• Tidak ada hasil yang ditemukan

b. Solusi yang dilakukan Rumah Sakit Jiwa adalah :

a. Dalam melakukan pelayanan bekerja sama dengan tenaga spesialis RS Dr. M.Djamil Padang, begitu juga Spesialis Penyakit Dalam (Internis), Spesialis Anak, Radiologi dari luar, untuk pelayanan lainnya mengoptimalisasikan SDM yang ada.

b. Adanya tenaga dokter spesialis yang kembali ke RS setelah menyelesaikan pendidikannya.

c. Untuk pemenuhan tenaga perawat dan ADM dilakukan perekrutan tenaga CPNS pada tahun 2019.

d. Mengupayakan perbaikan semua fasilitas pelayanan dilingkungan rumah sakit, serta mengoptimalisasikan pemakaian peralatan kesehatan yang ada sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

e. Akibat Pendemi Covid-19 yang terjadi pendapatan RS menurun sehingga langkah yang diambil yaitu dengan mengoptimal belanja operasional RS yang tersedia dan mengutamakan belanja operasional yang lebih prioritas/urgent.

f. RS.Jiwa Prof.HB.Saanin padang mengusulkan remedi pada awal bulan maret 2020 untuk dilakukan survey penilaian kembali oleh tim KARS akan tetapi terhalang karena pandemi covid-19 sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

LPPD RS Jiwa Prof. HB. Saanin Padang Tahun 2020 45

A. Kesimpulan

Sesuai dengan Renstra, Program, Visi & Misi Rumah Sakit Jiwa yang kemudian dijadikan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan maka secara umum dapat dinilai cukup meningkat dari tahun ke tahun walaupun Sarana dan Prasarananya belum lengkap dan masih ada kekurangan-kekurangannya. Kekurangan sarana dan prasarana dimaksud akan dilaksanakan pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan Renstra RS Tahun 2016- 2021.

B. Saran

1. Untuk meningkatkan mutu pelayanan perlu adanya tenaga-tenaga yang terampil dan profesional sesuai kuantitas kebutuhan pelayanan kesehatan jiwa di Rumah Sakit.

2. Adanya dukungan fasilitas yang memadai agar kegiatan dapat berjalan dengan optimal dan memuaskan.

3. Pengembangan pelayanan unggulan subspesialistik, pengembangan pelayanan unggulan penyalahgunaan dan ketergantungan Napza (sebagai pilot proyek penangganan rehabilitasi Napza kerja sama dengan Pengadilan, Kepolisian dan BNN) dan juga pengembangan pelayanan kesehatan non jiwa yang menunjang pelayanan kesehatan jiwa di rumah sakit, sesuai dengan Visi dan Misi. Maka perlu adanya dukungan dana yang memadai sehingga pelayanan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Sumatera Barat.

4. Akibat Pendemi Covid-19 yang terjadi pendapatan RS menurun sehingga langkah yang diambil yaitu dengan mengoptimal belanja operasional RS yang tersedia dan mengutamakan belanja operasional yang lebih prioritas/urgent.

LAMPIRAN I. 2: FORMAT IKK UNTUK PROVINSI TATARAN PELAKSANA KEBIJAKAN (8 ASPEK) ADMINISTRASI UMUM

DALAM RANGKA EKPPD TERHADAP LPPD TAHUN 2020 PROVINSI : SUMATERA BARAT

NAMA SKPD : RS JIWA Prof. HB. SAANIN PADANG

URUSAN YANG DILAKSANAKAN: URUSAN WAJIB KESEHATAN

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1 KEBIJAKAN TEKNIS

PENYELENGGARA AN URUSAN PEMERINTAHAN

Program Nasional 1 (yang

melekat di

kementrian/LPND) yang harus dilaksanakan oleh SKPD 1 Jumlah Program Nasional yg dilaksanakan oleh SKPD

Jumlah program Nasional yang dapat dilaksanakan oleh SKPD dibagi jumlah program Nasional x 100%

- Jumlah program Nasional (RKP), sebanyak 5 program.

- Jumlah program nasional yang dilaksanakan SKPD, sebanyak 1 program

20%

Lihat Program Nasional RKP 2020 untuk masing-masing urusan, terlampir.

