• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.9. Biaya Pemasaran

Dalam pemasaran beras biaya –biaya yang dikeluarkan mulai dari petani samapi konsumen meliputi :

a. Biaya Pengepakan

b. Biaya Restribusi

Besar kecilnya biaya – biaya pemasaran untuk komoditi tergantung dari besar kecilnya kegiatan lembaga – lembaga pemasaran dan jumlah fasilitas yang diperlukan untuk proses pengarakan – pengerakan barang tersebut mulai dari petani sampai tangan konsumen.

Tabel 7

Biaya Pemasaran Beras di Desa Ujong Sikuneng Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya.

No Uraian Biaya Pemasaran

1 Petani Rp. 200,-/Kg

2 Pedagang Pengumpul Rp. 430,-/kg

3 Pedagang Besar Rp. 1.000,-/kg

4 Pedagang Pengecer Rp. 1.350,-/kg

Sumber : Data Primer diolah (2015)

Biaya pemasaran yang di keluarkan Pedagang pengumpul biaya yang

dikeluarkan sebesar Rp 430,-/kg. pada Pedagang besar dikeluarkan biayanya

sebesar Rp. 1.000,-/kg pada Pedagang pengecer biaya pemasaran yang

dikeluarkan adalah sebesar Rp. 1.350,-/kg.

4.10. Margin Pemasaran

Margin pemasaran adalah selisih antara harga yang diterima produsen

dengan harga yang dikerjakan konsumen. Analisis margin pemasaran

menyangkut biaya – biaya yang dikeluarkan oleh lembaga yang terlibat dalam sistem pemasaran beras dalam proses penyampai dari produsen ke konsumen dan

34

Tabel 8

Margin Pemasaran beras di Desa Ujong Sikuneng Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya.

Uraian Harga Tingkat Konsumen

Harga Produsen Margin Pemasaran

Pedagang pengumpul Rp. 9.000,-/kg Rp.8.000,-/kg Rp.1.000,-/kg

Pedagang Besar Rp. 10.000,-/kg Rp. 9.000,-/kg Rp.1.000,-/kg

Pedagang Pegecer Rp. 12.000,-/kg Rp. 10.000,-/kg Rp.2.000,-/kg

Total Rp.4.000,-/kg

Sumber: Data Primer diolah (2015)

Dari tabel diatas diketahui bahwa harga beras ditingkat konsumen

pedagang pengumpul sebesar Rp 9.000,-/kg sedangkan harga beras tingkat

produsen Rp 8.000,-/kg dengan demikian marjin pemasaran pada petani menjual

ke pedagang pengumpul adalah:

Mji = Pr- Pf

= Rp. 9.000 – Rp 8.000,- = Rp. 1.000,-

Dari hasil analisis diatas diketahui bahwa jumlah margin pemasaran pedagang

pengumpul yang menjual beras untuk lebih jelas dapat dilhat pada tabel 8.

Selanjutnya diketahui bahwa harga beras ditingkat konsumen pedagang

besar adalah Rp. 10.000,-/kg sedangkan harga beras ditingkat produsen Rp

9.000,-/kg dengan demikian marjin pemasaran pada pedagang pengumpul menjual ke

pedagang besar adalah:

Mji = Pr - Pf

= 10.000 – 9.000 = 1.000,-

Dari hasil analisis diatas dapat diketahui bahwa jumlah margin pemasaran

pedagang besar sebesar Rp 1.000,-/kg

Selanjunya diketahui bahwa harga beras di tingkat konsumen pedagang

pegecer adalah sebasar Rp. 12.000,-/kg sedangkan harga beras ditingkat produsen

Rp. 10.000,-/kg dengan demikian margin pemasaran pada pedagang pengecer

yang menjual kepada konsumen adalah :

Mji = pr – pf

= 12.000 – 10.000 = 2.000,-

Dari analisis margin diatas dapat diketahui bahwa jumlah margin

pemasaran pedagang pengecer sebesar Rp 2.000,- untuk lebih jelas tentang marjin

pemasaran pedagang pengecer yang menjual beras ke konsumen.

