IBU HAMIL TRIMESTER III
ASUHAN PADA BAYI BARU LAHIR 1 JAM
Tanggal : 19 – 05 – 2019 Jam : 07.00 WITA
Tempat : Puskesmas Watukawula
S :
Ibu mengatakan baru saja melahirkan bayinya yang kedua, usia kehamilan 9 bulan, tanggal 19-05-2019, jam 06.00 WITA, jenis kelamin perempuan, bayinya menangis kuat, isap ASI kuat, sudah buang air besar 1 kali dan buang air kecil 1 kali, keluhan lain tidak ada.
O : Keadaan umum : baik, bentuk tubuh proposional, tangisan kuat, tonus otot baik, gerak aktif, warna kulit kemerahan, isap ASI kuat.
Tanda-tanda vital
Pernafasan : 45 kali/menit
Frekuensi jantung : 120 kali/menit
Suhu : 36,70C
Pengukuran antopometri
Berat badan : 3800 gram
Panjang badan : 50 cm
Lingkar kepala : 34 cm
Pemeriksaan Fisik
Kepala
Simetris, tidak ada caput succedaneum dan chepal hematoma, kulit kepala terdapat sisa-sisa verniks.
Wajah Simetris, tidak ada kelainan saraf
Mata Simetris, tidak ada kelainan, sklera putih, konjungtiva merah muda, tidak secret/nanah
Hidung
Simetris, septum nasi terbentuk sempurna, tidak ada kelainan, tidak ada polip, tidak ada sektet, bayi bernapas dengan nyaman, cuping hidung tidak mengembang saat inspirasi.
Telinga Telinga simetris, tulang rawan daun telinga telah terbentuk sempurna, tidak ada kelainan
Mulut Simetris, warna bibir merah muda, tidak ada labio platokisis.
Leher
Tidak ada pembesaran kelenjar thyroid, limfe dan tidak ada pembendungan vena jugularis, tidak ada bekas trauma.
Bahu Simetris, tidak ada fraktur klavikula, tidak ada kelainan.
Dada
Dada simetris, payudara sedikit membesar tidak ada benjolan, tidak ada retraksi dinding dada saat inspirasi, gerakan dada saat pernapasan.
Abdomen
Simetris, tidak ada kelainan, tidak ada perdarahan pada tali pusat, palpasi teraba lunak, tidak ada benjolan abnormal, perkusi tidak kembung.
Ekstermitas atas
Simetris, tidak ada kelainan, tangan bergerak bebas, jari tangan lengkap, kuku warna merah muda, garis-garis pada telapak tangan sudah ada pada seluruh permukaan telapak. Ekstermitas
bawah
Simetris, kaki bergerak bebas, kuku kaki merah muda, jari lengkap normal, garis-garis pada telapak kaki sudah ada
pada seluruh telapak.
Genetalia Jenis kelamin perempuan, tidak ada kelainan, labia mayora menutupi labia minora.
Punggung Simetris, tidak ada spina bifida, tidak ada kelainan Anus Ada lubang anus, sudah keluar mekonium setelah lahir
Refleks
a) Refleks hisap/sucking reflex (+) b) Refleks menelan/swallowing (+) c) Refleks mencari/rooting (+) d) Refleks genggam/graps reflex (+) e) Refleks babinsky (+)
f) Refleks moro (+) g) Refleks berjalan (+)
A : By. NY. M. R. A. B Neonatus cukup bulan sesuai masa kehamilan usia 1 jam.
P :
1. Menginformasikan kepada ibu dan suami bahwa bayi dalam keadaan sehat, dimanan suhu bayi normal 36,70C, pernafasan normal 45 kali/menit, frekuensi jantung normal 140 kali/menit, hasil pemeriksaan fisiknormal, tidak ada cacat bawaan. Berat badan bayi 3800 g, panjang badan 50 cm. Ibu dan suami merasa senang dengan keadaan bayinya yang sehat dan tidak ada kelainan bawaan. 2. Menganjurkan ibu untuk selalu menjaga kehangatan bayi dengan cara memandikan bayi setelah 6 jam setelah bayi lahir, memandikan menggunkan air hangat, jangan membiarkan bayi telanjang terlalu lama. Segera bungkus dengan kain hangat dan bersih, tidak menidurkan bayi ditempat dingin, dekat jendela yang terbuka, segera mengganti pakaian bayi jika basah, agar bayi tidak
kehilangan panas. Ibu akan menjaga kehangatan bayinya sesuai anjuran.
