• Tidak ada hasil yang ditemukan

C Resp ons Masyarakat terhadap Perubahan Sosial Budaya

Dalam dokumen Bse ips kelas 9 (Halaman 133-140)

Rangkuman Materi

1. Modernisasi dan globalisasi sangat berkaitan erat.

2. Modernisasi membawa dua dampak yaitu positif dan negatif.

3. Adanya modernisasi dan globalisasi membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat. 4. Tipe perilaku masyarakat modern:

a. Terbuka terhadap kritik dan saran. d. Mobilitas sosialnya tinggi. b. Pola pikirnya modern. e. Hubungan dan ikatan sosial c. Kontrol sosialnya formal. kurang kuat (individualis). 5. Tipe perilaku masyarakat tradisional:

a. Bersifat tertutup. d. Mobilitas sosial rendah.

b. Pola pikirnya bersifat religius. e. Hubungan dan ikatan sosial kuat. c. Kontrol sosial bersifat informal.

Refleksi

Setelah mempelajari bab ini kamu seharusnya memahami tentang perilaku masyarakat dalam perubahan sosial budaya di era global.

Uji Kompetensi

Ayo kerjakan di buku tugasmu!

I. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang tepat! ! 1. Perhatikan ciri masyarakat berikut.

(1) Terbuka terhadap kritik dan saran. (2) Pola pikirannya bersifat religius.

Dari ciri-ciri di atas yang termasuk ciri-ciri masyarakat modern adalah ....

a. 1,2, dan 3

Sebaliknya, masyarakat modern yang memiliki pola pikir yang berbeda. Unsur yang terkandung dalam pola pikir masyarakat modern adalah:

1. bersifat dinamis atau selalu berubah mengikuti perkembangan zaman,

2. berdasarkan akal pikiran manusia dan senantiasa mengembangkan efisiensi dan efektivitas, serta

2. Dampak pasitif dari perubahan sosial budaya adalah ....

a. penemuan ilmu pengetahuan dan teknologi

b. sikap individulistik

c. gaya hidup yang meniru Barat d. kesenjangan sosial

3. Dampak negatif dari modernisasi antara lain kekeluargaan dan gotong-royong semakin berkurang. Hal ini dapat terjadi karena .... a. modernisasi kurang berhasil

b. sumber daya manusia sedikit c. pengaruh pola hidup modern d. banyak industri di kota besar

4. Dampak perubahan budaya yang bersifat negatif adalah sebagai berikut, kecuali .... a. pola hidup yang selalu konsumtif b. perubahan nilai dan sikap c. sikap individualistik d. kesenjangan sosial

5. Sikap hidup dengan membelanjakan uang untuk membeli barang yang tidak diperlukan disebut ....

a. materialistic b. individualistic c. konsumtif

d. kesenjangan sosial

6. Unsur budaya Barat yang tidak bisa diterima oleh masyarakat Indonesia adalah .... a. sistem kepercayaan

b. listrik

c. mesin perontok padi d. penemuan kompor

7. Berikut ini yang termasuk faktor penghambat perubahan sosial dan budaya adalah .... a. adanya kepentingan yang telah tertanam

kuat dalam masyarakat b. orientasi ke masa depan

c. penduduk yang heterogen atau bermacam-macam

d. toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang

8. Sikap kita terhadap datangnya kebudayaan asing adalah ....

a. menolak semua unsur budaya Barat b. disesuaikan dengan kebutuhan bangsa c. menerima semua unsur pengaruh

kebudayaan tersebut

d. memilihnya sesuai dengan kebudayaan kita

9. Faktor pendorong penemuan baru yang berkaitan dengan sikap negatif, adalah .... a. adanya tekanan dan berbagai pihak luar b. sadar akan kekurangan yang dimiliki c. rasa percaya diri bahwa kesuksesan

harus diraih

d. sistem sosial yang terbuka terhadap perubahan

10. Faktor penyebab adanya perubahan sosial dan budaya yang berasal dari luar masyarakat adalah ....

a. perubahan jumlah penduduk b. kontak dengan kebudayaan lain c. sistem pendidikan formal yang maju d. sikap menghargai hasil karya orang lain

III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

1. Jelaskan yang dimaksud dengan perubahan sosial! 2. Jelaskan latar belakang munculnya perubahan budaya! 3. Sebutkan dampak negatif adanya perubahan sosial budaya! 4. Sebutkan contoh modernisasi dan globalisasi!

Bab

VII

Uang dan LembagaKeuangan

Tahukah kamu tentang lembaga keuangan? Lembaga keuangan terdiri atas bank

Sumber: Images.google.org

Peta Konsep

Kata Kunci

Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan bab ini, diharapkan siswa dapat kamu dapat mendeskripsikan uang dan lembaga keuangan.

Uang dan Lembaga Keuangan Uang Lembaga Keungan Sejarah uang Jenis uang Fungsi uang Nilai uang Bank Lembaga keuangan bukan bank Manfaat tabungan dalam pembangunan

Apa yang kamu pelajari pada bab ini? Perhatikan peta konsep di bawah ini.

- Uang - Bank

Apa yang terjadi jika di dunia ini tidak ada uang? Tentu manusia menjadi repot. Jika tidak ada uang, kalian mungkin membayar iuran sekolah dengan kelapa, beras, ayam, kambing, atau barang lainnya. Sekolah repot menampungnya, dan susah untuk menggunakannya lagi.

Pada bab ini, kalian akan mempelajari tentang uang dan lembaga keuangan. Uraiannya meliputi hal-hal sebagai berikut.