Kesesuaian dengan

kebijakan teknis yang

ditetapkan oleh pemerintah cq Kementerian / LPNK 2 Keberadaan Standard Operating

Procedure (SOP) Ada atau tidak ada

Apabila Ada,

sebutkan ada sebanyak 65 SOP yang terdiri dari:

1. PPK = 15 SOP 2. PIN = 12 SOP 3. PPD = 38 SOP

SOP PKK :

1. Penerimaan dan pelayanan pasien di BLUD Prof.HB. Saanin Padang

2. Penerimaan Surat Keterangan Sehat Jiwa, Visum ET Revertum Psikiatrikum dan Assesmen NAPZA

3. Penyuluhan Kesehatan Jiwa Masyarakat

4. Pemulangan pasien (Dropping)

Ada SOP

SOP adalah petunjuk tertulis mengenai apa yang harus dilakukan, kapan, dimana, oleh siapa, bagaimana cara melakukan, apa saja yang diperlukan dan menjadi pedoman bagi setiap pejabat atau pegawai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. SOP harus memenuhi Norma Standar Prosedure Kriteria (NSPK) yang ditetapkan oleh Menteri pembina teknis

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

5. Terapi Aktifitas Kelompok 6. Interaksi dengan keluarga 7. Interaksi dengan pasien 8. Pasien pindah ruangan 9. Pelayanan Pasien Rehabilitasi 10.Pengiriman Pasien Rehabilitasi 11.Pemeriksaan Laboratorium

Pasien

12.Pelayanan Radiologi Pasien 13.Pengelolaan perbekalan

Farmasi

14.Pengelolaan Rekam Medik 15.Pendistribusian Perbekalan Farmasi SOP PIN : 1. Pengendalian Dokumen 2. Pengendalian Rekaman 3. Audit Internal

4. Pengendalian Produk tidak sesuai

5. Tindakan Koreksi 6. Tindakan Pencegahan 7. Rapat Tinjauan Manajemen 8. Evaluasi Akuntabilitas Kinerja 9. Pengukuran Kepuasan SDM

terhadap pengelolaan SDM 10. Pengelolaan Rapat-rapat

Dinas

11. Pengumpulan, Pengolahan, Penyajian, dan Akses data dan informasi

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

Pelayanan Publik. SOP PPD :

1. Pemeliharaan Alat Medis 2. Pemeliharaan Sarana dan

Prasarana (Non-Medis) 3. Pengelolaan Pelaksanaan Teknis Kegiatan 4. Pendistribusian Makanan Pasien 5. Pengelolaan Linen 6. Pengelolaan Pemulasaran Jenazah 7. Pengelolaan Kesehatan Lingkungan

8. Penyusunan Anggaran APBD 9. Penyusunan Anggaran BLUD 10. Penerimaan Pendapatan BLUD 11. Pengeluaran Keuangan Anggaran APBD 12. Pengeluaran Keuangan Anggaran BLUD 13. Penyusunan Laporan

Pengeluaran Keuangan APBD 14. Penyusunan Laporan

Pengeluaran Keuangan BLUD 15. Verifikasi Penerimaan dan

Pengeluaran Keuangan 16. Penyusunan Laporan

Keuangan dan Akuntansi 17. Pengelolaan Kerjasama

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

18. Kenaikan Pangkat Pegawai 19. Pemberian Cuti Pegawai 20. Disiplin Pegawai 21. Kenaikan Gaji Berkala 22. Penilaian Prestasi Kerja 23. Izin dan Tugas Belajar 24. Pengelolaan Barang 25. Pengelolaan Aset

26. Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar

27. Pengelolaan Kendaraan Dinas 28. Pengelolaan Rumah Dinas 29. Pengelolaan Keamanan dan

Ketertiban Umum 30. Pengelolaan Praktek Mahasiswa Keperawatan 31. Pengelolaan Praktek Mahasiswa Non-Medis/Non Keperawatan

32. Pengelolaan Magang, Studi banding dan Kunjungan Kerja 33. Pengelolaan Penelitian 34. Pengelolaan Asrama 35. Pengawasan Internal 36. Pengaduan Pelanggan 37. Prosedur Pelatihan/Seminar/Workshop /Bimtek/Sosialisasi

38. Penilaian Angka Kredit 2 KETAATAN

TERHADAP PERATURAN PER

Jumlah PERDA yang harus

dilaksanakan SKPD

menurut Peraturan3

Jumlah PERDA pelaksanaan

yang ada

Jumlah PERDA pelaksanaan PERMEN yang ada dibagi jumlah PERDA yang harus

- PERDA pelaksanaan sebanyak 5

- PERDA yang seharusnya, 100%

1. Perda SOTK

2. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 17

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

UNDANG-UNDANGAN Menteri (PERMEN) terhadap PERDAyang harus dilaksanakan menurut PERMEN

dilaksanakan menurut

PERMEN x 100% sebanyak 5 Tahun 2019 tentang

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.

3. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 8

Tahun 2020 tentang

Perubahan Anggaran

Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.

3 PENATAAN

KELEMBAGAAN DAERAH

Pengisian struktur jabatan 4

Rasio struktur

jabatan dan

eselonering yang terisi

Jumlah jabatan yang ada (yang diisi) dibagi

jumlah jabatan yang ada x 100%

- Jabatan yang ada sebanyak 18 - Jabatan yang harus ada,

sebanyak 21 85,71 % 5 Keberadaan jabatan fungsional dalam struktur organisasi SKPD

Ada atau tidak ada jabatan fungsional dalam struktur organisasi SKPD

Apabila Ada,

sebutkan nama bidang/jabatan fungsional,

Bidang/Bagian :

1. Bidang Pelayanan Medis 2. Bidang Keperawatan 3. Bidang Penunjang Medis 4. Bidang Pendidikan & Latihan,

Penelitian dan Pengembangan 5. Bagian Tata Usaha

6. Bagian Keuangan

ada Mengacu kondisi SKPD terakhir/

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

2. Kepala Instalasi Rawat Inap B 3. Kepala Instalasi Rawat Jalan 4. Kepala Instalasi Gawat Darurat 5. Kepala Instalasi Rekam Medis 6. Kepala Instalasi Rehabilitasi

Medik

7. Kepala Instalasi Rehabilitasi Mental.

8. Kepala Instalasi Keswamas 9. Kepala Instalasi Napza 10. Kepala Instalasi Radiologi 11. Kepala Instalasi Laboratorium 12. Kepala Instalasi Farmasi 13. Kepala Instalasi Gizi

14. Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana Prasarana RS

15. Kepala Instalasi Laundry & Pemulasaran Jenazah 16. Kepala Instalasi Anak dan

Remaja

17. Kepala Instalasi Casemix Jabatan Fungsional 1. Dokter Madya 2. Dokter Muda 3. Dokter Pertama 4. Dokter Gigi Madya 5. Apoteker Utama Madya 6. Apoteker Madya 7. Apoteker Muda

8. Asisten Apoteker Penyelia 9. Asisten Apoteker Pelaksana

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

Lanjutan

10. Asisten Apoteker Pelaksana 11. Asisten Apoteker Pelaksana

Pemula

12. Psikolog Klinis Madya 13. Psikolog Klinis Muda 14. Psikolog Klinis Pertama 15. Perawat Ahli Madya 16. Perawat Ahli Muda 17. Perawat Ahli Pertama 18. Perawat Penyelia

19. Perawat Pelaksana Lanjutan 20. Perawat Pelaksana

21. Perawat Gigi Penyelia 22. Nutrisionis Muda 23. Nutrisionis Pertama

24. Nutrisionis Pelaksana Lanjutan 25. Nutrisionis Pelaksana

26. Pekerja Sosial Madya 27. Pekerja Sosial Penyelia 28. Pekerja Sosial Pelaksana

Lanjutan

29. Perekam Medis Penyelia 30. Perekam Medis Pelaksana 31. Fisioterapi Ahli

32. Sanitarian Ahli

33. Teknisi Elektromedik Terampil 34. Pranata Labor Kesehatan

Penyelia

35. Pranata Labor Kesehatan Pelaksana Lanjutan 36. Pranata Labor Kesehatan

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN 37. Pranata Komputer 38. Penyuluh Kesehatan Masyarakat Muda 4 PENGELOLAAN KEPEGAWAIAN DAERAH Tingkat kompetensi SDM dalam menyelenggarakan tugas SKPD yang relevan dengan urusan terkait

6 Rasio Provinsi PNSJumlahterhadap PNS Total SKPDPNS Provinsi

- PNS SKPD , sebanyak 232 personil

- Total PNS Provinsi, sebanyak 18.864 personil

1,22 %

Mengacu kondisi SKPD terakhir/ updated Tahun 2020. 7 Pejabat yang telah memenuhi persyaratan pendidikan pelatihan kepemimpinan

Jumlah pejabat yang

memenuhi persyaratan

pendidikan pelatihan

kepemimpinan dibagi

jumlah total pejabat SKPD yang ada x 100%

- Pejabat yang memenuhi syarat diklatpim, sebanyak 12 org. - Pejabat yang ada, sebanyak

18 org.

