• Tidak ada hasil yang ditemukan

BENTUK SURAT PERINTAH KERJA (SPK)

Dalam dokumen Dok LU Kndaraan OlahHasil APBN (Halaman 60-66)

BAB IX. BENTUK KONTRAK

B. BENTUK SURAT PERINTAH KERJA (SPK)

[kop sur at satuan ker ja Pejabat Pembuat Komitmen]

SURAT PERINTAH KERJA (SPK)

SATUAN KERJA PPK: ________________ NOM OR DAN TANGGAL SPK _____________

PAKET PEKERJAAN : ________

NOM OR DAN TANGGAL DOKUM EN PENGADAAN :

NOM OR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PELELANGAN :

SUM BER DANA: [sebagai contoh, cantumkan ” dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggar an ____ untuk mata anggar an kegiatan __________

W AKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) har i

kalender / bulan/ tahun

NILAI PEKERJAAN

No. Ur aian

Peker jaan Kuantitas Satuan Ukur an

Har ga satuan (Rp. ) Total (Rp.) Jumlah PPN Nilai TERBILANG : ______________________________________________________

INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah

penyelesaian peker jaan yang diper intahkan dalam SPK ini dan dibuktikan dengan Ber ita Acar a Ser ah Ter ima. Jika peker jaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka w aktu pelaksanaan peker jaan kar ena kesalahan atau kelalaian Penyedia maka Penyedia ber kew ajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/ 1000 (satu per seribu) dar i bagian tertentu nilai SPK sebelum PPN setiap har i kalender keterlambatan. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini, Penyedia ber kew ajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syar at Umum SPK ter lampir .

Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia maka r ekatkan

mater ai Rp 6.000,- )] [nama lengkap]

[jabatan]

Untuk dan atas nama Penyedia/ kemitr aan (KSO)

__________

[tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk pr oyek/ satuan ker ja Pejabat

Pembuat Komitmen maka r ekatkan mater ai Rp 6.000,- )]

[nama lengkap] [jabatan]

SYARAT UM UM

SURAT PERINTAH KERJA (SPK)

1 . LINGKUP PEKERJAAN

Penyedia yang ditunjuk ber k ew ajiban untuk menyelesaikan peker jaan dalam jangka w aktu yang ditentuk an, sesuai dengan volume, spesif ikasi teknis dan har ga yang ter cantum dalam SPK.

2 . HUKUM YANG BERLAKU

Keabsahan, inter pr etasi , dan pelaksanaan SPK ini didasar k an kepada hukum Republik Indonesia.

3 . PENYEDIA JASA M ANDIRI

Penyedia ber tanggung jaw ab penuh ter hadap per sonil ser ta peker jaan yang dilak ukan.

4 . HARGA SPK

a. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan peker jaan dalam SPK sebesar har ga SPK. b. Har ga SPK telah memper hitungkan keuntungan, beban pajak dan biaya over head ser ta biaya

asur ansi.

c. Rincian har ga SPK sesuai dengan r incian yang ter cantum dalam daf tar kuantitas dan har ga (untuk kontr ak har ga satuan atau kontr ak gabungan har ga satuan dan lump sum).

5 . HAK KEPEM ILI KAN

a. PPK ber hak atas kepemilik an semua bar ang/ bahan yang ter kait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diber ikan oleh penyedia kepada PPK. Jika diminta oleh PPK mak a penyedia ber kew ajiban untuk membantu secar a optimal pengalihan hak kepemilikan ter sebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang ber laku.

b. Hak kepemilikan atas per alatan dan bar ang/ bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK, dan semua per alatan ter sebut har us dik embalikan kepada PPK pada saat SPK ber akhir atau jik a tidak diper lukan lagi oleh penyedia. Semua per alatan ter sebut har us dikembalik an dalam kondisi yang sama pada saat diber ik an kepada penyedia dengan pengecualian keausan ak ibat pemakaian yang w ajar .

6 . CACAT M UTU

PPK akan memer iksa setiap hasil peker jaan penyedia dan member itahukan secar a ter tulis penyedia atas setiap cacat mutu yang ditemukan. PPK dapat memer intahk an penyedia untuk menemuk an dan mengungkapkan cacat mutu, ser ta menguji peker jaan yang dianggap oleh PPK mengandung cacat mutu. Penyedia ber tanggung jaw ab atas cacat mutu selama 6 (enam) bulan setelah ser ah ter ima hasil peker jaan.

