BAB III METODE PENELITIAN
3.3 Alat dan bahan pembuatan mesin pengering handuk
3.3.2 Bahan
Bahan atau komponen yang digunakan dalam pembuatan mesin pengering handuk, sebagai berikut :
a. Triplek
Multiplek atau disebut juga triplek digunakan Dalam pembuatan kotak ini menggunakan triplek berukuran 3 mm digunakan untuk casing dan 4 mm yang digunakan untuk bagian alas kotak dan sedangkan triplek 6 mm digunakan untuk dinding kotak serta digunakan untuk menggantungnya evaporator dan untuk pintu pada mesin siklus kompresi uap.
b. Paku
Paku berfungsi mangunci rangka mesin pendingin, kotak pengering. c. Baut
Baut berfungsi mangunci rangka mesin pengering handuk agar kokoh pada saat digunakan mengeringkan handuk. Gambar 3.3 merupakan jenis baut yang digunakan untuk perakitan kotak pengering handuk.
Gambar 3.3 Baut
d. Kayu reng
Kayu reng yang memiliki p x l x t : 250 cm x 3cm x 2 cm yang berfungsi sebagai pengisi sela-sela besi L. Besi L diisi kayu reng yang disesuaikan dengan kebutuhan sebagai tambahan rangka akar besi L tidak lentur, kayu reng juga digunakan untuk merekatkan triplek dan bisa terpasang secara rapi dan rapat. Gambar 3.4 merupakan kayu reng yang digunakan dalam pengisian besi siku lubang.
Gambar 3.4 Kayu reng e. Besi siku lobang
Dalam pembuatan mesin pengering handuk menggunakan rangka utama yaitu besi siku lobang yang berbentuk L dengan panjang 3 meter serta tebal 1 mm. Untuk pembuatan kotak mesin pengering handuk. Gambar 3.5 merupakan besi siku lubang yang digunakan untuk pembuatan kotak pengering.
Gambar 3.5 Besi siku lobang f. Perlak
Perlak berfungsi untuk melindungi triplek dari tetesan air pada saat pengeringan handuk agar triplek tidak cepat rusak. Perlak memiliki panjang 2 m, lebar 1,6 m. Gambar 3.6 merupakan perlak yang digunakan untuk melindungi triplek dari tetesan air handuk.
g. Styrofoam
Styrofoam sebagai pembatas udara supaya udara dapat masuk sempurna ke
dalam evaporator, styrofoam yang digunakan memiliki ketebalan 3 cm. Gambar 3.7 merupakan Styrofoam yang digunakan dalam pembatas evaporator
Gambar 3.7 Styrofoam h. Lem kaca
Lem kaca digunakan untuk membantu menutup lubang pada kotak pengering yang kurang rapat karena lem tersebut mudah dan cepat menempel pada bahan apapun. Gambar 3.8 merupakan bentuk lem kaca
Gambar 3.8 Lem kaca
i. Glue gun
Glu gun digunakan untuk membantu menutup lubang pada kotak pengering
handuk yang kurang rapat karena lem tersebut mudah dan cepat menempel serta keras pada bahan apapun. Gambar 3.9 merupakan glue gun yang digunakan untuk menutup lubang kotak pengering handuk yang belum rapat sempurna.
Gambar 3.9 Glue gun j. Plitur kayu
Plitur kayu merupakan bentuk cairan yang berwarna yang berfungsi untuk mewarnai kotak supaya kelihatan lebih rapi dan bersih serta menghindari rayap pada kotak pengering handuk.
k. Lakban dan double tape
Lakban dan double tape digunakan untuk merekatkan sela-sela pintu yang masih belum tertutup dengan rapi agar udara tidak keluar dari ruang mesin pengering handuk.
l. Akrilik
Akrilik merupakan semacam plastik yang menyerupai kaca, namun memiliki sifat yang membuatnya lebih unggul dari pada kaca, akrilik merupakan lembaran plastik yang super keras yang berfungsi untuk melihat kelembapan udara yang ditunjukkan pada hygrometer pada Gambar 2.6 untuk mengetahui termometer bola basah serta termometer bola kering yang terjadi di dalam kotak pengering handuk. Gambar 3.10 merupakan akrilik yang digunakan untuk melihat kelembapan udara yang berada di dalam kotak penegering.
m. Handel pintu
Handel merupakan pegangan atau tangkai yang dipasang pada pintu kotak
pengering handuk. Handel untuk mempermudah dalam membuka dan menutup pintu kotak pengering.
