BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA
3.1. Capaian Kinerja BPS Kabupaten Gunung Mas tahun 2015
Dari 3 indikator kinerja tujuan, 2 indikator yaitu Peningkatan kualitas data statistik dan Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik memperoleh nilai yang sangat baik dengan pencapaian di atas target yang ditetapkan. Nilai tersebut diperoleh dari Survei Kepuasan Konsumen yang dilaksanakan oleh Lembaga Survei Independen yang menilai kepuasan pengguna data terhadap kualitas pelayanan statistik terpadu BPS Kabupaten Gunung Mas. Secara umum kinerja BPS Kabupaten Gunung Mas menunjukkan keberhasilan, yaitu rata-rata pencapaian indikator kinerja tujuan mencapai 113,51 persen. Meskipun demikian, pencapaian sasaran tersebut masih tetap perlu disempurnakan agar dapat lebih efektif dan efisien dari segi SDM, waktu, energi, dan anggaran.
Tabel 5. Tingkat Capaian Indikator Kinerja Tujuan BPS Kab. Gunung Mas
Indikator Kinerja Tujuan Target 2015 Realisasi 2015 Capaian Tingkat 2015
(1) (2) (3) (4)
Peningkatan kualitas data statistik
80 89 111,25
Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik
80 98,56 123,20
Peningkatan birokrasi yang
akuntabel 60 63,65 106,08
Rata-rata Tingkat Capaian 113,51
28 Laporan Kinerja BPS Kabupaten Gunung Mas 2015 3.1.1 Analisis Pencapaian Kinerja Tahun 2015
Tujuan-1
Peningkatan Kualitas Data Statistik
Tujuan utama yang ingin dicapai BPS Kabupaten Gunung Mas adalah tersedianya data dan informasi statistik yang berkualitas melalui pengukuran kepuasan konsumen yang berkunjung atau memanfaatkan data yang disediakan BPS Kabupaten Gunung Mas. Pada tahun 2015 Survei Kepuasan Konsumen dilaksanakan oleh lembaga survei independen yaitu Lembaga Academy yang tujuannya mengukur tingkat kepuasan pengguna data terhadap kualitas pelayanan serta kualitas data yang diberikan BPS Kabupaten Gunung Mas.
Sasaran 1.1
Meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS
Tingkat pencapaian Sasaran 1.1 belum mencapai target 100 persen dikarenakan masih ada dua survei yang mengalami keterlambatan, yaitu Survei Perusahaan Perkebunan dan Survei Perusahaan Kehutanan. Berkembangnya statistik di Indonesia tak lepas dari dorongan pemerintah yang menjadikan data BPS sebagai data resmi pemerintah, sehingga menjadi acuan untuk berbagai kebutuhan baik perencanaan dan monitoring maupun evaluasi. Kondisi tersebut juga terjadi di BPS Kabupaten Gunung Mas. Untuk mengevaluasi capaian sasaran, tabel berikut ini menyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya:
Tabel 6. Tingkat Capaian Indikator Kinerja Sasaran Meningkatnya Kepercayaan Pengguna terhadap Kualitas Data BPS
Indikator Kinerja Target 2015 Realisasi 2015
Capaian Kinerja
2015 Keterangan
(1) (2) (3) (4) (5)
Persentase konsumen yang merasa puas dengan kualitas data statistik
80,00 89,00 111,25 IKU
Persentase konsumen yang selalu menjadikan data dan informasi statistik BPS sebagai rujukan utama
35,00 54,29 155,11 IKU
Persentase pemutakhiran MFD dan MBS
100,00 100,00 100,00 IKU
Jumlah release data yang tepat
waktu n.a n.a n.a IKU
Jumlah publikasi/laporan yang
terbit tepat waktu 42 42 100,00 IKU
Jumlah publikasi/laporan sensus
yang terbit tepat waktu n.a n.a n.a IKU
Masalah/Kendala yang Dihadapi
1) Sarana dan prasarana ruang Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kabupaten Gunung Mas yang belum memadai
30 Laporan Kinerja BPS Kabupaten Gunung Mas 2015 Strategi untuk Mengatasi Masalah/Kendala
1) Mengoptimalkan sarana dan prasarana yang ada dan berusaha untuk terus melengkapi sarana prasarana PST untuk memaksimalkan pelayanan terhadap pengunjung PST
2) Memberdayakan sumber daya manusia yang dimiliki untuk dapat melayani pengguna data dengan maksimal sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku
Sasaran 1.2
Meningkatkan kualitas hubungan dengan sumber data (respondent
engagement)
Tingkat pencapaian Sasaran 1.2 dapat tercapai sesuai target yang diharapkan yaitu dengan tercapainya response rate untuk kegiatan survei/sensus dengan pendekatan unit usaha dan unit non rumah tangga non usaha sebagai responden, sedangkan untuk response rate yang melibatkan rumah tangga sebagai respondennya tidak mencapai target. Pemasukan dokumen survei dengan pendekatan rumah tangga mencapai 98,74 persen, sedikit di bawah target yang ditetapkan yaitu 99,00 persen. Namun demikian pencapaian yang ada sudah cukup baik mengingat tantangan pendataan di lapangan cukup berat dari keadaan geografis yang cukup sulit sampai responden yang sulit untuk ditemui.
