• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

F. Bauran Pemasaran (Marketing Mix)

Bauran pemasara jasa merupakan pengembangan bauran pemasaran.

pemasaran jasa terdiri dari:

1. Product (Produk)

Merupakan bentuk penawaran organisasi jasa yang ditunjukkan untuk mencapai tujuan melalui pemuasan kebutuhan dan keinginan konsumen produk disini bisa berupa apasaja (baik yang berwujud fisik maupun tidak) yang dapat ditawarkan kepaa konsumen potensial untuk memenuhi kebutuhan an keinginan tertentu. Produk merupakan semua yang ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, diperoleh, dan digunakanatau dikonsumsi.25

2. Place (Tempat)

Merupakan keputusan distribussi menyangkut kemudahan akses terhadap jasa para konsumen. Tempat dimana produk tersedia dalam

24Andri Soemitra, Bank & Lembaga Keuangan Syariah (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009), 112

25Donni Juni Priansa, Prilaku Konsumen Dalam Persaingan Bisnis Kontemporer (Bandung: Alfabeta, 2017), 37-38

27

sejumlah saluran distribusi dan outlet yang memungkinkan konsumen dapat dengan mudah memperoleh suatu produk.

3. Promotion (Promosi)

Promosi merupakan salah satu usaha yang dilakukan perusahaan untuk mengkominikasikan produk yang ditawarkannya. Kegiatan promosi ditujukan untuk memberikan informasi, membujuk, serta memperingatkan konsumen akan produk dengan tujuan untuk menciptakan penjualan yang diinginkan. Bauran promosi meliputi berbagai metode, yaitu iklan, promosi penjualan, penjualan tatap muka, dan hubungan masyarkat.

Menggambarkan berbagai macam cara yang ditempuh perusahaan dalam rangka menjual produk ke konsumen.26

4. Price (Harga)

Harga merupakan satu-satunya elemen bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan. Harga barang merupakan sejumlah uang yang dibayar sebagai imbalan atas apa yang telah dinikmati konsumen. Bauran harga berkenaan dengan kebijakan strategi dan taktis seperti tingkat harga, struktur diskon, syarat pembayaran dan tingkat diskriminasi harga diantara berbagai kelompok konsumen. Harga menggambarkan besarnya rupiah yang harus dikeluarkan seseorang konsumen untuk memperoleh satu buah produk dan hendaknya harga akan dapat terjangkau oleh konsumen.

26Ibid.,

5. People (Orang)

Merupakan orang yang memberikan persepsi kepada konsumen lain tentang kualitas jasa yang pernah dibelinya dari perusahaan. Sehingga hal tersebut berpengaruh terhadap proses pembelian jasa yang bersangkutan. Orang dalam hal ini dibagi menjadi 2 yaitu:27

6. Service Personel

Orang-orang yang memberikan produk dan operasional dalam organisasi jasa. Service personel memiliki peran penting bagi seluruh organisasi dimana konsumen akan memberikan suatu kesan terhadap suatu organisasi berdasarkan perilaku dan sikap mereka.

7. Customers

Persepsi konsumen mengenai kualitas jasa tersebut dibentuk dippengaruhi oleh konsumen lainnya. Dalam pemaran jasa mereka memiliki peran dalam mengendalikan kualitad interaksi konsumen dan hubungan yang terjadi diantara mereka.

8. Physical Evidence (Bukti Fisik)

Merupakan suatu hal yang secara nyata memiliki kepuasan untuk membeli dan menggunakan produk jasa yang ditawarkan. Membantu menciptakan suasana yang mendukung terjadinya pembelian jasa juga menimbulkan image dari konsumen tentang jasa yang ditawarkan serta

27Ibid.,

29

image perusahaan itu sendiri. Physical evidence terdiri dari dua dimensi, yaitu: 28

a. Peripheral Evidence

Bentuk Physical evidence yang sesungguhnya dimiliki oleh konsumen karena merupakan bagian dari pembelian jasa tersebut.

b. Essential Evidence

Bentuk phisycal evidence yang sesungguhnya tidak dimiliki konsumen, misalnya tata letak, tata cahaya, dan peralatan digunakan dalam memberikan pelayanan.

