BAB V . KESIMPULAN DAN SARAN
B. SARAN
2. Bagi Penelitian selanjutnya
Penelitian ini tidak lepas dari kekurangan, peneliti berharap bagi peneliti lain yang hendak melakukan penelitian dengan topik yang sama agar dapat memperdalam pengetahuannya mengenai pengungkapan diri dan perilaku seksual. Selain itu diharapkan mampu menemukan metode atau alat ukur yang sesuai dan mendalam sehingga benar-benar dapat menggambarkan variable yang diteliti dan menghasilkan respon yang valid.
64
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi, A., & Sholeh, M. (2005). Psikologi Perkembangan; untuk : Fakultas Tarbiyah IKIP SGPLB serta Para Pendidik. Jakarta : Rineka Cipta.
Ayu, Ida Alit Laksmawati. (2009). Transformasi sosial dan perilaku reproduksi remaja. Jurnal Sosial dan Budaya, 12(1), 11-14.
Azinar, M. (2013). Perilaku seksual pranikah berisiko terhadap kehamilan tidak diinginkan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 34-37.
Azwar, A. (2000). Kesehatan reproduksi remaja di Indonesia (Adolescent reproductive health in Indonesia). Jurnal Kesehatan Sosial, 2(2), 21-22.
Azwar, S. (2007). Dasar-dasar psikometri. Yogyakarta : Pustaka Belajar.
Balson, Maurice. (1993). Menjadi orangtua yang lebih baik. Jakarta Barat, Indonesia : Binarupa Aksara.
Cynthia, Trida. (2007). Konformitas kelompok dan perilaku seks bebas pada remaja. Jurnal Psikologi, 1(1) 233-235.
Dagun, Save M. (1990). Psikologi keluarga (peranan dalam keluarga). Jakarta : Rineka Cipta.
Damayanti,R. (2007). Peran psikososial terhadap perilaku berisiko tertular HIV pada remaja SLTA di DKI Jakarta. Depok : Universitas Indonesia.
65
Derlega, V. J., Sandra, M., Sandra, P., & Stephen, T. M. (1993). Self-Disclosure. SAGE series on close relationships. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, Inc.
Desmita, S. (2007). Psikologi perkembangan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Devito, J. A. (1986). Komunikasi antar manusia, edisi kedua. Tangerang: Karisma Publishing Group.
Esti, S. W. D. (2008). Pendidikan seksual untuk keluarga. Jakarta: Mancanan Jaya Cemerlang.
Fadilah, A. H. (1998). Efektivitas pendidikan seksual dini dalam meningkatan pengetahuan perilaku seksual sehat. Jurnal Psikologi, 5(2), 41-42.
Firestone, R., Lisa, A. & Joyce, C. (2005). Sex and love in intimate relationships. Washington, DC : American Psychological Association.
Galvin, K., Dawn, O., & Carma, L. (2015). Family communication choesion and change. USA : Pearson Education.
Gordon, T. (2004). Parent effective training. Canada: Van Reinhold Company
Hasan, M. Iqbal. (2002). Pokok materi metodologi penelitian dan aplikasinya. Jakarta : Ghalia Indonesia
Herold, E. S., & Way, L. (2008). Sexual Self-Disclosure among University Women. The Journal of Sex Reasearch, 24 (1), 1-14.
66
Jahja, Yudrik. (2011). Psikologi perkembangan. Jakarta : Kencana Prenada Media.
Jourard, S. M. (1964). The transparent self : self-disclosure and well-being. New York : Van Nostrand Reindhold.
Kartono, & Kartini. (2006). Psikologi wanita 1. mengenal gadis remaja dan wanita dewasa. Bandung : Mandar Maju.
Lestari, S. (2012). Psikologi keluarga: penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga. Jakarta : Kencana Prenadamedia Group.
Made, D. C. (2014). Sistem reproduksi manusia. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Mappiare, A. (1983). Psikologi orang dewasa. Surabaya : Usaha Nasional.
