• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.6 Biologi dan Metabolisme Sel

Istilah Biologi berasal dari bahasa Yunani yaitu “bios” yang artinya hidup dan

“logos” yang artinya ilmu, sehingga Biologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang kehidupan yang meliputi unsur biotik dan unsur abiotik. Menurut Arif Pribadi (2004), Biologi merupakan seluruh pengetahuan tentang kehidupan yang bersifat logis dan ilmiah yang diperoleh dari dulu hingga sekarang. Sebagai ilmu, Biologi mengkaji berbagai persoalan yang terkait dengan berbagai fenomena kehidupan makhluk hidup pada berbagai tingkat organisasi kehidupan dan interaksi dengan faktor lingkungan. Makhluk hidup sebagai objek Biologi memiliki karakteristik tersendiri dibanding objek sains lainnya.

Biologi berkaitan dengan cara mencari tahu dan memahami alam secara sistematis dan

diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa untuk mempelajari dirinya sendiri dan alam sekitarnya.

Biologi merupakan ilmu untuk mengetahui lebih banyak mengenai diri kita sendiri sebagai manusia dan bumi atau lingkungan sekitar. Metabolisme adalah keseluruhan reaksi kimia yang terjadi secara bersamaan di seluruh tubuh, terdiri atas anabolisme dan katabolisme. Anabolisme adalah pembentukan molekul organik yang menyerap (membutuhkan energi), sedangkan katabolisme adalah pemecahan molekul organik yang menghasilkan energi. Sumber energi utama bagi tubuh manusia adalah pati (zat tepung, starch) yang terdapat dalam makanan. Secara kimiawi, pati adalah karbo-hidrat dalam bentuk polisakarida yang dalam traktus gastro-intestinal (saluran pencernaan) akan dicerna menjadi glukosa, suatu bentuk monosakarida. Pengubahan glukosa menjadi ATP didalam sel dapat terjadi melalui 3 tahap, yaitu glikolisis, siklus Kreb, dan fosforilasi oksidasi.

Penelitian Relevan 1

Abidin, Jainul Dedi dan Sutrisno Widodo(2015)

Penelitian Relevan 2 Wulansari, Mustika Ayu (2016)

Penelitian Relevan 3 Ardipeni,Witia(2021)

Satuan Pendidikan : SMA Kelas X

Materi : Metabolisme Sel Satuan Pendidikan : SMA Kelas XII

RnD : Pengembangan rancangan dan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing

Objek : Menghasilkan produk podcast

Materi : Keanekaragaman Tumbuhan

Satuan Pendidikan : SMA Kelas X

Gambar 2.2 Literatur Map

Media Pembelajaran Berbasis Podcast pada materi Metabolisme Sel

2.8 Kerangka Berpikir

Media merupakan alat yang digunakan untuk membantu guru menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Di era sekarang, teknologi sudah berkembang sangat pesat sehingga banyak sekolah yang masih menggunakan media pembelajaran konvensional yang dirasa memiliki kekurangan baik dari aspek penyampaian materi atupun tampilan. Maka dari itu, perlu adanya pengembangan media pembelajaran khususnya pada materi metabolisme sel agar materi lebih kontekstual dan menjadi lebih menarik.

Tahapan pengumpulan data bertujuan untuk mengetahui kebutuhan guru akan adanya media pembelajaran yang dikembangkan. Survei kebutuhan dilakukan di lima sekolah yang berbeda. Produk yang dikembangkan selanjutnya melewati tahapan validasi oleh para ahli yang telah ditentukan, dari penilaian para ahli tersebut nantinya dapat diketahui kelayakan dari media pembelajaran yang dikembangkan.

Materi “Metabolisme Sel” merupakan materi yang memiliki cakupan luas ehingga membutuhkan media pembelajaran yang efektif sebagai sarana dalam penyampaian materi.

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, guru menyampaikan bahwa dalam penyampaian materi “Metabolisme Sel” guru menggunakan media pembelajaran seperti powerpoint dan video pembelajaran yang berasal dari youtube. Namun, penggunaan media pembelajaran tersebut kurang menarik sehingga siswa menginginkan adanya variasi dalam penggunaan media pembelajaran.

