BAB VII SIMPULAN DAN SARAN
7.2 Saran
7.2.4 Bagi Peneliti Selanjutnya
7.2.4.1. Melakukan penelitian dengan alat penilaian yang berbeda sehingga didapatkan sudut pandang yang berbeda dalam penilaian sistem informasi.
7.2.4.2. Melakukan penelitian di Dinas Kesehatan lain sehingga didapatkan kondisi dan permasalahan mengenai pelaksanaan
pelaporan kinerja pembinaan gizi melalui sistem informasi gizi.
Aditama, Tjandra Yoga. Manajemen Administrasi Rumah Sakit. Edisi kedua. Jakarta: UI Press. 2003
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar 2010. Jakarta: Kementerian Kesehatan. 2010
Bank Data Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Tahun 2013
Departemen Kesehatan RI. Sistem Kesehatan Nasional 2009. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. 2009. Artikel diakses dari http://www.depkes.go.id/downloads/SKN%20final.pdf pada tanggal 25 April 2013
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Pelaksanaan Surveilans Gizi Dan Capaian Indikator Kegiatan Pembinaan Gizi Di Kabupaten Bogor Tahun 2012. Materi Review Pelaksanaan Surveilans Gizi tahun 2013
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Laporan Tahunan Gizi. Tangerang Selatan: Seksi Gizi Dinkes Tangsel. 2012
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Profil Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Tahun 2013. Artikel diakses dari http://dinkes-tangsel.blogspot.com/p/tentang-dinkes.html pada 25 April 2013
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. SOP Pembinaan Wilayah. Tangerang Selatan: Dinkes Tangsel
Kementerian Kesehatan. Petunjuk Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Gizi Capaian Indikator Pembinaan Gizi. Tahun 2013
Kementerian Kesehatan. Petunjuk Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Gizi Capaian Indikator Pembinaan Gizi. Tahun 2012a
Kementerian Kesehatan. Petunjuk Pelaksanaan Surveilans Gizi. Jakarta: Kementerian Kesehatan. 2012b
Kendall dan Kendall. Analisis dan Perancangan Sistem. Versi Bahasa Indonesia. Edisi Kelima. Jilid 1. Jakarta: Indeks. 2007
Purwanti, Endah dan Ayubi, Dian. Hubungan Antara Kepemimpinan Kepala Puskesmas Dan Karakteristik Petugas Dengan Kinerja Petugas Gizi Puskesmas Di Kabupaten Karawang Tahun 2007. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2008
Sabarguna, Boy S. Analisis Data Pada Penelitian Kualitatif. Jakarta: UI Press. 2008 Siagian, Sondang P. Sistem Informasi Untuk Pengambilan Keputusan. Jakarta: P.T
Gunung Agung. 1974
Siswanto, Politik Dalam Organisasi (Suatu Tinjauan Menuju Etika Berpolitik), Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol 10 No. 04 Desember 2007 Halaman 159.165
Sudikno, dkk. Analisis Kinerja Tenaga Pelaksana Gizi Puskesmas Dalam Penanggulangan Balita Gizi Buruk. Gizi Indonesia. 2007
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R & D. Bandung: Alfabeta. 2010 Sutabri, Tata. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Andi. 2005.
Suparman. Quality assurance pelayanan gizi di puskesmas Kota bandung. Gizi Indonesia. Tahun 2004
Putra, Sopiansyah Jaya dan Subiyakto, A’ang. Pengantar Sistem Informasi. Jakarta: UIN Jakarta Press. 2006
Trisnantoro, Laksono. Pelaksanaan Desentralisasi Kesehatan di Indonesia 2000-2007. Artikel dapat diakses dari http://kebijakankesehatanindonesia.net/buku- elektronik/434-pelaksanaan-desentralisasi-kesehatan-di-indonesia-2000-2007.html diakses pada 16 mei 2013.
