BAB II. KAJIAN PUSTAKA DAN TINJAUAN TEORI
C. Asumsi, Paradigma, dan Kerangka Penelitian
1. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Penanggulangan Stres Guru
Kepemimpinan merupakan aspek terpenting dalam sebuah organisasi. Hal ini dikarnakan kepemimpinan merupakan salah satu faktor penggerak dan penentu arah sebuah organisasi. Kepemimpinan diartikan sebagai kemampuan mempengaruhi pikiran, perasaan, sikap, dan perasaan orang lain atau sekelompok anggota agar bekerja mencapai tujuan dan sasaran organisasi.
kepemimpinan adalah ilmu dan seni mempengaruhi orang lain atau kelompok untuk bertindak sesuai yang diharapkan untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Kepemimpinan di sekolah menuntut pemahaman bahwa sekolah adalah organisasi dinamis dan komplek yang mengahruskan adanya tanggung jawab dan loyalitas dalam memimpin.
Pemimpin yang berprilaku baik dan positif dapat mendorong kelompok dan individu untuk bekerja sama mewujudkan tujuan sekolah. Kepala sekolah selaku pemimpin berperan aktif dalam menciptakan suasana
222 Eriani, “ Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Stres Guru Terhadap Kinerja Guru SMK Negeri di Kota Lubuklinggau” dalam Jurnal manajer Pendididkan, Vol.
9. No 3 Tahun 2015, hal. 456-457. Lihat dalam
https://ejournal.unib.ac.id/index.php/manajerpendidikan/article/viewFile/1143/951.
Diakses pada tanggal 15 oktober 2018 pukul 23. 55 WIB.
kondusif dalam lingkuan sekolah. Lingkungan organisasi yang kondusif memungkinkan lahirnya guru yang berkomiten penuh dalam keseluruhan proses pendidikan yang berdampak lanjut pada terciptanya peserta didik yang unggul dan berprestasi. Kepemimpinan transformasional didefinisikan sebagai kepemimpinan yang membawa perubahan pada organisasi.
Dengan demikian dapat diasumsikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah diduga memiliki pengaruh positif terhadap pengelolaan stres guru.
Ini diindikasikan dengan semakin baik kepemimpinan kepala sekolah maka akan semakin menurunkan tingkat stres yang dialami para guru.
Begitupula sebaliknya semakin buruknya kepemimpinan kepala sekolah maka akan seamkin tinggi tingkat stres guru yang dialami oleh para guru.
2. Pengaruh Pengelolaan Kepegawaian Terhadap Penanggulangan Stres Guru
Dalam sebuah organisasi diperlukan kinerja maksimal dan terbaik dari orang-orang yang bekerja didalamnya, hali ini sangat diperlukan agar tujuan organisasi bisa terwujud dan kemajuan bisa dicapai. Maka untuk mereliasasikan hal tersebut dibutuhkan sebuah upaya untuk mengendalikan dan mengelola semua kegiatan dan kinerja didalam organisasi. Pengelolaan Kepegawaian sebagai solusi hal tersebut, memegang peranan yang sangat penting dalam organisasi untuk mengawasi dan menggerakan roda kegiatan serta untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Dalam hal ini kegiatan manajemen kepegawaian meliputi perencanaan, pengelolaan dan pengawasan, pengadaan, pengembangan, konpensasi, integrasi, dan pemeliharaan sumber daya manusia sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya secara efektif dan efisien.
Pengelolaan kepegawaian yang baik di dalam sebuah organisasi, perusahaan ataupun di sekolah akan melahirkan tenaga-tenaga kerja yang berdisiplin, berkualitas, bertanggung jawab serta memiliki daya saing dalam dunia kerja. Guru sebagai tenaga kerja di dalam dunia pendidikan disebut sebagai tenaga pendidik , yaitu orang yang memiliki tugas dan pekerjaan mengajar. Oleh karenanya pengaruh pengelolaan kepepegawaian dan stres kerja adalah satu siklus. Apabila siklus kuat maka akan berhasil dalam mengurangi tingkat stres guru. Begitupun sebaliknya semakin rendah dan tidak termenej dengan baik maka semakin tinggi juga tingkat stres yang dialami guru.