Solusi yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan adanya penggunaan media pembelajaran yang belum pernah diterapkan sebelumnya dan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman materi dan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut, peneliti akan mengembangkan media pembelajaran berbasis Podcast pada materi

“Metabolisme Sel”. Alasan peneliti mengembangkan media pembelajaran ini untuk memudahkan siswa kelas XII dalam memahami materi dan siswa tetap termotivasi dalam

belajar terutama pada materi metabolisme sel yang memiliki cakupan materi yang banyak dan abstrak. Dengan adanya media pembelajaran tersebut, akan memotivasi peserta didik untuk belajar dengan sungguh-sungguh pada saat pemahaman materi, kuis, diskusi, sehingga siswa akan memperoleh nilai yang baik . Adanya media pembelajaran juga menjadikan suasana kelas daring terasa menyenangkan dan meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik khususnya pada materi metabolisme sel.

Observasi

pembelajaran, serta alat evaluasi yang menarik agar siswa termotivasi untuk belajar dan melatih pemahaman siswa dalam berpikir

2. Kesulitan siswa dalam memahami materi karena materi yang terlalu banyak podcast dapat menghasilkan produk media audio pada materi storytelling SMA Kelas X. (2016) dalam jurnalnya mengggunakan

pembelajaran interaktif pada materi metabolisme sel kelas XII diperoleh media

Peserta didik memiliki motivasi dan minat belajar yang baik di masa pembelajaran jarak jauh

Produk media pembelajaran berbasis podcast menggunakan anchor dan spotify yang layak

Gambar 2.3 Kerangka Berpikir

29 BAB III

METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall dalam Sugiyono (2015). Research and Development (R&D) adalah jenis penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan melakukan uji efektivitas produk sehingga dapat bermanfaat bagi dunia kependidikan. Produk akhir yang dihasilkan berupa media pembelajaran berbasis podcast pada materi metabolisme sel.

Prosedur pengembangan yang dilakukan menggunakan model pengembangan Borg & Gall. Selanjutnya Borg & Gall mengemukakan sepuluh tahap penelitian dalam penelitian R&D yang bertujuan meningkatkan keterampilan guru pada kelas spesifik. Namun pada penelitian ini hanya menerapkan 5 tahap. Produk yang dikembangkan pada penelitian ini adalah media pembelajaran berupa Podcast untuk kelas XII. Berdasarkan langkah-langkah prosedur pengembangan di atas peneliti melaksanakan beberapa langkah sesuai dengan ketentuan yang telah berlaku yaitu hanya dibatasi pada 5 tahapan prosedur pengembangan, yaitu (1) Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, dan (5) Revisi Desain .

Potensi dan

Gambar 3.1 Tahapan Penelitian dan Pengembangan (Sugiyono,2015)

Tahapan prosedur pengembangan tersebut dibatasi karena keterbatasan waktu yang dibutuhkan dalam penelitian, penyusunan laporan serta pembuatan produk pembelajaran berupa Podcast dalam pelaksanaan pembelajaran siswa kelas XII .

3.2 Definisi Operasional

Istilah terkait judul dalam penelitian ini dapat diartikan sebagai berikut:

1. Media Pembejaran Podcast

Podcast merupakan file audio digital yang dibuat dan kemudian diunggah ke platform online untuk dibagikan dengan orang lain. Podcast mengacu pada distribusi file audio dalam format digital. File audio ini dapat diakses secara langsung dari desktop, gawai atau dikirimkan ke perangkat media portable seperti MP3 player untuk didengarkan “on the go”. Media pembelajaran Podcast adalah bentuk pengembangan dari media audio yang biasa digunakan siswa dalam pembelajaran di kelas yang dikonversi ke dalam bentuk file audio digital didesain semenarik mungkin dan dikemas secara menyenangkan, menarik, inovatif, dan kreatif berbasis audio yang didalamnya termuat materi Metabolisme Sel secara detail. Sehingga dengan menggunakan podcast siswa dapat dengan mudah mengakses pembelajaran.

2. Kelayakan Media Pembelajaran

Media pembelajaran digunakan sebagai sarana untuk siswa agar lebih mudah memahami suatu materi yang akan dipelajari. Media yang akan mengembangkan kegiatan belajar mengajar di sekolah dianggap layak apabila media pembelajaran tersebut telah divalidasi oleh ahli media dan ahli materi secara rinci. Kelayakan media pembelajaran akan ditinjau dari materi dan produk media yang dihasilkan. Materi meliputi kesesuaian isi media dengan konsep, dan kesesuaian isi media dengan tujuan pembelajaran sedangkan produk media meliputi format media, kualitas media, dan kesesuaian konsep media dengan materi. Berdasarkan kelayakan kedua aspek tersebut akan dihasilkan media interaktif yang layak secara teoritis dan layak digunakan dalam proses belajar mengajar.