1. Pengertian, jenis, dan fungsi uang.

2. Lembaga keuangan bank serta manfaatnya.

3. Lembaga keuangan bukan bank serta manfaatnya.

Dalam kegiatan ekonomi, uang mempunyai peranan yang sangat penting. Dengan adanya uang, kegiatan ekonomi masyarakat menjadi lebih lancar. Uang digunakan oleh masyarakat untuk membeli barang atau jasa yang dibutuhkan. Uang juga digunakan untuk menyimpan kekayaan dan untuk membayar hutang. Bahkan dengan adanya uang, kalian dapat mengatakan bahwa bukumu lebih mahal daripada pensil temanmu, dan sebagainya.

Apakah yang dimaksud dengan uang itu? Setelah membaca uraian di atas, kalian dapat menyimpulkan bahwa uang adalah suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur nilai, menukar, dan melakukan pembayaran atas pembelian barang dan jasa, dan pada waktu yang bersamaan bertindak sebagai alat penimbun kekayaan.

1. Sejarah Uang

Masyarakat yang masih primitif, kehidupannya masih sangat sederhana. Hal ini pernah dialami oleh nenek moyang kita. Mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara mengambil dan memanfaatkan barang yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

Perkembangan peradaban manusia juga menggeser tujuan kegiatan produksi

A Uang

Sumber: common.wikipedia.com

kebutuhan keluarganya tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan orang lain (untuk dijual). Selanjutnya, terjadilah perdagangan dengan cara tukar-menukar antara barang dengan

barang lain yang dinamakan barter (pertukaran

innatura).

Pertukaran barang dengan barang dapat terjadi jika syarat-syarat dapat dipenuhi. Syarat-syarat itu sebagai berikut.

a. Orang-orang yang akan melakukan

pertukaran harus memiliki barang yang akan ditukarkan.

b. Orang-orang yang akan melakukan

pertukaran harus saling membutuhkan barang yang akan dipertukarkan tersebut pada waktu yang sama.

c. Barang-barang yang akan dipertukarkan harus mempunyai nilai yang sama.

Seiring dengan perkembangan peradaban manusia maka pertukaran dengan cara barter menjadi semakin sulit dilakukan. Bahkan, karena kebutuhan setiap orang semakin banyak dan beragam, maka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tidak mungkin lagi ditempuh dengan cara barter.

Karena menghadapi kesulitan dalam melakukan pertukaran barter, manusia terdorong untuk mencari cara pertukaran yang lebih mudah. Manusia mulai menggunakan uang barang dalam melakukan pertukaran. Contoh uang barang yaitu garam, senjata, dan kulit hewan.

Pada umumnya benda-benda yang digunakan sebagai uang barang oleh

masyarakat setempat memiliki sifat-sifat sebagai berikut.

a. Digemari oleh masyarakat setempat.

b. Jumlahnya terbatas.

c. Mempunyai nilai tinggi.

Namun dalam kenyataannya uang barang tersebut masih mengandung kelemahan juga. Kelemahannya sebagai berikut.

a. Sulit dipindahkan.

b. Tidak tahan lama.

c. Sulit disimpan.

d. Nilainya tidak tetap.

e. Sulit dibagi tanpa mengurangi nilainya.

f. Bersifat lokal.

Sumber: Ilustrasi Penerbit

Gb.7.3 Barter dilakukan oleh masyarakat yang masih primitif

Kesulitan pertukaran dengan meng-gunakan uang barang tersebut mendorong manusia untuk menetapkan benda yang dapat digunakan sebagai perantara tukar-menukar. Benda yang dianggap cocok sebagai alat tukar-menukar adalah logam. Pada masa lalu, logam yang digunakan sebagai uang

adalah emas atau perak. Mengapa

masyarakat memilih emas atau perak sebagai alat perantara pertukaran? Alasannya sebagai berikut.

a. Emas dan perak merupakan barang yang dapat diterima oleh semua anggota

masyarakat karena memiliki nilai yang tinggi dan jumlahnya langka.

b. Jika dipecah nilainya tetap (tidak berkurang).

c. Tahan lama (tidak mudah rusak).

Akan tetapi, penggunaan emas dan perak juga masih mengandung kelemahan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan pertukaran masyarakat. Kelemahannya sebagai berikut.

a. Jumlahnya sangat terbatas sehingga tidak mudah untuk mencukupi kebutuhan

masyarakat akan pertukaran.

b. Kandungan emas tiap daerah tidak sama sehingga menyebabkan persediaan

emas tidak sama.

Perkembangan ekonomi yang semakin pesat mendorong kegiatan transaksi menjadi semakin sering dan bahkan semakin kompleks. Hal ini menimbulkan kesulitan bagi manusia untuk membawa uang logam dalam jumlah besar (berat dan repot). Untuk mengatasinya, pemilik emas dan perak cukup melakukan transaksi

dengan menunjukkan bukti penyimpanan emas dan perak yang berupa surat bukti

penyimpanan. Surat bukti penyimpanan tersebut dikeluarkan oleh lembaga yang menerima titipan emas dan perak. Lama kelamaan yang beredar dalam masyarakat

adalah kertas sebagai tanda bukti penyimpanan emas dan perak tersebut.

Di Indonesia, sekarang beredar uang kertas dan uang logam yang dikeluarkan Bank Indonesia. Kedua jenis uang tersebut memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.

Dalam dokumen Bse ips kelas 9 (Halaman 133-140)