9. Process (Proses)

Peroses adalah bagaimana nilai jasa tersebut disampaikan kepada konsumennya. Konsumen dapat menilai jasa yang diberikan dalam proses ini. bila proses penyampaian jasa dilaksanakan secara cepat, rapi, dan tidak terdapat kesalahan, konsumen akan merasa puas dan mempunyai penilaian yang baik terhadap perusahaan.29

28 Ibid.,

29 Ibid.,

A. Jenis dan Sifat Penelitian 1. Jenis penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) hal ini peneliti bertujuan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang, dan interaksi lingkungan sesuai unit sosial, individu, kelompok, lembaga atau masyarakat.1

Penelitian lapangan ini, data diperoleh dari informasi yang sangat dibutuhkan dalam proses penelitian. Informasi yang dibutuhkan peneliti dalam hal ini adalah upaya Bursa Efek Indonesia yang berada pada Kantor Perwakilan Lamapung dalam meningkatkan Desa Nabung Saham.

2. Sifat Penelitian

Sifat penelitian ini adalah penelitian deskriptif, penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk membuat pecandraan sistematis, aktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu yang menjadi tempat penelitian.2

Berdasarkan keterangan di atas dapat dipahami bahwa penelitian ini secara sistematis, akurat, mengenai fakta-fakta kejadian yang ada serta fenomena yang terjadi pada saat penelitian berlangsung tentang Upaya

1Cholid Narbuko dan Abu Achamid, Metodologi penelitian (Jakarta: Bumi Aksa, 2009), cet. 10, 46

2Sumadi Suryabrata, Metodelogi Penelitian (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013), 75

31

Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung dalam meningkatkan Desa Nabung Saham yang mengarah pada teori dan konsep yang ada.

B. Sumber Data

1. Sumber Data Primer

Sumber data primer adalah data yang diperoleh peneliti dari sumber asli. Dalam hal ini, maka pengumpulan datanya perlu dilakukan dengan memperhatikan siapa sumber utama yang akan dijadikan objek penelitian. Dengan demikian, pengumpulan data primer merupakan bagian integral dari proses penelitian ekonomi yang digunakan untuk mengambil keputusan.3

Sumber data perimer dalam penelitian ini adalah penelitian yang berkaitan dengan pasar modal pada Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung. sumber data primer dalam penelitian ini yaitu:

kepala Kantor Bursa Efek Indonesia KP. Lampung, Staf Trainer, dan Masyarakat desa Sidorejo kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan, yang sudah menjadi investordi Desa Nabung Saham dan masyarakat yang belum mau menjadi investor Desa Nabung Saham pada Bursa Efek Indonesia.

2. Sumber Data Sekunder

Sumber data sekunder adalah sumber data kedua setelah sumber data primer. Sumber data sekunder merupakan informasi yang diperoleh dari sumber lain yang mungkin tidak berhubungan langsung dengan

3Muhamad, Metodelogi Penelitian Ekonomi Islam (Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2013), 103

peristiwa tersebut.4 Sumber data sekunder dalam penelitian ini diambil dari buku buku, artikel penelitian, media kabar, dan dokumentasi Bursa efek Indonesia dan yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.

Sumber data sekunder, peneliti menggunakan buku sebagai berikut:

a. Andri Soemitra, Bank&Lembaga Keuangan Syariah, Jakarta: Kencana, 2009 2010-2014, Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan.

C. Teknik Pengumpulan Data 1. Wawancara

Teknik wawancara adalah teknik untuk mengumpulkan data yang akurat untuk keperluan proses pemecahan masalah tertentu, yang sesuai dengan data. Pencarian data dengan teknik ini dilakukan dengan cara tanya jawab secara lisan dan bertatap muka langsung antara seorang atau beberapa orang pewawancara dengan seorang atau beberapa orang yang diwawancarai.5

4Muhammad, Metodelogi Penelitian Ekonomi Islam (Jakarta: Rajawali Pres, 2008), 103.

5Muhamad, Metodologi Penelitian Ekonomi Islam (Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2013), 151.