66,66%

Mengacu kondisi terakhir/ updated Tahun 2020. Yang Belum :

PIM III 4 Orang PIM IV 8 Orang 8 Pejabat yang telah memenuhi persyaratan kepangkatan

Jumlah pejabat yang

memenuhi persyaratan

kepangkatan dibagi Jumlah total pejabat SKPD yang ada x 100%

- Pejabat yang memenuhi kepangkatan, sebanyak 18 org. - Jabatan yang ada, sebanyak

18 jabatan.

100% Mengacu kondisi terakhir/ updated Tahun 2020. 5 PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Kelengkapan dokumen perencanaan

pembangunan yang dimiliki oleh SKPD 9 Keberadaan dokumen perencanaan pembangunan di SKPD -RENSTRA SKPD -RENJA SKPD -RKA-SKPD

Ada atau tidak ada

dokumen perencanaan

SKPD berikut jumlahnya

Apabila Ada.

Sebutkan dokumen yang ada tahun 2019, sebanyak 8 jenis, yg terdiri dari: 1. Renstra-RSJ 2016-2021 2. Renja RSJ Th 2020 3. RKT RSJ Th 2020 3. Penetapan Kinerja RSJ Th 2020 4. RKA-RSJ RSJ Th 2020 5. DPA RSJ Th 2020 8 jenis dokumen

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

7. RBA BLUD Th 2020

8. RBA Perubahan BLUD Th 2020

Sinkronisasi Program RENJA SKPD dengan Program RKPD 10 Jumlah Program RKPD yang diakomodir dalam RENJA SKPD

Jumlah Program RKPD yang diakomodir dalam RENJA

SKPD dibagi jumlah

program dalam RENJA SKPD yang ditetapkan pada RPJMD x 100%

- Program RKPD yang diakomodir dalam Renja SKPD, sebanyak 5 program.

1. Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/RS.Jiwa/RS Paru/RS Mata

2. Program Pelayanan Kesehatan bagi pasien gangguan jiwa terlantar 3. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan 4. Program Pencegahan Penanganan dan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba 5. Program Peningkatan

Pelayanan BLUD RSUD - Program Renja SKPD yang

ditetapkan dalam RPJMD,

100%

Mengacu dokumen RKPD tahun 2020 dan Renja-SKPD ybs.

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah

Sakit/RS.Jiwa/RS Paru/RS Mata 2. Program Pelayanan

Kesehatan bagi pasien gangguan jiwa terlantar

3. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan 4. Program Pencegahan, Penanganan dan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba 5. Program Peningkatan Pelayanan BLUD RSUD

Sinkronisasi program RKA SKPD dengan Program RENJA SKPD 11 Jumlah Program RENJA SKPD yang diakomodir dalam RKA SKPD

Jumlah Program RENJA yang SKPD diakomodir dalam RKA SKPD dibagi jumlah program dalam RKA SKPD x 100%

- Program RENJA RKPD yang diakomodir dalam RKA SKPD, sebanyak 2 program. 1. Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah

Sakit/RS.Jiwa/RS Paru/RS Mata 2. Program Peningkatan Pelayanan BLUD RSUD - Program dalam RKA SKPD,

sebanyak 3 program. 1. Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah

Sakit/RS.Jiwa/RS Paru/RS Mata 2. Program Peningkatan Pelayanan BLUD RSUD

100%

Mengacu dokumen RKA-SKPD tahun 2020 dan Renja-SKPD ybs.

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

Perencanaan Pelaksanaan

Program dan Anggaran 12

Jumlah Program

RENJA SKPD

diakomodir dalam DPA SKPD

Jumlah Program RENJA SKPD yang diakomodir dalam DPA SKPD dibagi jumlah program dalam DPA SKPD x 100%

- Program RENJA SKPD yang diakomodir dalam DPA SKPD, sebanyak 2 program. 1. Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah

Sakit/RS.Jiwa/RS Paru/RS Mata 2. Program Peningkatan Pelayanan BLUD RSUD - Program dalam DPA SKPD,

sebanyak 2 program. 1. Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah

Sakit/RS.Jiwa/RS Paru/RS Mata 2. Program Peningkatan Pelayanan BLUD RSUD

100%

Mengacu dokumen RKA-SKPD tahun 2020 dan dokumen DPA-SKPD ybs tahun 2020.

6 PENGELOLAAN

KEUANGAN

DAERAH Alokasi anggaran 13

Anggaran SKPD terhadap total belanja APBD

Alokasi anggaran SKPD dibagi total APBD x 100%

- Total Anggaran SKPD, sebesar Rp, 47.671.682.440,- Total Belanja APBD, sebesar Rp.

2.883.296.849,-6,04 % Mengacu APBD Perubahan tahun2020.

