• Tidak ada hasil yang ditemukan

BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

Penyusutan (Catatan 10) 88.796 77.343 Depreciation (Note 10)

Beban utilitas dan bahan bakar 38.283 37.577 Utilities and fuel cost

Gaji dan tunjangan 25.578 20.284 Salary and allowance

Pemeliharaan mesin 19.500 24.551 Machinery maintenance

Perlengkapan produksi 8.880 8.873 Production supplies

Transportasi 9.881 10.406 Transportation

Lain-lain (masing-masing di bawah

Rp2.000) 23.887 22.314 Others (each below Rp2,000)

Total 214.805 201.348 Total

25. BEBAN PENJUALAN DAN PEMASARAN 25. SELLING AND MARKETING EXPENSES

2020 2019

Iklan dan promosi 359.460 357.109 Advertising and promotion

Gaji dan tunjangan 59.770 49.949 Salary and allowance

Ongkos angkut (Catatan 31) 30.224 28.327 Freight out (Note 31)

Sumbangan 11.324 3.374 Donation

Sewa (Catatan 31) 4.394 4.525 Rent (Note 31)

Perjalanan dinas 2.396 4.948 Travelling

Penyusutan (Catatan 10) 1.144 917 Depreciation (Note 10)

Lain-lain (masing-masing

di bawah Rp1.000) 23.618 22.182 Others (each below Rp1,000)

Total 492.330 471.331 Total

26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 26. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

2020 2019

Salary, allowance and

Gaji, tunjangan dan imbalan pascakerja 146.028 135.815 post-employment benefits

Penyusutan (Catatan 10) 6.936 8.734 Depreciation (Note 10)

Jasa profesional 5.834 6.641 Professional fees

Lain-lain (masing-masing

di bawah Rp900) 41.861 40.496 Others (each below Rp900)

Total 200.659 191.686 Total

27. PENGHASILAN KEUANGAN 27. FINANCE INCOME

2020 2019

Pendapatan bunga deposito

berjangka - neto 42.450 47.257 Interest on time deposits - net

Pendapatan jasa giro 6.595 2.488 Interest on current account

Total 49.045 49.745 Total

28. BIAYA KEUANGAN 28. FINANCE COST

2020 2019

Beban bunga atas hutang sewa 409 - Interest of leased payables

Biaya administrasi bank 113 154 Bank administration expense

Total 522 154 Total

(Catatan 10) 269 - (Note 10) Pemulihan cadangan penurunan nilai Reversal of allowance for impairment piutang usaha (Catatan 5) - 63 in value of trade receivable (Note 5) Lain-lain (masing-masing

di bawah Rp500) 4.769 6.515 Others (each below Rp500)

Total 9.560 13.652 Total

30. BEBAN LAIN-LAIN 30. OTHER EXPENSES

2020 2019

Penambahan cadangan penurunan nilai Addition of allowance for impairment piutang usaha (Catatan 5) 2.338 - in value of trade receivable (Note 5)

Rugi selisih kurs 1.229 1.612 Loss on foreign exchange

Bunga dan denda pajak 6 18 Interest and tax penalty

Rugi atas pelepasan aset tetap Loss on disposal of fixed assets

(Catatan 10) - 5.162 (Note 10)

Lain-lain (masing-masing

di bawah Rp500) 756 163 Others (each below Rp 500)

Total 4.329 6.955 Total

31. INFORMASI PIHAK BERELASI 31. RELATED PARTIES INFORMATION

Selain informasi pihak berelasi yang telah diungkapkan dalam masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian, berikut ini transaksi signifikan antara Kelompok Usaha dan pihak berelasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan antara pihak-pihak terkait:

In addition to the related party information disclosed elsewhere in Notes to the Consolidated Financial Statements, the following significant transactions between the Group and its related parties took place at terms agreed between the parties concerned:

a. Sifat Hubungan dan Transaksi a. Nature of Relationships and Transactions

Nama pihak berelasi/Name of

related parties Sifat relasi/Nature of relationships

Sifat transaksi/Nature of transaction

PT Hotel Candi Baru Pemegang saham/Shareholder Penjualan barang, piutang usaha dan

hutang usaha/Sale of goods, trade

receivables and trade payables.