33

Wawancara bebas terpimpin merupakan kombinasi antara wawancara bebas dan terpimpin. Jadi wawancara hanya membuat pokok-pokok masalah yang akan diteliti, selanjutnya dalam proses wawancara berlangsung mengikuti situasi pewawancara harus pandai mengarahkan yang diwawancarai apabila ternyata ia menyimpang. Pedoman interview berfungsi sebagai pengendali jangan sampai proses wawancara kehilangan arah.6

Dengan hal ini yang menjadi sasaran utama wawancara adalah pegawai Bursa Efek Indonesia Kantor Cabang Lampung. Wawancara kepada pegawai Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung diataranya Bapak Hendi Prayogi Selaku kepala Kantor, Bapak Fahmi Al Kahfi selaku Staf Trainer Serta masyarakat Desa Sidorejo yang sudah menjadi investor dalam program Nabung Saham dan masyarakat yang belum menjadi investor pada Desa Nabung Saham. Peneliti ini dengan menggunakan Snowball sampling.

Snoowball sampling yaitu teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudianmembesar. Ibarat bola salju, pertama-tama dipilih satu atau dua orang, tetapi karna dengan dua orang ini belum merasa lengkap terharap data yang diberikan, maka peneliti mencari orang lain yang dipanang lebih tahu dan dapat melengkapi data yang diberikan oleh dua orang sebelumnya.7

6Cholid Narbuko dan Abu Achamid, Metodologi penelitian (Jakarta: Bumi Aksa, 2009), cet, 10, 85.

7Sugiono, Metode Penelitian manajemen, (Bandung: Alfabeta, 2013), h.125

2. Dokumentasi

Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data berupa data tertulis yang mengandung keterangan dan penjelasan serta pemikiran tentang fenomena yang masih aktual dan sesuai dengan masalah penelitian. Teknik dokumentasi berproses dan berawal dari penghimpun dokumen, memilih-milih dokumen sesuai dengan tujuan penelitia, mencatat dan menerangkan, menafsirkan dan menghubung-hubungkan dengan fenomena yang lain.8

Dalam penelitian ini dokumentasi yang digunakan adalah dokumen-dokumen baik berupa sejarah Bursa Efek Indonesia, visi-misi dan data yang berkaitan dengan variabel penelitian tentang Upaya Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung dalam meningkatkan Desa Nabung Saham.

D. Teknis Analisis Data

Analisis data kualitatif adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilih-milihnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.9 Teknis analisis data tersebut mnggunakan proses berfikir induktif. Berfikir induktif adalah pengambilan

8Muhamad, Metodologi Penelitian Ekonomi Islam (Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2013), 152.

9Lexy J. Meleong, Metodelogi Penelitian Kualitatif (Bandung: PT.Remaja Rosdakarya, 2013), 248.

35

kesimpulan dimulai dari pernyataan atau fakta fakta khusus menuju pada kesimpulan yang bersifat umum.10

Peneliti menggunakan metode induktif yaitu untuk penarik kesimpulan dari yang bersifat khusus ditarik ke hal bersifat umum. Maksudnya berangkat dari peristiwa fakta, data data secara khusus menjadi kesimpulan yang bersifat umum. Hal seperti ini digunakan untuk melakukan pembahasan dan mencari informasi tentang upaya Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung dalam Meningkatkan Desa Nabung Saham.

10Nana Sudjana, Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2001), 7.

A. Gambaran Umum Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung 1. Sejarah Bursa Efek Indonesian Kantor Perwakilan Lampung.

Bursa Efek Indonesia didirikan salah satunya di Lampung yaitu dikarenakan harus ada kantor perwakilan di seluruh Indonesia agar mudah melakukan investasi, dan supaya lebih dekat khususnya masyarakat di daerah Lampung yang ingin bertanya, konfirmasi, serta ingin tahu tentang investasi tanpa harus ke Bursa Efek Indonesia pusat yang ada di Jakarta.1

Berdasarkan hal tersebut, pembentukan Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung resmi didirikan pada tanggal 17 November 2009 yang diresmikan oleh Gubernur Lampung oleh bapak Drs. H.