3.3 Tahapan Penelitian dan Pengembangan

Penelitian ini dalam pelaksananaanya menggunakan prosedur pengembangan yang menghasilkan desain produk berupa media pembelajaran berbasis Podcast.

Peneliti mengembangkan produk dengan menggunakan tahaapan penelitian dengan model Borg and Gall dalam Sugiyono(2015). Berikut peneliti menjelaskan lima tahapan prosedur pengembangan tersebut :

1. Potensi dan Masalah

Tahap ini mengharuskan peneliti untuk melakukan analisis kebutuhan.

Penelitian dan pengembangan ini diawali dengan penemuan potensi dan permasalahan yang ada di sekolah yaitu dengan menggunakan analisis kebutuhan sekolah. Dalam pelaksanaanya analisis kebutuhan sekolah dilakukan secara daring yaitu dengan pengisian kuesioner dengan guru sekolah melalui google form di 5 sekolah, yaitu SMA N 1 Ngaglik, SMA N 2 Kudus, SMA N 8 Yogyakarta, SMA Pangudi Luhur Servasius Kampung Sawah, dan SMA ST.Bellarminus Bekasi.

Dengan beberapa guru, peneliti melakukan analisis kebutuhan untuk menemukan

permasalahan yang ada berdasarkan fakta terkait dengan media pembelajaran yang digunakan untuk menopang dan mendukung pembelajaran daring agar mudah dimengerti oleh siswa. Peneliti berharap hasil pengembangan media pembelajaran berupa Podcast dapat bermanfaat bagi pembelajaran Biologi di Kelas XII.

2. Pengumpulan Data

Tahap pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literature dan studi lapangan. Studi literatur digunakan untuk mengetahui bagaimana pengembangan media berbasis Podcast melalui kajian pustaka dan hasil penelitian yang relevan. Tahap selanjutnya adalah pengembangan, pengembangan merupakan proses untuk mewujudkan desain yang dibuat menjadi kenyataan. Pengembang memodifikasi media yang telah ada yaitu file audio menjadi podcast dan menentukan metode pembelajaran yang disesuaikan karakteristik peserta didik.

Pengumpulan data sekolah menggunakan google form karena adanya keterbatasan kondisi akibat pandemi Covid-19. Hasil data yang telah diperoleh dipaparkan oleh peneliti serta digunakan sebagai pertimbangan judul skripsi terkait pengembangan media pembelajaran. Hasil yang diperoleh menunjukan permasalahan terjadi pada media pembelajaran untuk beberapa materi pembelajaran kelas XII.

3. Desain produk

Penentuan desain produk dilakukan pada awal penulisan judul proposal penelitian, yaitu menentukan produk media pembelajaran berupa media audio yang perlu dikembangkan menggunakan pembaharuan Podcast berbasis audio digital.

Pengembangan ini dilakukan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut:

1. Pembuatan Silabus dan Perangkat Pembelajaran

Silabus dibuat berdasarkan Kompetensi Dasar Biologi SMA kelas XII IPA yaitu KD 3.2 menjelaskan proses metabolisme sebagai reaksi enzimatis dalam makhluk hidup dan 4.2 menyusun laporan hasil percobaan tentang mekanisme kerja enzim, fotosintesis, dan respirasi anaerob. Silabus tersebut tediri dari materi pokok, kegiatan pembelajaran, metode pembelajaran, penilaian, alokasi waktu dan sumber belajar. Selanjutnya dilakukan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang terdiri dari kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator pembelajaran, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran (materi fakta, metakognitif, prosedural dan konseptual), sumber, media dan alat pembelajaran, pendekatan, model dan metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan bentuk penilaian (kognitif, afektif dan psikomotor) beserta rubrik penilaian. Adapun indikator pencapaian pada pengembangan ini antara lain:

Tabel 3.1 Indikator Pembelajaran

No Indikator

3.2.1 Menganalisis proses metabolisme yang meliputi peran enzim, perubahan molekul, dan perubahan energy

3.2.2 Menganalisis peran enzim dalam metabolism 3.2.3 Menjelaskan komponen enzim

3.2.4 Menjelaskan cara kerja enzim

3.2.5 Mengidentifikasi penghambatan aktivitas enzim 3.2.6 Menjelaskan sifat-sifat enzim

3.2.7 Menjelaskan proses katabolisme yang meliputi respirasi aerob, respirasi anaerob, dan fermentasi

3.2.8 Menjelaskan roses anabolisme yang meliputi fotosintesis, fotorespirasi, dan kemosintesis

3.2.9 Menjelaskan keterkaitan metabolism

4.2.1 Melakukan percobaan uji enzim katalase , fermentasi alkohol dan percobaan fotosintesis untuk menemukan sifat dan cara kerja enzim, proses katabolisme dan proses anabolisme