7 . PERPAJAKAN

Penyedia ber k ew ajiban untuk membayar semua pajak , bea, r etr ibusi, dan pungutan lain yang sah yang dibebankan oleh hukum yang ber lak u atas pelaksanaan SPK. Semua pengeluar an per pajakan ini dianggap telah ter masuk dalam har ga SPK.

8 . PENGALI HAN DAN/ ATAU SUBKONTRAK

Penyedia dilar ang untuk mengalihkan dan/ atau mensubkontr akkan sebagian atau selur uh peker jaan. Pengalihan selur uh peker jaan hanya diper bolehkan dalam hal per gantian nama penyedia, baik sebagai akibat pelebur an (mer ger ) atau ak ibat lainnya.

9 . JADW AL

a. SPK ini ber laku efektif pada tanggal penandatanganan oleh par a pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SP.

b. W aktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai ker ja yang ter cantum dalam SP. c. Penyedia har us menyelesaikan peker jaan sesuai jadw al yang ditentuk an.

d. Apabila penyedia ber pendapat tidak dapat menyelesaikan pek er jaan sesuai jadw al kar ena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melapor kan kejadian ter sebut k epada PPK, maka PPK dapat melakukan penjadw alan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK.

1 0 . ASURANSI

a. Penyedia w ajib menyediakan asur ansi sejak SP sampai dengan tanggal selesainya pemelihar aan untuk:

1) semua bar ang dan per alatan yang mempunyai r isiko tinggi ter jadinya kecelakaan, pelaksanaan peker jaan, ser ta pek er ja untuk pelaksanaan peker jaan, atas segala r isiko ter hadap kecelakaan, ker usak an, kehilangan, ser ta r isiko lain yang tidak dapat diduga;

2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat ker janya; dan 3) per lindungan ter hadap kegagalan bangunan.

1 1 . PENANGGUNGAN DAN RISIKO

a. Penyedia ber kew ajiban untuk melindungi, membebaskan, dan menanggung tanpa batas PPK beser ta instansinya ter hadap semua bentuk tuntutan, tanggung jaw ab, kew ajiban, k ehilangan, ker ugian, denda, gugatan atau tuntutan huk um, pr oses pemer iksaan huk um, dan biaya yang dik enakan ter hadap PPK beser ta instansinya (kecuali ker ugian yang mendasar i tuntutan ter sebut disebabk an kesalahan atau kelalaian ber at PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dar i hal- hal ber ikut ter hitung sejak Tanggal M ulai Ker ja sampai dengan tanggal penandatanganan ber ita acar a penyer ahan akhir :

1) kehilangan atau ker usakan per alatan dan har ta benda penyedia dan Per sonil; 2) cider a tubuh, sakit atau kematian Per sonil;

3) kehilangan atau ker usakan har ta benda, dan cider a tubuh, sak it atau kematian pihak ketiga; b. Ter hitung sejak Tanggal M ulai Ker ja sampai dengan tanggal penandatanganan ber ita acar a

penyer ahan aw al, semua r isiko kehilangan atau k er usakan Hasil Peker jaan ini, Bahan dan Per lengkapan mer upakan r isiko penyedia, kecuali ker ugian atau ker usakan ter sebut diakibatk an oleh kesalahan atau kelalaian PPK.

c. Per tanggungan asur ansi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kew ajiban penanggungan dalam syar at ini.

d. Kehilangan atau ker usakan ter hadap Hasil Peker jaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Peker jaan selama Tanggal M ulai Ker ja dan batas ak hir M asa Pemelihar aan har us diganti atau diper baiki oleh penyedia atas tanggungannya sendir i jika k ehilangan atau ker usakan ter sebut ter jadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia.

1 2 . PENGAW ASAN DAN PEM ERI KSAAN

PPK ber w enang melak ukan pengaw asan dan pemer iksaan ter hadap pelaksanaan peker jaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Apabila diper lukan, PPK dapat memer intahkan kepada pihak ketiga untuk melakuk an pengaw asan dan pemer iksaan atas semua pelaksanaan peker jaan yang dilaksanak an oleh penyedia.

1 3 . PENGUJIAN

Jika PPK atau Pengaw as Peker jaan memer intahkan penyedia untuk melakuk an pengujian Cacat M utu yang tidak ter cantum dalam Spesif ikasi Tek nis dan Gambar , dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat M utu maka penyedia ber kew ajiban untuk menanggung biaya pengujian ter sebut. Jik a tidak ditemukan adanya Cacat M utu mak a uji coba ter sebut dianggap sebagai Per istiw a Kompensasi .

