• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berdasarkan dalil Pemohon sebagaimana pada poin 3 huruf e (Tabel A pada Halaman 12) dimana perolehan suara Pemohon (Paslon

DALAM EKSEPSI:

A. Keterangan Atas Pokok Permohonan

2. Berdasarkan dalil Pemohon sebagaimana pada poin 3 huruf e (Tabel A pada Halaman 12) dimana perolehan suara Pemohon (Paslon

Nomor urut 3 Ir.H. Hafith Syukri dan H.Erizal, ST) dalam tabel itu sebanyak 90.246 (sembilan puluh ribu dua ratus empat puluh enam) sedangkan H.Sukiman dan H.Indra Gunawan (Pasangan Calon Urut 2) memperoleh suara sah sebanyak 92.394 (sembilan puluh dua ribu tiga ratus sembilan puluh empat) yang menurut Pemohon selisih perolehan suara tersebut disebabkan adanya dugaan tidak profesionalnya anggota KPPS dan adanya rekayasa pemalsuan isi dokumen yang dilakukan oleh oknum anggota KPPS atau yang mengaku dirinya sebagai KPPS dalam pengisian ...dst (hal. 14),

Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu menerangkan:

2.1. Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah menerima Surat dari Tim Paslon Nomor urut 3 nomor: 142/TK KRB-HE/K-S/BH/XII/2020 tertanggal 13 Desember 2020 perihal penyampaian dugaan pelanggaran dari Tim Kampanye Koalisi Rakyat Bersatu yang pada intinya menyampaikan dugaan pelanggaran dan permohonan pembatalan rekapitulasi hasil penghitungan suara di Desa Tambusai Utara Kecamatan Tambusai Utara. Surat tersebut, merupakan surat biasa yang tidak dilengkapi dengan bukti-bukti dan dokumen sebagai syarat formil dan materil sebuah laporan. Namun demikian Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah melakukan upaya penelusuran terhadap yang

disampaikan di surat tersebut. Akan tetapi Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu tidak menemukan bukti Dugaan Pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam surat Pemohon untuk membatalkan hasil penghitungan suara di desa Tambusai Utara Kecamatan Tambusai utara. (Bukti PK-03)

2.2. Bahwa terhadap Surat dari Tim Kampanye Koalisi Rakyat Bersatu Nomor: 142/TK KRB-HE/K-S/BH/XII/2020 tertanggal 13 Desember 2020 sebagai mana diterangkan pada poin 2.1 diatas, Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah melakukan penelusuran dengan cara meminta keterangan terhadap 25 orang Pengawas TPS di Desa Tambusai Utara, Ketua PPS Desa Tambusai Utara dan Ketua PPK Kecamatan Tambusai Utara. Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah meminta keterangan kepada Pengawas TPS 009, TPS 010, TPS 011, TPS 013, TPS 014, TPS 015, TPS 016, TPS 017, TPS 018, TPS 019, TPS 020, TPS 021, TPS 022, TPS 023, TPS 024, TPS 025, TPS 026, TPS 027, TPS 028, TPS 029, TPS 030, TPS 031, TPS 032, TPS 033, TPS 034, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tambusai Utara, serta Menager Perusahan PT.Torganda, selanjutnya semua Pengawas TPS, Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS), Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tambusai Utara serta Manager PT.Torganda telah membuat pernyataan yang pada intinya pada 25 TPS yang dilaporkan dalam surat Tim Kampanye Koalisi Rakyat Bersatu diperoleh hasil sebagai berikut: (Bukti PK-4)

2.2.1. Pengawas TPS pada 25 TPS diatas menyatakan bahwa pada tanggal 9 Desember 2020, di 25 TPS tersebut telah dilakukan Pemungutan dan Penghitungan Suara sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan tidak ditemukan adanya mobilisasi pemilih oleh pihak Perusahaan atau pihak manapun untuk memilih calon tertentu pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu, selanjutnya Pengawas TPS menyatakan tidak ditemukan adanya saksi Paslon yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam area

perusahaan jika memiliki identitas dan tujuan jelas, dengan demikian tiga (3) saksi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu hadir pada saat pemungutan suara diperbolehkan untuk menjadi saksi pada TPS-TPS yang disebutkan.( Bukti PK-4

2.2.2. Bahwa selanjutnya Hendri Jamal yang menjabat sebagai Ketua PPS Desa Tambusai Utara membuat pernyataan yang intinya di wilayah Desa Tambusai Utara telah dilakukan Pemungutan dan Penghitungan Suara sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, tidak ada Mobilisasi Pemilih oleh perusahaan atau pihak manapun untuk memilih calon tertentu pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu Tahun 2020, selanjutnya Hendri Jamal juga menyatakan tidak ada saksi yang tidak diperbolehkan masuk oleh pihak perusahaan jika memiliki identitas dan tujuan yang jelas sehingga ketiga saksi pasangan calon hadir di TPS tersebut. Bahwa Hendri Jamal juga menyatakan mengetahui dengan baik proses pemungutan dan penghitungan suara di Desa Tambusai Utara dan memastikan tanda tangan yang tertera di Form Model C.Hasil-KWK adalah Tanda Tangan KPPS sesuai SK. (Bukti PK-5)

