KALA I FASE AKTIF
3. Analisa Data
4.6 Asuhan Kebidanan pada Keluarga Berencana
Pada pembahasan yang keenam akan dijelaskan tentang kesesuaian teori dan kenyataan pada asuhan kebidanan pada keluarga berencana. Berikut akan disajikan data-data yang mendukung untuk dibahas dalam pembahasan tentang asuhan kebidanan keluarga berencana. Dalam pembahasan yang berkaitan dengan asuhan kebidanan pada keluarga berencana, maka dapat diperoleh data pada tabel berikut ini :
Tabel 4.6 Distribusi Data Subyektif dan Data Obyektif dari Variabel Keluarga Berencana Ny “S” di BPM Umi Barokah, Amd.Keb, Desa Pulorejo, Kec. Ngoro
Tanggal
kunjungan KB 15 Mei 2017 22 Mei 2017
Subyektif Ibu mengatakan ingin
menggunakan KB suntik 3 bulan
ibu mengatakan tidak ada gangguan selama
menggunakan KB suntik 3 Bulan Tensi Berat Badan Haid 120/80 mmHg 67 kg Belum haid 120/80 mmHg 67 kg Belum haid Sumber : Data Primer, 2017
Berdasarkan tabel Distribusi Data Subyektif dan Data Obyektif dari Keluarga Berencana dapat diperoleh data sebagai berikut :
1. Data Subyektif
Bedasarkan fakta, ibu ingin menggunakan KB suntik 3 bulan. Menurut Penulis KB yang cocok untuk ibu dengan Anemia adalah KB suntik 3 bulan yang tidak menyebabkan pendarahan banyak atau sedikit sehingga tidak terjadi anemia kembali.
Hal tersebut sesuai dengan teori Affandi (2011). Kontrasepsi suntikan progestin cocok untuk ibu menyusui, ibu dengan anemia defisiensi zat besi, boleh digunakan oleh wanita pada tekanan darah <180/110 mmHg, usia reproduksi, nulipara dan yang telah memiliki anak, menyusui dan membutuhkan kontrasepsi yang sesuai, tidak dapat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen, sering lupa menggunkan pil kontarsepsi.
Yang tidak boleh menggunakan kontrasepsi suntikan progestin wanita hamil atau dicurigai hamil, perdarahan pervaginam yang belum jelas penyebabnya, tidak dapat menerima terjadinya gangguan haid terutama amenorea, menderita kanker payudara atau riwayat kanker payudara dan diabetus melitus. Sehingga antara fakta dan teori tidak ditemukan kesenjangan. Jadi ibu sudah memenuhi kriteria untuk menggunakan kontrasepsi suntikan progestin.
Berdasarkan hal tersebut, tidak ditemukan adanya kesenjangan antara fakta dan teori.
2. Data Obyektif
Keadaan umum : Baik
TTV : TD : 120/780 mmHg S : 37 0 C
RR : 20 x/menit N : 80 x/menit
Pemberian suntik KB 3 bulan (DMPA) Triclofem secara IM.
3. Analisa Data
Analisa data pada Ny.”S” terkait dengan KB adalah P20002 akseptor baru KB suntik 3 bulan, menurut penulis hal ini fisiologis, sesuai dengan pendapat Affandi (2011) PAPIAH akseptor baru/ lama KB sutik 3 bulan.
Berdasarkan hal tersebut, tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori.
4. Penatalaksanaan
Pada asuhan kebidanan untuk akseptor KB, penulis melakukan
penatalaksanaan pada Ny.”S” sebagaimana untuk akseptor KB suntik 3 bulan, karena tidak ditemukannya masalah, ibu diberi KIE efek samping, dan kontrol ulang.
Hal ini sesuai dengan pendapat Affandi (2011), penatalaksanaan pada akseptor Suntik 3 bulan, meliputi KIE efek samping, dan kontrol ulang.
Berdasarkan hal tersebut, tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori.
161
5.1 Kesimpulan
Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “S” G2P10001 telah dilakukan selama kurang lebih 4 bulan yang dimulai dari usia kehamilan 32 minggu, kemudian bersalin, nifas, BBL, neonatus sampai KB. Maka dari itu dapat disimpulkan :
1. Asuhan kebidanan ibu hamil trimester III pada Ny.“S” G2P10001 UK 32 minggu dengan anemia ringan, tanpa ada penyulit maupun komplikasi. 2. Asuhan kebidanan ibu bersalin pada Ny.”S” P20002 dengan persalinan
normal tanpa ada penyulit maupun komplikasi.
3. Asuhan kebidanan ibu nifas pada Ny.“S” P20002 dengan nifas normal/fisiologis, tidak terjadi komplikasi dan infeksi sampai akhir masa nifas.
4. Asuhan kebidanan Bayi Baru Lahir pada Bayi Ny.“S” berjalan normal/fisiologis.
5. Asuhan kebidanan pada Neonatus Ny.“S” berjalan normal tanpa ada komplikasi.
6. Asuhan kebidanan Keluarga Berencana pada Ny.“S” berjalan
normal/fisologis. Ibu memilih untuk menggunakan KB suntik 3 bulan sesuai dengan keadaan ibu laktasi.