Utomo, Hardi, Kusmanto. Pengaruh Pengawasan Dan Pelayanan Terhadap Kinerja Bagian Pemasaran (Studi Kasus Ksp Artha Prima). Jurnal Ilmiah Among Makarti. Vol 2, No. 4. Tahun 2009
Wawan Setiawan. Tesis Beberapa Faktor yang Berhubungan Dengan kinerja bidan di desa dalam Pertolongan persalinan Di kabupaten tasikmalaya. UNDIP. 2007
World Health Organization. Framework and Standards for Country Health Information Systems. Second edition. Switzerland: World Health Organization. 2008
Pelaksanaan : Identitas Informan : Nama : Umur : Jabatan : No. Kontak : Keterangan Wawancara : Hari/Tanggal : Lamanya : Pokok Bahasan : A. Sumber Daya 1. Personil
Siapa yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan sistem informasi gizi di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan ?
Siapa yang menjadi tenaga pelaksana tersebut ?
Apakah tenaga pelaksana tersebut sebelumnya telah mendapatkan pelatihan mengenai pelaksanaan sistem informasi gizi ?
Bagaimana mereka melaksanakan tugasnya?
Jelaskan bagaimana anda menjalankan tugas anda seebagai petugas pelaporan kinerja pembinaan gizi melalui sistem informasi gizi? 2. Dana
Dari mana saja anggaran surveilans gizi berasal ? Dialokasikan kemana saja anggaran tersebut? 1. Ucapkan terima kasih atas kesediaan diwawancarai.
2. Lakukan perkenalan dua arah, baik peneliti maupun informan mulai dari nama, umur, pendidikan, pekerjaan, jabatan.
3. Jelaskan maksud dan tujuan wawancara. 4. Wawancara dilakukan oleh peneliti.
5. Dalam diskusi informan bebas mengeluarkan pendapat.
6. Jelaskan bahwa tidak ada jawaban yang salah dan benar serta dijaga kerahasiaannya, tetapi informan bebas menyampaikan pendapat, pengalaman, harapan dan saran-saran yang berkaitan dengan topik wawancara.
7. Catat seluruh pembicaraan
Apakah anggaran tersebut mencukupi untuk pelaksanaan sistem informasi gizi di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan ?
3. Sarana
Apa saja sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam mendukung pelaksanaan sistem informasi gizi ?
Apa saja sarana yang tersedia di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan untuk mendukung kegiatan pelaporan tersebut?
Bagaimana dengan kebutuhan dan ketersediaan terhadap sarana dalam mendukung pengelolaan sistem informasi gizi? Apakah sudah memenuhi kebutuhan?
Apakah terdapat pelaksanaan perawatan terhadap sarana?jika ya, bagaiamana perawatannya?
4. Kebijakan
Apakah ada kebijakan dari pemerintah berupa regulasi mengenai pelaporan melalui system informasi gizi? Jika ada, dalam peraturan tingkat apa dan nomor berapa?
Apakah ada kebijakan untuk pertemuan rutin?jika ada, bagaimana pelaksanannya?
B. Indikator
Apa saja indikator yang terdapat dalam sistem informasi gizi? C. Sumber Data
Apa saja data yang diperlukan untuk dilaporkan melalui website sistem informasi gizi?
Berasal dari mana data yang dikumpulkan untuk dilaporkan melalui website sistem informasi gizi? Bagaimana cara memperoleh data dari tempat tersebut?
Apakah ada formulir tertentu yang dijadikan sebagai acuan dalam pengisian data yang akan dilaporkan melalui website sistem informasi gizi?
D. Manajemen Data 1. Pengumpulan Data
Apa saja data yang diperlukan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan untuk dilaporkan melalui sistem informasi gizi?
Apakah terdapat prosedur tertulisnya?
Berasal dari mana saja data yang diperlukan untuk dilaporkan melalui sistem informasi gizi ?
masyarakat?
Apakah ada kendala dalam pengumpulan data yang akan dilaporkan melalui sistem informasi gizi ?
Apa saja kendala yang dihadapi oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan dalam proses pengumpulan data yang akan dilaporkan melalui sistem informasi gizi ?
Apa saja yang dilakukan dalam mengatasi kendala yang dihadapi pada saat pengumpulan data tersebut?