Untuk mengevaluasi capaian sasaran 1.2, tabel 7 menyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya sebagai berikut:
Tabel 7. Tingkat Capaian Indikator Kinerja Sasaran Meningkatnya Kualitas Hubungan dengan Sumber Data (Respondent Engagement)
Indikator Kinerja Target 2015 Realisasi 2015
Tingkat
Capaian Keterangan 2015
(1) (2) (3) (4) (5)
Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan
Indikator Kinerja Target 2015 Realisasi 2015
Tingkat
Capaian Keterangan 2015
(1) (2) (3) (4) (5)
Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan
pendekatan usaha 96,00 98,21 102,30 IKU
Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan non rumah tangga non usaha
90,00 95,31 105,90 IKU
Masalah/Kendala yang Dihadapi
1) Kondisi geografis Kabupaten Gunung Mas yang cukup sulit dijangkau khususnya desa-desa yang jauh dari Ibukota Kabupaten, hal tersebut juga menyulitkan dalam melakukan kunjungan ulang (revisit)
2) Jarak antara pemutakhiran blok sensus dan pencacahan yang cukup jauh memberikan peluang nonrespon akibat responden pindah keluar blok sensus 3) Lambatnya respon dari perusahaan sampel survei terkait untuk memberikan
data yang diperlukan
4) Pola pertanian masyarakat Gunung Mas yang tidak sesuai pada umumnya, yaitu penanaman tanaman pangan yang hanya satu subround setahun dan banyak komoditas target ubinan yang tidak ditanam masyarakat pada tahun 2014
Strategi untuk Mengatasi Masalah/Kendala
1) Mengoptimalkan sarana dan prasarana yang ada serta berkoordinasi dengan masyarakat setempat.
2) Petugas mengumpulkan informasi dari aparat desa setempat dan responden saat pemutakhiran blok sensus mengenai kemungkinan responden pindah keluar blok sensus dan membuat janji waktu wawancara dengan responden 3) Tetap berkoordinasi dengan pihak perusahaan terkait baik melalui telepon atau datang langsung ke kantor dinas/instansi terkait, serta meminta bantuan Pemerintah Daerah untuk mendorong responden memberikan data 4) Mempelajari pola pertanian masyarakat Gunung Mas dan mengusulkan
32 Laporan Kinerja BPS Kabupaten Gunung Mas 2015 Tujuan-2
Peningkatan Pelayanan Prima Hasil Kegiatan Statistik
Tujuan utama yang ingin dicapai BPS Kabupaten Gunung Mas adalah meningkatkan pelayanan prima melalui pengukuran kepuasan konsumen yang berkunjung atas pelayanan yang diberikan BPS Kabupaten Gunung Mas. Pada tahun 2015, BPS Kabupaten Gunung Mas bekerjasama dengan lembaga survei independen untuk melakukan pengukuran tingkat kepuasan pengguna data terhadap layanan yang di berikan BPS Kabupaten Gunung Mas.
