Bab I Bagaimana Menghasilkan Uang dengan Google Adsense
Bab 9 Melacak Tanggapan: Pot Emas AdSense
9.3 Bagaimana Membaca Server Log Anda
Beragam program pelacakan AdSense saat ini dijual di Internet. Jenis software ini dijalankan pada server Anda sendiri yang berarti ia memiliki akses ke informasi vital pengunjung.
menggunakan sebagian besar daripadany a tanpa melanggar syarat dan ketentuan AdSense / AdSense TOS.
Software pelacak eksternal dapat memberitahu Anda banyak hal yang tak diungkap oleh Channel, seperti:
- Dari mana datangnya para pengunjung Anda; - Dari mana datangnya para pengk lik iklan;
- Kata kunci apa yang mengarahk an mereka ke halaman web Anda. Paket statistik Anda mestinya meng-compile dan menafsirkan log files Anda. Ia akan memberitahu Anda seberapa banyak orang yang
mengunjungi situs Anda, berapa lama mereka di sana, mana halaman yang paling populer, mereka berasal dari negara/domain mana, dan seberapa banyak yang mem-bookmark situs Anda.
Itulah semua informasi yang Anda perlukan.
Satu hal yang tak dapat dilakukan oleh software pelacak eksternal adalah ia tak dapat memberitahu Anda dengan tepat berapa UANG yang
dihasilkan oleh sebuah iklan (atau sekelompok iklan) tertentu bagi Anda. Hanya Google Channels yang dapat memberitahu Anda soal hal itu. Software pelacak eksternal dapat memberitahu Anda CTR sebuah iklan, namun pendapatan AdSense Anda juga tergantung pada beberapa faktor seperti pendapatan per klik, relevansi konten, ranking Anda di Google Search Results dan banyak lagi faktor selain itu.
Itu artinya iklan yang sama bisa menghasilkan komisi yang berbeda pada dua situs yang berbeda.
Makin bagus situs Anda (makin tinggi ranking Anda, makin banyak link yang Anda punya, dsb.) maka makin tinggi k omisi yang Anda dapatkan. Saya merekomendasikan agar Anda menggunakan software pelac ak eksternal di samping Google Channel
Kenapa? Karena Channels bisa cukup membingungkan jika Anda menggunakan itu saja. Coba pikirkan contoh ini:
balap, di mana dia mendiskusikan kesukaannya itu dengan ribuan pengunjung yang seleranya sama. Dia memutuskan untuk mencari tahu iklan mana yang performanya lebih bagus dibandingkan yang lainnya.
Jim mengelompokkan semua iklan yang dengan border biru dalam channel tertentu, yang disebutnya “Blue_Border”. Dia mendapati bahwa iklan dari border biru menghasilkan 5% CTR (click-through ratio),
sementara iklan lainnya menghasilkan sekitar 2% CTR secara rata-rata:
Keesokan paginya, Jim memoles semua iklannya dengan menjadikannya memiliki border biru. Hasilnya? Iklan dalam channel “Blue_Border” tetap menghasilkan 5% CTR, sementara ik lan lainnya (yang kini juga diberi border biru) masih tetap menghasilkan 2% CTR. Sangat membingungkan!
Di sini tampak jelas, ada hal lainnya yang mendorong pengunjung situs Jim untuk meng-klik – dan barangkali hal tersebut tak ada hubungannya dengan border biru.
Apa ramuan tersembunyi yang mendongkrak CTR tersebut? Channels tak akan memberitahu Anda.
Kini Jim memutuskan untuk menginstal software pelacak eksternal pada situs web-nya. Setelah melihat secara menyeluruh server logs-nya, dia
mendapati bahwa iklan dengan frasa “Car Accessories” mendapat CTR maksimal. Bagaimana Jim bisa tahu hal itu?
Sederhana. Software pelacak itu memberitahunya iklan mana yang diklik oleh pengunjung situsnya. Dia juga tahu akan ke situs mana para
pengunjungnya.
