• Tidak ada hasil yang ditemukan

Garis Kemitraan Sekretariat

3. Biaya Operasional

 sumber keuangan diperoleh dari biaya administrasi dan opersional alokasi dana PNPM Mandiri Perkotaan

 Besarnya : 1) RP 5 juta untuk pagu BLM 150 juta 2) RP 7,5 juta untuk pagu BLM 200 jt 3) Rp 10 juta untuk pagu BLM 350 jt

 Pencairan dilakukan bertahap (dihitung dari seluruh kegiatan yang telah disetujui BKM/LKM)

 Sumber lain : dibiayai dari keuntungan hasil usaha unit – unit pengelola yang besarnya harus disepakati dalam rapat anggota BKM/LKM dan kemampuan keuangan yang ada

PNPM MANDIRI | PERKOT AAN

Bahan Bacaan | Pelatihan KSM Ekonomi Tahun 2 & 3146 146Bahan Bacaan | Pelatihan Dasar BKM/LKM

Kis i-Ki si T ingk at Pe rk em bangan Org an is as i B KM /L KM

BIDANG / SUMBERDAYA ORGANISASI ASPEK TAHAP PERKEMBANGAN BKM/LKM KISI-KISI AWALBERDAYA MANDIRI MENUJU MADANI STATUTA ORGANISASI

Visi-Misi

Visi-Misi, sebagaimana tertulis dalam AD/ART BKM, disusun oleh panitia pembangunan BKM Visi-Misi dipahami oleh anggota BKM/UP sebagai cita-cita BKM ke depan menyangkut perubahan sosial yang diinginkan.

Visi-Misi menjadi acuan dalam penyusunan program dan kegiatan BKM.

Visi-Misi BKM dipahami oleh masyarakat dan dijadikan cita-cita bersama menyangkut perubahan sosial yang diinginkan.

Hal yang hendak diukur dari indikator ini adalah (1) pem pelaku mengenai visi misi; d apakah visi misi menjadi ac penyusunan program. Visi mi bukanlah rangkaian kata-kat hanya terdapat di AD/ART B misi sesungguhnya menunju untuk apa BKM itu ada. Seb cita bersama, visi misi BKM har dipahami oleh semua pihak berkepentingan terhadap BKM Secara konkrit, visi misi mest menjadi acuan dalam penyu program. Struktur Organisasi

Struktur organisasi BKM mengikuti kerangka PNPM Struktur dan tupoksi organisasi BKM dipahami dan mampu dijalankan oleh anggota BKM/UP BKM mampu mengkaji ulang struktur organisasi sesuai kebutuhan kerja penanggulangan kemiskinan di daerahnya Struktur organisasi BKM ditetapkan oleh BKM/UP, KSM, masyarakat, pemerintah lokal dan kelompok peduli lainnya sesuai kebutuhan

Hal yang hendak diukur ada apakah pelaku memahami s dan tupoksi BKM; (2) kemampua mengkaji struktur terhadap kebutuhan kerja organisasi. Struktur organisasi mestinya mengikuti kebutuhan kerja organisasi. Seiring perkemb peran BKM, BKM dapat memutu struktur organisasi seperti ap kerja optimal. Sebagai organi masyarakat warga, perubah hal fundamental seperti stru organisasi seharusnya diputu

PNPM MANDIRI | PERKOT AAN

Bahan Bacaan | Pelatihan KSM Ekonomi Tahun 2 & 3147 Bahan Bacaan | Pelatihan Dasar BKM/LKM147

bersama seluruh pihak yang berkepentingan terhadap BKM KEPEMIMPINA N

Legitimasi Pemilihan Anggota BKM Pemilihan dilakukan sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh PNPM dan diikuti sedikitnya 30% penduduk dewasa Pemilihan dilakukan sesuai mekanisme yang diadopsi dari PNPM, tepat waktu dan diikuti sedikitnya 50% penduduk dewasa Pemilihan dilakukan sesuai mekanisme yang diadopsi dari PNPM, tepat waktu dan diikuti sedikitnya 70% penduduk dewasa

Pemilihan dilakukan sesuai mekanisme yang disepakati bersama BKM/UP, KSM, masyarakat, pemerintah lokal dan kelompok peduli lainnya, tepat waktu dan diikuti sedikitnya 90% penduduk dewasa

Kata kunci dari indikator ini a legitimasi. Semakin banyak penduduk yang ikut memberik suara dalam pemilihan angg BKM, akan membuat BKM semak mengakar di masyarakat. Pengambila n Keputusan

Semua keputusan berdasarkan arahan dari PNPM Ada konsultasi antara BKM dan PNPM Ada konsultasi antara BKM/UP kepada KSM dan masyarakat Keputusan berdasarkan musyawarah BKM, KSM, masyarakat dan pemerintah kelurahan