n. Slot pintu
Slot pintu digunakan untuk mengunci pintu lemari pengering handuk agar pada saat penelitian dilakukan pintu tidak terbuka.
o. Engsel pintu
Untuk menopang serta mempermudah dalam membuka pintu lemari pengering handuk yang memiliki beban yang berat seperti yang berbahan dasar kayu. p. Kipas atau fan
Berfungsi untuk mensirkulasikan udara kering hasil dehumidifikasi. Baling – baling kipas berdiameter 30 cm, daya 35 W, dengan model Gl 30 dan jumlah baling – baling 6 buah. Gambar 3.11 merupakan kipas tambahan yang digunakan dalam pengeringan handuk.
Gambar 3.11 Kipas atau fan q. Evaporator
Evaporator adalah alat yang berfungsi mengubah sebagian atau keseluruhan sebuah pelarut dari sebuah larutan dari bentuk cair menjadi uap air dalam udara menjadi air dengan cara didinginkan serta diembunkan. Evaporator memiliki p x l x t: 82,1 cm x 28,3 cm x 20 cm jenis evaporator yaitu jenis pipa bersirip, bahan pipa tembaga dengan diameter 0,6 mm serta bahan siripnya alumunium dengan jarak sirip 1 mm. Gambar 3.12 merupakan bentuk dari evaporator.
Gambar 3.12 Evaporator r. Kompresor
Kompresor merupakan bagian yang terpenting yang berfungsi menaikkan tekanan refigeran dari tekan rendah ke tekanan tinggi dengan cara menghisap dan memompa refrigeran, mesin pendingin ini menggunakan kompresor dengan daya 1 HP dengan tegangan 220 volt dan jenis hermetic rotary
compressor. Gambar 3.13 merupakan bentuk dari kompresor.
Gambar 3.13 Kompresor hermetic rotary
s. Kondensor
Kondensor merupakan suatu alat penukar kalor yang berfungsi untuk mengkondensasikan refrigeran dari fase uap menjadi zat cair. Untuk merubah fase dari uap ke cair diperlukan suhu lingkungan yang lebih rendah, agar terjadi pelepasan kalor kelingkungan kondensor. Kondensor yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pipa bersirip kondensor ini memiliki p x l x t: 83 cm x 54 cm x 32,5 cm, bahan dari pipa adalah tembaga dengan diameter pipa 0,6 mm, sirip dari kondensor ini menggunakan bahan alumunium dengan jarak sirip 1 mm. Gambar 3.14 merupakan kondensor.
Gambar 3.14 Kondensor t. Filter
Filter alat yang dipasang sebelum kepipa kapiler yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang akan masuk kedalam pipa kapiler seperti sisa-sisa pemotongan dan korosi. Bahan filter terbuat dari bahan tembaga. Gambar 3.15 merupakan bentuk filter.
Gambar 3.15 Filter
(Sumber: http://www.bdaircool.com/category/ac-strainer) u. Refrigeran
Refrigeran merupakan fluida kerja mesin siklus kompresi uap. Berfungsi untuk menyerap atau melepas kalor dari dan kelingkungan sekitar, jenis refrigeran yang digunakan adalah refrigeran R410a. Yang memiliki sifat ramah lingkungan. Gambar 3.16 bentuk dari refrigeran R410a.
Gambar 3.16 Refrigeran
(Sumber: https://www.indiamart.com/proddetail/r410a-refrigerant-gas-16798128355.html)
v. Pipa kapiler
Pipa kapiler yang berfungsi untuk menurunkan tekanan refrigeran dari tekanan tinggi ketekanan rendah sebelum masuk ke evaporator dan pipa kapiler ini terbuat dari bahan tembaga. Gambar 3.17 merupakan bentuk dari pipa kapiler.
Gambar 3.17 Pipa kapiler w. Kawat
Kawat yang terbuat dari besi seperti uliran kecil bentuk seperti lidi yang panjang dan kuat yg berfungsi untuk membantu penjemuran handuk supaya handuk bisa kering maksimal.
x. Pipa PVC
Pipa pralon terbuat dari plastik PVC yang berfungsi membantu menggantungkan handuk dan memberi rongga atau celah pada handuk yang memiliki panjang 160 cm mempunyai diameter ¾ in, supaya udara panas pada saat mengeringakan handuk bisa maksimal.