1.1 Unit ini berlaku untuk menyiapkan data eksisting dan proyeksinya, mengevaluasi kebutuhan pertumbuhan jaringan akses, melakukan perencanaan penggelaran jaringan akses, mengevaluasi perencanaan penggelaran jaringan akses, dan membuat laporan yang digunakan untuk melakukan perencanaan penggelaran jaringan akses.
1.2 Perencanaan penggelaran jaringan akses merupakan tahap persiapan sebelum melakukan penggelaran jaringan.
1.3 Cost benefit analysis merupakan analisa faktor teknis dan biaya
investasi sebelum melakukan penggelaran jaringan.
2. Peralatan dan perlengkapan yang diperlukan 2.1 Peralatan
2.1.1 Alat tulis
2.1.2 Komputer dilengkapi software project management tool 2.2 Perlengkapan
2.2.1 Data hasil perencanaan seperti: data perangkat, jumlah BTS/NB/eNB, jumlah kanal RF, data lokasi BTS/NB/eNB 2.2.2 Peta topografi digital wilayah perencanaan
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi
3.2 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM.3 Tahun 2001 tentang Persyaratan Teknis Alat dan Perangkat Telekomunikasi
75 3.3 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM.5 Tahun 2001 tentang Penyempurnaan Tabel Alokasi Spektrum Frekuensi Radio Indonesia
4. Norma dan standar untuk melakukan perencanaan kapasitas di jaringan akses radio, meliputi:
4.1 SOP yang berlaku di perusahaan.
4.2 Rekomendasi ITU-R terkait pemodelan trafik seluler
PANDUAN PENILAIAN 1. Konteks penilaian
1.1 Kondisi penilaian merupakan aspek dalam penilaian yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi ini terkait dengan melakukan perencanaan kapasitas di jaringan akses.
1.2 Penilaian dapat dilakukan dengan cara lisan, tertulis, demonstrasi/praktek, simulasi di workshop, di tempat kerja dan/atau di Tempat Uji Kompetensi (TUK).
2. Persyaratan kompetensi
Unit kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya:
2.1 J.612000.013.01 : Melakukan Perencanaan Radio Frekuensi di Jaringan Akses
3. Pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan 3.1 Pengetahuan
3.1.1 Teknologi, elemen dasar, dan arsitektur jaringan telekomunikasi bergerak seluler
3.1.2 Metoda analisa statistik 3.1.3 Rekayasa trafik
3.1.4 Metoda penggelaran jaringan akses sistem seluler 3.1.5 Prinsip sistem seluler
3.1.6 Manajemen proyek
3.1.7 Regulasi dan peraturan-peraturan mengenai penggunaan spektrum frekuensi radio
76 3.2 Keterampilan
3.2.1 Menggunakan software project management tool
3.2.2 Menginterpretasikan data market ke dalam data trafik 3.2.3 Menyusun rencana investasi penggelaran jaringan akses
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Cermat dalam menyiapkan data eksisting dan proyeksi ke depan 4.2 Tepat dalam melakukan perencanaan penggelaran jaringan radio
akses
4.3 Cermat dalam menganalisis hasil perencanaan penggelaran jaringan radio akses
5. Aspek kritis
5.1 Mengevaluasi parameter teknis, kebijakan organisasi, serta standar operasi dan prosedur perusahaan
5.2 Menentukan kebutuhan jumlah perangkat, facility, dan alat testing 5.3 Menggunakan project management tool, untuk melakukan
perencanaan penggelaran jaringan akses serta menyiapkan dokumen pelaporan dan jadwal pelaksanaan penggelaran jaringan
77
KODE UNIT : J.612000.015.01
JUDUL UNIT : Melakukan Perencanaan Penggelaran pada
Jaringan Core
DESKRIPSI UNIT : Unit ini menggambarkan kinerja hasil, keterampilan
dan pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan perencanaan penggelaran pada jaringan core.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Lingkup pekerjaan 1.1 Jenis jaringan core yang direncanakan ditentukan.
1.2 Deskripsi komponen arsitektur jaringan core diuraikan.
1.3 Jenis peralatan dan teknologi dievaluasi agar ketersediaan dan kompatibilitas sesuai dengan peralatan jaringan eksisting.
1.4 Sumber daya yang dibutuhkan didapatkan sesuai dengan prosedur industri telekomunikasi bergerak seluler. 1.5 Keterbatasan kapasitas dinilai untuk
memastikan kinerja jaringan maksimum. 1.6 Kapabilitas dan kapasitas dari jaringan
core ditentukan. 2. Melakukan rencana
penggelaran jaringan core
2.1 Kebutuhan jaringan core dinilai dengan menggunakan data geografis, demografis, peramalan dan data bandwith.
2.2 Parameter kunci dari jaringan core yang akan diukur diidentifikasi.
2.3 Rencana penggelaran awal untuk jaringan core dihasilkan.
2.4 Persyaratan perencanaan tambahan untuk VoIP, hosting dan konten dari jaringan media dan konten dinilai.
2.5 Bisnis plan untuk penggelaran jaringan
core dibuat untuk menjustifikasi
pengembalian investasi (RoI) dan biaya operasional.
3. Membuat laporan 3.1 Hasil perencanaan di jaringan core dibuat dalam laporan sesuai standar perencanaan.
3.2 Laporan dilengkapi analisa dan evaluasi. 3.3 Laporan sesuai standar disiapkan untuk
78 BATASAN VARIABEL
1. Kontek variabel
Unit kompetensi ini berlaku untuk melakukan rencana penggelaran yang digunakan untuk melakukan perencanaan penggelaran pada jaringan core.
