BAB IV ANALISIS DAN TEMUAN
4.1 Bentuk Kesalahan dalam
Mandarin
Berikut merupakan hasil analisis data dari 27 orang siswa SMA F.Tandean
tentang kesalahan pelafalan nada (shengdiao) dalam kata bahasa Mandarin:
Tabel 4.1 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 1
Responden 1 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.1 terlihat bahwa responden 1 melakukan kesalahan pada nada
pertama, nada ketiga dan nada keempat. Adapun kesalahan-kesalahan tersebut
berupa:
a. Nada pertama
Responden 1 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada ketiga yang memiliki 2 makna berbeda yaitu 姐(jiĕ) yang memiliki makna kakak perempuan dan 解 (jiĕ) yang memiliki makna memisahkan.
b. Nada ketiga
Responden 1 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
(shŭ) yang memiliki makna menghitung menjadi nada keempat yang memiliki 10 makna berbeda yaitu 术(shù) yang memiliki makna ilmu, seni
atau ketrampilan, 束(shù) yang memiliki makna mengikat, 述(shù) yang
memiliki makna menguraikan, 树(shù) yang memiliki makna pohon, 竖(shù)
yang memiliki makna tegak lurus atau vertikal, 恕(shù) yang memiliki makna
mengampuni, 庶(shù) yang memiliki makna banyak, 数(shù) yang memiliki
makna bilangan atau jumlah, 漱(shù) yang memiliki makna berkumur, 墅(shù)
yang memiliki makna vila.
c. Nada keempat
Responden 1 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
慢(màn) yang memiliki makna perlahan atau lambat menjadi nada ketiga
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 1 adalah penambahan (addition)
sebanyak 2 buah dan penghilangan (ommision) sebanyak 1 buah.
Tabel 4.2 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 2
Responden 2 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.2 terlihat bahwa responden 1 melakukan kesalahan pada nada
pertama dan nada ketiga. Adapun kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 2 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada ketiga yang memiliki dua makna yaitu 姐(jiĕ) yang memiliki makna kakak perempuan dan 解 (jiĕ) yang memiliki makna memisahkan.
b. Nada ketiga
Responden 2 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
(shŭ) yang memiliki makna menghitung menjadi nada keempat yang memiliki 10 makna berbeda yaitu 术(shù) yang memiliki makna ilmu, seni
atau ketrampilan, 束(shù) yang memiliki makna mengikat, 述(shù) yang
memiliki makna menguraikan, 树(shù) yang memiliki makna pohon, 竖(shù)
yang memiliki makna tegak lurus atau vertikal, 恕(shù) yang memiliki makna
makna bilangan atau jumlah, 漱(shù) yang memiliki makna berkumur, 墅(shù)
yang memiliki makna vila.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 2 adalah penambahan (addition)
sebanyak 1 buah dan penghilangan (ommision) sebanyak 1 buah.
Tabel 4.3 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 3
Responden 3 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.3 terlihat bahwa responden 3 melakukan kesalahan pada nada
pertama, nada kedua, nada ketiga dan nada keempat. Adapun
kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 3 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada ketiga yang memiliki dua makna yaitu 姐(jiĕ) yang memiliki makna kakak perempuan dan 解 (jiĕ) yang memiliki makna memisahkan.
b. Nada kedua
Responden 3 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada pertama yaitu 掰
c. Nada ketiga
Responden 3 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
(shŭ) yang memiliki makna menghitung menjadi nada pertama yang memiliki 10 makna berbeda yaitu 书(shū) yang memiliki makna buku, (shū) yang memiliki makna mengutarakan atau mengungkapkan, 枢(shū) yang memiliki makna poros, 叔(shū) yang memiliki makna paman, 殊(shū) yang memiliki makna berbeda, 梳(shū) yang memiliki makna sisir, 舒(shū) yang memiliki makna membentangkan, 疏(shū) yang memiliki makna renggang atau jarang,
输(shū) yang memiliki makna kalah, 蔬(shū) yang memiliki makna sayur-mayur .
d. Nada keempat
Responden 3 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
慢(màn) yang bermakna perlahan atau lambat menjadi nada pertama yang
tidak memiliki makna.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 3 adalah penambahan (addition)
sebanyak 2 buah dan penghilangan (ommision) sebanyak 2 buah.
