• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

E. Bagan Struktur Perusahaan

Gambar IV.2 1 Bagan Struktur Perusahaan F. Jenis Produk

Selain menawarkan jual-beli produk, Tokopedia juga menyediakan fitur untuk melakukan top-up saldo, Donasi, Pemesanan tiket kereta api secara online, angsuran kredit, pembayaran PDAM dan BPJS serta pembelian token listrik.

Komisaris Utama (Katsumasa Niki)

Direktur (Sean Lee) Direktur (Leontinus Alpha Edison)

Direktur Utama (WilliamTanuwijaya)

Direktur (Ming Ma) Shailendra Singh Komisaris (Yohana

Frans)

Komisaris (Teruhide Sato) Komisaris (Daniel

Kang) Komisaris (Yinglan

Tan)

BAB V

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Proses Penelitian

Penelitian kali ini dilaksanakan pada tanggal 26 Mei hingga 3 Juni 2020 di Kecamatan Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berhubungan dengan diselenggarakannya penelitian ini yang bertepatan dengan pandemi Covid19 maka peneliti menggunakan google form guna mendapatkan data atau informasi terkait responden yang disebarkan melalui link di jejaring sosial media dan grup atau komunitas yang berdomisili di Kecamatan Godean. Dalam penyebaran kuisionernya, peneliti mencari responden sebanyak 96 orang untuk dijadikan sampel, setelah mendapatkan data tersebut maka peneliti segera melanjutkan proses tabulansi dan pengolahan data.

B. Pengujian Instrumen

Pada pengujian instrumen, peneliti akan meguji pernyataan yang ada di kuesioner terkait uji validitas dan reliabiltas. Guna melakukan uji maka peneliti menggunakan program yang berbentuk aplikasi yaitu SPSS (Statistical Product and Service Solution) 26.0 for windows dan Microsoft Office Excel.

1. Uji Validitas

Uji validitas dilakukan untuk menguji kecocokan dan kepantasan jawaban kuesioner yang diperoleh dari responden untuk digunakan dalam penelitian ini atau tidak. Pada penelitian ini, uji

validitas diukur dengan menggunakan rumus Product Moment dari Karl Pearson.

Untuk responden yang berjumlah 96 orang dan nilai alpha 5%, maka diperoleh nilai rtabel sebesar 0,202. Selanjutnya, nilai rtabel tersebut digunakan untuk kriteria validitas item-item yang ada di dalam kuesioner. Suatu item dapat dinyatakan valid apabila koefisien korelasi rhitung item total harus lebih besar dari 0,202. Berikut adalah hasil uji validitas masing-masing variabel:

Tabel V.1 1

Hasil Analisis Validitas Gaya Hidup Hedonis Pernyataan Koefisien

Korelasi (rhitung)

(rtabel) Keterangan

Sumber: Data primer, diolah 2020

Berdasarkan Hasil Analisis Validitas Gaya Hidup Hedonis Tabel V.1, dapat disimpulkan bahwa pengujian validitas untuk variabel persepsi konsumen pada Gaya Hidup Hedonis dinyatakan Valid dikarenakan keseluruhan item memiliki nilai rhitung yang lebih besar dari rtabel.

Tabel V.2 1

Hasil Analisis Validitas pada Promosi Penjualan Pernyataan Koefisien

Korelasi (rhitung)

(rtabel) Keterangan

Sumber: Data primer, diolah 2020

Berdasarkan Hasil analisis validitas pada promosi penjualan tabel V.2, dapat disimpulkan bahwa uji validitas untuk variabel persepsi konsumen pada Promosi Penjualan dinyatakan Valid sebab semua item memiliki nilai rhitung yang lebih besar dari rtabel.

Tabel V.3 1

Hasil Analisis Validitas Variabel Keputusan Pembelian Pernyataan Koefisien

Korelasi (rhitung)

(rtabel) Keterangan Sumber: Data primer, diolah 2020

Berdasarkan Hasil analisis validitas keputusan pembelian tabel V.3, dapat disimpulkan bahwa uji validitas untuk variabel Keputusan Pembelian dinyatakan Valid sebab semua item memiliki nilai rhitung yang lebih besar dari rtabel.

2. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas adalah suatu pengujian guna mengetahui sejauh mana alat pengukuran memberikan hasil yang konsisten. Suatu instrumen dapat dikatakan handal (reliable) bila memiliki koefisien kehandalan atau alpha sebesar 0,60 atau lebih. Arikunto, 2006:45 (Dalam Dinda Prasetya Aurelia 2019:80).