2. Penyimpanan Data
Bagaimana penyimpanan data tersebut? Dalam bentuk apa data tersebut disimpan? 3. Pengolahan dan Analisis Data
Bagaimana cara pengolahan (entri, koding dll)? Apakah ada proses tersebut yang dilakukan di tingkat dinas kesehatan?
Bagaimana cara analisis datanya, dalam bentuk apa? Dilakukan analisis lebih lanjut atau tidak?
Apakah Dinas Kesehatan Kota melakukan analisis? Bagaimana melakukan analisis data di Dinas Kesehatan Kota?
Bagaimana tindak lanjut langsung dari hasil analisis terhadap hasil informasi yang diperoleh?
E. Produk Informasi
1. Laporan Kinerja Pembinaan Gizi Masyarakat
Bagaimana bentuk laporan kinerja pembinaan gizi masyarakat yang dilaporkan melalui sistem informasi gizi?
Dalam laporan kinerja pembinaan gizi masyarakat, apa saja data yang terdapat dalam laporan tersebut ?
Waktu pelaporan?
F. Diseminasi dan Penggunaan Informasi
Dalam bentuk apa diseminasi informasi disebarkan? Siapa saja yang menjadi sasaran dalam informasi ini?
Apakah informasi yang diperoleh dari system informasi gizi berpengaruh dalam pengambilan keputusan di tingkat Dinas Kesehatan?
Informasi apa saja yang digunakan dan dibutuhkan? Bagaimana menggunakan informasi tersebut?
langkah dalam monitoring dan evaluasi pelaksanaan sistem informasi gizi?
Apakah ada feedback dari tingkat kabupaten/kota? Jika ada, dalam bentuk apa?
Pedoman Wawancara untuk TPG Petunjuk umum wawancara :
Pelaksanaan : Identitas Informan : Nama : Umur : Jabatan : No. Kontak : Keterangan Wawancara : Hari/Tanggal : Lamanya : Pokok Bahasan : A. Sumber Daya 1. Personil
Apakah ada tenaga pelaksana yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan sistem informasi gizi di Puskesmas?
Siapa yang menjadi tenaga pelaksana tersebut ?
Apakah tenaga pelaksana tersebut sebelumnya telah mendapatkan pelatihan mengenai pelaksanaan sistem informasi gizi ?
1. Ucapkan terima kasih atas kesediaan diwawancarai.
2. Lakukan perkenalan dua arah, baik peneliti maupun informan mulai dari nama, umur, pendidikan, pekerjaan, jabatan.
3. Jelaskan maksud dan tujuan wawancara. 4. Wawancara dilakukan oleh peneliti.
5. Dalam diskusi informan bebas mengeluarkan pendapat.
6. Jelaskan bahwa tidak ada jawaban yang salah dan benar serta dijaga kerahasiaannya, tetapi informan bebas menyampaikan pendapat, pengalaman, harapan dan saran-saran yang berkaitan dengan topik wawancara.
7. Catat seluruh pembicaraan
pelaporan kinerja pembinaan gizi melalui sistem informasi gizi? 2. Dana
Dari mana saja anggaran surveilans gizi berasal ? Dialokasikan kemana saja anggaran tersebut?
Berapa besar anggaran yang ditujukan untuk pelaksanaan sistem informasi gizi di Puskesmas ?
Apakah anggaran tersebut mencukupi untuk pelaksanaan sistem informasi gizi di Puskesmas?
3. Sarana
Apa saja sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam mendukung pelaksanaan sistem informasi gizi ?
Apa saja sarana yang tersedia di Puskesmas untuk mendukung kegiatan pelaporan tersebut?
Bagaimana dengan kebutuhan dan ketersediaan terhadap sarana dalam mendukung pengelolaan sistem informasi gizi? Apakah sudah memenuhi kebutuhan?
Apakah terdapat pelaksanaan perawatan terhadap sarana?jika ya, bagaiamana perawatannya?
4. Kebijakan
Apakah ada kebijakan dari pemerintah berupa regulasi mengenai pelaporan melalui system informasi gizi?
