IV METODE PENELITIAN
6) Bukti Fisik (Physical Evidence)
Sumber daya fisik dan layanan yang dimiliki oleh restoran Pringjajar sama dengan restoran Pringsewu Grup pada umumnya. Fasilitas-fasilitas yang tersedia lengkap dan terjaga kebersihannya. Fasilitas-fasilitas pada Pringjajar ditata demi kenyamanan konsumen terutama konsumen yang melakukan perjalanan jauh. Daftar fasilitas Pringjajar terdapat pada Tabel. 9
Tabel 9. Fasilitas Restoran Pringjajar
No. Fasilitas Deskripsi
1. Parking Area Luas, dapat menampung 6 bis dan lebih dari 20 Mobil, petugas parkir yang menjaga keamanan kendaraan pengunjung dan tamu, parkir gratis 2. Toilet (Fresh Room) Jumlah toilet sebanyak 13 Toilet
Keadaan toilet wangi dan bersih
3. Mushola Mushola bersih, bangunan terpisah, dan cukup besar.
4. Hall Room (Ruang Makan) Kapasitas Hall 300 pengunjung. Terbagi menjadi area hall makan dan lesehan.Terdapat Free Hot Spot Area, panggung hiburan dan meja prasmanan
53 (Buffet), serta meja kasir untuk transaksi pemabayaran
5. Meeting Room Terdapat dua meeting room yang digunakan untuk ruang rapat Kapasitas 30 orang
6. Mini Market Merupakan tempat central penjualan oleh-oleh khas Pemalang, Pekalongan, Brebes dan sekitarnya.
8. Papan Saran Tempat pengunjung menyampaikan
keluhan saran
Selain fasilitas diatas, pelayanan yang diberikan Pringjajar yang berbeda dengan restoran lain adalah layanan Surprising bagi konsumen yang sedang berulang tahun. Surprising tersebut berupa sulap oleh pihak Pringjajar, layanan lain yaitu kursi pijat dan jus kesehatan.
7) Proses (process)
Pramusaji Pringjajar memiliki peran yang sangat penting dalam berhubungan dengan konsumen. Dengan kondisi Pringjajar dan tingkat penjualannya saat ini, pihak manajemen Pringsewu Grup merasa cukup dengan menggunakan satu pramusaji yang bertanggung jawab dalam kecepatan penyajian dan kecepatan proses transaksi.
Kecepatan penyajian merupakan hal yang penting bagi konsumen karena konsumen sebagian besar merupakan konsumen dalam perjalanan. Begitu juga halnya dengan kecepatan pembayaran. Selain pembayaran, proses juga mencakup bagaimana cara konsumen memesan makanan dan minuman. Konsumen yan berada di dalam Kota atau di daerah sekitar Pringjajar, bisa memesan makanan melalui
Delivery Order, Untuk layanan konsumen yang sedang dalam perjalanan, konsumen
bisa langsung menghubungi nomor Telepon Pringjajar dan memesan menu serta tempat duduk.
5.4.2. Segmenting, Targeting, Positioning (STP)
1) Segmenting
Pasar terdiri dari banyak pembeli yang berbeda dalam banyak hal, misalnya keinginan, kemampuan keuangan, lokasi, sikap pembelian, dan praktek-praktek
54 pembeliannya. Dari perbedaan-perbedaan tersebut dapat dilakukan segmentasi pasar. Beberapa aspek utama untuk mensegmentasi pasar adalah aspek geografis, demografis, psikografis, dan perilaku.
Untuk Restoran Pringjajar, Aspek geografis berkaitan dengan penentuan tempat pemasaran produk. Daerah pemasaran produk adalah daerah Kabupaten Pemalang dan sekitarnya termasuk Pekalongan. Aspek Demografis berkaitan dengan usia dan jenis kelamin, Restoran Pringjajar tidak terlalu mensegmenkan restoran untuk jenis kelamin atau usia tertentu,
Aspek psikografis dan perilaku berkaitan dengan bagaimana karakteritik konsumen berdasarkan lokasi. Karena lokasi yang berada di Jalan Raya Pantura, dimana jalan tersebut menguhubungkan antara Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, maka sebagian besar konsumen merupakan konsumen yang melakukan perjalanan baik untuk kepentingan Dinas maupun kepentingan pribadi lainya. Selain itu letak restoran yang strategis juga sering digunakan masyarakat Pemalang dan sekitarnya untuk melakukan rapat atau acara-acara lainnya. Sehingga, restoran Pringjajar menawarkan menu yang cukup cepat dalam penyajian, jumlah toilet yang banyak dan bersih, serta dekorasi ruangan yang menampung cukup banyak orang. Secara keseluruhan segmen pasar yang dituju oleh Restoran Pringjajar adalah masyarakat golongan menengah atas, yang sedang melakukan perjalanan ataupun konsumen lokal.
2) Targeting
Setelah segmen pasar diketahui selanjutnya perusahaan perlu melakukan analisis untuk dapat memutuskan berapa segmen pasar yang akan dicakup dan memilih segmen mana yang akan dilayani. Dalam hal ini, target usaha adalah konsumen “Passing Guest” atau konsumen yang sedang dalam perjalanan, yaitu sebesar 90 persen dan sebagian kecil adalah konsumen lokal yang memang sengaja datang ke Pringjajar.