Pada penelitian ini, uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan teknik Cronbach’s Alpha. Ketentuan agar data kuesioner dapat dikatakan reliabel adalah ≥ 0,60. Berikut ini adalah hasil analisis reliabilitas instrumen masing-masing variabel.

Tabel V.4

Hasil Pengujian Reliabilitas 1 Variabel Cronbach’s

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Dari hasil pengujian reliabilitas tabel V.4, dapat disimpulkan bahwa variabel Gaya Hidup Hedonis, Promosi Penjualan dan Keputusan Pembelian memiliki nilai yang memenuhi syarat, maka dapat dinyatakan reliabel karena nilai Cronbach’s Alpha ≥ 0,60 C. Analisis Deskriptif

Analisis deskriptif adalah suatu metode analisis dengan tujuan untuk mendapatkan suatu gambaran objektif mengenai suatu objek penelitian

serta mengetahui seberapa banyak responden yang memberi pernyataan sama pada suatu objek pertanyaan. Teknik analisis deskriptif dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 yaitu sebagai berikut:

1. Analisis Deskriptif Responden

Analisis deskriptif responden ini depergunakan untuk mengelompokkan responden dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tentang karakteristik dari responden. Kemudian akan dilakukan olah data melalui perhitungan statistik deskriptif. Analisis deskriptif responden dikelompokkan sebagai berikut :

Gambar V.1 1

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Berdasarkan gambar V.1 maka terlihat jelas bahwa pada penelitian ini didominasi oleh responden dengan jenis kelamin perempuan, yaitu sebanyak 51 orang, sedangkan responden laki-laki sebanyak 45 orang. Bila dipersentasekan, maka responden dengan

0

berjenis kelamin perempuan sebanyak 53% dan responden laki-laki sebanyak 47%.

Gambar V.2 1

Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

Berdasarkan gambar V.2 diatas maka terlihat jelas bahwa pada penelitian ini didominasi oleh responden di rentang usia 21 – 25 tahun, yaitu sebanyak 60 orang. Selanjutnya responden di usia 17 – 20 tahun sebanyak 15 orang, responden di usia 26 – 30 tahun 13 orang, dan responden di usia > 30 tahun sebanyak 8 orang. Bila dipersentasekan, maka responden di usia 17 – 20 tahun adalah 15%, responden di usia 21 – 25 tahun adalah 63%, responden di usia 26 – 30 tahun adalah 14%, dan responden di usia >30 tahun adalah 8%.

0

Gambar V.3 1

Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan

Berdasarkan gambar V.3 diatas maka terlihat jelas bahwa pada penelitian ini didominasi oleh responden pelajar/mahasiswa, yaitu sebanyak 58 orang. Selanjutnya responden yang bekerja sebagai pegawai negeri sebanyak 1 orang, responden yang bekerja sebagai pegawai swasta sebanyak 19 orang, responden yang bekerja sebagai wiraswasta sebanyak 8 orang, dan sisanya responden yang memiliki pekerjaan lain sebanyak 10 orang. Bila dipersentasekan, maka responden pelajar/mahasiswa adalah 60%, responden pegawai negeri adalah 1%, responden pegawai swasta adalah 20%, dan responden yang memiliki pekerjaan lain-lain adalah 10% dan kemudian responden berdasarkan pekerjaan wiraswasta 9%

0 10 20 30 40 50 60 70

Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan

Karakteristik Responden

Berdasarkan Pekerjaan

Gambar V.4 1

Karakteristik Responden Berdasarkan Rata-rata Penghasilan perbulan

Berdasarkan gambar V.4 diatas maka terlihat jelas bahwa pada penelitian ini didominasi oleh responden dengan rata-rata penghasilan perbulan sebesar Rp.1.000.000-Rp.2.000.000 dengan jumlah 38 responden, kemudian dengan penghasilan kurang dari Rp.1.000.000 dengan jumlah 32 responden lalu responden dengan penghasilan lebih dari Rp.2.000.000 dengan jumlah 26 responden.