4.2.2 Melaporkan hasil percobaan 2. Pembuatan Podcast

Topik pembahasan podcast yang akan dibuat adalah materi Metabolisme Sel kelas XII karena berdasarkan analisis kebutuhan materi tersebut merupakan materi yang abstrak dan membutuhkan proses untuk memahami biokimia. Setelah menentukan topik pembahasan, peneliti membuat powerpoint dan ringkasan materi dari sumber buku yang dipakai dan akan disampaikan, kemudian melakukan produksi rekaman, dan finalisasi hasil rekaman. Podcast yang akan dikembangkan ini merupakan Podcast monolog di mana podcast dilakukan oleh host itu sendiri untuk memberikan informasi.

Podcast yang dibuat dalam penelitian ini dikembangkan untuk siswa kelas XII. Pada tahap produksi rekaman podcast ini saya lakukan sendiri. Produk ini dikembangkan dalam bentuk digital MP3 (audio) yang bisa diakses melalui podcast pada aplikasi spotify dan anchor.

Produksi rekaman materi Metabolisme Sel melalui aplikasi Anchor. Penggunaan media berbasis podcast ini sangat mudah dan dapat diperoleh melalui teknologi komunikasi berupa gawai kapan pun dan di mana pun. Setelah produk awal selesai dibuat kemudian divalidasi oleh ahli media dan ahli materi.

3. Desain Audio Podcast

Media pembelajaran yang digunakan adalah audio podcast. Audio podcast dirancang untuk mengarahkan peserta didik untuk melakukan kegiatan sesuai arahan dari pendidik. Media ini dibuat semenarik mungkin supaya peserta didik (pendengar) tidak mudah merasa bosan. Podcast ini terdiri dari beberapa episode. Satu episode dalam pembelajaran adalah satu kali pertemuan.

Materi metabolisme sel dibagi menjadi enam episode agar memudahkan pendidik dalam memproduksi atau melakukan rekaman, serta mempermudah peserta didik menemukan subbab materi yang akan dituju (jika peserta didik ketinggalan atau ingin mengulang bagian tertentu).

4. Validasi Desain

Validasi dilakukan oleh ahli dalam bidang Pendidikan yaitu guru atau dosen sebagai syarat evaluasi yang lebih valid agar bisa dipertanggung jawabkan. Desain produk yang dikembangkan divalidasi oleh 4 pakar yakni validator ahli oleh dosen, dan dua guru Kelas XII. Validasi desain produk bertujuan untuk menentukan kelayakan produk yang dihasilkan serta menemukan kekurangan serta kritikan dan saran terhadap desain produk untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan produk yang dihasilkan serta sebagai acuan untuk memperbaiki produk ke depannya.

Untuk mengetahui apakah podcast yang telah dirancang valid atau tidak. Lembar validasi terdiri dari 2 subjek, yaitu :

a. Uji Ahli Materi

Uji Ahli bertujuan untuk mengetahui kelengkapan materi, dan berbagai hal yang berkaitan dengan materi.

Masing-masing aspek dikembangkan menjadi beberapa pertanyaan.

b. Uji Ahli Media

Uji ahli media bertujuan untuk menguji baik dari segi tampilan, tata letak, kejernihan suara, kesesuaian audio dan ukurannya.

5. Revisi Desain

Proses untuk melihat apakah media pembelajaran yang sedang dikembangkan berhasil, sesuai dengan harapan atau tidak. Pada langkah ini peneliti melakukan klarifikasi data yang didapat dari angket berupa tanggapan dari peserta didik, serta terhadap kompetensi, pengetahuan dan keterampilan dan sikap yang harus dimiliki oleh peserta didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran. Revisi produk dari hasil pengembangan dilakukan setelah mendapatkan kritikan dan saran dari para ahli, revisi dilakukan terhadap produk yang dibuat berdasarkan hasil validasi oleh ahli.