1 4 . LAPORAN HASIL PEKERJAAN

a. Pemer iksaan peker jaan dilakuk an selama pelaksanaan SPK untuk menetapk an volume peker jaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayar an hasil peker jaan. Hasil pemer iksaan peker jaan dituangkan dalam lapor an kemajuan hasil peker jaan.

b. Untuk kepentingan pengendalian dan pengaw asan pelaksanaan peker jaan, selur uh ak tivitas kegiatan peker jaan di lok asi peker jaan dicatat dalam buku har ian sebagai bahan lapor an har ian peker jaan yang ber isi r encana dan r ealisasi peker jaan har ian.

c. Lapor an har ian ber isi:

1) jenis dan kuantitas bahan yang ber ada di lokasi peker jaan; 2) penempatan tenaga ker ja untuk tiap macam tugasnya; 3) jenis, jumlah dan kondisi per alatan;

4) jenis dan kuantitas pek er jaan yang dilaksanak an;

5) keadaan cuaca ter masuk hujan, banjir dan per istiw a alam lainnya yang ber pengar uh ter hadap kelancar an peker jaan; dan

6) catatan- catatan lain yang ber kenaan dengan pelaksanaan.

d. Lapor an har ian dibuat oleh penyedia, apabila diper lukan diper iksa oleh konsultan dan disetujui oleh w akil PPK.

e. Lapor an mingguan ter dir i dar i r angkuman lapor an har ian dan ber isi hasil kemajuan fisik peker jaan dalam per iode satu minggu, ser ta hal- hal penting yang per lu ditonjolkan.

f. Lapor an bulanan ter dir i dar i r angkuman lapor an mingguan dan ber isi hasil kemajuan f isik peker jaan dalam per iode satu bulan, ser ta hal- hal penting yang per lu ditonjolk an.

g. Untuk mer ekam kegiatan pelaksanaan pr oyek, PPK membuat foto- f oto dokumentasi pelaksanaan peker jaan di lokasi peker jaan.

1 5 . W AKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN

a. Kecuali SPK diputuskan lebih aw al, penyedia ber kew ajiban untuk memulai pelaksanaan peker jaan pada Tanggal M ulai Ker ja, dan melaksanakan pek er jaan sesuai dengan pr ogr am mutu, ser ta menyelesaikan pek er jaan selambat- lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SP.

b. Jika pek er jaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan ak ibat Keadaan Kahar atau Per istiw a Kompensasi atau kar ena kesalahan atau k elalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. c. Jika keter lambatan ter sebut semata- mata disebabkan oleh Per istiw a Kompensasi maka PPK

dikenak an kew ajiban pembayar an ganti r ugi. Denda atau ganti r ugi tidak dik enakan jik a Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Par a Pihak untuk diper panjang.

d. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua peker jaan.

1 6 . SERAH TERIM A PEKERJAAN

a. Setelah peker jaan selesai 100% (ser atus per ser atus), penyedia mengajukan per mintaan secar a ter tulis kepada PPK untuk penyer ahan peker jaan.

b. Dalam r angka penilaian hasil peker jaan, PPK menugaskan Pejabat Pener ima Hasil Pek er jaan. c. Pejabat Pener ima Hasil Peker jaan melakuk an penilaian ter hadap hasil peker jaan yang telah

diselesaikan oleh penyedia. Apabila ter dapat kek ur angan- kek ur angan dan/ atau cacat hasil peker jaan, penyedia w ajib memper baiki/ menyelesaikannya, atas per intah PPK.

d. PPK mener ima penyer ahan per tama peker jaan setelah selur uh hasil peker jaan dilaksanak an sesuai dengan ketentuan SPK dan diter ima oleh Pejabat Pener ima Hasil Peker jaan.

e. Pembayar an dilakuk an sebesar 100% (ser atus per ser atus) dar i har ga SPK dan penyedia har us menyer ahkan Ser tifik at Gar ansi sebesar 5% (lima per ser atus) dar i har ga SPK.

1 7 . JAM INAN BEBAS CACAT M UTU/ GARANSI

a. Penyedia dengan jaminan pabr ik an dar i pr odusen pabr ikan (jika ada) ber k ew ajiban untuk menjamin bahw a selama penggunaan secar a w ajar oleh PPK, Bar ang tidak mengandung cacat mutu yang disebabkan oleh tindakan atau kelalaian Penyedia, atau cacat mutu akibat desain, bahan, dan car a ker ja.

b. Jaminan bebas cacat mutu ini ber laku sampai dengan 12 (dua belas) bulan setelah ser ah ter ima Bar ang atau jangka w aktu lain yang ditetapkan dalam SSKK.

c. PPK akan menyampaikan pember itahuan cacat mutu kepada Penyedia seger a setelah ditemukan cacat mutu ter sebut selama M asa Layanan Pur najual.