2. Analisis Deskriptif Variabel

Analisis deskriptif variabel bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai variabel mean. Dengan interval 0,80 maka rentang skor analisis deskriptif variabel adalah sebagai berikut:

0

Tabel V.5

Rentang Skor Analisis Deskriptif 1 Rentang Gaya Hidup

Hedonis

4,23 – 5,00 Sangat tinggi Sangat Baik Sangat Tinggi

a. Gaya Hidup Hedonis

Tabel V.6 1

Hasil Analisis Deskriptif Gaya Hidup Hedonis

Aspek Mean Item Mean Kategori

Aktivitas 2,95 Selalu mengikuti trend Minat 3,01 Membeli barang yang

terfikirkan

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Dari hasil analisis deskriptif gaya hidup hedonis tabel V.6, dapat disimpulkan bahwa rata-rata dari jawaban responden

terhadap Gaya Hidup Hedonis adalah 2,94. Berdasarkan analisis rentang skor, 2,94 menunjukkan nilai pada kategori Netral atau Cukup terhadap Gaya Hidup Hedonis.

b. Promosi Penjualan

Tabel V.7 1

Hasil Analisis Deskriptif Promosi Penjualan

Item Mean Kategori

Produk yang ditawarkan lengkap

3,73 Baik

Produk bervariasi 3,97 Baik

Tersedia potongan harga produk tertentu

3,93 Baik

Tersedia potongan harga di musim tertentu

3,96 Baik

Tersedia paket harga ujuk jumlah pembelian tertentu

3,83 Baik

Mean 3,88 Baik

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Dari hasil analisis deskriptif promosi penjualan tabel V.7, dapat disimpulkan bahwa rata-rata dari jawaban responden terhadap Promosi Penjualan adalah 3,88. Berdasarkan analisis rentang skor, 3,88 menunjukkan bahwa konsumen atau pengguna aplikasi Tokopedia beranggapan bahwa Promosi Penjualan yang diterapkan adalah Baik.

c. Keputusan Pembelian

Tabel V.8 1

Hasil Analisis Deskriptif Keputusan Pembelian

Item Mean Kategori

Tidak ragu dalam membeli produk

3,41 Cukup

Memiliki keteguhan hati 3,53 Tinggi Tidak menyesal membeli 3,54 Tinggi

produk

Memilih salah satu merek dari pada merek lainnya

3,44 Tinggi

Tetap membeli produk meski harga naik

2,86 Cukup

Mean 3,36 Cukup

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Dari tabel hasil analisis deskriptif keputusan pembelian tabel V.8, dapat disimpulkan bahwa rata-rata dari jawaban responden adalah 3,36. Berdasarkan analisis rentang skor, 3,36 menunjukkan bahwa Keputusan Pembelian melalui aplikasi Tokopedia di Kecamatan Godean adalah Cukup.

D. Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas

Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal.

Dalam statistik parametrik, distribusi data yang normal adalah suatu keharusan dan salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi. Pedoman yang digunakan untuk dapat mengetahui residual berdistribusi normal atau tidak dengan melihat pada nilai signifikansi pada hasil uji Kolmogorov – Smirnov. Jika nilai Sig ≥ 0,05 maka data distribusi normal, sebaliknya jika nilai Sig ≤ 0,05 maka data tidak berdistribusi normal. Berikut adalah hasil uji normalitas pada penelitian ini:

Tabel V.9

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

c. Lilliefors Significance Correction.

d. This is a lower bound of the true significance

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Bedasarkan tabel V.9, terlihat bahwa nilai signifikansi 0,200 >

0,05. Maka dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai residual berdistribusi normal, sehingga peneliti dapat melakukan analisis lebih lanjut pada penelitian ini.

2. Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas digunakan dalam menguji apakah pada model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual satu

pengamatan ke pengamatan lainnya. Bila diketahui varians residual dari satu pengamatan ke pengamatan lainnya tetap, maka diapat dikatakan homoskedastisitas, dan jika berbeda maka terjadi heteroskedastisitas. Pada penelitian ini, pengujian untuk melihat adanya gejala heteroskedastisitas dilakukan dengan uji Glejser. Dasar pengambilan keputusan pada uji Glejser adalah jika nilai Sig. ≥ 0,05 maka tidak terjadi heteroskedastisitas, sebaliknya jika nilai Sig. ≤ 0,05 maka terjadi heteroskedastisitas. Berikut adalah hasil uji heterokskedastisitas dalam penelitian ini :

Tabel V.10

Hasil Pengujian Heteroskedastisitas 1

Coefficientsa

a. Dependent Variable: Abs_RES Sumber: Data Primer, diolah 2020

Dari hasil pengujian di atas, terlihat bahwa nilai signifikansi Gaya Hidup Hedonis adalah sebesar 1,00 > 0,05 nilai signifikansi Promosi Penjualan sebesar 1,00 > 0,05, Maka dengan demikian disimpulkan bahwa model regresi tidak terjadi heterokedastisitas.

