B. Penyajian Data dan Analisis Data
2. Bentuk Konkret Pesantren Riyadhul Jannah Dalam Pembentukan Jiwa Entreprenuership
Adapun bentuk konkret yang dilakukan pesantren riyadhul jannah pembentukan jiwa entrepreneurship yaitu mendirikan berbagai unit saha pesantren yang meliputi pertanian, perikanan, pertukangan, kopontren, tata boga, Jahit menjahit ( untuk putri) dll. setiap hari selasa setiap santri belajar sambil bekerja sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki seperti
a. Kopontren
Kopontren merupakan usaha awal yang didirikan pesantren ini, berawal dari kopontren kecil yang berada di dalam pesantren yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan para santri sekaligus tempat belajar para santri untuk mengelolah suatu usaha, dari usaha
106
ini maka terlahirlah mini market yang bernama “Rijanmart” yang berdiri pada tahun 2001 di daerah Temu, Watutolis, Prambon Sidoarjo. Adapun barang- barang yang dijual di dalamnya meliputi kebutuhan sehari–hari serta menampung hasil kerajinan para jamaaah pengajian di pesantren Riyadhul jannah. Seperti keripik telo, pisang, kacang koro dll
Dalam hal ini santri yang memiliki bakat untuk dalam bidang berjualan maka dapat menjalankan kopontren yang berada di dalam pesantren dengan pelibatan secara langsung mulai dari belanja barang-barang kopontren, hingga menjaga kopontren santri dilibatkan langsung. Selain salesyang memasok barang dalam kopontren yang ada bagian yang hunting harga dari pasar – pasar grosir hal ini guna menekan harga jual ke konsumen. Walaupun selisih 1atau 2 rupiah merupakan keuntungan tersendiri bagi kopontren
b. Pertanian
Sesuai Dengan potensi alam pacet pegunungan maka tak diragukan lagi pesantren memeliki unit usaha pertanian. adapun sistem pertanian yang dikembangkan di pesantren ini bersifat organik, yaitu sayuran yang bebas akan pestisida. adapun jumlah green house ada 25 rumah masing dibangun dalam ukuran 5 x 8 m, 5 x 10 m dan 5 x 15 m.
107
Agar pihak pondok dapat memenuhi permintaan rutin, pengembangan sayuran di tiap-tiap green house dilakukan secara bergilir dengan selisih 2 hari. Artinya, tidak semua jenis sayur ditanam serentak, melainkan secara bergantian supaya tiap 2 hari bisa dilakukan pemanen. Adapun sayuran yang di tanam meliputi kangkung, bayam merah, bayam hijau, pakcoy dan sawi. Ponpes Riyadlul Jannah mampu mengirim sayur organik beberapa jenis ke supermarket sebanyak 200 bungkus tiap 2 hari sekali. “Sementara tiap-tiap jenis sayuran, dipanen ketika umur 20 hari. Harga 1 bungkus sayuran dibanderol Rp 2400 oleh pihak supermarket. Sementara 1 bungkus sayuran hanya berkapasitas 250 gram saja”tandas ustadzd yusuf. Para santri yang mempunyai minat dalam bidang pertanian diajari bagaimana cara menanam tanaman organik, merawat serta memanen hasil itu. Santri dilibatkan secara langsung dalam setiap proses ini sehingga bukti nyata kerja keras para santri ini adalah dengan masuknya sayuran organik ini ke supermarket –supermarket di seluruh Surabaya dan Sidoarjo. Dengan merk produk Green life
c. Perikanan
Usaha perikanan ini didasri dengan adanya sumber air pegunungan yang melimpah. Dengan memanfaatkan irigasi sawah yang berada tepat di belakang bangunan yang bertingkat tiga ini
108