Mayasari, F. & M. Noor R. H. (2000). Perilaku seksual remaja dalamberpacaran ditinjau dr harga diri berdasarkan jenis kelamin. Jurnal Psikologi, 9(2),9-13.
Mui, K. T. Q., Taniguchi, N., & Argiropoulou, M. I. (2015). Self-Disclosure Between Marital Couples: A Comparative Study Between Singapore and Greek Couples. Journal of Comparative Family Studies, 46 (2), 221-240.
Noller, P., & Marry, A. F. (1993). Communication in family relationships. USA: Prentice-Hall.
Noor, Juliansyah. (2001). Metode penelitian: skripsi, tesis, disertasi dan karya ilmiah. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.
67
Nursal, D. G. A. (2007). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual murid smu negeri di kota padang tahun 2007. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 43-49.
Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human development; perkembangan manusia edisi 10 buku 2. Jakarta : Salemba Humanika.
Pawestri & Dewi, S. (2012). Gambaran perilaku seksual pranikah pada mahasiswa pelaku seks pranikah di universitas x semarang. Jurnal LPPM UNIMUS 2012, 10(1), 50-52.
Prasetyo & Miftahul, L.J, .(2005). Metode penelitian kuantitatif: teori dan aplikasi. Jakarta; Raja Grafindo Persada.
Santrock, J. W. (2002). Life span development perkembangan masa hidup. Edisi kelima. Jakarta: Erlangga.
Sarwono, S. W. (2006). Psikologi remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Setiawan, R., & Nurhidayah, S. (2008). Pengaruh pacaran terhadap perilaku seks pranikah. Jurnal Soul, 1(2), 21-29.
Siahaan, J. M. S. (2009). Perilaku menyimpang pendekatan sosial. Jakarta : PT. Indeks.
Silalahi, K., & Eko, A. (2010). Keluarga Indonesia: Aspek dan dinamika zaman. Jakarta : Rajawali Pers.
68
Sprecher, S., & Kathleen, M. (1993). Sexuality. London, United Kingdom: SAGE Publications, Inc.
Sunjoyo, Setiawan, R., Carolina, V., Magdalena, N., & Kurniawan, A. (2013). Aplikasi SPSS untuk smart riset : program IBM SPSS 21.0. Bandung : Alfabeta.
Supratiknya, A. (2014). Pengukuran psikologis. Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma
Suwarni, Linda. (2009). Monitoring parental dan perilaku teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja sma di kota pontianak. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 4(2),101-105.
Swager, R. G. (2000). Self-Disclosure and the School Guidance Counselor. The Journal of School Counselor, 29 (1), 28-33.
Tambunan, E. H. (1979). Mengakrabkan hubungan orangtua dan anaknya. Bandung: Karya Indah.
Taylor, S. E., Sears, D. O., & Peplau, L. A. (1994). Social psychology eighth edition.USA : Englewood Cliffs.
Tubbs, L., & Moss, S. (2001). Human communication konteks-konteks komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Wiendijarti, Ida. (2011). Komunikasi interpersonal orang tua dan anak dalam pendidikan seksual. Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(3), 274 – 292.
69
Wirawan sarwono, S., & Amisiamsidar. (1986). Peranan orangtua dalam pendidikan seks. Jakarta: Rajawali.
Yuliani, E. R. (2005). Psikologi perkembangan. Yogyakarta: Stain Ponorogo Press.
Yuniarti, D. (2007). Pengaruh pendidikan seks terhadap sikap mengenai seks pranikah pada remaja. Jurnal Psikologi,27(1), 44-49.