Apakah ada kebijakan untuk pertemuan rutin?jika ada, bagaimana pelaksanannya?
B. Indikator
Apa saja indikator yang terdapat dalam sistem informasi gizi? C. Sumber Data
Apa saja data yang diperlukan untuk dilaporkan melalui website sistem informasi gizi?
Berasal dari mana data yang dikumpulkan untuk dilaporkan melalui website sistem informasi gizi? Bagaimana cara memperoleh data dari tempat tersebut?
Apakah ada formulir tertentu yang dijadikan sebagai acuan dalam pengisian data yang akan dilaporkan melalui website sistem informasi gizi?
Apa saja data yang diperlukan oleh Puskesmas untuk dilaporkan melalui sistem informasi gizi?
Apakah terdapat prosedur tertulisnya?
Berasal dari mana saja data yang diperlukan untuk dilaporkan melalui sistem informasi gizi ?
Bagaimana mekanisme pengumpulan data tersebut berlangsung ? Apakah ada kegiatan koordinasi yang dilakukan seksi gizi dengan
pihak puskesmas dalam kegiatan pelaporan kinerja pembinaan gizi masyarakat?
Apakah ada kendala dalam pengumpulan data yang akan dilaporkan melalui sistem informasi gizi ?
Apa saja kendala yang dihadapi oleh pihak Puskesmas dalam proses pengumpulan data yang akan dilaporkan melalui sistem informasi gizi ?
Apa saja yang dilakukan dalam mengatasi kendala yang dihadapi pada saat pengumpulan data tersebut?
2. Penyimpanan Data
Bagaimana penyimpanan data tersebut? Dalam bentuk apa data tersebut disimpan? 3. Pengolahan dan Analisis Data
Bagaimana cara pengolahan (entri, koding dll)? Apakah ada proses tersebut yng dilakukan di tingkat dinas kesehatan?
Bagaimana cara analisis datanya, dalam bentuk apa? Dilakukan analisis lebih lanjut atau tidak?
Bagaimana tindak lanjut langsung dari hasil analisis terhadap hasil informasi yang diperoleh?
E. Produk Informasi
1. Laporan Kinerja Pembinaan Gizi Masyarakat
Bagaimana bentuk laporan kinerja pembinaan gizi masyarakat yang dilaporkan melalui sistem informasi gizi?
Dalam laporan kinerja pembinaan gizi masyarakat, apa saja data yang terdapat dalam laporan tersebut ?
Dalam laporan kinerja pembinaan gizi masyarakat, terdapat beberapa cakupan indikator program gizi, apa saja yang menjadi indikator program gizi tersebut?
Waktu pelaporan?
F. Diseminasi dan Penggunaan Informasi
dalam pengambilan keputusan di tingkat Puskesmas? Informasi apa saja yang digunakan dan dibutuhkan? Bagaimana menggunakan informasi tersebut? G. Monitoring dan Evaluasi
Kegiatan apa saja yang dilakukan pihak Puskesmas sebagai langkah dalam monitoring dan evaluasi pelaksanaan sistem informasi gizi? Apakah ada feedback dari tingkat kabupaten/kota? Jika ada, dalam
bentuk apa?
Pedoman Wawancara untuk Kader Petunjuk umum wawancara :
Pelaksanaan : Identitas Informan : Nama : Umur : Jabatan : No. Kontak : Keterangan Wawancara : Hari/Tanggal : Lamanya : Pokok Bahasan :
1. Ucapkan terima kasih atas kesediaan diwawancarai.
2. Lakukan perkenalan dua arah, baik peneliti maupun informan mulai dari nama, umur, pendidikan, pekerjaan, jabatan.
3. Jelaskan maksud dan tujuan wawancara. 4. Wawancara dilakukan oleh peneliti.
5. Dalam diskusi informan bebas mengeluarkan pendapat.
6. Jelaskan bahwa tidak ada jawaban yang salah dan benar serta dijaga kerahasiaannya, tetapi informan bebas menyampaikan pendapat, pengalaman, harapan dan saran-saran yang berkaitan dengan topik wawancara.