Hal yang hendak diukur adala kemandirian dalam pengam keputusan, lepas dari ‘bayan bayang’ PNPM; (2) kemampua menyerap aspirasi dari masya Perempuan dlm Pengambila n Keputusan

Tidak terdapat perempuan dalam keanggotaan BKM atau hanya sekedar tercantum namanya Anggota BKM perempuan hadir dalam rapat-rapat pengambilan keputusan meskipun suaranya seringkali masih diabaikan Seluruh anggota BKM memiliki penghargaan yang sama terhadap setiap pendapat yang muncul baik dari anggota laki-laki maupun perempuan.

Semua orang, laki- laki atau perempuan, anggota BKM/UP, KSM, masyarakat, aparat pemerintahan, dsb., berhak mengemukakan pendapat dalam musyawarah BKM.

Kata kunci dari indikator ini a kesetaraan peran laki-laki dan perempuan. Mekanisme Minta Usulan Masyarakat

Tidak ada Ada mekanisme tetapi tidak digunakan Ada mekanisme dan digunakan untuk mendapatkan masukan Tersedia berbagai mekanisme yang disepakati bersama dengan masyarakat

Hal yang hendak diukur adala kemampuan BKM menggali a dari masyarakat. Partisipasi Anggota BKM

Hanya beberapa anggota BKM Lebih dari separuh anggota BKM ikut dalam pengelolaan Hampir seluruh anggota BKM aktif mengelola Seluruh anggota BKM aktif mengelola BKM Kata kunci dari indikator ini a keaktifan anggota BKM menge organisasi, sesuai kapasitas

PNPM MANDIRI | PERKOT AAN

Bahan Bacaan | Pelatihan KSM Ekonomi Tahun 2 & 3148 148Bahan Bacaan | Pelatihan Dasar BKM/LKM

yang meluangkan waktu ikut dalam pengelolaan BKM

BKM dan menunjukkan kapasitas kepemimpinannya BKM sesuai pembagian tugas yang disepakati sesuai kapasitas, minat dan pembagian tugas yang disepakati.

pembagian tugas yang disep Pertemuan BKM

Pertemuan dilakukan hanya ketika ada kebutuhan pelaksanaan program Pertemuan rutin terjadual meski tidak selalu terealisasi

Pertemuan rutin dilakukan dan dihadiri oleh hampir seluruh anggota BKM, hasilnya dituangkan dalam risalah pertemuan Pertemuan rutin dilakukan sesuai jadual dan melibatkan masyarakat, hasilnya dituangkan dalam risalah pertemuan.

Hal yang hendak diukur adala keaktifan BKM. Organisasi yang dapat diukur dari kemampuan mengelola pertemuan. Apalagi B saat ini berbentuk kepemim kolektif, dimana keputusan semestinya diambil dalam pertemuan. SISTEM MANAJEMEN

Perencanaa n Hanya menjalankan aktivitas- aktivitas yang direncanakan oleh PNPM BKM memiliki rencana kerja meski belum sistematis

BKM & UP memiliki rencana kerja yang disusun berdasarkan PJM dan Renta Pronangkis.

BKM & UP memiliki rencana kerja yang disusun dgn melibatkan masyarakat berdasarkan PJM dan Renta Pronangkis.

Kata kunci dari indikator ini a (1) kemampuan merencana; ( konsistensi perencanaan BKM thd rencana masyarakat (PJM Renta Pronangkis). Menurut a manajemen, 70% keberhasi program ditentukan oleh perencanaannya. Bekerja ta rencana yang jelas akan sulit mengukur apakah berhasil at gagal. Dalam penyusunan pr kerja BKM/UP harus merujuk p PJM dan Renta Pronangkis. Monitoring Evaluasi

Dilakukan atas permintaan PNPM dan sesuai format PNPM

Mulai mengembangkan monev atas kebutuhan sendiri dengan menggunakan metode dan format sendiri, diluar yang ditetapkan oleh PNPM Mulai mengembangkan monev partisipatif atas semua kegiatan yang dilakukan.

Perencanaan monev terintegrasi dalam perencanaan program, dilakukan terencana dan rutin serta partisipatif.