Besaran belanja modal 14

Belanja modal terhadap total

belanja SKPD Belanja modal dibagi totalbelanja SKPD x 100%

- Belanja Modal SKPD, sebesar Rp.

2.996.628.503.-- Total Belanja SKPD, sebesar Rp.

45.467.892.744,- 6,59 %

Mengacu APBD Perubahan tahun 2020.

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN Besaran belanja pemeliharaan 15 Total Belanja pemeliharaan dari total belanja barang dan jasa

total belanja pemeliharaan dari total belanja barang dan jasa SKPD) x 100%

- Total belanja pemeliharaan SKPD, sebesar Rp.680.680.832,-- Total belanja barang dan jasa

SKPD, sebesar Rp.

22.893.912.526,-2,97 %

Mengacu RBA Perubahan BLUD tahun 2020 terakhir.

16

Total Belanja pemeliharaan dari total belanja SKPD

total belanja pemeliharaan dibagi total belanja SKPD x 100%

- total belanja pemeliharaan SKPD, sebesar Rp. 680.680.832,-- Total belanja SKPD, sebesar Rp.

45.467.892.744,-1,49 % Laporan keuangan SKPD 17 Keberadaan laporan keuangan SKPD (Neraca, Calk)

Ada atau tidak ada laporan keuangan SKPD berikut

komponen yang ada

(Neraca, Calk)

Apabila Ada,

Laparan keuangan ada, sebanyak 3 jenis, sbb:

1. Calk-SKPD 2. Neraca

3. Laporan Realisasi Anggaran (LRA).

4. Laporan Operasional (LO)

Ada sebanyak 4

jenis

Teliti apakah Laporan Keuangan yang ada sudah lengkap (Neraca, LRA,CaLK, LO) 7 PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH Manajemen asset SKPD 18 Keberadaan inventarisasi barang atau asset SKPD

Ada atau tidak ada inventarisasi barang atau asset SKPD

Apabila Ada,

Sebutkan jenis dokumennya. 1. Kartu Inventaris Barang 2. Kartu Inventaris Ruangan 3. Buku Inventaris

4. Buku Penerimaan dan Pengeluaran

5. Daftar Pemeliharaan 6. Catatan Mutasi Barang 7. Daftar Aset Kontabel 8. Daftar Aset Tetap 9. Daftar Aset Lainnya 10. Daftar Barang Persediaan 11. Daftar Penghapusan Barang

ASPEK FOKUS NO IKK Rumus Jenis Data CapaianKinerja KETERANGAN

Penggunaan Asset SKPD 19 Jumlah tidak digunakanyang oleh SKPD

Jumlah asset yang tidak digunakan SKPD dibagi total asset yang dikuasai SKPD x 100 %

- Asset yang tidak digunakan, sebanyak 0 asset.

- Asset yang dikuasai SKPD,

sebanyak 4.313 asset. 100 %

Inventarisasi dilakukan minimal 1 kali dalam 5 Tahun.

8 PEMBERIAN

FASILITASI TERHADAP PARTISIPASI

MASYARAKAT Bentuk-bentuk fasilitas /prasarana partisipasi

masyarakat 20 Jumlah fasilitas / prasarana informasi : 1. Papan Pengumuman 2. Pos Pengaduan 3. Leaflet 4. Mobil keliling 5. Pengumuman diMass Media

Jumlah fasilitas / prasarana partisipasi Sebutkan jenisnya : 1. Papan Pengumuman 2. Leaflet 3. Bilboard 4. Baner 5. Spanduk 6. Runing Text 7. Pos Pengaduan

8. TalkShow Media Elektronik 9. Pengumuman dan Berita media

cetak

10. Runing Teks Media Elektronik

Jumlah sebanyak 12

jenis.

Sebutkan jenis fasilitas/ prasarana informasi yang ada, tidak terbatas pada daftar yang ada.

Responsivitas terhadap partisipasi masyarakat 21

Keberadaan Survey Kepuasan Masyarakat

Ada atau tidak adanya Hasil Survey Kepuasan

Masyarakat terhadap

Pelayanan publik

Apabila Ada, sebutkan survey kepuasan tentang Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) sesuai Kepmen PAN nomor 14 Tahun 2017, dengan nilai 93,84% dengan penilaian SANGAT BAIK.

Ada

Survey kepuasan

masyarakat/pelanggan yang dilakukan oleh Internal dan Eksternal dengan bekerjasama dengan LPPM Unand Padang.

Padang, 2 2010 , Sp.K

Dokumen terkait