2.2.3. Bahwa selanjutnya Sulaiman yang menjabat sebagai Ketua PPK Kecamatan Tambusai Utara menyatakan bahwa pada tanggal 9 Desember 2020, di 25 TPS tersebut telah dilakukan Pemungutan dan Penghitungan Suara sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan tidak ditemukan adanya mobilisasi pemilih oleh pihak perusahaan atau pihak manapun untuk memilih calon tertentu pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2020, selanjutnya Ketua PPK menyatakan tidak ada saksi yang tidak diperbolehkan untuk masuk oleh pihak perusahaan jika memiliki identitas dan tujuan yang jelas sehingga ketiga saksi pasangan

calon hadir di TPS tersebut, bahwa Ketua PPK Kecamatan Tambusai Utara menyatakan mengetahui dengan baik proses pemungutan dan penghitungan suara di Desa Tambusai Utara dan memastikan tanda tangan yang tertera di formulir model C.Hasil-KWK adalah KPPS yang tertera pada SK. (Bukti PK-6) 2.2.4. Bahwa selanjutnya Saudara Aston Sihar Sitorus, yaitu

Manager PT.Torganda menyatakan Perusahaan memang menyediakan kendaraan/angkutan antar jemput kepada pemilih yang tidak mempunyai kendaraan dikarenakan jarak tempuh yang jauh dari tempat tinggal karyawan ke TPS, selanjutnya Sdr Aston Sihar Sitorus menyatakan tidak ada tindakan Perusahaan yang menghalang-halangi saksi masuk ke TPS yang berada di wilayah PT.Torganda perkebunan rantau kasai, bahwa selanjutnya saudara aston memastikan pelaksanaan pencoblosan pada tanggal 9 Desember 2020 berjalan dengan baik dan lancar. (Bukti PK-7)

2.3. Bahwa selanjutnya Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah menerima laporan dari Sdr. Tera Irawan Nst dengan Nomor Laporan: 03/PL/PB/Kab/04.09/XII/2020 tanggal 15 Desember 2020. Terhadap laporan dimaksud Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah melakukan kajian awal dan hasilnya laporan tersebut belum memenuhi syarat formil dan materil untuk ditindak lanjuti. Selanjutnya Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah meminta kepada pelapor (Tera Irawan Nst) untuk melengkapi laporannya melalui surat pemberitahuan kelengkapan laporan dengan nomor surat: 094/K.RI-07/PM.06.02/XII/2020 Tanggal 17 Desember 2020. Sampai batas waktu yang telah ditentukan pelapor tidak menyampaikan kelengkapan laporan tersebut. Sehingga terhadap laporan pelapor tersebut tidak terpenuhi syarat formil dan materil sehingga berdasarkan Pleno Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu, laporan Sdr. Tera Irawan Nst dihentikan. (Bukti PK-08)

2.4. Bahwa Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu menerima Audiensi dari Aliansi Adat Melayu Kabupaten Rokan Hulu. Hadir pada saat itu Laksamana Heri Ketua Aliansi Masyarakat Adat, Ketua Lima Luhak Kabupaten Rokan Hulu, Ketua Forum Anak kemanakan Kabupaten Rokan Hulu, dan Alirman Ketua Hulubalang Kabupaten Rokan Hulu pada tanggal 15 Desember 2020 yang pada intinya meminta kepada Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu agar menyikapi kejadian-kejadian yang terjadi di Kecamatan Tambusai Utara sebagaimana surat yang mereka sampaikan pada pertemuan tersebut. Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah menjawab surat tersebut melalui surat Nomor: 091/K.RI-07/HK.01.00/XII/2020. Pada tanggal 18 Desember 2020 perihal Jawaban Laporan dugaan pelanggaran kecurangan pemungutan suara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu Tahun 2020. (Bukti PK-9)

2.5. Bahwa selanjutnya Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah menerima laporan dari Sdr. Afrizen dengan nomor laporan: 04/PL/PB/Kab/04.09/XII/2020 tertanggal 22 Desember 2020 yang pada inti mempersoalkan tidak ditemukannya TPS 19 di Afdeling 10 berdasarkan alamat TPS yang dikeluarkan oleh KPU Kabupaten Rokan Hulu, selanjutnya terhadap Laporan tersebut Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu telah melakukan kajian awal, dan hasilnya laporan tersebut belum memenuhi syarat formil dan materil. Selanjutnya Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu meminta kepada pelapor untuk melengkapi dokumen laporannya melalui surat Nomor: 099/K.RI-07/PM.06.02/XII/2020 tanggal 24 Desember 2020, sampai batas waktu yang telah ditentukan Pelapor tidak dapat melengkapi kelengkapan dokumen laporan. Bawaslu Kabupaten Rokan Hulu melakukan pleno terhadap laporan tersebut dan hasilnya tidak dapat diterima karena tidak memenuhi ketentuan syarat formil dan materil sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat (2) dan (5) Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2020 tentang Penanganan

Pelanggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. (Bukti PK-10)

3. Bahwa berdasarkan dalil Pemohon sebagaimana disebutkan pada