B. Analisis Hasil Observasi
2. Bentuk Identifikasi Nilai-nilai ‚Maja labo dahu‛ dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Berdasarkan wawancara mendalam dan dokumentasi maka guru harus mampu memberikan bimbingan dan teladan kepada peserta didik tentang bagaimana proses pembelajaran dengan menerapkan nilai-nilai ‚maja labo dahu‛ dalam kehidupan sehari-hari. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa guru melakukan pengawasan terhadap peserta didik yang melakukan proses belajar dan mengajar. Pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam guru melakukan proses pembelajaran seperti biasa, yaitu guru menerangkan dan peserta didik memperhatikan apa yang diterangkan oleh gurunya. Peran guru tidak kalah pentingnya adalah menguji pemahaman dan kemampuan peserta didiknya, pada saat proses pembelajaran, guru tidak akan menguji sejauh mana kemampuan peserta didiknya melainkan materi yang dijelaskan oleh gurunya kemudian di evaluasi kembali.
3. Gambaran Karakter Religiusitas Peserta Didik sebagai Hasil Identifikasi Nilai-nilai ‚Maja labo dahu‛ pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Sape Kabupaten Bima.
Berdasarkan keterangan beberapa informan (guru Pendidikan Agama Islam) SMA Negeri 1 Sape bahwa peserta didik SMA Negeri 1 Sape dapat dilihat bentuk
karakter religiusitasnya melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan di sekolah, seperti kegiatan BTQ, IMTAQ zikir (Asma’ul Husna), marawis, shalat dhuha, dhuhur, ashar, jumat, maupun melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas.
B. Saran
1. Bagi sekolah hendaknya guru-guru SMA Negeri 1 Sape agar lebih ketat lagi dalam mengontrol peserta didik pada saat ulangan agar tidak berbuat curang dalam ulangan harian, mid semester maupun ujian akhir semester.
2. Bagi guru Pendidikan Agama Islam selaku pendidik yang bertanggung jawab dalam pendidikan dibidang keagamaan hendaknya mampu memberikan bimbingan dan teladan kepada peserta didik tentang bagaimana proses pembelajaran dengan menerapkan nilai-nilai maja labo dahu dalam kehidupan sehari-hari.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Amin, ‚Sejarah Pemerintahan dan Serba-Serbi Kebudayaan Bima‛ Jilid II (Kepala Kantor Pembinaan Propinsi Nusa Tenggara Barat), 1988.
Al-Rasyidin, et al. Filsafat Pendidikan Islam, Pendekatan Historis, Teoretis dan Praktis. Cet. II. Jakarta: Ciputat Press, 2005. (lihat apakah betul pakai istilah et al)
Al Munawar, Said Agil Husin. Aktualisasi Nilai-Nilai Qur’an dalam Sistem Pendidikan Islam. Ciputat: Ciputat Press, 2005.
Al-Imam Al-‘Allama Abi Al-Fadli Jama Ad-Din Muhammad Bin Mukrim Ibn Manzur Al-Afriki Al-Mishry, Lisan al-Arab. Juz XVI. Beirut: Dar al-Shadr, t.th, 2009.
al-Nahlawi, Abd. Al-Rahman. Ushul Tarbiyah Islamiyah wa’Asalibuha fi al-Bayt wa al-Madrasah wa al-Mujtama’. Damaskus: Dar al-Fikr, 1979.
Al-Syibaiy, Omar Mohammad Al-Thoumy. Falsafah Tarbiyah Al-Islamiyah, Diterjemahkan Oleh Hasan Langgulung Dengan Judul: Falsafah Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 2003.
Al-Imam Al-‘Allama Abi Al-Fadli Jama Ad-Din Muhammad Bin Mukrim Ibn Manzur Al-Afriki Al-Mishry, Lisanul Arab, Jilid. IX. Beirut: Dar-Shadir, T.Th, 2009.
Abdullah Bin Muhammad Bin ‘Abdurrahman Bin Ishak Alu Syaikh, Tafsir Ibn Katsir Jilid I. Bogor: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2007
Anis, Ibrahim. Al-Mu’jam Al-Wasith Juz I. Kairo: Majma Lughat Al-Arabiyah, 1972.
Al-Attas, Muhammad Naquib. Konsep Pendidikan dalam Islam, Diterjemahkan Oleh Haidar Bagir. Bandung: Mizan, 2004.
Ali, Mohammad Daud. Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2000.
Abdullah Nashih Ulwan, Tarbiyatul Aulad Fi al-Islam, terj. Saifullah Kamalie, et al, Pedoman Pendidikan Anak Dalam Islam, Jilid II. Semarang: Asy-Syifa’, 1981.
al-Shiddieqy, Muhammad Hasbi. al-Islam I. Semarang: Pustaka Riski Putra, 1998 Bagus, Lorens. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum, 2000.
Baki, Nasir A. Metode Pembelajaran Agama Islam. Makassar: Alauddin University Press, 2012.
Barnawie Umary, Materi Akhlak. Solo: Ramadhani, 1989.
Bungin, Burhan. Metodologi Penelitian Kualitatif Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2010.
Bungin, Burhan. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana 2015.
Daradjat, Zakiah. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 1992.
Djumransjah. Pendidikan Islam: Menggali Tradisi, Mengukuhkan Eksistensi. Malang: UIN Malang Press, 2007.