7. Catat seluruh pembicaraan
Apakah ada tenaga pelaksana yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pencatatan dan pelaporan kegiatan pembinaan gizi masyarakat?
Siapa yang menjadi tenaga pelaksana tersebut ?
Apakah tenaga pelaksana tersebut sebelumnya telah mendapatkan pelatihan mengenai pelaksanaan sistem informasi gizi ?
Bagaimana mereka melaksanakan tugasnya?
Jelaskan bagaimana anda menjalankan tugas anda seebagai petugas pelaporan kinerja pembinaan gizi melalui sistem informasi gizi? 2. Sarana
Apa saja sarana yang dibutuhkan dalam mendukung pelaksanaan dan pelaporan kegiatan pembinaan gizi masyarakat di Posyandu?
Apa saja sarana yang tersedia di Posyandu untuk mendukung kegiatan tersebut?
Bagaimana dengan kebutuhan dan ketersediaan terhadap sarana dalam mendukung pengelolaan sistem informasi gizi? Apakah sudah memenuhi kebutuhan?
B. Indikator
Apa saja yang harus dilaporkan ke tingkat puskesmas?
C. Sumber Data
Apa saja data yang diperlukan untuk dilaporkan? Berasal dari mana data yang dikumpulkan tersebut?
Apakah ada formulir tertentu yang dijadikan sebagai acuan dalam pengisian data yang akan dilaporkan?
D. Manajemen Data 1. Pengumpulan Data
Apa saja data yang diperlukan oleh Kader untuk dilaporkan kepada TPG?
Kegiatan apa saja yang dilakukan kader untuk mendapatkan data tersebut?
Bagaimana mekanisme pengumpulan data tersebut berlangsung ? Apakah ada kendala dalam pengumpulan data yang akan dilaporkan
kepada TPG ?
Apa saja kendala yang dihadapi oleh kader dalam proses pengumpulan data yang akan dilaporkan kepada TPG?
Apa saja yang dilakukan dalam mengatasi kendala yang dihadapi pada saat pengumpulan data tersebut?
Dalam bentuk apa data tersebut disimpan?
3. Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Gizi Masyarakat
Kegiatan apa saja yang dilakukan oleh kader dalam rangka kegiatan pembinaan gizi masyarakat di posyandu?
E. Produk Informasi
1. Laporan Kinerja Pembinaan Gizi Masyarakat
Bagaimana bentuk laporan kinerja pembinaan gizi masyarakat yang dilaporkan kepada TPG?
Dalam laporan kinerja pembinaan gizi masyarakat, apa saja data yang terdapat dalam laporan tersebut ?
Waktu pelaporan?
F. Diseminasi dan Penggunaan Informasi Dalam bentuk apa informasi disebarkan?
Siapa saja yang menjadi sasaran dalam informasi ini?
Apakah informasi yang diperoleh berpengaruh dalam pengambilan keputusan di tingkat posyandu?
Informasi apa saja yang digunakan dan dibutuhkan? Bagaimana menggunakan informasi tersebut?