Sasaran 2.1
Meningkatnya Kualitas Hubungan dengan Pengguna Data (User Engagement)
Sesuai dengan visi Badan Pusat Statistik yaitu sebagai pelopor data statistik terpercaya untuk semua, BPS Kabupaten Gunung Mas merasa perlu untuk menjalin hubungan baik dengan pengguna data dengan melakukan evaluasi terhadap kepuasan konsumen atas terpenuhinya kebutuhan data. Hasil Survei Kepuasan Konsumen (SKK) tahun 2015, menunjukkan bahwa hubungan yang terjalin antara BPS Kabupaten Gunung Mas dengan pengguna data sudah sangat baik, hal tersebut ditunjukkan dengan tingginya tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan data BPS Kabupaten Gunung Mas, yaitu 98,56 persen. Pencapaian tersebut jauh di atas target yang ditetapkan yaitu 80,00 persen.
Selain pelayanan langsung yang diberikan melalui unit Pelayanan Statistik Terpadu, BPS Kabupaten Gunung Mas juga memberikan pelayanan online berupa
official website dengan alamat http://gumaskab.bps.go.id. Pada layanan website, pengunjung dapat melakukan download data maupun publikasi secara gratis. Sayangnya, kunjungan website tahun 2015 masih di bawah target yang ditetapkan, dari 4.500 pengunjung yang ditargetkan, sampai 31 Desember 2015, jumlah kunjungan website baru mencapai 3.570 pengunjung.
Tabel berikut ini menyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya:
Tabel 8. Tingkat Capaian Indikator Kinerja Sasaran Meningkatnya Kualitas Hubungan dengan Pengguna Data (User Engagement)
Indikator Kinerja Target 2015 Realisasi 2015
Tingkat
Capaian Keterangan 2015
(1) (2) (3) (4) (5)
Persentase kepuasan konsumen
terhadap pelayanan data BPS 80 98,56 123,20%
IKU
Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website BPS
4.500 3.570 79,33% IKU
Persentase konsumen yang puas terhadap akses data BPS
80 98,07 122,59% IKU
Persentase pengguna layanan yang merasa puas terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS
60 90,63 151,05% IKU
Masalah/Kendala yang Dihadapi
1) Kemampuan server website di pusat yang masih terbatas sehingga jika kunjungan ke website banyak, maka kecepatan akses akan semakin lambat bahkan ada yang gagal koneksi
2) Masih banyak pengguna data yang belum mengetahui adanya perubahan template website yang sekarang lebih lengkap dan mudah mendapatkan data maupun publikasi secara gratis
3) Keterbatasan ruangan untuk pelayanan statistik terpadu dan kelengkapan ruang PST yang masih belum memadai
Strategi untuk Mengatasi Masalah/Kendala
1) Mengoptimalkan kuota memori yang disediakan dengan seleksi konten yang akan dimasukkan ke dalam website
34 Laporan Kinerja BPS Kabupaten Gunung Mas 2015
2) Pada tahun 2016, BPS Kabupaten Gunung Mas akan melakukan sosialisasi mengenai fasilitas website yang baru dengan mencetak leaflet kemudian disampaikan ke para pengguna data
3) Mengusulkan adanya revitalisasi gedung di tahun mendatang dan pengadaan barang modal berupa meja baca dan meja komputer
Tujuan-3
Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel Sasaran 3.1
Meningkatnya Kualitas Manajemen Sumber Daya Manusia BPS
Pengembangan SDM dalam jajaran BPS Kabupaten Gunung Mas, dimaksudkan untuk mewujudkan SDM yang berkualitas. Di samping menggunakan berbagai forum resmi para pegawai juga diberi kesempatan untuk mengembangkan potensi dalam berbagai keterampilan.
Secara umum tidak ada permasalahan dan kendala yang berarti dalam upaya pencapaian sasaran ini. Meskipun demikian, BPS Kabupaten Gunung Mas berupaya agar ada penyempurnaan dalam pelaksanaan sasaran ini sehingga lebih tepat sasaran, dan akuntabel. Tingkat pencapaian sasaran 3.1 pada umumnya masih belum dapat tercapai dikarenakan persentase pegawai yang menduduki jabatan fungsional tertentu hanya mancapai 10,00 persen dari yang ditargetkan, sedangkan persentase pegawai yang berpendidikan minimal diploma IV atau Strata 1 hanya mencapai 97,01 persen.