Depertemen Pendidikan Naional, Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa, edisi keempat. Jakarta PT Gramedia Pustaka Utama, 2013.
David L. Silis (ed), Internasional Encyclopedia of the Social Sciences, Vol. 7 (New York: The Macmillan Company & The Press, 1986), h. 381.
Emzir, Metodologi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Rajagrafindo, 2014.
Jalal, Abdul Fatta. Minal Ushulit Tarbiyah Fil Islam, Diterjemahkan Harry Noer Ali. Azas-Azas Pendidikan Islam. Bandung: Diponegoro, 1998.
Kemdiknas. Desain Induk Pendidikan Karakter. Jakarta; 2010.
Kementerian Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. Bekasi: Darul Haq, 2014. Langgulung, Hasan. Beberapa Pemikiran Tentang Pendidikan Islam. Bandung:
Al-Maarif, 1998.
Lickona, Thomas. 2012. Character Matters. Versi Indonesia. Jakarta: PT Bumi Aksara
Marzuki. 2008. ‚Pembentukan Kultur Akhlak Mulia di Kalangan Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam‛. Laporan Penelitian FISE UNY, Yogyakarta.
Muhaimin dan Abdul Mujib, Pemikiran Pendidikan Islam. Bandung: Trigenda Karya, 2007.
Mappanganro, Pendidikan Nilai Untuk Pembentukan Sikap dan Perilaku Menurut Al-Qur’an. Ujung Pandang: IAIN Alauddin, 1997.
Marimba, Ahmad D. Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Al-Ma’arkif, 1989.
Muljono Damopolii, Pesantren Modern IMMIM Pencetak Muslim Modern. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011.
M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam Tinjauan Teoritis Dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner. Jakarta: Bumi Aksara, 2006.
M. Athiyah al-Abrasyi, al-Tarbiyah al-Islamiyah wa Falsafatuhu (t.tp: Zikr al Fikr, 1979), h. 6.
Muhammad al-Ghazali, Menghidupkan Ajaran Rohani Islam, terj. Cecep Bihar Anwar. Jakarta: Lentera, 2001.
Maryam, Siti. Revitalisasi Budaya Bima Ditengah Transformasi Sosial. Bunga Rampai Pengembangan Daerah Bima. Yogyakarta: Aditya Media, 1999. Nizar, Samsul. Pengantar Dasar-Dasar Pemikiran Pendidikan Islam. Jakarta: Gaya
Gramedia Pratama, 2006.
Nata, Abuddin. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 2003.
Pemerintah Republik Indonesia. Buku Induk Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa. Jakarta; 2010.
Poedjiadi, Anna. Sains dan Teknologi Masyarakat; Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005
Purwadarminta, W.Js. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1999.
Rasyid, ‚Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Mappatama di Kabupaten Polman Sulawesi Barat‛ Tesis Makassar: Fak. Dirasah Islamiyah, 2008. Ramayulis, Ilmu pendidikan Islam. Jakarta : Kalam Mulia, 2002.
Ridwan, Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru- Karyawan dan Peneliti Pemula. Jakarta: Rajawali Pers, 2016.
Sutiasni, Perkembangan Pemerintahan dan Pendidikan di Dana Mbojo Tahun 1908-1950: sebuah proses Perubahan dar Masa Kerajaan hingga Masa Pemerintahan Republik Indonesia, Tesis (Semarang: Program Megister Ilmu Sejarah Universitas DiPonegoro, 2012.
Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Qur’an, Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan, 2007.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & B. Bandung Alfabeta 2010.
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta, 2013.
Thoha, Chabib. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006.
Tafsir, Ahmad. Ilmu dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001. Tajib, Abdullah. Revitalisasi Budaya Bima Ditengah Transformasi Sosial. Bunga
Rampai Pengembangan Daerah Bima. Yogyakarta: Aditya, 1999.
Undang-Undang Sisdiknas, Sistem Pendidikan Nasional, 2003 (UU RI No. 20 Tahun 2003. Jakarta: Sinar Grafika Offset, 2007.
Universitas Islam Negeri, Pedoman Tesis dan Disertasi. Makassar: Program Pascasarjana, 2013.
Wahbah al-Zuhailiy. Ushul al-Fiqh Islami. Damaskus: Dar al-Fikr, 1986.
Yaumi, Muhammad. 2014 Pilar-pilar Pendidian Karakter. Makassar: Alauddin Pres. Zuhairini, et al., Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 1992.
PEDOMAN WAWANCARA
Pengintegrasian Nilai-nilai ‚Maja labo dahu‛ dalam Membangun Karakter Religiusitas Peserta Didik melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
di SMAN 1 Sape Kabupaten Bima. Tujuan penelitian:
1. Memahami hakikat “maja labo dahu” sebagai kearifan lokal masyarakat Bima.
2. Memahami bentuk identifikasi nilai-nilai “maja labo dahu” dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam
3. Memahami gambaran karakter religiusitas peserta didik sebagai hasil identifikasi nilai-nilai “maja labo dahu” pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Sape
Kabupaten Bima. A. Identitas Informan
Nama Guru : Diah Sulistianingsih, S. Ag. Jenis Kelamin : Perempuan
Usia Informan : 48 (Tahun) Instansi Tempat Tugas : SMA Negeri 1 Sape Hari/Tanggal Wawancara : Kamis, 25 Juli 2019 Waktu dan Tempat : 10.20 di Sekolah.