DIVISIO SPERMATOPHYTA SUB DIVISIO GYMNOSPERMAE
SUB DIVISIO ANGIOSPERMAE CLASSIS DICOTYLEDONEAE SUB CLASSIS APETALAE
IV.3. ANAK KELAS (SUB CLASSIS) MONOCHLAMYDEAE (APETALAE) Tumbuh-tumbuhan yang masuk dalam anak kelas ini kebanyakan berupa pohon-
6. Bangsa (Ordo) Urticales
Ordo Urticales meliputi tumbuhan terna, semak maupun pohon dengan kebanyakan daun tunggal yang tersebar dan mempunyai daun penumpu. Bunga kebanyakan berklamin tunggal, tersusun dalam bunga majemuk terbatas, biasanya kecil – kecil, aktinomorf dengan tenda bunga yang berwarna hijau, berbilangan 4 – 5 atau lebih, bebasatau berlekatan satu sama lain. Benang sari sama jumlahnya dengan tenda bunga dan duduknya berhadapan, Bunga betina dengan bakal buah menumpang, beruang satu dengan satu bakal biji. Penyerbukan secara anemogami, pembuahan kalazogami atau bentuk – bentuk peralihan ke porogami. Buahnya buah keras atau buah batu.Dalam epidermis daun sering terdapat sistolit.
Ordo Urticales ini meliputi Familia Moraceae, Cannabiaceae, Ulmaceae dan Urticaceae.
a Suku (Familia) Moraceae Ciri-ciri:
• Habitusnya berupa pohon. • Bergetah putih atau bening.
• Daun – daun tunggal yang duduknya tersebar dengan daun – daun penumpu yang lebar yang kadang – kadang memeluk batang.
• Stipula besar melindungi batang, daun tersebar.
• Bunga berkelamin tunggal, tersusun dalam bunga majemuk berbatas, yang berbentuk bongkol, tongkol, atau periuk.
79
• Bunga uniseksual ukurannya kecil. Brachtea besar melindungi batang muda.
• Organ vegetatif : bergetah susu (putih), berdaun penumpu berbentuk tudung, bila gugur meninggalkan bekas perlekatan pada ranting berupa lingkaran cincin di ketiak daun. • Organ generatif : bunga/buah semu, dasar bunga (receptaculum) pada marga ficus
tumbuh keluar melanjut, melingkar bentuk bulat, pada bagian atasnya terdapat pintu tempat masuknya serangga (semut)
• Bunga jantan dengan tenda bunga yang berbilangan 2 → 6, kebanyakan 4, benang sari sama dengan daun hiasan bunga duduk berhadapan.
• Bunga betina dengan bakal buah yang tenggelam sampai menumpang, dengan 1 atau 2 tangkai puti, beruang 1 dengan 1 bakal biji.
• Buahnya buah semu majemuk, biji dengan endosperm. Suku ini meliputi ±70 marga denganb ± 1000 jenis. Contoh :
Ficus: Ficus elastica Roxb. (karet hutan), F. benjamina (beringin), F. septica. . Morus: Morus. alba, M. nigra, M. nigra
Broussonetia: . Broussonetia papyrif era, B. kampferi Artocarpus: A. intergra, A. Champeden, dll.
Contoh Klasifikasi
Regnum : Planta
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Agiospermae Classis : Dicotyledoneae Sub Classis : Apetalae Ordo : Urticales Familia : Moraceae Genus : Artocarpus
Spesies : Artocarpus integra
b. Suku (Familia) Cannabiaceae Ciri-ciri:
• Terna berbau aromatik tanpa getah.
• Daun tunggal bertoreh menjari, duduknya tersebar atau berhadapan, dengan daun – daun penumpu yang bebas dan tidak gugur.
• Bunga berkelamin tunggal, berumah 2, tersusun dalam bungan majemuk berbatas yang menyerupai tandan, bongkol, atau bunga lada.
80
• Bunga jantan dengan hiasan bunga berbilangan 5, 5 benang sari.
• Bunga betina dengan tenda bunga bentuk mangkok, . Putik dengan 2 tangkai putikdan 2 kepala putik
• Bakal buah dengan 1 ruang dan 1 bakal biji.
• Buahnya buah keras dengan biji yang mempunyai lembaga yang bengkok atau
tergulung.
Suku inihanya terdiri dari 3 jenis dari 2 marga yitu:
Humulus: Humulus lupulus (memiliki rambut buah yang mengandung zat yang rasanya pahit dan digunakan dalam pembuatan bir. H. japonicus (tumbuh membelit) .