3. Uji Multikolineritas

Uji multikolinieritas bertujuan untuk menguji apakah pada model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Jika variabel independen saling berkorelasi, maka variabel-variabel ini dinyatakan tidak ortogonal. Variabel ortogonal berarti variabel independen yang nilai korelasi antar sesama variabel independen adalah sama dengan nol. Jadi nilai tolerance yang rendah sama dengan nilai VIF (Variance Inflation Factors) tinggi (karena VIF

= 1/tolerance). Peneliti harus menentukan tingkat kolinieritas yang masih dapat ditoleransi. Asumsi pengambilan keputusannya adalah Jika VIF ≤ 10 dan nilai tolerance ≥ 0,1 maka regresi bebas dari multikolinieritas, namun sebaliknya Jika VIF > 10 dan nilai tolerance

< 0,1 maka regresi menunjukkan adanya multikolinieritas.

Tabel V.11

Hasil Pengujian Multikolineritas 1

Coefficientsa

a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Dari hasil pengujian di atas, terlihat bahwa nilai tolerance untuk variabel Gaya Hidup Hedonis adalah sebesar 0,827 > 0,10, variabel Promosi Penjualan sebesar 0,827 > 0,10. Kemudian untuk nilai VIF variabel Gaya Hidup Hedonis adalah 1,209 < 10,00, nilai VIF untuk variabel Sales Promotion adalah 1,209 < 10,00. Maka dengan demikian disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala multikolinieritas dalam model regresi.

4. Uji Linearitas

Uji linearitas digunakan untuk melihat apakah model yang digunakan mempunyai hubungan linear atau tidak. Uji linearitas digunakan untuk menjelaskan apakah sifat linear antara dua variabel yang diidentifikasikan secara teori telah sesuai atau sebaliknya dengan hasil observasi yang ada. Uji linearitas menggunakan asumsi jika pada output signifikansi F pada ANOVA > 0,05 maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel independen dengan dependen, namun sebaliknya jika pada output signifikansi F pada ANOVA ≤ 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang linear antara variabel independen dengan variabel dependen. Berikut adalah hasil uji linearitas pada penelitian ini :

a. Gaya Hidup Hedonis (X1)

Tabel V.12 1

Hasil Pengujian Linearitas Gaya Hidup Hedonis ANOVA Table

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Bedasarkan hasil pengujian di atas, dapat dilihat bahwa nilai signifikansi 0,616 > 0,05. Maka disimpulkan bahwa ada hubungan yang linear secara signifikan antara variabel Gaya Hidup Hedonis (X1) dengan Keputusan Pembelian (Y).

b. Promosi Penjualan (X2)

Tabel V.13 1

Hasil Pengujian Linearitas Promosi Penjualan

ANOVA Table

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Bedasarkan hasil pengujian di atas, dapat dilihat bahwa nilai signifikansi 0,198 > 0,05. Maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear secara signifikan antara variabel Promosi Penjualan (X1) dengan Keputusan Pembelian (Y).

E. Analisis Regresi Linear Berganda

Pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Promosi penjualan dipastikan dan dievaluasi melalui Uji Regresi Linear Berganda.

1. Uji F

Uji F dilakukan guna menguji nilai dari signifikansi koefiisen regresi seluruh variabel independen didalam sebuah model secara bersama-sama (simultan). Dalam penelitian ini peneliti menguji signifikansi dari pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan secara bersama-sama terhadap Keputusan Pembelian.

Rumusan dari hipotesis (H0) nol dan hipotesis alternatif (Ha) terkait pengaruh variabel Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan secara bersama-sama terhadap Keputusan Pembelian adalah sebagai berikut:

H0 : Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan tidak berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia.

Ha : Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi

Tokopedia.

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Pada tabel diatas diketahui bahwa nilai F sebesar 32.972 dengan tingkat signifikansi yang dihasilkan sebesar 0,000. Berdasarkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 tersebut maka dapat disimpulkan bahwa

Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui Aplikasi Tokopedia.

2. Uji T

Uji t dipergunakan untuk mengetahui apakah masing-masing dari variabel independen secara parsial mampu mempengaruhi variabel dependen. Rumusan hipotesis nol (H0) dan hipotesis alternatif (Ha) mengenai pengaruh variabel Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan secara parsial terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia sebagai berikut :

H0 : b1 = 0 : Secara parsial tidak terdapat pengaruh Gaya Hidup hedonis terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia.