PANDUAN OBSERVASI
KOMPONEN SUMBER DAYA (SARANA) Bag/Sub.Bag : ... JENIS
BARANG
TIDAK ADA ADA KENDALA
JUMLAH JENIS/SPESIFIKASI KOMPUTER
SOFTWARE
FORMULIR
Penilaian Sumber Daya : Kebijakan dan Koordinasi
Item Sangat Memadai Memadai Ada tetapi kurang
memadai
Tidak adekuat
sama sekali Skor
3 2 1 0
1 Dinas Kesehatan
Kabupaten/kota memiliki regulasi yang up-to-date berisi kerangka kerja untuk sistem informasi gizi
Regulasi
mencakup seluruh aspek yang ada (pencatatan vital, penyakit yang harus dilaporkan, data swasta, kerahasiaan dan prinsip dasar statistik) dan bersifat memaksa Regulasi mencakup beberapa aspek yang ada dan bersifat memaksa
Regulasi ada tetapi tidak memaksa
Tidak ada regulasi
2 Ada kegiatan rutin untuk pemantauan kinerja sistem informasi gizi dari berbagai subsistem, mulai dari dinas kesehatan sampai ke puskesmas
Ya, dan diadakan secara teratur
Ya, tapi jarang digunakan
Ya, tetapi tidak pernah digunakan
Tidak ada
3 Terdapat kebijakan resmi untuk melakukan pertemuan di tingkat daerah dan kecamatan untuk meninjau pelaksanaan sistem informasi gizi
Ya, peraturan ada dan diimplementasikan Ada, tetapi pertemuan tidak dilakukan secara Kebijakan ada, tetapi tidak diimplementasikan, tidak ada kebijakan tetapi ada
Tidak ada kebijakan
Penilaian Sumber Daya : Dana dan Tenaga Pelaksana
Item Sangat
Memadai
Memadai Ada tetapi kurang memadai
Tidak adekuat
sama sekali Skor
3 2 1 0
1 Ada sebuah unit fungsional, yang bertanggung jawab untuk administrasi sistem informasi gizi, manajemen, analisis, diseminasi dan penggunaan informasi di tingkat daerah
Unit berfungsi dnegan sumber daya yang cukup Unit berfungsi tetapi sumber daya kurang Unit memiliki fungsi yang sangat terbatas dalam kapasitas dan kegiatan
Tidak ada unit fungsional
2 Ada aktivitas kapasitasi tenaga di tingkat kabupaten/kota dan puskesmas
Kapasitas cukup yang telah dilakukan sebagai bagian perencanaan pemerintah dalam pengemban gan SDM Kapasitas cukup yang telah dilakukan namun tergantung dukungan pihak eksternal Kapasitasi terbatas Tidak ada kapasitasi
3 Ada anggaran khusus dalam anggaran daerah yang diperuntukkan untuk pelaksanaan sistem informasi gizi
Ya, terdapat dana alokasi untuk Dana alokasi terbatas Dana alokasi terbatas dan tidak
cukup
berfungsiny a sistem mendukun g berfungsin ya sistem sistem
Total Skor Rata-rata
Penilaian Sumber Daya: Sarana
Item Sangat
Memadai
Memadai Ada tetapi kurang memadai
Tidak adekuat
sama sekali Skor
3 2 1 0
1 Formulir, kertas, pensil dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan untuk mencatat kinerja pembinaan gizi
masyarakat dan informasi yang tersedia Ya, Formulir, kertas, pensil dan perlengkapan lainnya selalu tersedia untuk mencatat kinerja pembinaan gizi masyarakat Kadang stok tidak tersedia tetapi tidak berpengaruh pada kegiatan Kadang stok tidak tersedia dan berpengaruh terhadap kegiatan Tidak mempunyai sarana 2 Tersedianya komputer di tingkat dinas kesehatan kota dan puskesmas untuk
pelaksanaan sistem informasi gizi Ya, tersedia komputer di dinkes dan puskesmas untuk tujuan Tersedia lebih dari 50% untuk tujuan tersebut Hanya tersedia di dinas kesehatan kota Tidak ada komputer untuk tujuan tersebut
dinas kesehatan kabupaten/kota dan puskesmas untuk
pelaksanaan sistem informasi gizi dinas kesehatan kabupaten/kota dan seluruh puskesmas untuk pelaksanaan SI gizi dinas kesehatan kabupaten/kota dan 50% puskesmas untuk pelaksanaan SI gizi dinas kesehatan kabupaten/kota dan kurang dari
50% untuk pelaksanaan SI gizi puskesmas dan hanya di dinas kesehatan kabupaten/kota
4 Dukungan untuk pemeliharaan peralatan ICT tersedia di tingkat dinas kesehatan
kabupaten/kota dan puskesmas