Tabel 4.4 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 4
Responden 4 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.4 terlihat bahwa responden 4 melakukan kesalahan pada nada
pertama, nada kedua, nada ketiga dan nada keempat. Adapun
kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 4 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada keempat yang memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
diantara atau peduli, 芥(jiè) yang memiliki makna monster, (jiè) yang
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
b. Nada kedua
Responden 4 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada pertama yaitu 掰
(bāi) yang memiliki makna mematahkan atau memisahkan dengan tangan. c. Nada ketiga
Responden 4 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
(shŭ) yang memiliki makna menghitung menjadi nada keempat yang memiliki 10 makna berbeda yaitu 术(shù) yang memiliki makna ilmu, seni
atau ketrampilan, 束(shù) yang memiliki makna mengikat, 述(shù) yang
mengampuni, 庶(shù) yang memiliki makna banyak, 数(shù) yang memiliki
makna bilangan atau jumlah, 漱(shù) yang memiliki makna berkumur, 墅(shù)
yang memiliki makna vila.
d. Nada keempat
Responden 4 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
慢(màn) yang bermakna perlahan atau lambat menjadi nada pertama yang
tidak memiliki makna.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 4 adalah penghilangan
(ommision) sebanyak 2 buah.
Tabel 4.5 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 5
Responden 5 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.5 terlihat bahwa responden 5 melakukan kesalahan pada nada
pertama dan nada keempat. Adapun kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 5 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada keempat yang memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
b. Nada keempat
Responden 5 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
慢(màn) yang memiliki makna perlahan atau lambat menjadi nada ketiga
yaitu 满(măn) yang memiliki makna penuh atau berisi.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 5 adalah penambahan (addition)
sebanyak 1 buah dan penghilangan (ommision) sebanyak 1 buah.
Tabel 4.6 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 6
Responden 6 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.6 terlihat bahwa responden 6 melakukan kesalahan pada nada
pertama, nada kedua dan nada ketiga. Adapun kesalahan-kesalahan tersebut
berupa:
a. Nada pertama
memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
diantara atau peduli, 芥(jiè) yang memiliki makna monster, (jiè) yang
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
b. Nada kedua
Responden 6 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada pertama yaitu 掰
(bāi) yang memiliki makna mematahkan atau memisahkan dengan tangan. c. Nada ketiga
Responden 6 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
(shŭ) yang memiliki makna menghitung menjadi nada keempat yang memiliki 10 makna berbeda yaitu 术(shù) yang memiliki makna ilmu, seni
atau ketrampilan, 束(shù) yang memiliki makna mengikat, 述(shù) yang
memiliki makna menguraikan, 树(shù) yang memiliki makna pohon, 竖(shù)
yang memiliki makna tegak lurus atau vertikal, 恕(shù) yang memiliki makna
mengampuni, 庶(shù) yang memiliki makna banyak, 数(shù) yang memiliki
makna bilangan atau jumlah, 漱(shù) yang memiliki makna berkumur, 墅(shù)
yang memiliki makna vila.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 6 adalah penghilangan
Tabel 4.7 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 7
Responden 7 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.7 terlihat bahwa responden 7 melakukan kesalahan pada nada
pertama dan nada kedua. Adapun kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 7 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada ketiga yang memiliki dua makna yaitu 姐(jiĕ) yang memiliki makna kakak perempuan dan 解 (jiĕ) yang memiliki makna memisahkan.
b. Nada kedua
Responden 7 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada keempat yang
memiliki 3 makna berbeda yaitu 败(bài) yang memiliki maknakalah atau
gagal, 拜(bài) yang memiliki makna menyembah atau memuja, 稗(bài) yang
memiliki makna jawan atau pari.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 7 adalah penambahan (addition)
Tabel 4.8 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 8
Responden 8 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.8 terlihat bahwa responden 8 melakukan kesalahan pada nada
pertama, nada kedua, nada ketiga dan nada keempat. Adapun
kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 8 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada ketiga yang memiliki dua makna yaitu 姐(jiĕ) yang memiliki makna kakak perempuan dan 解 (jiĕ) yang memiliki makna memisahkan.
b. Nada kedua
Responden 8 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada keempat yang
memiliki 3 makna berbeda yaitu 败(bài) yang memiliki maknakalah atau
gagal, 拜(bài) yang memiliki makna menyembah atau memuja, 稗(bài) yang
memiliki makna jawan atau pari.
c. Nada ketiga
Responden 8 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
memiliki 10 makna berbeda yaitu 术(shù) yang memiliki makna ilmu, seni
atau ketrampilan, 束(shù) yang memiliki makna mengikat, 述(shù) yang
memiliki makna menguraikan, 树(shù) yang memiliki makna pohon, 竖(shù)
yang memiliki makna tegak lurus atau vertikal, 恕(shù) yang memiliki makna
mengampuni, 庶(shù) yang memiliki makna banyak, 数(shù) yang memiliki
makna bilangan atau jumlah, 漱(shù) yang memiliki makna berkumur, 墅(shù)
yang memiliki makna vila.
d. Nada keempat
Responden 8 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
慢(màn) yang memiliki makna perlahan atau lambat menjadi nada ketiga
yaitu 满(măn) yang memiliki makna penuh atau berisi.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 8 adalah penambahan (addition)
sebanyak 1 buah dan penghilangan (ommision) sebanyak 3 buah.