Ha : b1 0: Secara parsial terdapat pengaruh Gaya Hidup Hedonis terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia.

H0 : b2 = 0 : Secara parsial tidak terdapat pengaruh Promosi Penjualan terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia.

Ha : b2 ≠ 0 : Secara parsial terdapat pengaruh Promosi Penjualan terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia.

Penjelasan mengenai variabel pengaruh Gaya Hidup Hedonis (X1) dan Promosi Penjualan (X2) terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia secara parsial dapat dilihat melalui tabel berikut :

Tabel V.15

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Dari tabel hasil Uji regresi linear berganda pada tabel V.15, secara sistematis dapat disusun persamaan regresi berganda sebagai berikut:

Y=4,051 + 0,172X1 + 0,421X2

a. Gaya Hidup Hedonis

Nilai koefisien regresi sebesar 0,172 menjelaskan besaran kontribusi gaya hidup hedonis terhadap keputusan pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia. Agar nilai sesuai dengan uji hipotesis maka nilai signifikan harus kurang dari 0,05 dan dalam uji regresi linear berganda ini didapatkan nilai sebesar 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan

antara Gaya Hidup Hedonis terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia.

b. Promosi Penjualan

Nilai koefisien regresi sebesar 0,421 menjelaskan besaran kontribusi dari promosi penjualan terhadap kepututasan pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia. Agar nilai dapat sesuai dengan uji hipotesis maka nilai signifikan harus kurang dari 0,05 dan dalam uji regresi linear berganda ini didapatkan nilai sebesar 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara Promosi Penjualan terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia.

3. Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui besaran pengaruh dari suatu variabel independen dalam penelitian ini (Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan) terhadap variabel dependen (Keputusan Pembelian).

Tabel V.16 1

Hasil Pengujian Koefisien Determinasi Model Summary

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Hasil dari analisis data pada tabel V.16 menunjukan nilai R sebesar 0,644, sedangkan pada nilai Adjusted R square adalah sebesar 0,415. Dengan ini disimpulkan bahwa nilai tersebut menunjukan Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan mempengaruhi Keputusan Pembelian sebesar 41,5%, dan tersisa 58,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat pada penelitian ini.

F. Pembahasan

1. Profil Responden

Sebanyak 96 pengguna aplikasi Tokopedia menjadi sampel dalam penelitian “Pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia di Kecamatan Godean”. Dari 96 responden tersebut adalah kaum laki-laki dengan diketahui jumlah responden laki-laki sebanyak 45 orang dan 51 sisanya adalah perempuan.

Dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwa jenis kelamin perempuan lebih dominan dalam menggunakan aplikasi Tokopedia di Kecamatan Godean.

Kemudian dilihat dari segi usia, peneliti mendapatkan hasil sebanyak 15 orang berusia 17 – 20 tahun, 60 orang berusia 21 – 25 tahun, 13 orang berusia 26 -30 tahun, dan 8 orang berusia lebih dari 30 tahun. Berdasarkan data yang didapatkan responden diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pengguna di usia 21-25 tahun mendominasi rentang usia pengguna aplikasi Tokopedia.

Dilihat berdasarkan golongan pekerjaan, peneliti mendapatkan informasi bahwa 58 orang adalah pelajar/mahasiswa, 1 orang sebagai pegawai negeri, 19 orang sebagai pegawai swasta, 8 orang sebagai wiraswasta, dan sisanya 10 orang memiliki pekerjaan lain-lain. Dari informasi yang didapatkan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa pengguna aplikasi Tokopedia di dominasi dari golongan pelajar/mahasiswa.

Dilihat berdasarkan rata-rata penghasilan perbulan, peneliti mendapatkan informasi bahwa 38 orang rata-rata berpenghasilan Rp.1.000.000-Rp.2.000.000 kemudian per bulan dengan penghasilan kurang dari Rp.1.000.000 sebanyak 32 orang. Kemudian dengan jumlah 26 responden rata-rata diatas Rp2.000.000. Dari informasi yang didapatkan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa pengguna aplikasi Tokopedia didominasi oleh masyarakat dengan rata-rata penghasilan Rp1.000.000 – Rp2.000.000 per bulan.

