• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kompetensi Dasar

3.8 Memahami makna doa spontan dalam doa pribadi dan doa bersama 4.8 Berdoa secara spontan dalam doa pribadi dan doa bersama

Indikator

Peserta didik dapat

1. Menceritakan pesan Yesus dalam Mat 18:19-20.

2. Mengungkapkan doa spontan dalam berbagai kesempatan doa bersama.

Bahan Kajian

1. Pesan Yesus mengenai doa 2. Tata Cara Ibadat Sabda

Sumber Belajar

1. Madah Bakti 2. Puji Syukur

3. Kitab Suci Mat 18:19-20

4. Komkat KWI. Menjadi Sahabat Yesus. Pendidikan Agama Katolik untuk SD kelas IV. Yogyakarta: Kanisius, 2010

Metode

1. Praktik ibadat 2. Tanya jawab 3. Penjelasan

Sarana

Perlengkapan ibadat dan teks ibadat

Waktu

Pemikiran Dasar

Hakekat Gereja adalah persekutuan. Hal ini didasarkan pada Sabda Yesus :“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah- tengah mereka” (Mat 18:20). Oleh karena itu, Gereja Katolik menekankan pentingnya kebersamaan sebagai umat beriman Katolik. Gereja memang terdiri pribadi-pribadi yang beriman kepada Kristus, tetapi Gereja bukanlah orang perorangan.Gereja merupakan paguyuban atau persekutuan.

Kebersamaan serta persekutuan umat beriman, akan semakin Nampak di dalam kegiatan bersama, khususnya di dalam kegiatan doa bersama atau doa bersama.

Doa bersama sebagai ungkapan iman seluruh anggota Gereja di antaranya: Perayaan ekaristi, ibadat lingkungan, doa bergilir dari rumah ke rumah, doa dengan ujud khusus, doa novena, ziarah, pendalaman iman atau pendalaman kitab suci, dan sebagainya.

Dengan doa bersama, setiap pribadi diteguhkan dan rasa kebersamaan dieratkan. Ungkapan iman kepada Allah yang mencintai Gereja terasa lebih nampak melalui doa bersama. Dengan doa bersama, kesatuan sebagai putra-putri Allah ditampakkan; dan keakraban antar pribadi sebagai anggota Gereja semakin dikuatkan.

Melalui pelajaran ini, peserta didik diajak untuk mengerti makna doa bersama sebagai ungkapan iman Gereja, sehingga terpanggil untuk membiasakan diri mengikuti dan terlibat di dalam kegiatan doa bersama.

Kegiatan Pembelajaran

Langkah 1

Melakukan Ibadat bersama

Pada ibadat ini, semua peserta didik diberi kesempatan untuk melibatkan diri sebagai petugas, misalnya: petugas yang mempersiapkan tempat serta sarana ibadat, petugas lector, petugas doa umat, dirigen dan kelompok paduan suara. Sebaiknya semua petugas dipersiapkan terlebih dahulu.

1. Ritus Pembuka

Lagu pembuka: ”TUHAN KAU SATUKAN KAMI”

Tuhan, Kau satukan kami dalam perjamuanMu Dengan makan roti ini kami pun bersaudaralah.

Pesta Kau selenggarakan, Kau sebarkan Undangan Yang serta dalam perjamuan akan hidup kekal Bagai yang Engkau janjikan pada rasul-rasulMu Dan kami percaya tulus hati Dikau tak ingkar janji Tuhan, Kau satukan kami dalam perjamuanMu Dengan makan roti ini kami pun Bersaudaralah Kala Kau serahkan roti pada para muridMu Engkau nyatakan penuh cinta Trimalah hidupku Itulah tanda cintaMu bagi kami umatMu

Kini kami satu dengan Dikau, Dikau tak ingkar janji (sumber, Puji Syukur no. 428, KWI, 1992)

Tanda Salib

P : Dalam Nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus U : Amin

Salam

P : Kasih karunia, dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Tuhan kita Yesus Kristus, selalu beserta kita.

U : Sekarang dan selama-lamanya.

Kata Pengantar

Spontan oleh guru

Pernyataan Tobat

P : Saya mengaku kepada Allah Yang Maha Kuasa dan kepada saudara sekalian bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan perkataan dengan perbuatan dan kelalaian, saya berdosa, saya berdosa saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon, kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus, dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhanh kita. P : Semoga Allah Yang Maha Kuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan

menghantar Kita kehidupan yang kekal. U : Amin.

Tuhan Kasihanilah Kami

P : Tuhan kasihanilah kami. U : Tuhan Kasihanilah kami.

P : Kristus kasihanilah Kami. U : Kristus Kasihanilah Kami. P : Tuhan Kasihanilah Kami. U : Tuhan Kasihanilah Kami.

Doa Pembuka

Marilah Kita bersatu dalam Doa (didoakan bersama)

Allah Bapa kami, pada hari ini kami anak-anakMu berkumpul,

Untuk mendengarkan SabdaMu.

Semoga SabdaMu yang kami terima pada hari ini,

Mendorong kami untuk rajin berdoa,

Baik secara pribadi maupun secara bersama,

Di rumah, di lingkungan ataupun di Gereja.