LAMPIRAN Lampiran 1
Seleksi Item dan Reliabilitas Skala Pengungkapan Diri a. Seleksi Item Pengungkapan Diri
Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted VAR0000 1 127.1143 364.827 .393 . .937 VAR0000 2 127.8429 359.207 .365 . .938 VAR0000 3 127.1286 362.693 .456 . .937 VAR0000 4 127.0000 358.580 .513 . .937 VAR0000 5 127.9571 351.752 .644 . .936 VAR0000 6 126.8429 359.497 .493 . .937
VAR0000 7 127.9857 354.362 .540 . .936 VAR0000 8 127.7429 357.527 .519 . .937 VAR0000 9 127.2571 355.208 .635 . .936 VAR0001 0 127.7429 350.802 .704 . .935 VAR0001 1 127.9571 351.752 .644 . .936 VAR0001 2 126.8429 366.076 .275 . .938 VAR0001 3 127.9286 360.531 .438 . .937 VAR0001 4 127.8143 349.922 .631 . .936 VAR0001 5 127.9571 355.897 .536 . .936 VAR0001 6 127.2571 362.020 .375 . .938 VAR0001 7 127.0000 365.449 .343 . .938
VAR0001 8 127.0143 362.159 .353 . .938 VAR0001 9 128.1143 357.030 .492 . .937 VAR0002 0 126.9429 357.156 .597 . .936 VAR0002 1 127.7571 360.187 .370 . .938 VAR0002 2 126.9571 356.013 .605 . .936 VAR0002 3 127.3857 356.588 .579 . .936 VAR0002 4 127.6714 359.644 .435 . .937 VAR0002 5 127.4000 363.403 .348 . .938 VAR0002 6 127.4857 355.790 .571 . .936 VAR0002 7 127.7143 363.251 .325 . .938 VAR0002 8 127.5286 350.253 .631 . .936
VAR0002 9 127.8571 359.747 .377 . .938 VAR0003 0 127.8857 350.132 .681 . .935 VAR0003 1 127.2143 363.504 .332 . .938 VAR0003 2 127.2143 362.982 .434 . .937 VAR0003 3 127.3000 354.155 .508 . .937 VAR0003 4 127.3429 349.185 .703 . .935 VAR0003 5 127.4571 360.107 .323 . .938 VAR0003 6 127.2714 358.664 .440 . .937 VAR0003 7 127.9286 355.053 .424 . .938 VAR0003 8 127.7143 351.946 .605 . .936 VAR0003 9 128.0286 358.782 .372 . .938
VAR0004 0 127.7857 351.243 .668 . .935 VAR0004 1 127.5000 359.326 .445 . .937 VAR0004 2 127.4143 361.029 .336 . .938 VAR0004 3 127.6857 354.595 .484 . .937 VAR0004 4 127.5857 356.130 .483 . .937 VAR0004 5 127.7000 350.677 .564 . .936
*Total item yang sesuai dengan standar berjumlah 45 item.
b. Reliabilitas Skala Pengungkapan Diri
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on
Standardized Items N of Items
Lampiran 2
Seleksi Item dan Reliabilitas Skala Perilaku Seksual a. Seleksi Item Perilaku Seksual
Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlatio n Squared Multiple Correlation Cronbach' s Alpha if Item Deleted VAR00001 12.3000 8.996 .545 .362 .922 VAR00002 11.9571 9.433 .565 .515 .919 VAR00003 12.0429 8.882 .693 .733 .912 VAR00004 12.0571 8.866 .686 .714 .912 VAR00005 12.2857 8.207 .844 .763 .901 VAR00006 12.3714 8.353 .801 .778 .904 VAR00007 12.4000 8.388 .798 .773 .905 VAR00008 12.3857 8.327 .816 .834 .903 VAR00009 12.4857 8.804 .686 .580 .912
b. Reliabilitas Skala Perilaku Seksual Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items .920 .919 9
Lampiran 3 Skala Penelitian SKALA PENELITIAN Rona Anggraeni 119114150 FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
PERNYATAAN KESEDIAAN
Salam sejahtera, 2016
Perkenalkan nama saya Rona Anggraeni, saya adalah mahasiswa akhir Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang sedang melakukan penelitian untuk menyelesaikan tugas akhir (skripsi) sebagai salah satu syarat kelulusan. Untuk itu, saya membutuhkan bantuan teman-teman untuk bersedia berpartisipasi dalam penelitian saya dengan mengisi skala yang telah saya sediakan.