PT Muncul Putra Offset Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan jasa, pembelian bungkus

dan kemasan, penghasilan sewa, piutang usaha, utang usaha dan pendapatan diterima di muka/Service

revenue, purchases of packaging, rental income, trade receivable, trade payable and unearned revenue

PT Muncul Armada Raya Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang, ongkos angkut,

piutang usaha, utang usaha dan utang lain-lain/Sale of goods, freight

out, trade receivable, trade payable and other payable

PT Sido Muncul Pupuk Nusantara Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang/Sale of goods

Dana Pensiun Sido Muncul Pihak berelasi lainnya/Other related party Pengelolaan dana pensiun/Pension

a. Sifat Hubungan dan Transaksi (lanjutan) a. Nature of Relationships and Transactions (continued)

Nama pihak berelasi/Name of

related parties Sifat relasi/Nature of relationships

Sifat transaksi/Nature of transaction

PT Muncul Anugerah Sakti Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Bina Abadi Sentosa Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Bintang Jaya Niaga Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Bintang Mega Mandiri Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Karya Duta Raya Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Mas Asih Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Mulia Utama Mandiri Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Pelita Nusa Raya Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Surya Sinar Berlian Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Tata Andika Guna Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Yogya Abadi Perkasa Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Nutrend International Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

CV Dadi Maju Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Dasa Tri Manunggal Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang, biaya sewa

kendaraan, piutang usaha dan sewa dibayar dimuka/ Sale of goods,

vehicle rent expenses, trade receivables and prepaid rent

CV Koeno Tenan Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Mentari Anugerah Sakti Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang dan piutang

usaha/Sale of goods and trade

receivables

PT Chanti Hotel Aura Nusantara Pihak berelasi lainnya/Other related party Penjualan barang/Sale of goods

2020 2019 2020 2019

Piutang usaha (Catatan 5) Trade receivables (Note 5)

PT Muncul Anugerah Sakti 75.644 52.896 1,97% 1,50% PT Muncul Anugerah Sakti

PT Surya Sinar Berlian 68.391 41.615 1,78% 1,18% PT Surya Sinar Berlian

PT Bintang Mega Mandiri 48.971 34.257 1,27% 0,97% PT Bintang Mega Mandiri

PT Bina Abadi Sentosa 48.486 37.294 1,26% 1,06% PT Bina Abadi Sentosa

PT Mas Asih 44.794 33.692 1,16% 0,95% PT Mas Asih

CV Dadi Maju 18.247 13.100 0,47% 0,37% CV Dadi Maju

PT Mulia Utama Mandiri 14.435 15.447 0,37% 0,44% PT Mulia Utama Mandiri

PT Pelita Nusa Raya 13.838 7.852 0,36% 0,22% PT Pelita Nusa Raya

PT Bintang Jaya Niaga 13.379 8.313 0,35% 0,24% PT Bintang Jaya Niaga

PT Karya Duta Raya 11.251 7.152 0,29% 0,20% PT Karya Duta Raya

PT Yogya Abadi Perkasa 5.040 5.886 0,13% 0,17% PT Yogya Abadi Perkasa

PT Tata Andika Guna 4.072 2.467 0,11% 0,07% PT Tata Andika Guna

PT Hotel Candi Baru 146 41 0,00% 0,00% PT Hotel Candi Baru

PT Dasa Tri Manunggal 108 - 0,00% - PT Dasa Tri Manunggal

PT Muncul Armada Raya 36 38 0,00% 0,00% PT Muncul Armada Raya

PT Muncul Putra Offset 32 32 0,00% 0,00% PT Muncul Putra Offset

CV Koeno Tenan 2 - 0,00% - CV Koeno Tenan

PT Mentari Anugerah Sakti - 36 - 0,00% PT Mentari Anugerah Sakti

PT Nutrend International - 6 - 0,00% PT Nutrend International

Total 366.872 260.124 9,52% 7,37% Total

Sewa dibayar di muka

(Catatan 9a) Prepaid rent (Note 9a)