Tabel 4.9 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 9
Responden 9 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.9 terlihat bahwa responden 9 melakukan kesalahan pada nada
pertama, nada kedua, nada ketiga dan nada keempat. Adapun
kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 9 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada keempat yang memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
diantara atau peduli, 芥(jiè) yang memiliki makna monster, (jiè) yang
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
b. Nada kedua
Responden 9 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada ketiga yang
memiliki 4 makna berbeda yaitu (băi) yang memiliki makna ratus, 佰(băi) yang memiliki makna bilangan ratus, (băi) yang memiliki makna pohon sipres, 摆(băi) yang memiliki makna meletakkan atau menata.
c. Nada ketiga
Responden 9 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
(shŭ) yang memiliki makna menghitung menjadi nada keempat yang memiliki 10 makna berbeda yaitu 术(shù) yang memiliki makna ilmu, seni
memiliki makna menguraikan, 树(shù) yang memiliki makna pohon, 竖(shù)
yang memiliki makna tegak lurus atau vertikal, 恕(shù) yang memiliki makna
mengampuni, 庶(shù) yang memiliki makna banyak, 数(shù) yang memiliki
makna bilangan atau jumlah, 漱(shù) yang memiliki makna berkumur, 墅(shù)
yang memiliki makna vila.
d. Nada keempat
Responden 9 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
慢(màn) yang memiliki makna perlahan atau lambat menjadi nada ketiga
yaitu 满(măn) yang memiliki makna penuh atau berisi.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 9 adalah penambahan (addition)
sebanyak 1 buah dan penghilangan (ommision) sebanyak 3 buah.
Tabel 4.10 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 10
Responden 10 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.10 terlihat bahwa responden 10 melakukan kesalahan pada
nada pertama, nada kedua dan nada keempat. Adapun kesalahan-kesalahan
a. Nada pertama
Responden 10 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada keempat yang memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
diantara atau peduli, 芥(jiè) yang memiliki makna monster, (jiè) yang
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
b. Nada kedua
Responden 10 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada ketiga yang
memiliki 4 makna berbeda yaitu (băi) yang memiliki makna ratus, 佰(băi) yang memiliki makna bilangan ratus, (băi) yang memiliki makna pohon sipres, 摆(băi) yang memiliki makna meletakkan atau menata.
c. Nada keempat
Responden 10 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
慢(màn) yang bermakna perlahan atau lambat menjadi nada pertama yang
tidak memiliki makna.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 10 adalah penambahan
Tabel 4.11 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 11
Responden 11 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.11 terlihat bahwa responden 11 melakukan kesalahan pada
nada pertama, nada kedua, nada ketiga dan nada keempat. Adapun
kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 11 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada keempat yang memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
diantara atau peduli, 芥(jiè) yang memiliki makna monster, (jiè) yang
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
b. Nada kedua
Responden 11 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada pertama yaitu 掰
c. Nada ketiga
Responden 11 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
(shŭ) yang memiliki makna menghitung menjadi nada keempat yang memiliki 10 makna berbeda yaitu 术(shù) yang memiliki makna ilmu, seni
atau ketrampilan, 束(shù) yang memiliki makna mengikat, 述(shù) yang
memiliki makna menguraikan, 树(shù) yang memiliki makna pohon, 竖(shù)
yang memiliki makna tegak lurus atau vertikal, 恕(shù) yang memiliki makna
mengampuni, 庶(shù) yang memiliki makna banyak, 数(shù) yang memiliki
makna bilangan atau jumlah, 漱(shù) yang memiliki makna berkumur, 墅(shù)
yang memiliki makna vila.
d. Nada keempat
Responden 11 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
慢(màn) yang bermakna perlahan atau lambat menjadi nada pertama yang
tidak memiliki makna.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 11 adalah penambahan
(addition) sebanyak 1 buah dan penghilangan (ommision) sebanyak 3 buah.
Tabel 4.12 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 12
Responden 12 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.12 terlihat bahwa responden 12 melakukan kesalahan pada
nada pertama dan nada kedua. Adapun kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 12 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada keempat yang memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
diantara atau peduli, 芥(jiè) yang memiliki makna monster, (jiè) yang
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
b. Nada kedua
Responden 12 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada keempat yang
memiliki 3 makna berbeda yaitu 败(bài) yang memiliki maknakalah atau
gagal, 拜(bài) yang memiliki makna menyembah atau memuja, 稗(bài) yang
memiliki makna jawan atau pari.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 12 adalah penghilangan
Tabel 4.13 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 13
Responden 13 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.13 terlihat bahwa responden 13 melakukan kesalahan pada
nada pertama, nada kedua, nada ketiga dan nada keempat. Adapun
kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 13 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada keempat yang memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
diantara atau peduli, 芥(jiè) yang memiliki makna monster, (jiè) yang
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
b. Nada kedua
Responden 13 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata
(bái) yang memiliki makna mengembalikan menjadi nada ketiga yang
yang memiliki makna bilangan ratus, (băi) yang memiliki makna pohon sipres, 摆(băi) yang memiliki makna meletakkan atau menata.