Jim mendapati bahwa semua pengunjung situsnya, yaitu mereka yang mencari frasa “Car Accessories” menghasilkan CTR maksimal pada halaman web-nya. Tentu saja, iklan dengan frasa “Car Accessories” memiliki performa yang lebih bagus dibandingkan yang lainnya.
Akankah kini Jim mengoptimasikan situs web-nya untuk search term “Car Accessories”?
Bagi hampir semua web publisher, itu sudah cukup untuk mulai bekerja dengan serius.
Namun Jim bersikap skeptis. Jim ingin tahu apakah iklan “Car
Accessories” juga menghasilkan pendapatan tertinggi baginya.
Untuk mencari tahu, dia membuat Channel untuk melacak pendapatan dari semua iklan dengan term “Car Accessories” di dalamnya. Dia menamai channel baru ini “Car_Accessories”.
Beberapa hari kemudian, Jim login ke account AdSense-nya untuk mencek pendapatannya. Dia menemukan bahwa sekitar 30% dari penghasilannya berasal dari para pengunjung yang mencari car accessories.
Ini signifikan, namun juga menimbulkan pertanyaan lain di benak Jim. Lalu di mana sisanya yang 70% dari pendapatannya itu berasal? Dia pun menyusuri laporan pelacakan/tracking report sekali lagi dan
Dia mendapati bahwa sementara “Car Accessories” memimpin dengan 5% CTR, iklan “Car Parts” menghasilkan CTR sehat 3%.
Jim sangat gembira. Dia tahu dia berada pada suatu keadaan yang sangat bagus!
Software pelacak eksternal Jim telah membantunya untuk
mengungkapkan dua “pemimpin/leads” besar/hebat. Manakah dari kedua lead ini yang mengarahkannya ke penghasilan paling tinggi?
Situasinya makin rumit…
Untuk mencari tahu, kini Jim membuat channel baru yang diberi nama “Car_Parts”.
Sepekan kemudian, dia login ke account-nya untuk membandingkan pendapatannya dari masing-masing channel.
Inilah hasil yang didapat Jim:
Total pendapatan AdSense selama sepekan = $1666.67
"Car_Accessories" Channel = $500 (30% dari pendapatan total AdSense) "Car_Parts" Channel = $1000 (60% dari pendapatan total AdSense) Iklan sisanya = $166.67 (10% dari pendapatan total AdSense)
Luar biasa! Kini Jim tahu bahwa iklan “Car_Accessories”-nya barangkali memberikan klik paling banyak untuknya, namun iklan "Car_Parts"-nya
menghasilkan uang paling banyak!
Google tak akan memberitahu Anda semua alasan mengapa iklan "Car_Parts" menghasilkan uang lebih banyak kepada Jim. Namun Jim tahu bahwa kata kunci "Car Parts" barangkali lebih mahal, dan bahwa situs web akan mendapat ranking lebih baik dengan term tersebut. AKHIRNYA –
Jim sudah siap untuk mengambil tindakan berdasar informasi ini. Mari kita lihat berbagai pilihan yang tersedia baginya:
1. Dia dapat menggunakannya untuk mengoptimasikan halaman situsnya untuk search term "Car Parts", sehingga kontennya jadi makin relevan. Dari pengalamannya selama ini, Jim tahu bahwa tatkala ranking-nya di
search engine untuk term "Car Parts" naik, demikian juga pendapatannya per klik.
Tapi ada sisi negatifnya. Hal itu bisa menyebabkan dia kehilangan pengunjung dari “Car Accessories”! Jim paham bahwa harga kata kunci selalu berfluktuasi berdasar lelang yang dilakukan oleh para pengiklan AdSense. Sebuah kata kunci yang hari ini tak begitu hot, besok bisa saja sangat keras dalam lelang!
Jim tak ingin kehilangan para pengunjungnya yang paling responsif, yang telah menyebabkan dia dapat penghasilan $500 per minggu. 2. Jim dapat mengoptimasikan halaman situsnya untuk “Car Accessories”. Namun itu bisa mendatangkan risiko besar, yaitu kehilangan 60% pendapatan yang selama ini masuk.