Sjahroedin ZP, SH. BEI Kantor Perwakilan Lampung menyetujui pembukaan akun saham minimal sebesar Rp. 100.000, - setiap ada SPM (Sekolah Pasar Modal), serta terdapat 3 sekuritas yang ada di BEI Kantor Perwakilan Lampung yaitu RHB Sekuritas, Indopremier, dan Maybank.2 2. Visi dan Misi Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan

Lampung

Bursa Efek Indonesia dalam menjalankan kegiatan memiliki visi dan misi, yaitu:

1Dokumentasi Bursa Efek Indonesia KP Lampung

2Dokumentasi Bursa Efek Indonesia KP Lampung

37

a. Visi

Menjadi Bursa yang kompetitif dengan kredibilitas tingkat dunia.

b. Misi

Menyediakan infrastruktur untuk mendukung terselenggaranya perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien serta mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

3. Struktur Organisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Lampung

Sususan organisasi di BEI KP Lampung Tahun 2019 dapat dilihat pada gambar di bawah ini.3

Gambar 4.1

Struktur Organisasi BEI Kantor Perwakilan Lampung

3Dokumentasi Struktur Organisasi dan KaryawanTahun 2019

Kepala Kantor BEI KP Lampung Hendi Prayogi

Trainer BEI KP Lampung Fahmi Al Kahfi

AdministrasiBEI KP Lampung

Ananda Putri Kusuma

Struktur organisasi di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:

a. Kepala Kantor

Kepala kantor merupakan seorang yang bertanggung jawab atas terselenggaranya pekerjaan kantor. Kepala kantor merupakan mata rantai komando yang terakhir dari pimpinan yang tertinggi. Kepala kantor berkewajiban mengawasi bahwa pekerjaan kantor terlaksana dengan sebaik-baiknya dan kebijakan yang telak kepala kantor tetapkan benar-benar dilaksanakan.

Selain berkewajiban mengawasi kepala kantor juga berkewajiban mengawasi untuk memberikan nasehat dan melatih bawahannya sehingga mampu mencapai atau tidaknya serta efisien tidaknya di dalam kantor tertumpu pada kepala kantor. Sehingga kepala kantor harus dipilih dari beberapa orang yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh orang lain (bawahannya). 4

b. Trainer

Trainer merupakan orang yang memberikan pelatihan kepada peserta training berupa edukasi yang membuat peserta training menjadi memiliki skill dengan materi yang disampaikan atau mampu tertarik dengan produk yang disampaikan oleh trainer pada saat pelatihan atau edukasi. Tugas dari trainer yaitu antara lain:

4Arsip BEI KP Lampung

39

1) Menjadi pemateri untuk kegiatan Edukasi Sekolah Pasar Modal (SPM), Forum Calon Investor (FCI), Klinik Investasi serta kegiatan yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung. 5

2) Membuat daftar pengunjung yang datang pada PT. Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung.

3) Memberikan pemahaman tentang Pasar Modal untuk masyarakat.

c. Administrasi

Administrasi dalam pengertian umumnya merupakan sebuah bentuk usaha dan aktivitas yang berhubungan dengan pengaturan kebijakan agar dapat mencapai target atau tujuan organisasi. Dalam pengertian sempitnya administrasi merupakan bentuk aktivitas yang meliputi catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan sederhana, ketik-mengetik dan kegiatan yang sifatnya teknis ketatausahaan. Tugas dari administrasi yaitu antara lain: 6

1) Membuat laporan pertanggungjawaban atas penggunaan dana kas kecil untuk operasional perusahaan.

2) Menyiapkan keperluan untuk kegiatan Sekolah Pasar Modal (SPM), Forum Calon Investor (FCI), Klinik Investasi serta kegiatan yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung.

3) Menginput kuesioner edukasi publik.

5Arsip BEI KP Lampung

6Arsip BEI KP Lampung

4) Menginput daftar hadir peserta sekolah pasar modal, investorclub dan kegiatan gathering.