Ya, terdapat dukungan pemeliharaan di dinas kesehatan dan seluruh puskesmas Ya, terdapat dukungan pemeliharaan di dinas kesehatan dan 50% puskesmas Ya, terdapat dukungan pemeliharaan di dinas kesehatan dan kurang dari 50% puskesmas
Terdapat hanya di tingkat dinas
kesehatan kabupaten/kota
Total Skor Rata-rata
Penilaian Indikator Sistem Informasi Gizi
Item Sangat
Memadai
Memadai Ada tetapi kurang memadai
Tidak adekuat
sama sekali Skor
3 2 1 0
1 Indikator inti minimum Nasional telah diidentifikasi untuk tingkat daerah, meliputi semua kategori
Ya, Indikator inti minimum Indikator inti minimum Nasional Sedang dilakukan diskusi untuk Tidak ada proses inisiasi dan tidak ada
untuk tingkat daerah, meliputi semua kategori indikator kinerja pembinaan gizi daerah, tidak meliputi semua kategori indikator kinerja pembinaan gizi
2 Indikator yang terdapat dalam sistem informasi gizi mengacu
pada indikator MDG’s (Millenium Development Goals) Ya, semua indikator mengacu pada MDG Tidak semua namun 50% sudah termasuk dalam MDG Kurang dari 50% termasuk dalam MDG Tidak ada kesesuian indikator dengan MDG 3 Pelaporan indikator terjadi secara
teratur Pelaporan secara regular Pelaporan tidak regular tapi komplit atau pelaporan regular tapi tidak komplit Pelaporan tidak regular dan tidak komplit
Pelaporan terbatas
Total Skor Rata-rata
Penilaian Sumber Data: Surveilans Gizi
Item Sangat
Memadai
Memadai Ada tetapi kurang memadai
Tidak
1 Terdapat surveilans yang representatif dalam mengukur kegiatan pembinaan gizi
Ya Tidak
2 Terdapat surveilans yang representatif dalam perkiraan mengenai kematian akibat gizi buruk.
90% or more
70-89% 50-69% Less than 50%
3 Ada pertemuan dan rencana tahunan untuk mengkoordinasikan waktu, variabel yang diukur dari daerah
Ya, terdapat mekanisme dan perencanaan koordinasi untuk seluruh indikator gizi Koordinasi dan rencana koordinasi jangka panjang untuk ,mengkoord inasikan beberapa indikator Terdapat rencana tetapi tidak komplit dan atau grup koordinasi tetapi
tidak efektif
Tidak ada grup koordinasi dan tidak ada
rencana jangka panjang
Total Skor Rata-rata
Penilaian Manajemen Data
Item Sangat Memadai Memadai Ada tetapi kurang
memadai
Tidak adekuat
sama sekali Skor
3 2 1 0
dalam manajemen data dan implementasi prosedur manajeme n data, tetapi hanya sebagaian diimpleme ntasi diimplementasikan
2 Unit sistem informasi gizi di tingkat kabupaten menjalankan data yang terintegrasi yang berisi data dari seluruh populasi dan sumber data dan memiliki utilitas yang user-friendly yaitu pelaporan dapat diakses
kepada khalayak berbagai pengguna
Ya, terdapat data yang dapat diakses oleh seluruh pemerintahan terkait dan partner lain Ya, terdapat data pada tingkat nasional kesehatan namun kegunaan pelaporan terbatas
Ya, terdapat data pada tingkat nasional namun tidak ada kegunaan
pelaporan
Tidak ada data tersedia
3 Pada tingkat daerah, ada gudang data yang setara dengan Nasional dan memiliki utilitas pelaporan yang dapat diakses untuk berbagai pengguna Ya, terdapat gudang data pada tingkat wilayah yang dapat diakses semua kalangan termasuk pengguna pada puskesmas Ya, terdapat data nasional tetapi kegunaan terbatas
Ya, terdapat data pada tingkat nasional tetapi tidak ada kegunaan
Tidak ada data tersedia
komprehensif tentang data. Definisi ini meliputi informasi di bidang-bidang berikut: (1) penggunaan data dalam indikator; (2) spesifikasi metode pengumpulan yang digunakan; (3) periodisitas
tiga kegunaan kamus dengan
dua kegunaan
kegunaan
5 Kode pengenal khusus tersedia untuk kabupaten untuk
memfasilitasi penggabungan dari beberapa database dari sumber yang berbeda
Terdapat kode khusus yang