Revisi dilakukan bertujuan untuk memperbaiki kekurangan dan kesalahan pada hasil produk sesuai dengan arahan dari para ahli. Hasil revisi produk pada akhirnya akan menjadi produk final yang layak untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

3.4 Spesifikasi Produk

Produk yang diharapkan dari penelitian dan pengembangan adalah terciptanya media pembelajaran yang mampu mendukung pembelajaran biologi dengan baik pada saat pembelajaran daring diterapkan di tingkat Sekolah Menengah Atas yang dikemas dalam bentuk Podcast untuk siswa kelas XII, dengan spesifikasi produk sebagai berikut :

1. Merupakan media pembelajaran yang dapat diakses oleh siapapun melalui smartphone atau media elektronik yang lain.

2. Podcast dibuat menggunakan rekaman dan aplikasi pada Laptop/PC untuk mendapatkan hasil suara yang terbaik.

3. Podcast di dalamnya termuat suara yang mampu memberikan konsep-konsep yang termuat di dalam materi Metabolisme Sel tak terkecuali virtual lab dalam bentuk audio sebagai salah satu cara pengganti praktikum selama pembelajaran daring.

4. Podcast memerlukan ruang memori yang tidak terlalu besar, karena podcast hanya berbentuk file audio digital di mana Podcast membutuhkan biaya internet terkait penggunaan untuk mendownload atau mendengarkan podcast tersebut sehingga siswa dapat mengakses Podcast di mana saja.

5. Program ini mudah digunakan oleh siswa sebagai sarana belajar mandiri karena di dalamya dapat dimuatkan aturan pakai dan penggunaanya.

6. Podcast memenuhi aspek kualitas media pembelajaran dalam penyusunannya, yang meliputi :

a. Kebenaran, kedalaman, dan kesesuaian dengan konsep Metabolisme Sel

b. Kemudahan dalam mengoperasikan media pembelajaran Podcast c. Efisien dan efektIF

3.5 Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data 3.5.1 Teknik Pengumpulan Data

Kuesioner merupakan salah satu instrumen penelitian yang banyak digunakan oleh peneliti baik pada bidang pendidikan maupun bidang yang lain. Kuisioner digunakan untuk mengumpulkan data primer berupa data tertulis dengan metode survei untuk memperoleh pendapat dari guru. Survei dilakukan dikarenakan keterbatasan kondisi yang sedang terjadi, sehingga tidak memungkinkan apabila dilakukan tatap muka dengan pihak sekolah.

Kuesioner digunakan pada saat analisis kebutuhan dan validasi terkait materi dan produk.

3.5.2 Instrumen Pengumpulan Data

Instrumen pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu dengan daftar pertanyaan kuesioner yang digunakan dalam analisis kebutuhan yang berupa lembar kuesioner dan instrumen angket validasi kelayakan produk. Daftar pertanyaan kuesioner yang digunakan peneliti seperti pada Tabel 3.2, Tabel 3.3, dan Tabel 3.4 tentang kisi-kisi dan pertanyaan dalam analisis kebutuhan berikut :

Tabel 3.2 Kisi-Kisi Kuesioner dalam Analisis Kebutuhan

No Aspek Sub Aspek Pertanyaa

n 3. Sudah berapa lama mengajar

Biologi ?

4. Pernah mengajar biologi di kelas berapa saja ?

5. Sekarang mengajar di kelas berapa?

2 dirasa bermasalah dan memberi pengaruh biasa digunakan saat mengajar materi KD yang bermasalah?

Analisis Kebutuhan Media

pembelajaran dalam KBM

8. Media pembelajaran apa saja yang biasa digunakan selama mengajar di kelas?

9. Apakah sudah menggunakan IT sebagai media pembelajaran masa kini?

10. Apakah media pembelajaran yang digunakan dapat membantu mengatasi persoalan KD yang bermasalah?

11. Apakah media pembelajaran yang digunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah telah memudahkan pemahaman siswa ?

12. Apakah media pembelajaran yang digunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah telah sesuai dengan teknologi dan lingkungan belajar siswa?

13. Apakah media pembelajaran yang digunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah sudah menarik (tata letak, jenis tulisan, pemilihan warna, gambar, animasi, video, serta alangkah lebih baik apabila ada dubbing nya)?

14. Apakah media pembelajaran yang digunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah dapat memberi pesan materi secara jelas?

15. Apakah media pembelajaran yang digunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah telah dilengkapi sumber yang terpercaya dan bervariasi?