yang dialikan ke beberapa kolam penampungan yang bersifat tersering sehingga dari kolam satu ke kolam yang lain saling terhubung dengan pipa. Kolam ikan yang dimiliki oleh pesantren ini sekitar 15 buah dengan ukuran rata –rata 5x 10 m yang terbagi atas kolam indukan, kolam pemijahan dan kolam pendederan kolam indukan letaknya berdekatan dengan sumbermata air ,sedangkan letak kolam pendederan berada tepat di bawah dan samping dari kolam indukan. Sedangkan kolam pemijahan berda di bawah pondok santri putri. Adapun ikan yang dipelihara meliputi gurame, nila, dan ikan mas. Adapun pakan yang diberikan untuk ikan meliputi sayuran hasil pertanian yang tak layak jual dan konsumsi. Serta bekatul yang dicampur dengan minyak bekas penggorengan yang ada di restauran yang mengandung lemak jenuh itu sangat bagus bagi ikan yang dapat mnyebabkan ikan cepat besar dan sehat
d. Jahit Menjahit
Dalam hal ini khusus bagi santri perempuan hal untuk membekali para santri yang memiliki ketrampilan bidang jahit – menjahit seperti yang dikatakan oleh Indra rifki” Ketrampilan jahit menjahit itu khusus bagi anak perempuan". Adapun letak ruang jahit di depan ruang utama rumah kediaman pak kiai, dan jumlahnya sekiatar ada 10 mesin jahit manual. Kami diajari bagaimana mendesain, menjahit hingga selesai.
109
e. Restaurant
“Abah yai sangat piawai dalam masak – memasak sebab beliau diajari oleh neneknya saat tinggal bersama “tutur Mahanadun secara langsung beliau membimbing para santri laki – laki dan perempuan dengan pengalaman yang telah beliau miliki,pengalaman itu yang membawa beliau memiliki usaha rumah makan dengan nuansa tradisional dan modern. Adapun rumah makan tradisional meliputi mie kocok, dan ayam bakar wong solo, beliau bertindak sebagai pemilik merk dagang sedangkan rumah makan moderen berupa quick chiken berada di sidoarjo daerah lingkar timur dekat dengan samsat, rijh chiken yang berada di pontianak dan M2M yang berada di jalan raya sidoarjo –krian tepatnya berada di daerah Leboh . Adapun menegement(pengaturan) seluruh rumah makan di pegang oleh para santri lulusan Rijan serta merekrut tenaga kerja di sekitar rumah makan itu berdiri serta ditambah para santri sebagai kepala bagian .
f. Pertukangan
“Bangunan yang ada di pesantren riyadhul jannah merupakan kreasi dari para santri yang desainnya dari abah yai Mahfudz dan hanya dibantu beberapa tukang maksimal 2 orang yang berfungsi
110
sebagai pengawas dan penuntun dalam mengarahkan para santri”12 kata Ma’sum. Ekstra pertukanagan sudah ada sejak berdirinya pondok pesantren yang baru, santri bekerja mulai dari yang menggali hingga memperhalus semuanya adalah santri yang menjalankan.
Sedangkan bagi santri laki- laki yang agak kecil tetap diajari bagaimana bertukang dengan cara mengambil batu dan pasir dari depan pesantren ke tempat yang akan di bangun. Hal ini seperti yang dikatakan abdul “ di sini kegiatan saya masih bekerja kasar seperti membawa batu dan pasir ke dalam pondok sebab masih baru masuk”
g. Peternakan
Peternakan yang dimiliki pesantren meliputi bebek,sapi dan ayam. Namun jumlah yang paling banyak adalah bebek, jumlah bebek yag diternak sekitar ratusan. Adapun letak kandang- nya berada tepat dibawah bangunan pondok yang terdapat selah yang dimanfaatkan sebagai kandang bebek, sedang ternak sapi berada diluar pesantren yang dipercayakan kepada masyarkat sekitar , adapun limbah kotoran sapi di gunakan sebagai pupuk kompos tanaman organik. Dalam dunia peternakan juga memanfaatkan limbah dari restauran seperti sisa- sisa makanan pelanggan yang di kumpulkan lalu di berikan pada bebek, hal ini bermanfaat selain menekan biaya perwatan dan memanfaatkan limbah yang ada.
12 Wawancara dengan Ma’sum di masjid pada 17 juni 2011