4. Instrumen Atau Produk Pada Bursa Efek Indonesia Kantor Lampung.

Instrumen atau produk pasar modal pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Cabang Bandar Lampung, yaitu:

a. Saham (Stock)

Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).7

b. Surat Utang (Obligasi)

Surat utang (obligasi) adalah surat utang jangka menengah panjang yang dapat dipindahtangankan, yang berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut. Obligasi dapat diterbitkan oleh korporasi maupun negara.

7Dokumentasi Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, dapatdilihat di www.idx.co.id, diunduhtanggal 8 Oktober 2020.

41

c. Reksa Dana

Reksa dana merupakan suatu wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat/pemodal untuk selanjutnya di investasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi. Reksa dana merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.8

Reksa dana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas. Selain itu, reksa dana juga diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.9

B. Upaya Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung Dalam Meningkatkan Desa Nabung Saham.

Upaya adalah usaha, akal atau ikhtiar untuk mencapai suatu yang dimaksud, memecahkan persoalan, mencari jalan keluar. Upaya juga dapat diartikan sebagai bagian yang dilakukan oleh orang atau bagian dari tugas utama yang harus dilakukan untuk mencapai suatu tujuan.10 Peningkatkan adalah upaya untuk menambah derajat, tingkat, dan kualitas maupun

8Dokumentasi Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, dapatdilihat di www.idx.co.id, diunduhtanggal 8 Oktober 2020.

9Dokumentasi Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, dapatdilihat di www.idx.co.id, diunduhtanggal 8 Oktober 2020.

10Kbbi.wweb.id diakses padatanggal 15 November 2020.

kuantitas.11 Desa Nabung Saham merupakan salah satu program Bursa Efek Indonesia yang didirikan oleh BEI KP. Lampung untuk mengajak masyarakat khususnya masyarakat yang berada di desa untuk menabung saham. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa upaya dalam meningkatkan Desa Nabung Saham adalah cara atau usaha yang dilakukan Bursa Efek Indonesia untuk meningkatkan investor pada Desa Nabung Saham.

1. Menurut Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia KP Lampung

Berdasarkan hasil wawancara Bapak Hendi Prayogi selaku kepala kantor Bursa Efek Indonesia upaya yang dilakukan Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung bertujuan untuk meningkatkan jumlah investor di desa khususnya pada Program Desa Nabung Saham yang didirikan oleh Bursa Efek Indonesia KP Lampung yaitu di desa Sidorejo lampung Selatan.

Intrumen atau produk yang ada di Bursa Efek Indonesia KP Lampung yaitu meliputi saham, obligasi, dan reksadana. Namun pada program desa nabung saham yang didirikan oleh bursa efek Indonesia KP Lampung ini memfokuskan pada produk saham saja. Bursa Efek Indonesi dalam mengembangkan produk dan layanan investasi pada desa nabung saham dengan cara melakukan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi.

Sosialisasi dan Edukasi sendiri adalah proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi diri pada peserta didik dalam hal ini adalah masyarakat dan mewujudkan proses pembelajaran yang lebih baik. Dalam

11Kbbi.wweb.id diakses padatanggal 15 November 2020.

43

konteks pasar modal edukasi bertujuan untuk memberi pemahaman serta mendorong masyarakat untuk bergabung menjadi investor pada Desa Nabung Saham di Bursa Efek Indonesia.12

Menurut Bapak Hendi Prayogi mengatakan bahwa mayoritas masyarakat belum mengetahui serta memahami tentang adanya Bursa Efek Indonesia. Sebagian masyarakat ada juga yang mengatakan bahwa Bursa Efek Indonesia sama dengan investasi bodong. dengan demikian Bursa Efek Indonesia KP lampung meningkatkan layanan dan aktivitas kepada masyarakat desa dengan cara mengadakan kegiatan seperti: sekolah pasar modal, forum kegiatan inklusi, atau forum kegiatan aktivasi setiap bulannya.