PT Dasa Tri Manunggal 2.856 2.378 0,07% 0,07% PT Dasa Tri Manunggal

Total/Total

Persentase terhadap total liabilitas/Percentage to

total liabilities

2020 2019 2020 2019

Utang usaha (Catatan 13) Trade payables (Note 13)

PT Muncul Putra Offset 19.568 10.775 3,12% 2,32% PT Muncul Putra Offset

PT Muncul Armada Raya 2.189 1.949 0,35% 0,42% PT Muncul Armada Raya

PT Gasindo Mekar Putra 2 - 0,00% - PT Gasindo Mekar Putra

PT Hotel Candi Baru 1 - 0,00% - PT Hotel Candi Baru

Total 21.760 12.724 3,47% 2,74% Total

Utang lain-lain (Catatan 14) Other payables (Note 14)

Dana Pensiun Sido Muncul 93 85 0,01% 0,02% Dana Pensiun Sido Muncul

PT Muncul Armada Raya 16 22 0,00% 0,00% PT Muncul Armada Raya

Total 109 107 0,01% 0,02% Total

Pendapatan diterima di muka Unearned revenue

b. Saldo dan Transaksi Signifikan (lanjutan) b. Significant Balances and Transactions (continued)

Total/Total

Persentase terhadap total penjualan atau beban yang bersangkutan/Percentage to

total sales or the related expenses

2020 2019 2020 2019

Penjualan (Catatan 22) Sales (Note 22)

PT Muncul Anugerah Sakti 383.458 338.757 11,50% 11,04% PT Muncul Anugerah Sakti

PT Bina Abadi Sentosa 267.221 244.680 8,01% 7,98% PT Bina Abadi Sentosa

PT Bintang Mega Mandiri 212.291 184.307 6,36% 6,01% PT Bintang Mega Mandiri

PT Surya Sinar Berlian 198.023 175.499 5,94% 5,72% PT Surya Sinar Berlian

PT Mas Asih 197.932 186.904 5,93% 6,09% PT Mas Asih

CV Dadi Maju 176.534 153.440 5,29% 5,00% CV Dadi Maju

PT Yogya Abadi Perkasa 131.229 118.224 3,93% 3,85% PT Yogya Abadi Perkasa

PT Mulia Utama Mandiri 65.491 72.088 1,96% 2,35% PT Mulia Utama Mandiri

PT Pelita Nusa Raya 51.079 46.126 1,53% 1,50% PT Pelita Nusa Raya

PT Bintang Jaya Niaga 44.224 38.816 1,33% 1,27% PT Bintang Jaya Niaga

PT Karya Duta Raya 43.702 38.241 1,31% 1,25% PT Karya Duta Raya

PT Tata Andika Guna 17.281 15.684 0,52% 0,51% PT Tata Andika Guna

PT Dasa Tri Manunggal 1.452 - 0,04% - PT Dasa Tri Manunggal

PT Hotel Candi Baru 402 359 0,01% 0,01% PT Hotel Candi Baru

PT Muncul Putra Offset 360 360 0,01% 0,01% PT Muncul Putra Offset

PT Sido Muncul Pupuk

Nusantara 100 24 0,00% 0,00%

PT Sido Muncul Pupuk Nusantara

PT Mentari Anugerah Sakti 72 576 0,00% 0,02% PT Mentari Anugerah Sakti

PT Muncul Armada Raya 22 38 0,00% 0,00% PT Muncul Armada Raya

CV Koeno Tenan 17 15 0,00% 0,00% CV Koeno Tenan

PT Chanti Hotel Aura

Nusantara 12 - 0,00% -

PT Chanti Hotel Aura Nusantara

PT Nutrend International - 72 - 0,00% PT Nutrend International

Total 1.790.902 1.614.210 53,67% 52,61% Total

Pembelian (Catatan 23) Purchases (Note 23)

Bungkus dan kemasan Packaging

PT Muncul Putra Offset 182.925 177.706 16,07% 17,23% PT Muncul Putra Offset

Ongkos angkut (Catatan 25) Freight out (Note 25)

