• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Perilaku makan

Semua aktivitas yang dilakukan merak hijau yang berkaitan dengan kegiatan mencari, mengambil, dan memasukkan bahan makanan ke dalam perut.

27 Parameter yang dicatat berupa pola perilaku, waktu mulai dan berakhirnya aktivitas (durasi), frekuensi makan, dan kondisi lokasi yang digunakan untuk aktivitas makan. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan frekuensi/durasi perilaku makan di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan frekuensi/durasi perilaku makan di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

2. Perilaku minum

Semua aktivitas yang berkaitan dengan mengambil dan menelan air oleh merak hijau. Parameter yang dicatat berupa pola perilaku, waktu dan durasi aktivitas makan, frekuensi, dan kondisi lokasi. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan frekuensi/durasi perilaku minum di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan frekuensi/durasi perilaku minum di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

3. Perilaku berteduh dan istirahat

Perilaku berteduh dan istirahat merupakan perilaku untuk berlindung di siang hari. Pada saat istirahat, merak hijau terkadang melakukan berbagai aktivitas tanpa melakukan perjalanan. Parameter yang dicatat berupa jenis aktivitas, pola perilaku, frekuensi, waktu dan durasi aktivitas, kondisi lokasi tempat istirahat. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan frekuensi/durasi perilaku berteduh dan istirahat di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan frekuensi/durasi perilaku berteduh dan istirahat di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

4. Perilaku tidur

Semua aktivitas merak hijau menuju pohon tidur, aktivitas yang dilakukan sebelum tidur dan setelah bangun tidur selama di pohon tidur hingga merak hijau

turun dari pohon tidur. Perilaku tidur diamati pada pagi dan sore hari. Pengamatan pagi hari untuk mengetahu aktivitas yang dilakukan merak hijau setelah bangun tidur hingga turun dari pohon tidur. Pengamatan sore hari dilakukan untuk mengetahui aktivitas merak hijau naik ke pohon tidur dan aktivitasnya sebelum tidur. Parameter yang dicatat adalah waktu mulai menuju ke pohon tidur dan turun dari pohon tidur, aktivitas yang dilakukan merak hijau sebelum dan sesudah tidur serta selama tidur, durasi, frekuensi, kondisi pohon tidur, dan jenis pohon tidur. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan frekuensi/durasi perilaku tidur di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan frekuensi/durasi perilaku tidur di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

5. Perilaku berjemur

Semua aktivitas yang bertujuan untuk menghangatkan tubuh merak hijau. Parameter yang dicatat berupa pola perilaku, waktu dan durasi, frekuensi, dan kondisi tempat berteduh. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan frekuensi/durasi perilaku berjemur di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan frekuensi/durasi perilaku berjemur di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

6. Perilaku display

Semua aktivitas yang berkaitan dengan upaya merak hijau jantan dalam menarik pasangannya. Parameter yang dicatat berupa pola perilaku, waktu dan durasi aktivitas, frekuensi, dan kondisi lokasi display. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan frekuensi/durasi perilaku display di dua tipe

habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan frekuensi/durasi perilaku display di dua tipe

29 7. Perilaku mandi debu

Semua aktivitas yang berkaitan dengan mandi debu. Parameter yang diamati berupa aktivitas perilaku, waktu, durasi, frekuensi, dan kondisi lokasi yang digunakan untuk melakukan aktivitas. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan frekuensi/durasi perilaku mandi debu di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan frekuensi/durasi perilaku mandi debu di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

8. Perilaku menelisik bulu

Semua aktivitas yang berkaitan dengan menelisik bulu. Parameter yang diamati berupa aktivitas perilaku, waktu, durasi, frekuensi, lokasi yang digunakan untuk beraktivitas. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan frekuensi/durasi perilaku menyelisik di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan frekuensi/durasi perilaku menelisik di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

Perilaku ini juga diuji dalam berbagai perilaku utamanya dengan hipotesa sebagai berikut :

Ho = tidak ada perbedaan perilaku menelisik bulu dalam berbagai perilaku utama di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan perilaku menelisik bulu dalam berbagai perilaku utama di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

9. Perilaku berlindung

Semua aktivitas yang bertujuan untuk menghindari adanya gangguan atau ancaman. Parameter yang diamati berupa aktivitas perilaku, waktu, durasi, frekuensi, lokasi yang digunakan untuk beraktivitas. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan frekuensi/durasi perilaku berlindung di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan frekuensi/durasi perilaku berlindung di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

10.Perilaku sosial

Pengamatan perilaku sosial dilakukan pada kelompok merak hijau untuk mengetahui hubungan antar merak hijau dalam satu kelompok, antar kelompok, hubungan antara merak hijau jantan dewasa, dan hubungan merak hijau dengan satwaliar lain.

Parameter yang dicatat berupa aktivitas, waktu berinteraksi, frekuensi, lokasi, bentuk hubungan perilaku, mekanisme dan strategi perilaku yang berhubungan dengan lingkungan. Perilaku sosial yang diuji adalah hubungan antar merak hijau jantan dengan hipotesa :

Ho = tidak ada perbedaan hubungan antar merak hijau jantan di dua tipe

habitat/lingkungan yang berbeda

H1 = terdapat perbedaan hubungan antar merak hijau jantan di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

11.Perilaku membuang kotoran

Perilaku membuang kotoran merupakan perilaku tambahan yang teramati selama periode penelitian. Perilaku tersebut tidak dilakukan uji hipotesis namun disajikan secara deskriptif

12.Perilaku bersuara

Perilaku bersuara diamati untuk mengetahui variasi dari suara merak hijau. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho = tidak ada perbedaan tipe suara di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda H1 = terdapat perbedaan tipe suara di dua tipe habitat/lingkungan yang berbeda

Dokumen terkait