Dengan adanya statement tersebut, Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung tidak hanya berpangku tangan, melainkan berusaha membuktikan bahwa apa yang disampaikan oleh sebagian masyarakat itu tidak benar. Hal itu dilakukan dengan cara menunjukkan data-data dan realita yang sebenarnya terjadi.13

Berasarkan hasil wawancara dari Bapak Hendi Prayogi Bursa Efek Indonesia juga menerapkan Prinsip pendanaan yang berkelanjutan untuk desa nabung saham. Dengan cara mengawasi kegiatan penerapan keuangan berkelanjutan dan melakukan penyampaian pertanggung jawaban sosial dan lingkungan pada Desa Nabung Saham.

12Hasil interview dengan Bapak Hendi Prayogi Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, 21 Oktober 2020.

13Hasil interview dengan Bapak Hendi Prayogi Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, 21 Oktober 2020.

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mendorong peningkatan investor domestik baik dalam sisi jumlah maupun jangkauan wilayah, Bursa Efek Indonesia melakukan pemerataan wilayah layanan jasa keuangan untuk menukung pertumbuhan ekonomi wilayah setempat dengan mendirikan galeri investasi di desa Sidorejo Lampung Selatan.

Bursa Efek Indonesia mendirikan galeri investasi di Desa Nabung Saham guna memudahkan akses masyarakat desa yang jauh dari perkotaan untuk memperoleh informasi serta layanan mengenai pasar modal dengan mudah. Hal tersebut secara tidak langsung akan meningkatkan penggalangan dana masyarakat melalui pasar modal dengan tetap menjaga kualitas keterbukaan informasi dan layanan kepada publik.

Kegiatan yang dilakukan Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung dalam bentuk sosialisasi dan edukasi adalah dengan cara melaksanakan kegiatan seminar dan Sosialisasi Go Public pada masyarakat desa, seperti, edukasi berupa mendirikan Galeri Investasi, Sekolah Pasar Modal, kegiatan Forum Calon Investor, Forum Investor, Klinik Investasi, Edukasi Publik, serta Fundamental dan Teknikal.Sosilaisasi dan edukasi ini bertujuan untuk mengenalkan dan memahamkan pasar modal kepada masyarakat, baik dari pemuda maupun orang dewasanya.14

Bursa Efek Indonesia dalam melakuka peningkatan ketrampilan pengelolahan keuangan pada masyarakat baik masyarakat menengah

14Hasil interview dengan Bapak Hendi Prayogi Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, 21 Oktober 2020

45

keatas maupun menengah kebawah seperti: nelayan, pengrajin, pedagang petani dan sebagainya. hal tersebut dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di desa dan dapat menumbuhkan jiwa untuk menabung atau melakukan investasi untuk masa yang akan mendatang.

Desa Nabung Saham didirikan karena ada keprihatinan dari pihak Bursa Efek Indonesia melihat bahwa minimnya pengetahuan masyarakat desa menyebabkan rentan untuk menjadi korban dari korban pelaku investasi ilegal atau investasi bodong yang ditawarkan masyarakat dengan iming-iming imbal hasil yang tinggi. Oleh karena itu Bursa Efek Indonesia mencanagkan Desa Nabung Saham agar masyarakat berinvestasi pada lembaga keuangan yang resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangn (OJK). Bursa Efek Indonesia KP. Lampung menirikan esa nabung saham yang pertama di desa Sidorejo, kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan dan Bursa Efek Indonesia KP. Lampung mempunyai target kedepannya untuk bisa mendirikan Desa Nabung Saham di berbagai desa seluruh Lampung.15

2. Menurut Staff Trainer Bursa Efek Indonesia KP Lampung

Berdasarkan wawancara dari Bapak Fahmi Al Kahfi selaku Trainer Bursa Efek Indonesia KP Lampungupaya dalam meningkatkan Desa Nabung Saham, Bursa Efek Indonesia KP. Lampung menerapkan prinsip bauran pemasaran jasa 7p seperti: Prdouct, Place, Promotion, Price, People, Physical evidence, dan Procese. Namun dalam hal tersebut BEI

15Hasil interview dengan Bapak Hendi Prayogi Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, 21 Oktober 2020

KP. Lampung lebih memfokuskkan pada Promotion, Kegiatan yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia KP Lampung dalam bentuk

KP. Lampung lebih memfokuskkan pada Promotion, Kegiatan yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia KP Lampung dalam bentuk

Dokumen terkait