Jika teman-teman adalah seorang perempuan berusia 18 – 25 tahun, memiliki relasi atau pernah memiliki relasi berpacaran dengan orang lain dan bersedia mengisi skala saya, silahkan untuk membaca dan menjawab setiap butir pernyataan yang ada dalam skala ini tanpa melewatkan satu pernyataan pun. Tidak ada jawaban yang salah, semua jawaban yang diberikan adalah jawaban benar apabila teman-teman mengisi dengan keadaan dan kondisi sesungguhnya yang teman-teman alami.
Identitas, jawaban, dan kerahasiaan teman-teman menjadi tanggung jawab saya sebagai peneliti. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir untuk memberikan jawaban yang jujur sesuai dengan keadaan saat ini.
terimakasih atas partisipasi teman-teman dalam penelitian saya.
Hormat saya,
PENGISIAN IDENTITAS SUBJEK
Inisia : _____
SKALA PENELITIAN
SKALA I
PETUNJUK PENGISIAN
Pada skala ini terdapat dua pilihan jawaban pada masing-masing pernyataan. Pilihan jawaban tersebut adalah jawaban “Ya” atau “Tidak”. Bacalah pernyataan yang telah disediakan dengan teliti dan seksama. Kemudian silahkan saudari memilih jawaban yang paling sesuai dengan pengalaman saudari sendiri.
Contoh :
1. Tangan saya digenggam oleh pacar. o Ya
1. Saat jalan bersama, saya merangkul pacar saya (bahu/pinggang) o Ya
o Tidak
2. Saya memberikan pelukan dan saling merapatkan tubuh o Ya
o Tidak
3. Saya mendaratkan ciuman dipipi pacar saya o Ya
o Tidak
4. Saya berciuman bibir dengan pacar saya o Ya
o Tidak
5. Pacar meraba payudara saya dari luar atau dari dalam pakaian o Ya
o Tidak
6. Saya membiarkan atau mengizinkan pacar menyentuh daerah intim saya (daerah alat kelamin) dari luar atau dari dalam pakaian
o Ya o Tidak
7. Saya dan pacar saling menggesek-gesekkan alat kelamin dari luar atau dari dalam pakaiaan
o Ya o Tidak
8. Baik saya maupun pacar memberikan ciuman pada daerah sensitif masing-masing
o Ya o Tidak
9. Saya dan pacar melakukan hubungan suami-istri atau hubungan seksual
o Ya o Tidak
SKALA II
PETUNJUK PENGISIAN
Pada skala ini terdapat beberapa pilihan jawaban pada masing-masing pernyataan. Pilihan jawaban tersebut bertingkat dari 1 hingga 4 diantanya “Sangat Tidak Setuju”, “Tidak Setuju”, “Setuju”, “Sangat Setuju”. Bacalah pernyataan yang telah disediakan dengan teliti dan seksama. Kemudian silahkan saudari memilih jawaban yang paling sesuai dengan pengalaman saudari sendiri. Semakin mendekati angka 1 menunjukkan bahwa Anda semakin tidak setuju dengan pernyataan. Sebaliknya, semakin mendekati angka 4 maka semakin Anda setuju dengan pernyataan.