PT Muncul Armada Raya 19.758 19.056 4,01% 4,04% PT Muncul Armada Raya

Penghasilan sewa (Catatan 29) Rental income (Note 29)

PT Muncul Putra Offset 500 500 11,06% 7,07% PT Muncul Putra Offset

Biaya sewa kendaraan

(Catatan 25 dan 26)

Vehicle rent expenses (Note 25 and 26)

PT Dasa Tri Manunggal 4.533 4.376 0,65% 0,66% PT Dasa Tri Manunggal

32. NILAI WAJAR 32. FAIR VALUE

Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat (berdasarkan jumlah nosional) kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas jangka pendek lainnya kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena instrumen keuangan tersebut berjangka pendek.

Management has determined that the carrying amounts (based on notional amounts) of cash and

cash equivalents, trade receivables, other

receivables, trade payables, other payables, accrued expenses and other current liabilities reasonably approximate their fair values because they are mostly short-term in nature.

Selain daripada yang disebutkan diatas,

Perusahaan tidak memiliki aset dan liabilitas yang diukur atau diungkapkan pada nilai wajar, oleh karena itu tidak perlu pengungkapan hierarki nilai wajar seperti yang dijelaskan pada PSAK No. 68.

Other than the items mentioned above, the Company does not have other assets and liabilities measured nor disclosed at fair value, therefore it is not considered necessary to disclose fair value hierarchy under SFAS No. 68.

menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola masing-masing risiko tersebut yang dijelaskan dengan lebih rinci sebagai berikut:

Directors reviews and approves policies for managing each of these risks, which are described in more details as follows:

a. Risiko Mata Uang Asing a. Foreign Currency Risk

Risiko nilai tukar mata uang asing yang dihadapi Kelompok Usaha terutama timbul dari aset dan liabilitas moneter yang diakui dalam mata uang yang berbeda dengan mata uang fungsional entitas yang bersangkutan.

The Group has foreign exchange risk primarily arising from recognized monetary assets and liabilities that are denominated in a currency other than the entity's functional currency.

Kelompok Usaha melakukan transaksi bisnis dalam beberapa mata uang asing dan karena itu terkena risiko mata uang asing. Kelompok Usaha dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan nilai tukar Dolar AS/Rupiah. Saat ini, Kelompok Usaha tidak memiliki kebijakan lindung nilai atas mata uang asing. Namun manajemen memonitor eksposur nilai tukar mata uang asing dan akan mempertimbangkan kebutuhan untuk melakukan lindung nilai atas risiko mata uang asing yang signifikan jika dibutuhkan.

The Group has business transactions in foreign currencies and is exposed to foreign exchange risk. The Group may be affected significantly by movement in the US Dollar/Indonesian Rupiah exchange rates. Currently, the Group does not have a foreign currency hedging policy.

However management monitors foreign

exchange exposure and will consider hedging significant foreign currency risks should the need arises.

Pada tanggal 31 Desember 2020, berdasarkan simulasi yang rasional, jika nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS melemah/menguat sebesar 10% (31 Desember 2019: melemah/menguat sebesar 10%), dengan seluruh variabel-variabel lain tidak berubah, maka laba sebelum beban pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 akan lebih tinggi/lebih rendah sebesar Rp1.062 (31 Desember 2019: lebih tinggi/lebih rendah sebesar Rp4.609), terutama sebagai akibat dari

keuntungan/kerugian selisih kurs atas

penjabaran kas dan setara kas, piutang usaha dan utang usaha dalam Dolar AS.

As of December 31, 2020, based on a rational

simulation, had the exchange rate of

Indonesian Rupiah against the US

Dollar depreciated/appreciated by 10%

(December 31, 2019: depreciated/ appreciated by 10%), with all other variables held constant, profit before income tax expense for the years ended December 31, 2020 would have been Rp1,062 higher/lower (December 31, 2019: Rp4,609 higher/lower), mainly as a result of

foreign exchange gains/losses on the

translation of cash and cash equivalents, trade receivables and trade payables denominated in US Dollar.

b. Risiko Kredit b. Credit Risk

Risiko kredit yang dihadapi oleh Kelompok Usaha berasal dari penempatan rekening koran dan deposito pada bank dan kredit yang diberikan kepada pelanggan.

