C. Hasil Yang Telah di Upayakan Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz Dalam Membentuk Karakter Santri Salafiyah Ula
1. Baik Dalam Ibadah
Ibadah yang di upayakan oleh Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz adalah sebagai berikut:
a. Mengetahui Dasar Pondasi Tauhid
Tauhid merupakan landasan agama yang perlu di ketahui oleh setiap Muslim agar terjaga dari segala jenis keraguan dalam hati yang bisa membawa orang kepada pemahaman yang melenceng dari ajaran Rosul shallallahu alaihi wasallam.
Di Pondok Pesantren santri di biasakan untuk beribadah sejak dini agar terbentuk karakter / akhlak yang baik dan disiplin dalam beribadah dan tekun dalam melaksanakannya, bertujuan supaya santri mengetahui begitu pentingnya baik dalam beribadah bukan ketika di lihat ustdz atau musrif pengawas saja, akan tetapi diamanapun mereka berada akan selalu merasa di awasi Allah subhanahu wa ta‟ala. karena manusia di cipatakan hanya untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa ta‟ala.
b. Melaksanakan sholat lima waktu secara berjamaah
Sholat berjamaah merupakan syi’ar islam yang sangat agung, ia merupakan sebab terjalinya ukhuwah islamiyah, saling mengasihi dan menyenyangi, menunjukkan kekuatan dan kesatuan.
Begitu pentingnya sholat berjamaah bagi laki-laki dengan itu di terapkannya ketertiban dan disiplin dalam melaksanakan sholat berjamaah di Pondok Pesantren Isalmic Centre Bin Baz.
Dan adapun keutamaan sholat secara berjamaah sebagaimana di sebutkan dalam hadits shahih yang artinya:
Dari Ibnu Umar ra bahwasannya Rasullah bersabda: Sholat berjamaah lebih utama dari pada sholat sendirian dengan tjuh puluh derajat. Dalam riwayat lain : dengan dua puluh lima derajat . Muttafaq alaih (HR.Bukhori no (645) (646), Muslim no (650) (649)
2. Berakhlak baik dalam mematuhi peraturan Pondok Pesantren
Dengan di latih berakhlak baik dan disiplin dalam mentaati peraturan Pondok Pesantren maka harapan Pondok anak akan menadapatkan nilai-nilai sebagai berikut:
a. Terbiasa Mengucapkan Salam
Mengucapkan salam merupakan anjuran agama, dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan umat bergama, terutama kepada sesama muslim.
dengan salam dapat menjalin persaudaraan dan kasih sayang, karena orang yang mengucapkan salam mereka saling mendoakan agar mereka mendapat keselamatan baik di dunia maupun di akhirat. Nabi Muhammad Shallallahu „alahi wa salam bersabda yang artinnya:
“ Kalian tak akang masuk syurga sampai kalian beriman dan saling mencintai. Maukah aku tunjukkan satu amalan bila di lakukan akan membuat kalian saling mencintai? Yaitu, sebarkanlah salam di antara kalian”(HR.Muslim dari Abi Hurairah)
Dengan demikian maka akan terciptalah karakter akhlak yang baik dan tercipata rasa cinta terhadap saudara seiman dan akan mempererat ikatan tali persaudaraan di antara santri dan ustadz di Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz.
b. Terjaga lisan dari perkataan kotor/keji
Di Pondok Pesantren di adakan peraturan dalam berbicara, barang siapa yang berbicara kotor akan di kenakan sanksi dan akan di berikan peringatan keras apabila sudah melanggar lebih dari tiga kalihal ini bertujuan agar santri tidak terbiasa melakukkan perkataan kotor, karena dengan keluarnya kata-kata kotor dari mulut seseorang itu mencerminkan pada perilaku orang tersebut, sebagaimana di sebutkan dalam hadits shohih yang artinnya:
“ Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka berkatalah yang baik atau diam”(HR. Bukhori & Muslim)
Bertutur kata yang baik dan santun merupakan karakter yang Rosullah ajarkan kepada sahabat- sahabatnya , dengan bertutur kata yang baik mendorong hati kita menjadi lebih baik, dan begitu pula sebaliknya.