Dengan demikian dapat diasumsikan bahwa pengelolaan kepegawaian diduga mempunyai pengaruh positif dengan pengelolaan stres guru. Hal ini diindikasikan dengan semakin baik pengelolaan yang dilakukan maka seamikin rendah stres yang dialami guru. Begitupun
Sebaliknya seamakin buruk pengelolaan yang dilakukan akan semakin meningkatkan stres yang dialami oleh guru.
3. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pengelolaan Kepegawaian terhadap Penanggulangan Stres Guru
Kunci keberhasilan suatu organisasi pada hakikanya terletak pada kinerja orang-orang yang bekerja didalamnya. Demikian pula keberhasilan pendidikan di sekolah terletak pada kinerja guru sebagai ujung tombak dan
pelaksana semua kebijakan kurikulum pendidikan. Keberhasilan kinerja guru di sekolah dopengaruhi oleh banyak faktor diantaranya adalah terletak pada efisiensi dan efektifitas kepemimpinan kepala sekolah, karena keberhasialan sekolah terletak pada keberhasilan kepemimpinan kepala sekolah.
Kepemimpinan sebagai salah satu fungsi manajemen merupakan hal yang sangat penting untuk mencapai tujuan dan keberhasialan suatau organisasi. Kepala sekolah sebagai pemimpin juga harus berperan sebagai pengelola yakni melakukan upaya planning ( merencanakan) , organizing (Pengorganisasian) , dan controlling ( mengendilikan) . Hal ini menuntut kepala sekolah harus dapat mendorong kinerja para guru dengan menunjukan rasa bersahabat, dekat, penuh perhatian dan pertimbangan dan melakukan pendekatan-pendekatan terhadap para guru, baik sebagai individu maupun sebgai kelompok. Jika hal ini di terapkan dengan baik maka guru yang memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai pelaksana penyampai materi pendidikan akan terhindar dari beban psikologis dan fisik yang akan membawa mereka terhindar dari permasalahan stres yang seriang menimpa seseorang dalam bertugas.
Selain peran kepemimpinan kepala sekolah yang berpengaruh terhadap stres kerja guru di sekolah, peran pengelolaan kepegawaian pun sebagai kepanjangan dari manajemen sekolah berperan besar dalam mengatur dan mengelola sumber daya manusia (guru) di sekolah. Peran pengelolaan kepegawaian meliputi, perencanaan tenaga pendidik, mengoganisasikan tugas sesuai bidang dan kompetensi para guru, menjadi mediasi pelatihan-pelatiahan kecakapan guru, melakukan pengawasan secara spesifik terhadap kedisiplinan guru dalam bertugas serta sebagai pelaksana pengawasan dan evaluasi pengajaran disekolah.
Oleh karena itu dapat diduga bahwa terdapat pengaruh positif antara kepemimpinan kepala sekolah dan pengelolaan kepegawaian terhadap stress kerja guru. Dengan kata lain kepemimpinan kepala sekolah yang efektif akan mamapu menanggulangi dan menyelesaikan permasalahn yang dapat menimbulkan faktor-faktor penyebab stres bagi guru. Demikian pula pengelolaan kepegawaian yang dilakukan secara baik dan profesional akan membuat guru bertugas secara nyaman dan sesuai
arahan sehingga terhindar dari keadaan tertekan, merasa berat dan diacuhakan, arena itu akan mebuat para guru mengalami stress dalam bekerja.
Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat diasumsikan bahwa diduga terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan kepala sekolah dan pengelolaan kepegawaian terhadap penanggulangan stres guru. Berdasarkan kerangka berpikir tersebut dapat dibuat gambar sebagai berikut
Keterangan:
X1 :Kepemimpinan Kepala Sekolah X2 : Pengelolaan Kepegawaian Y : Penanggulangan Stres Guru E : Faktor Lainnya
Gambar 2 .4 : Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pengelolaan Kegeawaian terhadap Penanggulangan Stres guru