16. Apakah media pembelajaran yang digunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah telah memberikan dengan ilustrasi yang jelas?

Analisis Kebutuhan

19. Apakah media pembelajaran yang digunakan telah sesuai dengan tujuan pembelajaran di RPP ?

20. Apakah media pembelajaran yang digunakan telah sesuai dengan KI, KD, dan IPK yang terdapat pada RPP?

21. Apakah media pembelajaran yang digunakan telah sesuai dengan materi KD yang bermasalah?

22. Apakah media pembelajaran yang digunakan telah digunakan secara

23. Bagaimana tanggapan siswa terhadap media pembelajaran di kelas?

Evaluasi Pembelajaran

24. Bagaimana cara guru mengevaluasi media

pembelajaran yang digunakan ? 25. Apa harapan guru terhadap

pengembangan media pembelajaran interaktif ?

Tabel 3.3 Kisi-Kisi Kuesioner Online Analisis Kebutuhan

Aspek Sub Aspek Pernyatan No

Pernyataan

Sudah berapa lama mengajar Biologi di tingkat SMA ?

3 - -

Pernah mengajar biologi di

kelas 4 - -

berapa saja ?

Mengenai Sekarang mengajar di kelas berapa?

5 - -

Informasi Materi/ Kompetensi Dasar Kelas X

awal guru yang dirasa bermasalah, terkait (Jawaban

terbuka)

persentase dan rata-rata kelas (Jika belum pernah mengajar di kelas X,

6 - -

ketik saja “belum mengajar”)?

Materi/ Kompetensi Dasar Kelas

XI 7 - -

yang dirasa bermasalah terkait persentase dan rata-rata kelas (Jika belum pernah mengajar di kelas XI,

ketik saja “belum mengajar”)?

Materi/ Kompetensi Dasar Kelas XII yang dirasa bermasalah terkait persentase dan rata-rata kelas (Jika belum pernah mengajar di kelas XII,

ketik saja “belum mengajar”)?

8 - -

Bagaimana respon siswa terhadap

media pembelajaran yang biasa digunakan di kelas?

9 - -

Model pembelajaran apa yang biasa diterapkan pada

Kompetensi Dasar sebagai media pembelajaran masa kini (berupa power point yang disisipi suara guru, maupun room belajar online, seperti Whatsapp group, Google Classroom, email, aplikasi

quizizz dan lain-lain)

11 √

Media pembelajaran yang saya gunakan belum dapat membantu mengatasi persoalan KD yang bermasalah

12 √

Media pembelajaran yang saya gunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah telah memudahkan pemahaman siswa

13 √

Media pembelajaran yang saya gunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah telah sesuai dengan teknologi dan

14 √

lingkungan belajar Siswa

Media pembelajaran yang saya gunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah sudah menarik (tata letak, jenis tulisan, pemilihan warna, gambar, animasi, video, serta alangkah lebih baik apabila ada

dubbing nya

15 √

Media pembelajaran yang saya gunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah belum memberi

pesan materi secara jelas

16 √

Media pembelajaran yang saya gunakan dalam mengatasi

persoalan KD bermasalah belum dilengkapi sumber yang

bervariasi

17 √

Media pembelajaran yang saya gunakan dalam mengatasi persoalan KD bermasalah telah memberikan contoh dengan ilustrasi yang jelas

Media pembelajaran yang saya gunakan telah sesuai dengan tujuan pembelajaran di RPP

19 √

Media pembelajaran yang saya gunakan belum sesuai dengan KI, KD, dan IPK yang terdapat pada RPP

20 √

Media pembelajaran yang saya gunakan belum sesuai dengan materi KD yang bermasalah

21 √

Media pembelajaran yang saya gunakan telah digunakan secara maksimal pada waktu yang

tersedia

22 √

Harapan terhadap pengembangan media pembelajaran interaktif

23 - -

Tabel 3.4 Kisi-Kisi Kuesioner Online Pelaksanaan Pembelajaran Daring

Aspek Sub Aspek Pernyatan No

Pernyataan Mengajar di sekolah mana ? 1

Siapa nama Bapak/Ibu ? 2

Berapa No. Hp Bapak/Ibu ? 3 Berdasarkan pengalaman

mengajar secara daring, materi Biologi kelas XII yang dirasa sulit diajarkan ? pembelajaran apa saja yang

mengajar secara daring, materi Biologi kelas XII yang dirasa sulit diajarkan ? pembelajaran apa saja yang

Dokumen terkait