The Group has credit risk arising from the placement of current accounts and time deposits in the banks and credits granted to the customers.

Selain dari pengungkapan di atas, Kelompok Usaha tidak memiliki konsentrasi risiko kredit.

Other than as disclosed above, the Group has no concentration of credit risk.

b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)

Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents

Risiko kredit atas penempatan rekening koran dan deposito dikelola oleh manajemen sesuai dengan kebijakan Kelompok Usaha. Investasi atas kelebihan dana dibatasi untuk tiap-tiap bank dan kebijakan ini dievaluasi setiap tahun oleh Direksi. Batas tersebut ditetapkan untuk

meminimalkan risiko konsentrasi kredit

sehingga mengurangi kemungkinan kerugian akibat kebangkrutan bank-bank tersebut.

Credit risk arising from placements of current accounts and deposits is managed in

accordance with the Group’s policy.

Investments of surplus funds are limited for each bank and reviewed annually by the Board of Directors. Such limits are set to minimize the concentration of credit risk and therefore mitigate financial loss through potential failure of the banks.

Piutang Usaha Trade Receivables

Kelompok Usaha melakukan transaksi hanya dengan pihak ketiga yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Hal ini merupakan kebijakan Kelompok Usaha bahwa semua pelanggan yang akan melakukan transaksi secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. Selain itu, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan bahwa eksposur Kelompok Usaha terhadap piutang tak tertagih tidak signifikan. Kelompok Usaha memiliki risiko kredit yang terutama berasal dari piutang usaha dan piutang lain-lain.

The Group trades only with recognized and creditworthy third parties. It is the Group’s policy that all customers who wish to trade on credit terms are subject to credit verification procedures. In addition, receivable balances are monitored on an ongoing basis with the objective that the Group’s exposure to bad debts is not significant. The Group is exposed to credit risk primarily from trade receivables and other receivables.

Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Kelompok Usaha terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat masing-masing kategori dari aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

At the reporting date, the Group’s maximum exposure to credit risk is represented by the carrying amount of each class of financial

assets presented in the consolidated

statements of financial position. Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 31

Desember 2019, rincian dari kualitas kredit per kelas dari aset keuangan adalah sebagai berikut:

As of December 31, 2020 and December 31, 2019, the details of credit quality per class of financial assets are as follows:

2020

Belum jatuh tempo dan tidak

mengalami penurunan nilai/ Neither past due nor impaired Lewat jatuh tempo namun belum mengalami penurunan nilai/Past due but not impaired Mengalami penurunan nilai/ Impaired Penyisihan penurunan nilai/ Allowance Total/Total

Kas dan setara kas 1.031.954 - - - 1.031.954

Cash and cash equivalents

Piutang usaha 591.892 71.865 5.283 (5.283) 663.757 Trade receivables

Piutang lain-lain 3.890 - - - 3.890 Other receivables

Belum jatuh tempo dan tidak

mengalami penurunan nilai/ Neither past due nor impaired Lewat jatuh tempo namun belum mengalami penurunan nilai/Past due but not impaired Mengalami penurunan nilai/ Impaired Penyisihan penurunan nilai/ Allowance Total/Total

Kas dan setara kas 864.824 - - - 864.824

Cash and cash equivalents

Piutang usaha 425.047 104.358 2.945 (2.945) 529.405 Trade receivables

Piutang lain-lain 7.699 - - - 7.699 Other receivables

Total 1.297.570 104.358 2.945 (2.945) 1.401.928 Total

c. Risiko Likuiditas c. Liquidity Risk

Risiko likuiditas adalah risiko di mana Kelompok Usaha akan mengalami kesulitan dalam

memeroleh dana guna memenuhi

komitmennya atas liabilitas keuangan yang jatuh tempo dalam waktu singkat atau untuk membiayai modal kerja dan belanja modal. Risiko likuiditas juga dapat timbul akibat ketidaksesuaian atas sumber dana yang dimiliki dengan pembayaran liabilitas yang telah jatuh tempo.

