Nama Kelompok : Kelas/Semester :
Butir 6 Analisis Data
2. Butir 2 Merumuskan hipotesis A. Permasalahan
2. Butir 2 Merumuskan hipotesis A. Permasalahan
Tiga orang siswa memesan teh panas di kantin sekolah, tetapi mereka ingin segera dapat meminum teh yang dipesannya. Akhirnya mereka memutuskan untuk membeli es batu agar mereka mencampur es batu dengan teh panas. Mereka bertiga masing masing mencampur es batu dengan ukuran yang berbeda, dan ternyata yang mencampur es batu lebih banyak lebih dulu dapat minum teh. Mereka memperhatikan bahwa es pada gelas mereka telah mencair.
Mereka berpikir bahwa kalor dapat mengubah wujud benda. Namun mereka bertanya bagaimana hubungan jumLah massa dengan kecepatan perubahan wujud jika diberikan kalor.
139 Hipotesis adalah merupakan dugaan masuk akal tentang bagaimana dan mengapa suatu peristiwa dapat terjadi. Sebelum melakukan penyelidikan atau percobaan, prediksilah jawaban sementara (hipotesis) kalian yang masuk akal.
Hipotesis:
Makin besar massa es baru maka jumlah kalor yang dibutuhkan untuk mengubah es batu menjadi air makin banyak.
3. Butir 3 Mengidentifikasi variabel
Variabel adalah suatu besaran yang dapat diubah atau berubah sehingga mempengaruhi peristiwa atau hasil penelitian. Dengan menggunakan variabel, kita akan lebih mudah memahami permasalahan. Hal ini dikarenakan kita seolah-olah sudah mendapatkan jawabannya. Ada tiga macam variabel, yaitu variabel manipulasi adalah besaran yang sengaja diubah-ubah (penyebab) untuk memperoleh hasil tertentu. Misalnya, suhu, volume, jenis benda, dan lain-lain. Variabel respon adalah besaran yang dapat berubah akibat perubahan yang dilakukan pada variabel manipulasi. Misalnya: perubahan suhu, perubahan wujud zat, kelarutan, laju reaksi, dan lain-lain. Variabel kontrol adalah variabel yang dikendalikan/dibuat konstan sehingga pengaruh variabel manipulasi terhadap variabel respon tidak dapat dipengaruhi oleh variabel kontrol yang tidak diteliti.
a) Variabel kontrol: nyala api (besar kalor), volume air, tipe gelas kimia b) Variabel manipulasi: massa es (jumlah es)
c) Variabel respon: perubahan suhu dan waktu 4. Butir 4 Mendefinisikan operasional variabel
Definisi operasional variabel. Setelah kamu menentukan variabel-variabel dalam percobaan ini, definisikanlah variabel-variabel tersebut secara operasional untuk dapat membantumu menentukan atau mengukur nilai-nilai variabel percobaan ini:
a) Variabel kontrol : jenis gelas kimia, nyala api, volume air yang dtambahkan harus sama pada pelaksanaan percobaan/penyelidikan
b) Variabel manipulasi : massa es adalah volume es yang dimasukkan dalam kedua gelas kimia
c) Variabel respon : perubahan wujud zat adalah perubahan wujud es menjadi air, dihitung selama proses pemanasan gelas kimia sampai benar-benar semua es mencair
C. Mengumpulkan Informasi (Experimenting) Butir 5 Melaksanakan Percobaan
C.1 Alat dan Bahan
1. Gelas kimia 2 buah
2. Statif 2 buah
3. Pembakar spirtus 2 buah
4. Termometer 2 buah
5. Stopwatch 2 buah
6. Korek api 1 buah
7. Es batu 1 kg
8. Air 1 liter
140 C.2 Rancangan Percobaan
Kegiatan Percobaan:
Untuk menguji hipotesis yang kamu kemukakan di atas, lakukanlah langkah-langkah percobaan berikut ini:
Prosedur Percobaan:
1. Siapkan 2 buah gelas kimia, masing-masing diisi es batu dengan massa yang berbeda.
2. Masukkan air sebanyak 50 mL pada masing-masing gelas.
3. Ukurlah suhu suhu awal air+es pada masing-masing gelas kimia.
4. Nyalakan pembakar spritus.
5. Catat perubahan suhu setiap dua menit.
6. Amati dan catat waktu es mencair pada kedua gelas kimia.
C.3 Hasil Pengamatan
Isilah data yang kamu peroleh dari hasil pengamatanmu pada tabel berikut:
Tabel 1. Data Hasil Pengamatan No
Volume Air
Suhu pada Menit ke- (oC)
Kenaikan Suhu
(t)
0 2 4 6 8
1 Es Batu (50 gr) 0 3 6 10 13 13
2 Es Batu (100 gr) 0 0 2 5 9 9
D. Mengasosiasi (Associating) Butir 6 Analisis Data
1. Berdasarkan Tabel 1 apakah yang terjadi pada zat cair pada kedua gelas kimia?
Terjadi kenaikan suhu
2. Apakah sama kenaikan suhu zat cair pada tiap gelas pengamatan?
Tidak, kenaikan suhu lebih cepat pada gelas kimia yang berisi es lebih sedikit
3. Apakah jumlah kalor yang dibutuhkan untuk mengubah zat padat (es) menjadi air?
Jumlah kalor yang dibutuhkan untuk mengubah wujud zat bergantung atau dipengaruhi oleh massa zat tersebut
A B
141 E. Mengomunikasikan (Communicating)
Butir 7 Membuat Kesimpulan 1. Apa hipotesismu diterima?
Ya,diterima
2. Kesimpulan apa yang dapat kamu buat?
Makin besar massa es baru maka jumlah kalor yang dibutuhkan untuk mengubah es batu menjadi air makin banyak.
F. Penyelidikan lebih lanjut.
1. Andaikan kamu melakukan penyelidikan tentang perubahan wujud zat, bahan-bahan apa saja yang akan kamu cobakan?
Jawab: Berbagai bahan yang bisa diselidiki dalam proses perubahan wujud zat, misalnya, minyak goreng yang membeku, mentega.
2. Bagaimana kesimpulanmu pada penyelidikan lanjutan yang telah kamu lakukan?
Jawab:Bahwa jumlah kalor yang diutuhkan untuk mengubah waujud zat bergantung pada massa zat yang akan diubah.
Daftar Pustaka
Nur, Mohamad. 2011. Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah UNESA.
Nur, Mohamad. 2011. Modul Keterampilan-keterampilan Proses Sains: Pusat Sains dan Matematika Sekolah UNESA.
Panjaitan, M,. 2014. Pemuaian pada Zat Padat, Cair dan Gas: Membantu Siswa Mengembangkan Berpikir Kreatif. Lembar Belajar Siswa. [tidak dipublikasikan]
Yeap Tok Kheng. 2008. Science process skills. Form 2. Rawang, Selangor Darul Ehsan: Vivar Printing Sdn. Bhd, Pearson, Long.
142 TABEL SPESIFIKASI LEMBAR PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran LP dan Butir
Soal
Kunci LP dan Butir Soal
AFEKTIF b. Spritual
1.1.1.1 Dengan dilibatkan dalam kegiatan pembelajaran, siswa dapat menunjukkan perilaku mensyukuri nikmat Tuhan Yang Maha Esa.
1.1.2.1 Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran, siswa menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengikuti KBM kalor dan perubahan wujud zat.
1.1.1.1 Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam KBM, siswa menunjukkan rasa tanggung jawab yang tinggi dalam mengerjakan tugas-tugas terkait.
LP 1 Pengamatan sikap spritual
Diserahkan kepada guru dan/atau pengamat sesuai dengan kriteria yang ditentukan pada LP 1
SIKAP SOSIAL
1.2.1.1 Disediakan 1 set alat uji “Kalor dan perubahan wujud zat”, siswa dapat melakukan eksperimen Kalor dan perubahan wujud zat dengan tanggungjawab sesuai dengan Kunci LP 2.
1.2.2.1 Disediakan 1 set alat uji “Kalor dan perubahan wujud zat”, siswa dapat melakukan Kalor dan perubahan wujud zat dengan bekerjasama sesuai dengan Kunci LP 2.
1.2.3.1 Disediakan 1 set alat uji “Kalor dan perubahan wujud zat”, siswa dapat melakukan eksperimen Kalor dan perubahan wujud zat dengan saling menghargai dalam diskusi sesuai dengan Kunci LP 2.
1.2.1.1 Disediakan 1 set alat uji ““Kalor dan perubahan wujud zat”, siswa dapat mengkomunikasikan hasil eksperimen Kalor dan perubahan wujud zat dengan jujur sesuai fakta sesuai dengan Kunci LP 2.
LP 2 Pengamatan sikap Sosial
Diserahkan kepada guru dan/atau pengamat sesuai dengan kriteria yang ditentukan pada LP 2
KOGNITIF