Hal yang hendak diukur adala kemampuan BKM melakukan monitoring evaluasi secara partisipatif terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan. Mon tidak dilakukan untuk mencar kesalahan, tetapi untuk men pembelajaran baik dari keber maupun kegagalan. Kalau b mengapa berhasil dan kalau mengapa gagal. DokumentasTidak memilikiDilakukan tetapiDilakukan secaraDokumentasi Hal yang hendak diukur adala

PNPM MANDIRI | PERKOT AAN

Bahan Bacaan | Pelatihan KSM Ekonomi Tahun 2 & 3149 Bahan Bacaan | Pelatihan Dasar BKM/LKM149 i Informasisistem dokumentasi informasi

tidak sistematiksistematik dan mudah diaksesdilakukan sistematik, mudah diakses dan uptodate.

kemampuan BKM mendokumentasikan inform seperti arsip, hasil-hasil keg hasil evaluasi, dsb. Penanganan Pengaduan Masyarakat (PPM)

Mekanisme PPM yang dirancang PNPM dipahami oleh anggota BKM

Mekanisme PPM diketahui dan digunakan oleh BKM/UP, masyarakat, pemerintah dan pihak lain untuk menyelesaikan masalah terkait program.

Minimal 90% pengaduan yang diterima BKM dapat diselesaikan

BKM telah memiliki mekanisme mandiri untuk menyelesaikan setiap masalah, ditandai dengan media pengaduan yang efektif, sistem dokumentasi yang up-date serta respon atas pengaduan yang efektif

Kata kunci dari indikator ini a penanganan pengaduan masyarakat. PNPM mengembangkan mekanisme yang diharapkan dapat dija pembelajaran bagi BKM unt mengembangkan kemampu menangani masalah dan menyelesaikan konflik. Penerima Manfaat Kegiatan/ Program

Minimal 50% rumah tangga miskin (RTM) di desa/kelurahan tersebut telah menjadi penerima manfaat kegiatan, sebagaimana terdapat dalam data pemetaan swadaya Minimal 70% RTM di desa/kelurahan tersebut telah menjadi penerima manfaat kegiatan, sebagaimana terdapat dalam data pemetaan swadaya.

Minimal 90% RTM di desa/kelurahan tersebut telah menjadi penerima manfaat kegiatan, sebagaimana terdapat dalam data pemetaan swadaya 100% RTM di desa/kelurahan tersebut telah menjadi penerima manfaat kegiatan, sebagaimana terdapat dalam data pemetaan swadaya.

Kata kunci dari indikator ini a legitimasi. Selalu ingat, BKM untuk penanggulangan kem SUMBERDAYA KEUANGANSumber pendanaan

PNPM menjadi satu-satunya sumber dana

Sumber dana berasal dari PNPM dan sumber lain (masyarakat, pemerintah daerah, swasta, dsb) Sumber dana darI PNPM lebih kecil dibandingkan dengan sumber lain (masyarakat, pemerintah daerah, swasta, dsb) Sumberdana berasal dari masyarakat, pemerintah daerah, swasta, dsb.

Kata kunci dari indikator ini a kemandirian pendanaan, le dana PNPM untuk selanjutn menggali dana dari masyara pemerintah daerah, swasta pihak peduli lainnya. RencanaMengikuti Mampu menyusun MampuMampu menyusun Hal yang hendak diukur ada

PNPM MANDIRI | PERKOT AAN

Bahan Bacaan | Pelatihan KSM Ekonomi Tahun 2 & 3150 150Bahan Bacaan | Pelatihan Dasar BKM/LKM

Keuangan kerangka PNPMperkiraan kebutuhan keuangan untuk menjalankan 1-2 kegiatan.

menyusun perkiraan kebutuhan keuangan untuk menjalankan kegiatan 1 tahun ke depan serta rencana sumberdaya perkiraan kebutuhan keuangan, serta strategi dan metode pengumpulan dana untuk memenuhi visi-misi program 3 tahun ke depan

kemampuan BKM menyusun rencana keuangan seiring penyusunan rencana program Laporan Keuangan

Disusun sesuai standar PNPM, meski seringkali tidak lengkap dan tidak tepat waktu Disusun sesuai standar PNPM, semua bukti pemasukan dan pengeluaran ada dan tercatat, tersedia tepat waktu.

Dilakukan audit independen terhadap laporan keuangan.

Hasil audit independen terhadap laporan keuangan menunjukkan tidak ditemukan penyalahgunaan keuangan atau kesalahan dalam pengelolaan keuangan.

Kata kuncinya adalah akunt pengelolaan keuangan. Pertanggung jawaban

Lebih disiapkan untuk pelaporan kepada PNPM, memberitahuka n laporan keuangan kepada masyarakat hanya jika ditanya Mengumumkan laporan keuangan secara terbuka kepada masyarakat.

Laporan keuangan dan hasil audit diumumkan secara terbuka kepada masyarakat.