2. Gaya Hidup Hedonis menurut Pengguna aplikasi Tokopedia di Kecamatan Godean

Berdasarkan tabel V.6, terlihat bahwa angka persepsi konsumen pada Gaya Hidup Hedonis memiliki rata-rata skor sebesar 2,94, dimana jika angka tersebut dilihat dalam rentang skor analisis maka angka 2,94 terletak pada rentang 2,62 - 3,41 yaitu menunjukan bahwa persepsi konsumen pada Gaya Hidup Hedonis dinyatakan Cukup atau Netral. Dalam penelitian ini, peneliti menilai persepsi dengan

menggunakan 3 aspek Gaya Hidup Hedonis yaitu Aktivitas, Minat dan Opini. Dari ke-3 aspek tersebut terdapat kesimpulan bahwa rata-rata tertinggi diperoleh pada aspek Minat yaitu sebesar 3,01, dan rata-rata terendah diperoleh pada aspek Opini yaitu sebesar 2,81. Berdasarkan data tersebut jumlah rata-rata dari variabel Gaya Hidup Hedonis adalah 2,94 dimana nilai ini termasuk kedalam kategori Cukup.

3. Promosi Penjualan menurut pengguna aplikasi Tokopedia

Berdasarkan tabel V.7, terlihat bahwa angka persepsi konsumen pada Promosi Penjualan memiliki rata-rata skor sebesar 3,88, dimana jika angka tersebut dilihat dalam rentang skor analisis maka angka 3,88 terletak pada rentang 3,42 – 4,22 yaitu menunjukan bahwa persepsi konsumen pada Promosi Penjualan dinyatakan baik.

4. Keputusan Pembelian Pengguna aplikasi Tokopedia.

Berdasarkan tabel V.8, terlihat bahwa angka Keputusan Pembelian pada responden memiliki rata-rata skor sebesar 3,36, dimana jika angka tersebut dilihat dalam rentang skor analisis maka angka 3,36 terletak pada rentang 2,62 – 3,41 yaitu menunjukan bahwa Keputusan Pembelian oleh responden masuk kedalam kategori Cukup.

5. Pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia.

Berdasarkan hasil output Uji F, diketahui bahwa Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis dengan

menggunakan aplikasi SPSS 26.0 for windows yang menunjukkan bahwa nilai Sig. Dari variabel Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan secara simultan berpengaruh terhadap variabel Keputusan Pembelian sebesar 0,000 dimana nilai tersebut < 0,05. Selain itu juga diketahui bahwa kontribusi Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan terhadap Keputusan Pembelian sebesar 0,415 (41,5%) dan sisanya 0,585 (58,5%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian.

6. Pengaruh Gaya Hidup Hedonis terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia

Berdasarkan hasil output Uji T, diketahui bahwa pada variabel Gaya Hidup Hedonis berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis dengan menggunakan aplikasi SPSS 26.0 for windows yang menunjukkan bahwa nilai Sig. Dari variabel Gaya Hidup Hedonis sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,172. Nilai tersebut disimpulkan bahwa Gaya Hidup Hedonis memiliki nilai Sig. sebesar 0,000 yang berarti <

0,05. Melalui data tersebut dapat disimpulkan bahwa Gaya Hidup Hedonis berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, 7. Pengaruh Promosi Penjualan terhadap Keputusan Pembelian secara

online melalui aplikasi Tokopedia.

Berdasarkan hasil output Uji T, diketahui bahwa pada variabel Promosi Penjualan berpegaruh signifikan terhadap Keputusan

Pembelian. Hal ini dibuktikan menggunakan aplikasi SPSS 26.0 for Windows yang menunjukan bahwa nilai Sig. dari variabel Promosi Penjualan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi 0,421. Nilai tersebut disimpulkan bahwa Promosi Penjualan memiliki nilai Sig.

sebesar 0,000 yang berarti < 0,05. Melalui data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Promosi Penjualan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil penelitian sesuai dengan hipotesis yang telah di susun sebelumnya.

85 BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

Berdasarkan analisis data penelitian “Pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Promosi Penjualan terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia di Kecamatan Godean” peneliti menarik kesimpulan bahwa :

1) Ada pengaruh Gaya Hidup Hedonis terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia di Kecamatan Godean.

2) Ada pengaruh Promosi Penjualan terhadap Keputusan Pembelian secara online melalui aplikasi Tokopedia di Kecamatan Godean.

B. Saran

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti mengemukakan saran sebagai berikut :

1) Bagi Penelitian Selanjutnya

1) Bagi Penelitian Selanjutnya

Dokumen terkait