3. Menganjurkan ibu untuk memberi ASI awal/menyusui dini pada bayinya sesering mungkin setiap ± 2-3 jam, setiap kali bayi inginkan, paling sedikit 8-12 kali sehari tanpa dijadwalkan, menyusui bayi sampai payudara tersa kosong lalu pindahkan ke payudara disisi yang lain sampai bayi melepaskan sendiri agar kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi serta terjalin hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi, ibu akan selalu memberikan ASI kepada bayinya sesuai keinginan bayi.
4. Mengajarkan ibu selalu menjaga kebersihan untuk mencegah bayi terkena infeksi dengan mencuci tangan dengan sabun saat akan memegang bayi, sesudah buang air besardan setelah membersihkan bokong bayi. Ibu akan selalu mencuci tangan sebelumdan sesudah menyentuh bayinya.
5. Mendemonstrasikan cara merawat tali pusat bayi agar tetap bersih dan kering yaitu mencuci tangan sebelum dan sesudah merawat tali pusat, tali pusar dibiarkan terbuka, jangan dibungkus/diolesi cairan/ramuan apapun, jika tali pusat kotor, bersihkan dengan air matang dan sabun lalu dikeringkan dengan kain bersih secara seksama serta melipat dan mengikat popok dibawah tali pusat agar tidak terjadi infeksi pada tali pusat. Ibu akan merawat tali pusat sesuai yang diajarkan.
6. Mengajarkan ibu cara melakukan perawatan pada bayi sehar-hari seperti memandikan bayi 2 kali sehari dengan tetap menjaga kehangatan bayi ( menggunakan air hangat) menggunakan sabun bayi, mencuci rambut bayi dengan menggunakan shampoo khusus bayi, mengganti pakaian bayi 2 kali/hari atau setiap kali pakaian kotor atau basah, menggunting kuku bayi setiap kali mulai panjang agar tubuh bayi bersih dan bayi merasa nyaman. Ibu mengerti dan akan melakukan perawatan bayinya sesuai yang diajarkan.
7. Menginformasikan kepada ibu dan suami tanda bahaya pada bayi baru lahir, antara lain : tidak mau menyusu, kejang-kejang, lemah, sesak nafas ( lebih besar atau sama dengan 60 kali/menit), ada tarikan dinding dada bagian bawah kedalam, bayi merintih atau menangis terus menerus, tali pusar kemerahan sampai dinding perut , berbau atau benanah, demam/panas tinggi, mata bayi bernanah, diare/buang air besar dalam bentuk cair lebih dari 3 kali sehari, kulit dan mata bayi kuning , tinja bayi saat buang air besar berwarna pucat. Ibu dan keluarga mengerti dan mampu menyebut tanda bahaya dan akan segera ke puskesmas jika bayinya mengalami salah satu tanda bahaya. Dan akan segera ke puskesmas jika bayinya mengalami salah satu tanda bahaya.
8. Menyampaikan kepada agar menjaga bayinya untuk sementara tidak kontak dengan anggota keluarga yang lagi sakit, agar bayinya tetap sehat. Ibu mengerti dan akan menjaga bayinya agar tetap sehat.
9. Menyampaikan ibu dan keluarga bahwa tanggal 3 Juni 2019 penulis akan melakukan kunjungan rumah untuk memeriksa kedaan bayi. Ibu dan keluarga bersedia untuk dikunjungi tanggal 7 Juni 2019
10. Mendokumentasikan hasil pemeriksaan dan asuhan pada buku KIA dan status pasien. Hasil pemeriksaan dan hasil asuhan sudah didokumentasikan.