d. Ter hadap pember itahuan cacat mutu oleh PPK, Penyedia ber kew ajiban untuk memper baiki atau mengganti Bar ang dalam jangka w aktu yang ditetapkan dalam pember itahuan ter sebut.

e. Jika Penyedia tidak memper baiki atau mengganti Bar ang ak ibat cacat mutu dalam jangka w aktu yang ditentuk an maka PPK akan menghitung biaya per baikan yang diper lukan, dan PPK secar a langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK ak an melakuk an per baikan ter sebut. Penyedia ber kew ajiban untuk membayar biaya per baikan atau penggantian ter sebut sesuai dengan klaim yang diajuk an secar a ter tulis oleh PPK. Biaya ter sebut dapat dipotong oleh PPK dar i nilai tagihan atau jaminan pelaksanaan Penyedia.

f. Ter lepas dar i kew ajiban penggantian biaya, PPK dapat memasukkan Penyedia yang lalai memper baiki cacat mutu ke dalam daftar hitam.

1 8 . PERUBAHAN SPK

a. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK.

b. Per ubahan SPK bisa dilaksanak an apabila disetujui oleh par a pihak, meliputi:

a. per ubahan peker jaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakuk an oleh par a pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup peker jaan dalam SPK;

b. per ubahan jadw al pelaksanaan peker jaan akibat adanya per ubahan peker jaan;

c. per ubahan har ga SPK ak ibat adanya per ubahan peker jaan dan/ atau per ubahan pelaksanaan peker jaan.

c. Untuk kepentingan per ubahan SPK, PA/ KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontr ak atas usul PPK.

1 9 . PERISTIW A KOM PENSASI

a. Per istiw a Kompensasi dapat diber ikan kepada penyedia dalam hal sebagai ber ikut: 1) PPK mengubah jadw al yang dapat mempengar uhi pelaksanaan peker jaan; 2) keter lambatan pembayar an kepada penyedia;

3) PPK tidak member ikan gambar - gambar , spesifik asi dan/ atau instr uksi sesuai jadw al yang dibutuhkan;

4) penyedia belum bisa masuk ke lok asi sesuai jadw al;

5) PPK menginstr uksik an kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanak an pengujian ter nyata tidak ditemukan ker usakan/ kegagalan/ penyimpangan; 6) PPK memer intahkan penundaan pelaksanaan peker jaan;

7) PPK memer intahkan untuk mengatasi kondisi ter tentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK;

8) ketentuan lain dalam SPK.

b. Jika Per istiw a Kompensasi mengakibatk an pengeluar an tambahan dan/ atau keter lambatan penyelesaian peker jaan maka PPK ber kew ajiban untuk membayar ganti r ugi dan/ atau member ikan per panjangan w aktu penyelesaian pek er jaan.

c. Ganti r ugi hanya dapat dibayar kan jika ber dasar kan data penunjang dan per hitungan kompensasi yang diajuk an oleh penyedia kepada PPK, dapat dibuktikan ker ugian nyata ak ibat Per istiw a Kompensasi.

d. Per panjangan w aktu penyelesaian peker jaan hanya dapat diber ikan jika ber dasar k an data penunjang dan per hitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK, dapat dibuktik an per lunya tambahan w aktu akibat Per istiw a Kompensasi.

e. Penyedia tidak ber hak atas ganti r ugi dan/ atau per panjangan w aktu penyelesaian peker jaan jika penyedia gagal atau lalai untuk member ikan per ingatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Per istiw a Kompensasi.

2 0 . PERPANJANGAN W AKTU

a. Jika ter jadi Per istiw a Kompensasi sehingga penyelesaian peker jaan ak an melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia ber hak untuk meminta per panjangan Tanggal Penyelesaian ber dasar kan data penunjang. PPK ber dasar kan per timbangan Pengaw as Pek er jaan memper panjang Tanggal Penyelesaian Peker jaan secar a ter tulis. Per panjangan Tanggal Penyelesaian har us dilak ukan melalui adendum SPK jik a per panjangan ter sebut mengubah M asa SPK.

b. PPK dapat menyetujui per panjangan w aktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian ter hadap usulan ter tulis yang diajukan oleh penyedia.