Selanjutnya untuk mengetahui total marjin pemasaran beras keeseluruhan

di Desa Ujong Sikuneng Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya dapat dilihat

pada tabel berikut ini :

Tabel 9

Margin Pemasaran Beras di Desa Ujong Sikuneng Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya Tahun 2015

No Uraian Marjin Pemasaran

1 Pedagang Pengumpul Rp. 1.000,-/kg

2 Pedagang Besar Rp. 1.000,-/kg

3 Pedagang Pegecer Rp. 2.000,-/kg

Total Marjin Pemasaran Rp. 4.000,-/kg

Sumber: Data Primer diolah (2015)

Berdasarkan tabel 9 diketahui bahwa margin pemasaran pada pedagang

36

besar sebesar Rp 1.000,- dan marjin pemasaran pada pedagang pengecer adalah

Rp 2.000,- dengan demikan marjin total keseluruhan adalah:

Mj = ƩMji……….(3)

= Rp 1.000 +Rp 1.000 + Rp 2.000

= Rp.4.000,-

Dari hasil pencarian margin pemasaran dapat diketahui bahwa margin

pemasaran total adalah sebasar Rp. 4.000,- .Dari tiga hasil marjin pemasaran

tersebut dapat kita lihat bahwa margin pemasaran total yaitu pedagang pengumpul

yang menjual berasnya ke konsumen.

4.11. Share Margin

Share Margin digunakan untuk menghitung besarnya bagian yang diterima

oleh masing -masing lembaga pemasaran. Dimana bila bagian yang diterima oleh

produser < 50 % maka pemasaran dikatakan efisien, dan bila bagian yang diterima

oleh produsen > 50 % berarti pemasaran dikatakan belum efisien. Untuk lebih

jelas tentang Share Margin pamasaran pada lembaga pemasaran beras di Desa

Ujong Sikuneng Kecamatan Kuala dapat dilahat pada tabel berikut ini;

Tabel 10

Share Margin Pemasaran Beras di Desa Ujong Sikuneng Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya

Uraian Petani Pedagang Pengumpul Pedagang Besar Pedagang Pengecer Harga Beli - Rp. 8.000,- Rp. 9.000,- Rp. 10.000,- Harga Jual Rp. 8.000,- Rp. 9.000,- Rp. 10.000,- Rp. 12.000,- Total Margin Rp .8.000,- Rp. 1.000,- Rp. 1.000,- Rp. 2.000,- Share Margin 50 % 11.1 % 16,6 % 16,6 %

Berdasarkan tabel 10 diketahui bahwa harga beras dari petani ke

pedagang pengumpul adalah sebesar Rp. 8.000,-/kg dengan demikian Share

Margin pada lembaga pemasaran petani adalah :

Pf SM = x 100 % Pr 8.000 SM = x 100 % 12.000 = 66,6 %

Hasil Share Margin pemasaran dapat diketahui bahwa besar Share

Margin pada petani adalah sebesar 66 persen dengan demikian bagian yang

diterima oleh produsen (petani) >50% maka pamasaran dikatakan efisien.

Selanjutnya harga beli beras ke pedagang pengumpul adalah sebesar

Rp.8.000,-/kg sedangkan harga jual beras ke pedagang besar adalah Rp.

9.000,-/kg total margin sebesar Rp.1.000,-9.000,-/kg dengan demikian Share Margin

pemasaran pedagang pengumpul adalah

Pf SM = x 100 % Pr 1.000 SM = x 100 % 12.000 = 8,3 %

Hasil Share Margin pemasaran dapat diketahui bahwa besar Share

38

bagian yang diterima oleh produser (pedagang pengumpul) >50% maka

pamasaran dikatakan efisien. untuk lebih jelas dapat dilihat pada pada tabel 9.

Selanjutnya harga beli beras ke pedagang besar adalah sebesar 9.000,-/kg

sedangkan harga jual beras ke pedagang pengecer adalah Rp. 10.000,-/kg total

margin sebesar Rp.1.000,-/kg dengan demikian Share Margin pemasaran

pedagang besar adalah

Pf SM = x 100 % Pr 1.000 SM = x 100 % 12.000 = 8,3 %

Dari hasil Share Margin pemasaran dapat diketahui bahwa besar Share

Margin pada pedagang besar adalah sebasar 8,3 persen dengan demikian bagian

yang diterima oleh produsen (pedagang besar) >50% maka pamasaran dikatakan

efisien.

Kemudian harga beli beras ke pedagang pengecer adalah sebesar

10.000,-/kg sedangkan harga jual beras ke konsumen adalah Rp. 12.000,-10.000,-/kg total margin

sebesar Rp. 2.000,-/kg dengan demikian Share Margin pemasaran pedagang

Pengecer adalah Pf SM = x 100 % Pr 2.000 SM = x 100 % 12.000

= 16,6 %

Dari hasil Share Margin pemasaran dapat diketahui bahwa besar Share

Margin pada pedagang besar adalah sebesar 16.6 persen dengan demikian bagian

yang diterima oleh produsen (pedagang pengecer) >50% maka pamasaran

dikatakan efisien. untuk lebih jelas dapat dilihat pada pada tabel 9.

Dokumen terkait