c. Terbiasa Menghafal Al- Qur’an
Di Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz santri di ajarkan untuk menghafal Alqura’an dengan baik dan benar bertujuan agar dapat menghasilkan para pengahafal Al Qura’an yang berpegang teguh kepada pemahaman yang benar yaitu sesuai dengan tuntunan Nabi dan Rasul Sebagai mana yang di sampaikan oleh Ustadz Romlan S.pd.I selaku koordinatur tahfidz Al Qura’an Salafiyah Ula Islamic Centre Bin Baz
“Dengan di biasakan menghafal Al Qura’an sejak dini maka anak akan dapat lebih matang dalam memahami isi Al Qura’an itu sendiri
“(dok.wawancara bersama Ustadz Ramlan S.pd.I selaku koordinator tahfidz , 02 mei 2017)
Gambar 1 lomba tahfidz Al Quran
(Sumber : Dokumentasi sekolah) 3. Beradab yang baik dalam makan dan minum
a. Membaca Bismillah sebelum makan dan minum
Membiasakan kepada santri membaca Bismillah sebelum makan dan minum adalah salah satu wujud Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz dalam menerapkan adab dan akhlak santri terhadap ajaran Rosullah
“ Wahai Ghulam, bacalah “ Bismillah”. makanlah dengan tangan kanan mu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” maka seperti itulah gaya makan ku setelah itu.(HR.Bhukori no.5376 dan Muslim no 2022)
b. Makan dan Minum menggunakan tangan kanan
“ Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaklah makan dengan tangan kanannya. dan apabila minum maka minummlah dengan tangan kananya, karena sesungguhnya setan makan dan minum dengan tangan kirinya .”(HR. Muslim 2020 Tirmidzi 1800, Abu Daud 3776) c. Tidak makan dan minum sambil berdiri
Peraturan untuk tidak boleh makan dan minum dengan berdiri yang di terapkan oleh pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz berlandaskan hadits berikut:
Dari Anas dan Qatadah , Rasullah bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qatadah berkata : Bagaimana dengan makan? beliau menjawab: Itu lebih buruk lagi. (HR.Muslim dan Tirmidzi)
Demikian apa yang di paparkan oleh ustadz Faishal S.pd.I selaku kepala sekolah Salafiyah Ula Islamic Centre Bin Baz
4. Tertib dan disiplin dalam belajar
Tertib dan disiplin dalam belajar yang telah di upayakan oleh Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz. adalah sebagai berikut:
a. Memurojaah pelajaran yang sudah di pelajari bersama teman –teman seasrama dan di temani oleh Musyrif asrama masing-masing dari jam 08:00 sampai jam 09:30 malam.
Ini semua bertujuan agar santri dapat memurojaah pelajaran yang telah lalu, supaya tidak cepat lupa dengan apa yang telah mereka pelajari ketika di kelas.
b. Mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas sampai selesai dan mentaati peraturan di kelas yang ada.
Mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas sampai selesai ini merupakan salah satu upaya pondok pesantren dalam menanamkan kedisiplinan terhadap santri pondok pesantren islamic centre bin baz agar santri selalu menghargai waktu, karena waktu itu lebih berharga dari pada emas sebagai mana dalam pepatah inggris “ time is money” waktu ada emas.
5. Sopan dalam berpakian
a. Menggenkan pakian yang menutup aurat dan sesuai syariat Islam
Menutup aurat yang baik adalah dengan menggunakan pakaian yang tidak memperlihatkan kulit bagian aurat, tidak memperlihatkan lekuk tubuh yang menarik bagi lawan jenis, tidak tembus pandang, desainnya
tidak menarik perhatian orang lain dan yang tidak tembus pandang, desainnya tidak menarik perhatian orang lain dan yang tidak kalah penting adalah nyaman di gunakan.
Gambar 2
Kegiatan santriwati sedang mendengarkan tausyiah dari ustdzah menggunakan pakaian yang rapi dan syar’i
( Sumber: Dokumentasi sekolah)
D. Faktor Pendukung dan Penghambat Dalam Membentuk Karakter Santri