2. Peralatan dan perlengkapan yang diperlukan 2.1 Peralatan
2.1.1 Alat tulis
2.1.2 Komputer berisi software network planning tool 2.2 Perlengkapan
2.2.1 Peta data geografis dan demografis
3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi
4. Norma dan standar
4.1 Standar ITU-T tentang perencanaan jaringan
4.2 SOP yang berlaku di industri telekomunikasi bergerak seluler 4.3 Prosedur dan standar untuk penggelaran jaringan sistem seluler
PANDUAN PENILAIAN 1. Konteks penilaian
1.1 Kondisi penilaian merupakan aspek dalam penilaian yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi ini terkait melakukan perencanaan penggelaran pada jaringan core.
1.2 Penilaian dapat dilakukan dengan cara lisan,tertulis, demonstrasi/ praktek, simulasi di workshop, di tempat kerja dan/atau di Tempat Uji Kompetensi.
2. Persyaratan kompetensi
Unit kompetensi yang harus di kuasai sebelumnya: 2.1 J.612000.005.01 : Peramalan Kebutuhan Layanan
79 2.2 J.612000.014.01 : Melakukan Perencanaan Penggelaran Jaringan
Akses
2.3 J.612000.023.01 : Melakukan Perencanaan Jaringan Transmisi
3. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan 3.1 Pengetahuan
3.1.1 Menggunakan perangkat lunak untuk perencanaan 3.1.2 Teknologi dan perangkat lunak baru yang muncul
3.1.3 Teknologi jaringan, arsitektur jaringan core, metodologi desain, MPLS dan arsitektur IP dilingkungan jaringan core
3.2 Keterampilan
3.2.1 Presentasi untuk mentrasfer dan mengumpulkan informasi. 3.2.2 Menganalisis dan mengevaluasi fitur, isu dan praktek
keamanan, produk dan prosedur
3.2.3 Mengevaluasi dan membandingkan berbagai data teknis yang kompleks, meneliti dan mengidentifikasi, menganalisis dan mengevaluasi fitur arsitektur jaringan core tertentu
3.2.4 Membaca dan menginterpretasikan peralatan, sistem manual, spesifikasi dan kebijakan industri telekomunikasi bergerak seluler yang relevan
3.2.5 Menerapkan teknik perencanaan, menilai kapasitas saluran dan persyaratan dimensi keseluruhan
3.2.6 Pemecahan masalah untuk memperhitungkan perubahan tak terduga dalam perencanaan, membahas berbagai masalah baik yang tidak terprediksi maupun yang terprediksi sebelumnya
4. Sikap kerja yang diperlukan
4.1 Tepat dalam menggunakan perangkat lunak perencanaan jaringan 4.2 Cermat dalam menganalisis dan mengevaluasi hasil perencanaan 4.3 Jelas dalam melaporkan hasil perancangan
80 5. Aspek kritis
Aspek kritis yang perlu diperhatikan dalam kompetensi ini, adalah: 5.1 Mengidentifikasi parameter kunci dari jaringan core
81
KODE UNIT : 612000.016.01
JUDUL UNIT : Melakukan Perencanaan pada Jaringan Core
Berbasis Circuit Switch (CS)
DESKRIPSI UNIT : Unit ini menggambarkan kinerja hasil, keterampilan
dan pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan perencanaan pada jaringan core berbasis Circuit Switch (CS).
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan analisa jaringan
1.1 Informasi data pelanggan dan demografi dianalisa.
1.2 Data jaringan eksisting, service plan eksisting, database pelanggan, data topografi, data trafik baik eksisting maupun perkiraan ke depan ditentukan. 1.3 Data perencanaan jaringan akses dan
perencanaan jaringan transport dianalisa. 1.4 Informasi jenis layanan ditentukan.
2. Melakukan pendimensian Jaringan CS core
2.1 Peralatan perangkat lunak yang akan dipakai untuk perencanaan jaringan digunakan dalam pendimensian.
2.2 Pendimensian elemen-elemen jaringan
dibuat.
2.3 Kapasitas trafik yang melalui jaringan CS dihitung.
3. Melakukan detail perencanaan Circuit Switch (CS) jaringan core
3.1 Master plan yang berisi rencana rinci tentang routing, pensinyalan dan setting parameter dibuat.
3.2 Koneksi dan kapasitas antar elemen dihitung.
3.3 Antar-muka antar elemen dan antar-muka ke jaringan eksternal ditentukan. 3.4 Topologi jaringan circuit switch
ditentukan.
3.5 Parameter-parameter perencanaan circuit switch ditentukan.
3.6 Kapasitas pensinyalan antar antar-muka dihitung.
3.7 Rencana penomoran, routing, pensinyalan, charging, sinkronisasi dan penamaan setiap elemen jaringan ditetapkan.
82
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
dalam laporan sesuai standar perencanaan.
4.2 Laporan dilengkapi analisa dan evaluasi. 4.3 Laporan sesuai standar disiapkan untuk
referensi. BATASAN VARIABEL
1. Konteks variabel
Unit kompetensi ini berlaku untuk melakukan pendimensian dan detail perencanaan yang digunakan untuk melakukan perencanaan pada jaringan core berbasis circuit switch.
2. Peralatan dan perlengkapan yang diperlukan 2.1 Peralatan
2.1.1 Alat tulis
2.1.2 Komputer berisi software network planning tool 2.2 Perlengkapan
2.2.1 Peta data geografis dan demografis 3. Peraturan yang diperlukan
3.1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi
4. Norma dan standar
4.1 Standar ITU-T tentang perencanaan jaringan
4.2 SOP yang berlaku di industri telekomunikasi bergerak seluler 4.3 Prosedur dan standar untuk penggelaran jaringan sistem seluler
PANDUAN PENILAIAN