Contoh :
1. Saya bercerita hanya kepada orang tertentu (orangtua, sahabat). Sangat Tidak
Setjuju
1 2 3 4 Sangat
1. Saya menceritakan kepada orangtua bahwa pacar saya memiliki perilaku yang baik. Sangat Tidak Setuju 1 2 3 4 Sangat Setuju
2. Saat saya tidak mampu menyelesaikan masalah, saya akan meminta bantuan orangtua.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
3. Saya menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh orangtua saya saat mengutarakan sesuatu.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
4. Saya memperkenalkan pacar saya kepada orangtua saya. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
5. Saya senang bercerita kepada siapa saja tentang diri saya. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
6. Saya malu jika harus memperkenalkan pacar kepada orangtua saya. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
7. Tidak ada yang saya tutupi dari orang tua saya. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
8. Saya bercerita apa adanya kepada orangtua. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
9. Saya sering bercerita dengan orangtua agar saya merasa dekat dan lebih terbuka dengan mereka.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
10. Saya nyaman untuk menceritakn hal pribadi saya dengan orangtua. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
11. Saya bercerita seperlunya dengan orang tua saya. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
12. Saya selalu menyalahkan orangtua atas kesalahan yang saya lakukan. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
13. Terkadang saya suka berbohong kepada orangtua. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
14. Saya merasa tidak nyaman dan takut jika orangtua mengetahui hal pribadi tentang saya.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
15. Apa pun yang terjadi pada saya akan saya ceritakan kepada orangtua. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
16. Saya menceritakan kepada orangtua bahwa hubungan pacaran yang saya jalani memberikan dampak positif bagi studi saya.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
17. Orang tua saya tahu kerja keras saya untuk mencapai keinginan saya dan mereka bangga apapun hasilnya.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
18. Saya mengizinkan pacar untuk datang bertamu kerumah dan sesekali mengobrol dengan orangtua saya.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
19. Apabila ada hal yang mendesak atau penting baru saya akan menceritakan kepada orangtua.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
20. Orang tua saya tidak mengetahui saya memiliki hubungan berpacaran dengan orang lain.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
21. Saya merasa berjuang sendiri untuk membanggakan orangtua saya. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
22. Saya tidak nyaman jika pacar datang kerumah dan bertemu dengan orangtua saya.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
23. Saya nyaman berlama-lama cerita dengan orang tua saya Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
24. Orangtua saya tahu bahwa saya tidak pandai untuk berbohong kepada mereka. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
25. Saya bercerita kepada orangrtua agar mereka memhami keadaan saya. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
26. Saya terbuka kepada orangtua jika ssesuatu hal yang tidak baik terjadi pada saya.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
27. Orangtua saya selalu percaya apa yang saya katakan walau saya berbohong. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
28. Saya hanya bercerita hal-hal yang rtingan kepada orangtua sebagai basa basi saja.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
29. Orangtua saya tidak perlu tahu kesusahan atau hal buruk apa yang menimpa saya.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
30. Saya menceritakan segala hal tentang diri saya kepada orang tua saya. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
31. Orangtua saya tahu bahwa pacar saya sangat mendukung saya untuk berprestasi Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
32. Saya menyadari kekurangan diri saya sendiri dan tidak sungkan untuk menerima saran dari orangtua.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
33. Saya mengontrol dan menyaring hal yang akan saya ceritakan kepada orangtua. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
34. Saya selalu meminta ijin jika hendak berpergian bersama pacar. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
35. Orang tua saya tidak tahu banyak tentang diri saya Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
36. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan saat membuka pembicaraan dengan orangtua.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
37. Saya merasa tidak perlu menceritakan segala sesuatu yang saya lakukan bersama pacar.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
38. Saya senang bercerita dengan orang tua hingga lupa waktu. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
39. Saya tidak malu untuk menangisi hal-hal yang tidak saya inginkan didepan orangtua.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
40. Saya menceritakan hal-hal yang sebenarnya kepada orangtua walaupun memiliki risiko.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
41. Saya menceritakan kepada orangtua mengenai kegiatan seksual yang saya lakukan bersama pacar.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
42. Waktu terasa lama saat orang tua mengajak saya membahas keseharian saya. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
43. Saya gengsi untuk meneteskan air mata didepan oranglain. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
44. Saya berbohong kepada orangtua agar saya merasa aman. Sangat
Tidak Setuju
1 2 3 4
Sangat Setuju
45. Saya berpikir bahwa orangtua saya tidak perlu tahu tentang kegiatan seksual saya karena mereka akan menghakimi saya.
Sangat Tidak Setuju
1 2 3 4
Lampiran 4 Uji Asumsi a. Uji Normalitas