Dengan demikian, kami selalu dekat denganMu.

Demi Kristus Tuhan dan pengantara Kami.

Amin

2. Liturgi Sabda Bacaan I

Teks kitab suci yang dipilih disesuaikan dengan tema “doa” misalnya: (Kis 2:42, 46)

Cara Hidup Jemaat Perdana

(Kis 2: 42 dan 46)

Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati.

Bait Pengantar Injil

P : semoga Tuhan beserta kita U : sekarang dan selama-lamanya

Bacaan Injil

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Mateus 7:7-11

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.

Doa Umat

Teks doa umat dapat dipersiapkan sebelumnya untuk didaraskan oleh petugas yang telah ditunjuk atau didoakan secara spontan oleh petugas yang telah ditunjuk sebelumnya.

P : Marilah kita menyatukan segala doa dan permohonan, serta persembahan kita dengan doa yang diajarkan oleh Tuhan Kita Yesus Kristus

P : Bapa Kami (bersama-sama) U : Amin

Doa Penutup

P. Ya Bapa yang Maha Kudus, kami bersyukur atas SabdaMu yang kami dengar

hari ini. Semoga SabdaMu meneguhkan kami untuk semakin bertumbuh dalam

kehidupan doa. Dengan perantaran Kristus,Tuhan kami

3. Ritus Penutup

Berkat Penutup

P : Marilah kita mohon berkat dari Tuhan

P : Semoga Tuhan beserta kita.

U : Sekarang dan selama-lamanya

P : Semoga kita semua yang hadir saat ini, orang-orangyang kita doakan, pelajaran

kita selalu diberkati oleh Allah Bapa Yang Maha Kuasa, Dalam Nama Bapa dan

Putera dan Roh Kudus.

P : Ibadat sabda kita telah selesai.

U : Syukur kepada Allah

Langkah 2

Mendalami pengalaman ibadat bersama

Untuk mendalami pengalaman ibadat bersama, guru dapat menyampaikan beberapa pertanyaan pengarah, misalnya seperti berikut.

1. Sebutkan urutan ibadat yang telah kita laksanakan? 2. Doa-doa apa saja yang kita sampaikan melalui ibadat tadi? 3. Teks kitab suci tentang apa yang kita dengar dalam ibadat tadi? 4. Apa lagu yang kita nyanyikan pada ibadat tersebut?

5. Petugas apa saja yang terlibat di dalam ibadat?

6. Bagaimana perasaan para petugas ketika melaksanakan tugasnya? 7. Apa yang dapat kita pelajari dari ibadat bersama?

Penjelasan/peneguhan Guru

• Urutan ibadat sabda terdiri dari 3 bagian yaitu ritus pembuka, liturgy sabda dan ritus penutup. Ritus pembuka terdiri dari tanda salib, salam, pengantar, pernyataan tobat, Tuhan kasihanilah kami dan doa pembukaan. Liturgi sabda terdiri dari Bacaan pertama, Bait Pengantar Injil, Bacaan Injil, Renungan, doa umat dan Doa Bapa Kami. Sedangkan ritus penutup terdiri dari doa penutup dan mohon berkat Tuhan.

• Doa yang kita sampaikan yaitu doa pembukaan, doa umat, doa Bapa Kami dan doa penutup.

• Teks kitab suci yang kita dengar yaitu Kis 2:42 dan 46, serta Mat 7 : 7-11.

• Nyanyian yang kita nyanyikan berjudul “Tuhan Kau Satukan Kami”

• Petugas yang terlibat di dalam ibadat, yaitu pemimpin, lector, dirigen, paduan suara,

petugas doa umat, petugas yang mempersiapkan sarana/ perlengkapan ibadat.

Membuat Releksi

Yesus selalu hadir di tengah-tengah kumpulan umat beriman yang berdoa di dalam namaNya. Doa bersama akan dikabulkan oleh Bapa, yaitu doa yang disampaikan kepada Tuhan atas dasar kebutuhan bersama dan diamini secara bersama pula. Kita sebaiknya memiliki kebiasaan untuk berdoa bersama, baik di dalam keluarga, lingkungan, sekolah, dan melalui Perayaan Ekaristi atau doa-doa lain di gereja. Apakah aku senang mengikuti doa di lingkungan atau doa bersama? Apakah aku senang berdoa bersama keluarga di rumah?

Penutup

Doa

Ya Allah, syukur kami haturkan kepadaMu yang telah mengajarkan kepada kami untuk doa bersama. Engkau berjanji akan mengabulkan doa yang diucapkan bersama di dalam Nama PuteraMu. Ajarilah kami untuk mampu memiliki kebiasaan doa bersama, baik bersama keluarga, di lingkungan, di sekolah, maupun di dalam GerejaMu. Semoga dengan doa bersama, iman kami semakin bertumbuh dan kebersamaan kami semakin akrab dan penuh persaudaraan sebagai keluarga besar di dalam namaMu. Amin.

Penilaian

Tugas

Peserta didik diminta menjadi petugas dalam doa bersama di lingkungan dan membuat laporan