas (Catatan 5).
This credit is secured with Fiduciary Deed of receivables by 120% of the limit facilities (Note 5). Saldo utang bank per 31 Desember 2020 dan 2019
masing-masing sebesar Rp2.450.000.000 dan Rp998.973.333.
The bank loan balance as of December 31, 2020 and 2019 amounted to Rp2,450,000,000 and Rp998,973,333, respectively.
Pembayaran yang dilakukan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp1.000.000.000 dan Rp6.226.026.667.
Payments made for the years ended December 31, 2020 and 2019 amounted to Rp1,000,000,000 and Rp6,226,026,667, respectively.
PT Bank DKI PT Bank DKI
Perusahaan menandatangani perpanjangan fasilitas Kredit Modal Kerja Pinjaman Tetap Berjangka (KMK PTB) dan Kredit Modal Kerja Pinjaman Rekening Koran (KMK PRK) dari PT Bank DKI. Perjanjian telah mengalami perubahan terakhir pada tanggal 21 Juli 2020 berdasarkan Akta Notaris No. 39 dari Sri Ismiati, S.H., M.Kn.
The Company entered into an extension agreement of Fixed Working Capital Loan (KMK PTB) and Overdraft Loan Facility (KMK PRK) with PT Bank DKI. The agreement has been amended on July 21, 2020