3) Positioning
Setelah perusahaan memutuskan segmen pasar yang akan dimasuki selanjutnya perusahaan memutuskan posisi mana yang akan ditempati dalam relung
55 pasar. Positioning yang diterapkan oleh pihak manajemen Pringjajar maupun Pringsewu Grup secara keseluruhan adalah restoran sebagai one stop serving yang menyajikan menu terbaik, layanan terbaik dengan suasana lokasi yang nyaman untuk tempat singgah perjalanan, berbisnis maupun rekreasi keluarga.
5.5. Karakteristik Konsumen
Karakteristik konsumen diperlukan dalam penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara konsumen dengan penilaian terhadap atribut-atribut di Restoran Pringjajar. Karakteristik konsumen yang beragam akan mempengaruhi pola pikir konsumen terhadap tingkat kepentingan maupun tingkat kinerja karyawan terhadap atribut yang ditawarkan. Responden yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 60 orang. Karakteristik umum responden dalam kajian ini dapat ditunjukan dari usia, jenis kelamin, besar pengeluaran keluarga per bulan, tingkat pendidikan konsumen, status dalam keluarga dan jumlah anggota dalam keluarga.
5.5.1. Karakteristik Konsumen Berdasarkan Jenis Kelamin
Restoran Taman Pringjajar merupakan restoran keluarga, bisnis, dan acara-acara lain. Lokasi Restoran Pringjajar menyebabkan sebagian besar konsumennya merupakan masyarakat yang sedang dalam perjalanan, maupun masyarakat yang mengadakan acara di Pringjajar. Hasil penyebaran kuesioner penelitian terhadap 60 responden Pringjajar, diketahui bahwa 37 orang atau 62 persen responden yang sering datang adalah berjenis kelamin laki-laki dan sisanya sebanyak 23 persen adalah perempuan. Karakteristik konsumen berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada Tabel 10.
Tabel 10. Karakteristik Konsumen Restoran Pringjajar Pemalang Berdasarkan Jenis
Kelamin
Karakteristik Responden Jumlah (Orang) Persentase (%)
Laki-laki 37 62
Perempuan 23 38
56
5.5.2. Karakteristik Konsumen Berdasarkan Usia
Responden yang berkunjung ke Pringjajar adalah responden dengan berbagai macam usia. Akan tetapi pada penelitian ini, responden yang dipilih adalah konsumen yang telah berusia ≥ 17 tahun. Hal tersebut karena responden yang telah berusia 17 tahun ke atas dianggap telah memiliki wawasan dan pemikiran yang dewasa sehingga mampu menjawab pertanyaan kuesioner dengan baik. Berdasarkan 60 orang responden, diperoleh informasi bahwa konsumen Restoran Pringjajar sebagian besar berada pada usia 36-45 tahun yaitu sebanyak 41.67 persen (Tabel 11).
Tabel 11. Karakteristik Konsumen Restoran Pringjajar Pemalang Berdasarkan Usia
Usia (tahun) Jumlah (Orang) Persentase (%)
16-25 9 15,00 26-35 9 16,67 36-45 25 41,67 46-55 8 18,33 >55 5 8,33 Total 60 100
5.5.3. Karakteristik Konsumen Berdasarkan Status Pernikahan
Berdasarkan 60 orang responden diperoleh informasi bahwa sebagian besar konsumen telah menikah yaitu sebanyak 48 orang atau sekitar 80 Persen. Status pernikahan tersebut berkaitan dengan jumlah anggota keluarga yang lebih sering berkunjung ke Restoran Pringjajar. Hal ini disebabkan Restoran Pringjajar menekankan pada kenyamanan bagi pengunjung dalam perjalanan, rekreasi bagi keluarga dan bagi pertemuan kerja serta acara-acara lain seperti ulang tahun, perpisahan dan lain-lain, sehingga konsumen yang memiliki anggota keluarga yang lebih cocok dan sering berkunjung. Karakteristik konsumen Restoran Pringjajar Pemalang berdasarkan status pernikahan dapat dilihat pada Tabel 12.
57
Tabel 12. Karakteristik Konsumen Restoran Pringjajar Pemalang Berdasarkan
Status Pernikahan
Status Pernikahan Jumlah (Orang) Persentase (%)
Menikah 48 80
Belum Menikah 12 20
Total 60 100
5.5.4. Karakteristik Konsumen Berdasarkan Tingkat Pendidikan Terakhir
Proses pengambilan keputusan konsumen dalam menggunakan jasa dipengaruhi oleh pola pikir konsumen. Pola pikir konsumen ditentukan oleh tinggi rendahnya tingkat pendidikan formalnya. Semakin tinggi tinggi tingkat pendidikan seseorang akan semakin tinggi pula harapan dan motivasinya terhadap alat pemenuhan kebutuhannya. Penelitian terhadap 60 orang responden dapat diperoleh tingkat pendidikan formal yang berbeda-beda. Sebagian besar konsumen memiliki tingkat pendidikan formal sarjana sebesar 62 persen. Berdasarkan tingkat pendidikan terakhir dapat dilihat pada Tabel 13.
Tabel 13. Karakteristik Konsumen Restoran Pringjajar Pemalang Berdasarkan
Pendidikan Terakhir Tingkat Pendidikan
Terakhir Jumlah(Orang) Persentase (%)
SD 1 1 SMP - - SMA 9 15 D3 7 12 S1 37 62 S2 6 10 Total 60 100
5.5.5. Karakteristik Konsumen Berdasarkan Jenis Pekerjaan
Berdasarkan 60 orang responden diperoleh informasi bahwa sebagian besar