c. Nada ketiga
Responden 13 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
(shŭ) yang memiliki makna menghitung menjadi nada keempat yang memiliki 10 makna berbeda yaitu 术(shù) yang memiliki makna ilmu, seni
atau ketrampilan, 束(shù) yang memiliki makna mengikat, 述(shù) yang
memiliki makna menguraikan, 树(shù) yang memiliki makna pohon, 竖(shù)
yang memiliki makna tegak lurus atau vertikal, 恕(shù) yang memiliki makna
mengampuni, 庶(shù) yang memiliki makna banyak, 数(shù) yang memiliki
makna bilangan atau jumlah, 漱(shù) yang memiliki makna berkumur, 墅(shù)
yang memiliki makna vila.
d. Nada keempat
Responden 13 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
慢(màn) yang bermakna perlahan atau lambat menjadi nada pertama yang
tidak memiliki makna.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 13 adalah penambahan
(addition) sebanyak 1 buah dan penghilangan (ommision) sebanyak 3 buah.
Tabel 4.14 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 14
Responden 14 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat màn
Pada tabel 4.14 terlihat bahwa responden 14 melakukan kesalahan pada
nada pertama. Adapun kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 14 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada keempat yang memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
diantara atau peduli, 芥(jiè) yang memiliki makna monster, (jiè) yang
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 14 adalah penghilangan
(ommision) sebanyak 1 buah.
Tabel 4.15 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 15
Responden 15 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.15 terlihat bahwa responden 15 melakukan kesalahan pada
nada pertama, nada ketiga dan nada keempat. Adapun kesalahan-kesalahan
a. Nada pertama
Responden 15 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada keempat yang memiliki 9 makna berbeda yaitu (jiè) yang memiliki makna terletak
diantara atau peduli, 芥(jiè) yang memiliki makna monster, (jiè) yang
memiliki makna berjaga-jaga atau waspada, 届(jiè) yang memiliki makna
sampai waktu, 疥(jiè) yang memiliki makna kudis, 诫(jiè) yang memiliki
makna peringatan, 界(jiè) yang memiliki makna perbatasan,借(jiè) yang
memiliki makna pinjam, 解(jiè) yang memiliki makna menggiring.
b. Nada ketiga
Responden 15 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada ketiga pada kata数
(shŭ) yang memiliki makna menghitung menjadi nada keempat yang memiliki 10 makna berbeda yaitu 术(shù) yang memiliki makna ilmu, seni
atau ketrampilan, 束(shù) yang memiliki makna mengikat, 述(shù) yang
memiliki makna menguraikan, 树(shù) yang memiliki makna pohon, 竖(shù)
yang memiliki makna tegak lurus atau vertikal, 恕(shù) yang memiliki makna
mengampuni, 庶(shù) yang memiliki makna banyak, 数(shù) yang memiliki
makna bilangan atau jumlah, 漱(shù) yang memiliki makna berkumur, 墅(shù)
yang memiliki makna vila.
c. Nada keempat
Responden 15 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada keempat pada kata
memiliki 4 makna berbeda yaitu 埋(mán) yang memiliki makna menggerutu,
蛮(mán) yang memiliki makna kasar atau kurang ajar, 馒(mán) yang
memiliki makna roti kukus, 瞒(mán) yang memiliki makna menyembunyikan
kebenaran.
Bentuk kesalahan yang terdapat dalam responden 15 adalah penambahan
(addition) sebanyak 1 buah dan penghilangan (ommision) sebanyak 2 buah.
Tabel 4.16 Analisis kesalahan pelafalan nada pada Responden 16
Responden 16 Kata Lafal standard Lafal siswa
Nada pertama 接 jiē Nada kedua bái
Nada ketiga 数shŭ Nada keempat 慢màn
Pada tabel 4.16 terlihat bahwa responden 16 melakukan kesalahan pada
nada pertama, nada kedua, nada ketiga dan nada keempat. Adapun
kesalahan-kesalahan tersebut berupa:
a. Nada pertama
Responden 16 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada pertama pada kata
接 jiē yang memiliki makna menerima menjadi nada ketiga yang memiliki dua makna yaitu 姐(jiĕ) yang memiliki makna kakak perempuan dan 解 (jiĕ) yang memiliki makna memisahkan.
b. Nada kedua
Responden 16 melakukan kesalahan dalam pelafalan nada kedua pada kata