• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAGIAN – BAGIAN BOILER

BAB IV BOILER ( KETEL )

5.3 BAGIAN – BAGIAN BOILER

Gambar 5.2

Furnace : Komponen ini me

furnace diantaranya : refrac discharge door .

Wall tube : Dinding boiler t

karena itu disebut dengan w dididihkan. Dinding pipa boi tujuan agar aliran air di dal menjadi lebih banyak dan penguapan awal air pada di pembakaran.

a. Sedangkan bahan bakar pendukung adalah esel) dimana solar ini digunakan hanya sebaga FO. Penyaluran panas dari bahan bakar ke air dem

BOILER

: Bagian Boiler ( Tanjung Jati unit 1 & 2 ) merupakan tempat pembakaran bahan bakar. Bebe ractory, ruang perapian, burner, exhaust for flue

terdiri dari tubes / pipa-pipa yang disatukan oleh wall tube. Di dalam wall tube tersebut mengal boiler adalah pipa yang memiliki ulir dalam (ribbb dalam wall tube berputar (turbulen), sehingga p

n merata, serta untuk mencegah terjadinya ove dinding pipa yang menerima panas radiasi lang

39 h solar atau biasa gai pemantik awal demin dapat terjadi

eberapa bagian dari ue gas, charge and

leh membran, oleh galir air yang akan bbed tube), dengan penyerapan panas verheating karena ngsung dari ruang

Operasi Pembangkit

Wall tube mempunyai dua he

air dari downcomers.

Downcomer merupakan pipa

header.

Untuk mencegah penyebaran luar dari wall tube dipasang d

Steam Drum : Komponen in

steam. Steam masih bersifat yang berfungsi untuk : 1) Menampung air yang a

menampung uap air dari p 2) Memisahkan uap dan air y 3) Mengatur kualitas air boil melalui continuous blowdo 4) Mengatur permukaan air s dapat menyebabkan overh

Gambar 5.3 : Bo

header pada bagian bawahnya yang berfungsi un

ipa yang menghubungkan steam drum dengan ba

ran panas dari dalam furnace ke luar melalui wall g dinding isolasi yang terbuat dari mineral fiber. ini merupakan tempat penampungan air panas da fat jenuh (saturated steam). Steam Drum adalah b

akan dipanaskan pada pipa-pipa penguap ( i pipa-pipa penguap sebelum dialirkan ke superhea ir yang telah dipisahkan di ruang bakar ( furnace ).

oiler, dengan membuang kotoran-kotoran terlarut wdown.

ir sehingga tidak terjadi kekurangan saat boiler erheating pada pipa boiler.

Boiler & Equipment ( Tanjung Jati unit 1 & 2 )

40 untuk menyalurkan

bagian bawah low

all tube, maka disisi

dan pembangkitan bagian dari boiler

(wall tube),dan heater.

).

rut di dalam boiler

er beroperasi yang

Operasi Pembangkit

Superheater : Superheater b panas lanjut dengan mema Superheater berasal dari ste dan Secondary Superheater. 1) Primary Superheater

Primary Superheater berf steam drum menjadi uap p 2) Secondary Superheater

Secondary Superheater te ruang bakar dan menerima secondary superheater kem

Force Draft Fan (FDF). Seb

mendapatkan api harus dipenu berfungsi sebagai alat untuk m Air Heater, yaitu suatu perala

dihembuskan oleh Forced Dr Boiler. Pemanasnya diambilk keluar ke cerobong asap. Adap

Steam Coil Heater. Steam Co

temperature udara bakar yan pemanasnya diambilkan dari auxiliry steam bila beban r elemen-elemen AH, karena u sulphur (belerang) yang terka AH, sehingga elemen AH aka

Fuel Oil Pump, yaitu pompa

ruang bakar melalui burner-bu Fuel Oil Pump terdiri dari dua

Residual Oil Heater. Residu

menaikkan temperatur miny

berfungsi untuk menaikkan temperatur uap jen manfaatkan gas panas hasil pembakaran. Uap

steam drum. Superheater terbagi dua yaitu Prim er.

erfungsi untuk menaikkan temperatur uap jenuh y p panas lanjut dengan memanfaatkan gas panas ha

terletak pada bagian laluan gas yang sangat p ima panas radiasi langsung dari ruang bakar . Uap kemudian digunakan untuk memutar HP Turbine. ebagai alat untuk memasok udara bakar ke ruan enuhi 3 ( tiga ) unsur yaitu bahan bakar, udara bak k memasok udara bakar ke ruang boiler tersebut.

alatan yang berfungsi untuk memanaskan udara p Draft Fan sebelum dipakai untuk pembakaran d

ilkan dari gas bekas setelah di pakai Economyzer dapun tujuan utamanya adalah untuk menaikkan E Coil Air heater adalah suatu alat yang digunakan u

yang dihembuskan oleh FDF sebelum dipanas ari uap bekas setelah dipakai untuk memutar

rendah adapun tujuannya adalah untuk menc a udara dingin yang masuk AH akan menyebabka rkandung didalam bahan bakar akan menempel ha

kan korosi.