Cannabis: Cannabis sativa (ganja). Contoh Klasifikasi Cannabis sativa :
Regnum : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Agiospermae Classis : Dicotyledoneae Sub Classis : Apetalae Ordo : Urticales Familia : Cannabiaceae Genus : Cannabis
Spesies : Cannabis sativa
Manfaat dari tanaman ini yaitu digunakan untuk obat psikotropik. c. Suku (Familia) Ulmaceae
Suku ini memiliki ciri-ciri habitus pohon atau perdu yang tidak bergetah, Daun tunggal dengan pangkal tiudak simetris, duduk dalam 2 baris, daun penumpu mudah rontok. Bunga berkelamin tunggal atau hermaprodit dengan tenda bunga yang sering zigomorf, terpisah atau tersusun dalam karangan bunga majemuk terbatas menyerupai bunga paying. Tenda bunga berbilangan 4. Benang sari berhadapan dengan daun tenda bunga dengan jumlah sama atau kadang-kadang 2 x lipatnya. Bakal buah menumpang dengan 2 tangkai putik, beruang 1 dengan 1 bakal biji yang anatrop. Buahnya buah batu, seringkali bersayap.
Suku inimeliputi 14 marga (genus) dengan 150 jenis yang terutama terdapat di belahan bumi utara.Contoh: Ulmus americana, U. campetris, U. laevis, dan u. fulva.
81 d. Suku (Familia) Urticaceae
• Kebanyakan berupa terna dan semak yang tidak bergetah.
• Daun tunggal, tersebar atau berhadapan dengan penumpu/stipula yang seringkali tidak sama besar.
• Bunga berkelamin tunggal jarang banci, tersusun dalam tukal – tukal atau bongkol yang simos dan selanjutnya terkumpul dalam rangkaian yang menyerupai tandan atau bunga lada.
• Bunga dengan tenda bunga yang berjumlah 4 → 5 (kadang – kadang 2 → 3), benang
– benang sari sama banyaknya dengan daun tenda bunga, berhadapan dengan daun tenda bunga, dalam kuncup membengkok ke dalam, pada waktu bunga mekar lalu membengkok keluar.
• Bunga dalam perbungaan ( cymosa, spika, capitulum ). • Umumnya uniseksual, bunga jantan 4 stamen.
• Putik dengan 1 kepala putik yang berbentuk seperti bulu atau seberkas rambut – rambut, bakal buah beruang satyu dengan 1 bakal biji. Buahnya buah batu. Biji dengan endosperm dan lembaga lurus.
• Seringkali ada stamenodium, berupa sisik terdapat pada bagian basis dari pistilum. • Pada lat-alat vegetative sering terdapat rambut-rambut gatal (stimulus), mengandung
serat yang panjang sehingga dapat dijadikan bahan tekstil. • Suku ini meliputi sekitar 550 jenis yang terbagi dalm 40 marga
Contoh; Urtica urens (untuk bahan obat-obatan), U. dioica (memiliki rambut gatal).
Boehmeria nivea (rami= bahan tekstil), B. viridis, B. altissima. Laportea microstigma, L. sinuate, L. stimulans (kemaduh, memiliki rambut gatal).
Regnum : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Agiospermae Classis : Dicotyledoneae Sub Classis : Apetalae Ordo : Urticales Familia : Urticaceae Genus : Laportea
Spesies : Laportea interrupta
82 7. Bangsa (Ordo) Piperales
Ordo piperales adalah salah satu bangsa tumbuhan berbunga. Kebanyakan berupa terna, hanya kadang – kadang berupa tumbuh – tumbuhan dengan batang yang berkayu. Daun tunggal, bunga amat kecil berkelamin tunggal atau banci tanpa hiasan bunga. Bunga tersusun dalm bulir (amentum). Benang sari 1- 10, bakal buah 1 - 4, apokarp atau sinkarp. Masing-masing dengan 1 bakal biji. Biji besar mempunyai endosperm, lembaga kecil.
Dalam ordo ini terdapat 3 familia yaitu Piperaceae, Saururaceae, dan
Chloranthaceae.
a. Suku (Familia) Piperaceae Ciri-ciri:
• Terna atau tumbuh - tumbuhan berkayu seringkali memanjat dengan menggunakan akar – akar pelekat.
• Daun tunggal bentuk jantung, yang duduknya tersebar atau berkarang dengan atau tanpa daun – daun penumpu.
• Bunga majemuk bentuk lada (amentum), tanpa hiasan bunga.
• Biseksual dan uniseksual, dengan 1 – 10 benang sari, putik 1-6 (umumnya 3), kepala putik 1 – 6, beruang 1 dengan 1 bakal biji.
• Buahnya buah batu atau buah buni, dengan endosperm dan perisperm.
• Suku Piperaceae meliputi 1300 jenis yang terbagi dalam 10 marga yang hamper semuanya hidup di daerah treopika.
• Anggotanya antara lain: Pipere betle, P. cubeba, P. retrofractumP. Longum (semunya berguna dalam dunia obat-obatan). Piperomia pellucid. P. arifolia. Heckeria peltata. H. umbellata
Contoh Klasifikasi tanaman :
Regnum : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Agiospermae
Classis : Dicotyledoneae
Sub Classis : Apetalae
Familia : Piperaceae
Genus : Piper
83
Manfaatnya kedua tanaman tersebut yaitu digunakan sebagai bumbu masak dan obat herbal.