3. Jim dapat meluncurkan halaman web baru untuk “Car Parts” dan “Car Accessories”.
4. Jim dapat mengoptimasikan halaman situsnya untuk KEDUA search terms.
Jim pun memutuskan memilih opsi ke-4 – yaitu mengoptimasikan halaman web-nya untuk KEDUA search terms! Jim paham akan pepatah lama yang mengatakan jika engkau berusaha untuk menyenangkan semua orang, maka akhirnya justru tak seorang pun yang bisa kau buat senang. Itulah sebabnya dia memutuskan untuk memainkan kartunya dengan sangat cermat.
Jim paham perilaku pengunjung. Dia tahu bahwa gaya membaca para pengunjungnya suka membaca sepotong-sepotong. Mereka membaca sepintas di sini dan sepotong di sana. Namun mereka tak pernah
membaca halaman web seperti buku, yaitu mulai dari bagian paling atas, lalu membaca ke arah kanan dan terus hingga ke bagian paling bawah. Dia memoles layout-nya agar artikel-artikel “Car Parts” tampak lebih jelas. Dia pun dengan cerdas menggunakan foto-foto mobil yang hot di situs web-nya untuk menciptakan beberapa daya tarik pada situs web-nya yang
di-layout/tata dengan rapi.
Jim paham bahwa orang secara naluriah akan melihat ke foto-foto, lalu akan tertarik lebih dalam lagi tentang informasi rinci tentang bagian-bagian mobil – yang diikuti dengan penempatan iklan Google secara strategis. Google membolehkan Anda memasang hingga 3 blok (unit iklan) AdSense pada sebuah halaman yang sama. Baca lebih lanjut tentang
perubahan kebijakan ini – dan apa artinya bagi Anda.
Untuk mendongkrak peluang ini, Jim membuat spasi baru untuk konten dengan memoles kerangka/bingkai halaman web-nya. Kini Jim dapat memanfaatkan layout halaman situsnya dengan menarik pengunjung untuk masuk ke dalam dengan ‘pancingan konten’ yang singkat dan memikat sehingga mengarah untuk menggugah daya tarik ke iklan Google.
Dia menambahkan sidebar baru yang berisi info-info sangat menarik tentang aksesoris mobil baru yang sedang hot. Info-info ini bagaikan magnet yang menyedot para pengunjung yang sedang mencari aksesori mobil. Lebih penting lagi, info-info tersebut diletakkan berdampingan dengan iklan AdSense, yang menggoda orang dengan tawaran-tawaran hot baru tentang Car Accessories.
Sebuah seksi/bagian khusus yang didisain istimewa “Accessories I love” mengundang para pengunjung untuk menggulung layar monitor mereka ke bawah. Di sini Jim menyediak an berita, update dan resensi yang berimbang tentang Car Accessories Market. Dia memancing pengunjung untuk mencek ke produk baru yang diluncurkan dengan Google Search Box yang terintegrasi, yang membantu mereka untuk mencari di dalam halaman situs webnya atau mencari di seluruh web untuk mendapatkan konten yang relevan.
Perubahan-perubahan ini bukan hanya menjadikan halaman web Jim makin relevan; tapi juga membuat para pengunjung bersikap makin receptive terhadap iklan. Dan masih ada lagi. Kini Jim dapat menciptakan
aliran pendapatan baru untuk dirinya sendiri dengan membubuhkan link- link baru ke halaman-halaman yang diper untukkan untuk aksesoris mobil, onderdil mobil dan kata kunci lain yang sudah menarik respon besar dari para pengunjung atas halaman situsnya selama ini.
Jim menggunakan channel-channel dan server log-nya untuk menimba lebih dalam dan menarik informasi yang sangat berharga. Anda pun dapat menggunakan rahasia ini untuk membidik iklan-iklan yang
menghasilkan uang terbanyak bagi Anda – dan untuk menemukan
sumber tersembunyi pendapatan AdSense.