2 1 . PENGHENTIAN DAN PEM UTUSAN SPK

a) Penghentian SPK dapat dilak ukan kar ena peker jaan sudah selesai atau ter jadi Keadaan Kahar . b) Dalam hal SPK dihentikan, maka PPK w ajib membayar kepada penyedia sesuai dengan pr estasi

peker jaan yang telah dicapai, ter masuk:

1) biaya langsung pengadaan bahan dan per lengkapan untuk peker jaan ini. Bahan dan per lengkapan ini har us diser ahkan oleh Penyedia kepada PPK, dan selanjutnya menjadi hak milik PPK;

2) biaya langsung pembongkar an dan demobilisasi hasil pek er jaan sementar a dan per alatan; 3) biaya langsung demobilisasi per sonil.

c) Pemutusan SPK dapat dilak ukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK.

d) M enyimpang dar i Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang- Undang Hukum Per data, pemutusan SPK melalui pember itahuan ter tulis dapat dilakuk an apabila:

1) penyedia lalai/ cider a janji dalam melaksanak an k ew ajibannya dan tidak memper baik i kelalaiannya dalam jangka w aktu yang telah ditetapkan;

2) penyedia tanpa per setujuan Pengaw as Peker jaan, tidak memulai pelak sanaan peker jaan; 3) penyedia menghentikan peker jaan selama 28 (dua puluh delapan) har i dan penghentian in i

tidak ter cantum dalam pr ogr am mutu ser ta tanpa per setujuan Pengaw as Pek er jaan; 4) penyedia ber ada dalam keadaan pailit;

5) penyedia selama M asa SPK gagal memper baik i Cacat M utu dalam jangka w aktu yang ditetapkan oleh PPK;

6) denda keter lambatan pelaksanaan peker jaan ak ibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima per ser atus) dar i har ga SPK dan PPK menilai bahw a Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa peker jaan;

7) Pengaw as Pek er jaan memer intahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan peker jaan, dan per intah ter sebut tidak ditar ik selama 28 (dua puluh delapan) har i;

8) PPK tidak mener bitk an SPP untuk pembayar an tagihan angsur an sesuai dengan yang disepakati sebagaimana ter cantum dalam SPK;

9) penyedia ter bukti melakukan KKN, k ecur angan dan/ atau pemalsuan dalam pr oses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang ber w enang; dan/ atau

10)pengaduan tentang penyimpangan pr osedur , dugaan KKN dan/ atau pelanggar an per saingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang ber w enang.

e) Dalam hal pemutusan SPK dilak ukan kar ena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda; dan/ atau

2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam.

f) Dalam hal pemutusan SPK dilak ukan k ar ena PPK ter libat penyimpangan pr osedur , melakuk an KKN dan/ atau pelanggar an per saingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan, maka PPK dikenakan sanksi ber dasar k an per atur an per undang- undangan.

2 2 . PEM BAYARAN

a) pembayar an pr estasi hasil peker jaan yang disepakati dilakuk an oleh PPK, dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajuk an tagihan diser tai lapor an kemajuan hasil peker jaan;

2) pembayar an dilakukan dengan [sistem bulanan/ sistem ter min/ pembayar an secar a sekaligus]; 3) pembayar an dilakuk an senilai peker jaan yang telah ter pasang, tidak ter masuk bahan/ mater ial

dan per alatan yang ada di lokasi peker jaan;

4) pembayar an har us dipotong denda (apabila ada), pajak dan uang r etensi ;

b) pembayar an ter akhir hanya dilak ukan setelah pek er jaan selesai 100% (ser atus per ser atus) dan Ber ita Acar a penyer ahan peker jaan diter bitkan.

c) PPK dalam kur un w aktu 7 (tujuh) har i ker ja setelah pengajuan per mintaan pembayar an dar i penyedia har us sudah mengajukan sur at per mintaan pembayar an k epada Pejabat Penandatangan Sur at Per intah M embayar (PPSPM ).

d) bila ter dapat k etidaksesuaian dalam per hitungan angsur an, tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayar an. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaik an per hitungan pr estasi sementar a dengan mengesampingkan hal - hal yang sedang menjadi per selisihan.

2 3 . DENDA

Penyedia ber k ew ajiban untuk membayar sanksi f inansial ber upa Denda sebagai akibat w anpr estasi atau cider a janji ter hadap kew ajiban- k ew ajiban penyedia dalam SPK ini. PPK mengenak an Denda dengan memotong angsur an pembayar an pr estasi pek er jaan penyedia. Pembayar an Denda tidak mengur angi

tanggung jaw ab kontr aktual penyedia.

2 4 . PENYELESAIAN PERSELISIHAN

PPK dan penyedia ber kew ajiban untuk ber upaya sungguh- sungguh menyelesaik an secar a damai semua

Dalam dokumen Dok LU Kndaraan OlahHasil APBN (Halaman 60-66)

Dokumen terkait