pa supply bahan bakar minyak dari tanki harian burner dengan tekanan dan tempetratur yang ditet dua macam : HSD Oil Pump dan Residual Oil Pum idual OIL Heater adalah suatu alat yang gunan

nyak bakar (residu), agar temperaturnya mende

41 jenuh menjadi uap p yang masuk ke rimary Superheater

h yang berasal dari hasil pembakaran.

panas yaitu diatas ap yang keluar dari

.

uang boiler. Untuk akar dan api, FDF

a pembakaran yang di dalam Furnace zer namun sebelum n Efesiensi Boiler.

n untuk menaikkan askan Air Heater, r turbine,dan dari encegah kerusakan bkan pengkrestalan l hal tersebut diatas

an (service tank ke itetapkan.

ump.

anya adalah untuk ndekati titik nyala

Operasi Pembangkit

supaya mudah penyalaannya, terbakar dengan sempurna dan Igniter, yaitu alat yang berfu

bahan bakar HSD (minyak bertekanan 7 Kg / cm2.(1.2- 1

Condensate Pump, yaitu sebu

well (penampung air kondenso

Low Pressure Heater (LPH)

Pemanas ini menggunakan ua Boiler Feed Pump (Pompa menaikkan air pengisi ketel k unit pompa pengisi. Dalam o sebagai cadangan (stand by).

High pressure Heater ( HPH

dengan menggunakan uap “Economizer”.

Economizer, Sebagai peman

pemanasnya diambilkan dari g tujuan dilewatkan economizer gas buang.

ya, pengabutannya bisa sempurna, sehingga parti dan Effesisnsi Boiler naik.

rfunsi sebagai penyala “burner“. Igniter ini men ak solar) / gas dan pengabutannya mengguna

1.5).

ebuah pompa yang berguna untuk memompa air nsor ) ke dearator.

), yaitu alat pemanas air pengisi sebelum men uap bekas turbin dengan tekanan rendah.

pa Pengisi), yaitu pompa tekanan tinggi yang l ke dalam drum. Dalam satu unit pembangkit terd

operasi normal, 2 unit pompa digunakan/ diop

PH ), merupakan alat pemanas air pengisi lanju p bekas turbin sebagai media pemanasnya

anas akhir sistem air pengisi sebelum masuk ri gas bekas paling akhir sebelum Air Heater. Ada izer adalah untuk menaikan efesiensi boiler denga

42 artikel-partikel bisa

enggunakan media nakan udara yang

ir pengisi dari Hot

enuju ke dearator.

g berfungsi untuk erdiri dari tiga ( 3 ) ioperasikan, 1 unit

njut tekanan tinggi a sebelum masuk

suk Steam Drum,

dapun maksud dan gan memanfaatkan

Operasi Pembangkit

Gambar 5.4 : P: PA- FD- ID Fans ( Tanjung Jati unit 1 & 2 )

Operasi Pembangkit

Gambar 5.5 : Instala

To Deaerator

alasi Low Pressure Heater ( PLTU UP Gresik 3 Beban unit 2 x 500 MW

From CP

Ext. Steam

44 3 & 4 )

Operasi Pembangkit

Gambar 5.6 : Instala

To Economizer

alasi High Pressure Heater ( PLTU UP Gresik 3 untuk beban 2 x 500 MW To co To Dea 45 3 & 4 ) condensor Deaerator

Operasi Pembangkit

Gambar 5.7 : HigHigh Pressure Heater ( PLTU Gresik Unit 1 & 2

46 2 ).

Operasi Pembangkit

Gambar 5.8 :

Gambar 5.9

: High Pressure Heater PLTU Gresik Unit 4

5.9 : Condenser ( PLTU Gresik Unit 3 & 4 ).

Operasi Pembangkit

Gambar 5.10 : Instalasi Steam ste

am Drum, tempat penampungan air panas dan steam. ( PLTU UP Gresik 3 & 4 )

48 pembangkitan

Operasi Pembangkit

Gambar 5.11 : Instalasi BFP P Pengisi Air Ketel ke Dalam Drum ( PLTU UP

E

49 P Gresik 3 & 4 )

Operasi Pembangkit

Gambar

Gambar 5.13 : Instalasi

ar 5.12 : Instalasi Economizer

si Feedwater Tank dan Deaerator ( PLTU Unit

50 nit Paiton ).

Operasi Pembangkit

Gambar 5.14 : Instala

Gambar 5.15 : Boiler

alasi Deaerator ( PLTU Gresik unit 1 & 2 ).

ler Feed Pump ( PLTU Gresik unit 1 & 2 ).

Operasi Pembangkit

Dokumen terkait