5.2 Saran
1. Bagi bidan
Diharapkan dari hasil penulisan dapat memberikan masukan terhadap tenaga kesehatan khususnya bagi bidan praktek mandiri untuk lebih memperhatikan dan meningkatkan tindakan yang diberikan pada ibu hamil dengan anemia ringan seperti KIE nutrisi tinggi zat besi, anjuran cara minum tablet tambah darah yang benar, dan pola istirahat yang cukup agar terhindar dari komplikasi saat kehamilan, persalinan dan nifas.
2. Bagi Institusi pendidikan
Sebagai bahan pengkajian terhadap materi asuhan pelayanan kebidanan khususnya kehamilan dengan anemia serta sebagai referensi bagi mahasiswa dalam memahami pelaksanaan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil dengan anemia.
3. Bagi penulis selanjutnya
Sebagai bahan acuan penulis selanjutnya untuk mengembangkan penelitian yang sejenis.
163
Affandi, Biran. 2011. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Depkes, RI. 2009. Pedoman program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi dengan stiker. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Dewi, Vivian N.L. 2013. Asuhan Neonatus Bayi Dan Balita. Jakarta : Salemba Medika.
Fadlun, Feryanto Achmad. 2011. Asuhan Kebidanan Patologis. Jakarta:Salemba Medika.
Fathonah, Siti. 2016. Gizi dan Kesehatan untuk Ibu Hamil. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Fedilla. 2012. Anemia dalam Kehamilan. https://midwifedilla.wordpress.com diakses pada tanggal 28 Februari 2017.
Kemenkes RI. 2007. Standar Asuhan Kebidanan.
Kemenkes RI. 2012. Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial. Jakarta : Kemenkes RI.
Kemenkes, R.I. 2015. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta : Kemenkes RI.
Kemenkes, RI. 2015. Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta : Kemenkes RI. Kemenkes, RI. 2016. Infodatin gizi. http://depkes.go.id. diakses pada tanggal 3
maret 2017.
Lammarisi, Erlysita, dkk. 2015. Hand book Klinik Keperawatan dan Kebidanan. Bhafana Publishing
Mangkuji, Betty, dkk. 2012. Asuhan Kebidanan 7 Langkah Soap. Jakarta : EGC. Manuaba. 2010. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan Dan KB. Jakarta:EGC Marmi, Suryaningsih, dan Fatmawati. 2011. Asuhan Kebidanan Patologi.
Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Marmi. 2015. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Muslihatun, Wafi Nur. 2010. Asuhan Neonatus Bayi dan Balita. Yogyakarta :
Fitramaya.
Prawirohardjo, Sarwono. 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Proverawati, Atikah dan Asfuah, Siti. 2009. Buku Ajar Gizi untuk Kebidanan.
Yogyakarta : Nuha Medika.
Proverawati, Atikah. 2011. Anemia dan Anemia Kehamilan. Yogyakarta : Nuha Medika.
Romauli, Suryati. 2011. Buku Ajar Asuhan Kebidanan 1.Yogyakarta : Nuha Medika.
Rukiyah, dan Yulianti, Lia. 2010. Asuhan Kebidanan IV (Patologi Kebidanan).
Jakarta : Trans Info Medika.
Rukiyah, dkk. 2011. Asuhan KebidananIII (Nifas). Jakarta : TIM
Sari, Dewi Purnomo. 2013. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Ny. E G1P0A0 dengan Anemia Ringan Di Puskesmas Sambung Macan 1 di Sragen.
http://www.stikeskusumahusada.ac.id/digilib/files/disk1/7/01-gdl-dewipurnom-319-1-kti-de-].pdf diakses pada tanggal 8 Maret 2017
Sofian, Amru. 2011. Rustam Mochtar Sinopsis Obstetri. Jilid I. Ed.3. Jakarta : EGC
Sondakh, Jenny J.S. 2013. Asuhan Kebidanan Persalinan & Bayi Baru Lahir.
Penerbit Erlangga.
Sulistyawati, Ari, dan Nugraheny, Esty. 2013 . Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin. Jakarta : Salemba Medika.
Sulistyawati, Ari. 2009. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas. Yoyakarta : ANDI.
Susiloningtyas, Is. 2004. Pemberian Zat Besi (Fe) dalam Kehamilan.
http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/majalahilmiahsultanagung/article/do wnload/74/68 di akses pada tanggal 5 April 2017.
YBIP. SOP Breast care Post Natal (Spa Payudara). Yayasan Bunda Indonesia Peduli. Indonesia Physiologycal Holistic Care Association.
Yuhedi, Lucky Taufika dan Kurniawati, Titik. 2013. Buku Ajar Kependudukan dan Pelayanan KB. Jakarta : EGC.
Lampiran 12
Dokumentasi Kunjungan ANC
Lampiran 13
Lampiran 14
Lampiran 15