Liquidity risk is the risk that the Group will encounter difficulty in meeting financial obligations due to shortage of funds or to fund their working capital and capital expenditure. Liquidity risk also arises in situations where there is mismatch between the funding sources and any obligations that have been due.

Kelompok Usaha melakukan mitigasi risiko

likuiditas dengan cara menganalisa

ketersediaan arus kas dan struktur pendanaan.

The Group mitigates liquidity risk by analyzing the cash flows availability as well as their funding structure.

Kelompok Usaha memantau kebutuhan

likuiditasnya dengan memonitor jadwal

pembayaran liabilitas keuangan dan arus kas keluar terkait dengan operasi sehari-hari, guna memastikan ketersediaan pendanaan yang cukup melalui fasilitas kredit, baik mengikat dan tidak mengikat.

The Group monitors its liquidity needs by closely monitoring scheduled debt servicing payments for financial liabilities and its cash outflows due to day-to-day operations, as well as ensuring the availability of funding through adequate amount of credit facilities, both committed and uncommitted.

Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, secara umum, liabilitas keuangan

Kelompok Usaha memiliki jatuh tempo

1 sampai dengan 12 bulan.

As of December 31, 2020 and 2019, in general, the Group’s financial liabilities have maturity of 1 to 12 months.

Perubahan Pada Liabilitas Yang Timbul Dari Aktivitas Pendanaan

Changes In Liabilities Arising From Financing Activities 2020 Saldo awal/ Beginning balance Penambahan/ Addition Arus kas/

Cash flow Total/Total

d. Risiko Operasional d. Operational Risk Risiko operasional adalah risiko kerugian yang

diakibatkan oleh kurang memadainya atau kegagalan dari proses internal, faktor manusia

dan sistem atau dari kejadian-kejadian

eksternal. Risiko ini melekat dalam semua proses bisnis, kegiatan operasional, sistem dan layanan Kelompok Usaha.

Operational risk is the risk of losses caused by inadequate or failure of internal processes, errors due to human factors and systems or from external events. These risks are inherent in all business processes, operations, systems and services of the Group.

Kelompok Usaha terus berupaya melakukan manajemen risiko dalam kegiatan usahanya dengan menerapkan mitigasi-mitigasi terkait

dengan risiko-risiko yang ada dan

memungkinkan dialami oleh Kelompok Usaha selama menjalankan kegiatan usahanya.

Adapun mitigasi-mitigasi terkait usaha

Perusahaan di antaranya sebagai berikut:

The Group continues to perform risk

management in its operations by implementing mitigation related to existing risks experienced by the Group during the course of its business. The mitigations related to the Company business are as follows:

· Kelompok Usaha senantiasa menjaga

hubungan baik dengan seluruh

stakeholders termasuk hubungan baik dengan berbagai sumber pemasok bahan baku produksi Kelompok Usaha.

· The Group continues to maintain a good relationship with all stakeholders, including good relationships with the Group’s suppliers of raw materials.

· Kelompok Usaha senantiasa melakukan

transfer knowledge kepada manajemen lainnya serta melakukan regenerasi secara

berkesinambungan, untuk menjaga

kesinambungan usahanya secara internal.

· The Group continues to transfer

knowledge to other members of

management and conducts sustainable regeneration to maintain the internal continuity of their business.

· Kelompok Usaha berupaya terus

melakukan inovasi dalam

mengembangkan produk-produk

Kelompok Usaha. Di samping itu, dengan konsistensi pemilihan serta penggunaan bahan baku yang benar, baik dari segi jenis, jumlah maupun kualitasnya, maka

Kelompok Usaha yakin dapat

menghasilkan jamu dan produk lainnya yang prima sehingga mampu menghadapi persaingan usaha yang kompetitif.

· The Group strives to continue the

innovation in developing the Group’s products. In addition, with the consistency of the selection and proper use of raw

Dokumen terkait