Terdapat forum bersama masyarakat, pemerintah, dsb., untuk pertanggungjawaba n keuangan dan hasil audit

Kata kunci indikator ini adala akuntabilitas dan transparan SUMBERDAYA MANUSIAPengemban gan kapasitas

Hanya mengakses menu pengembangan kapasitas yang tersedia dalam PNPM Muncul kebutuhan- kebutuhan pengembangan kapasitas untuk menjawab tantangan kegiatan yang semakin meningkat, meski Mampu mengidentifikasi dan menyusun rencana pengembangan kapasitas sendiri, serta memiliki akses Rencana pengembangan kapasitas disusun secara sistematis, bersama-sama perencanaan program, dan memiliki akses Hal yang ingin diukur adalah kemampuan BKM mengident kebutuhan pengembangan kapasitas dirinya (anggota BKM relawan), menyusun rencana pengembangan kapasitas se mencari sumber-sumber pengembangan kapasitas.

PNPM MANDIRI | PERKOT AAN

Bahan Bacaan | Pelatihan KSM Ekonomi Tahun 2 & 3151 Bahan Bacaan | Pelatihan Dasar BKM/LKM151 belum mampu mengakses sumberdaya lain di luar PNPM

pengembang kapasitas selain PNPM kepada berbagai pengembang kapasitas

Pengembangan kapasitas in ditujukan agar pelaku dapat menjalankan berbagai program y telah direncanakan. Kaderisasi

Tidak memiliki agenda kaderisasi Telah mulai melakukan kaderisasi namun belum memiliki sistem BKM menetapkan sistem dan mekanisme kaderisasi Makanisme kaderisasi berjalan efektif

Kata kunci indikator ini adala kaderisasi kepemimpinan. Kaderisasi ini tidak hanya soal pemilihan anggota BKM setiap tahun sekali. Lebih besar dar BKM terus memproduksi orang orang yang berperan sebaga perubahan sosial di wilayahn Dengan kata lain, anggota BKM mereplikasi dirinya (memperb orang seperti dirinya). HUBUNGAN EKSTERNAL

KSM

Komunikasi BKM-KSM terbatas pada pertanggungjaw aban penggunaan BLM Komunikasi BKM- KSM meliputi berbagai masalah dan perkembangan KSM

BKM-KSM membangun komunikasi timbal balik mendiskusikan berbagai masalah dan perkembangan KSM dan BKM BKM dan KSM mengembangkan komunikasi multi arah untuk membicarakan masalah masyarakat

Kata kunci dari hubungan ek adalah komunikasi. Komunikas tidak serta merta terjadi kalau diciptakan. Keberhasilan pengentasan kemiskinan sang ditentukan kemampuan pendampingan BKM terhadap Masyarakat

Komunikasi BKM- masyarakat bersifat satu arah (sosialisasi) BKM mengembangkan mekanisme untuk menarik masukan dari masyarakat terhadap perkembangan BKM BKM mengembangkan media warga untuk membangun komunikasi timbal balik BKM dan masyarakat BKM dan masyarakat mengembangkan komunikasi multi arah untuk membicarakan masalah masyarakat

Kata kunci dari indikator ini a organisasi masyarakat warga. merupakan organisasi masya warga, organisasi yang hidup oleh dan untuk masyarakat. Masyarakat merupakan pem mandat keberadaan BKM. Kar hubungan antara pemberi m yang dimandati tidak boleh put Selain itu bagi BKM, masyara merupakan sumberdaya tak terbatas. Pemerintah Sosialisasi untuk apa dan apa yang akan

BKM menjadi agen komunikasi antara pemerintah dan Ada koordinasi untuk menyelesaikan Ada program bersama untuk menyelesaikan Kata kunci dari indikator ini a pengakuan. BKM dan pemer harus bekerjasama menangg

PNPM MANDIRI | PERKOT AAN

Bahan Bacaan | Pelatihan KSM Ekonomi Tahun 2 & 3152 152Bahan Bacaan | Pelatihan Dasar BKM/LKM

dilakukan BKMmasyarakat untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan di desa/kelurahan persoalan kemiskinan di desa/kelurahan persoalan kemiskinan di desa/kelurahan

kemiskinan di wilayahnya. Organisasi non- pemerintah

Tidak ada komunikasi Komunikasi tentang kegiatan yang dilakukan masing- masing.

Kesepakatan kerjasama jangka panjang untuk menanggulangi kemiskinan Ada program bersama di wilayah BKM

Kata kunci dari indikator in kesamaan tujuan dan sum BKM harus mendorong pihak non pemerintah seperti LSM swasta, perguruan tinggi unt bersama-sama menanggula kemiskinan.

Bahan Bacaan | Pelatihan Dasar BKM/LKMBahan Bacaan | Pelatihan Dasar BKM/LKM153153