Tabel 9. Tingkat Capaian Indikator Kinerja Sasaran Meningkatnya Kualitas Manajemen Sumber Daya Manusia BPS
Indikator Kinerja Target 2015 Realisasi 2015 Capaian Tingkat
2015 Keterangan
(1) (2) (3) (4) (5)
Persentase pegawai yang menduduki jabatan fungsional tertentu
10 5 50,00% IKU
Persentase pegawai yang berpendidikan minimal diploma IV atau Strata 1
67 65 97,01% IKU
Masalah/Kendala yang Dihadapi
1) Masih adanya keraguan dari pegawai BPS Kabupaten Gunung Mas khususnya KSK untuk mengajukan diri menjadi pejabat fungsional tertentu, dimana pekerjaan pada kelas jabatan tidak sesuai dengan pekerjaan KSK
2) Minimnya informasi terkait jabatan fungsional tertentu
3) Pegawai yang mengikuti ujian penyetaraan ijazah S1 tidak dinyatakan lulus
Strategi untuk Mengatasi Masalah/Kendala
1) Perlu adanya sosialisasi mengenai jabatan fungsional tertentu secara langsung dan perlu adanya penataan kelembagaan yang menunjang dan mendorong pegawai BPS untuk mengajukan diri sebagai pejabat fungsional tertentu
2) Mendorong pegawai BPS Kabupaten Gunung Mas yang berpendidikan SMA untuk meningkatkan potensi diri dengan melanjutkan pendidikan maupun mengikuti ujian penyetaraan ijazah S1
36 Laporan Kinerja BPS Kabupaten Gunung Mas 2015 Sasaran 3.2
Meningkatnya Pengawasan dan Akuntabilitas Kinerja Aparatur BPS
Untuk mewujudkan sasaran 3.2, BPS Kabupaten Gunung Mas menyusun SAKIP yang terdiri dari Rencana Kinerja Tahunan, Penetapan Kinerja, dan Laporan Kinerja. SAKIP dilaporkan kepada BPS Republik Indonesia melalui BPS Provinsi Kalimantan Tengah. Pencapaian sasaran ini sama dengan pencapaian Penilaian SAKIP BPS Provinsi Kalimantan Tengah yaitu mencapai 103,08 persen.
Tabel 10. Tingkat Capaian Indikator Kinerja Sasaran Meningkatnya Pengawasan dan Akuntabilitas Kinerja Aparatur BPS
Indikator Kinerja Target 2015 Realisasi 2015 Capaian Tingkat
2015 Keterangan
(1) (2) (3) (4) (5)
Hasil Penilaian SAKIP oleh Inspektorat
60 63,65 103,08% IKU
3.1.2 Evaluasi Indikator Kinerja Utama Tahun 2015
Sebagai penyedia data untuk pemerintah, kalangan pengusaha swasta dan masyarakat umum, BPS mempunyai komitmen untuk menyediakan data berkualitas untuk semua. Untuk mengetahui dan mengukur data yang berkualitas maka telah ditetapkan perka BPS No. 58 Tahun 2013 tentang Indikator Kinerja Utama. Berikut dibawah diuraikan kaitan IKU BPS dengan dimensi data berkualitas yaitu:
1) Relevansi
Data dikatakan mempunyai relevansi jika memenuhi kebutuhan pengguna, untuk mengukur secara kuantitatif dilakukan dengan Survei Kepuasan Konsumen. Indikator yang digunakan untuk pengukuran kinerja utama adalah:
- Persentase konsumen yang merasa puas dengan kualitas data statistik
- Persentase konsumen yang selalu menjadikan data dan informasi statistik BPS sebagai rujukan utama
- Persentase kepuasan konsumen terhadap pelayanan data BPS
- Persentase pengguna layanan yang merasa puas terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS
2) Akurat
Akurat adalah kedekatan antara nilai perkiraan dengan nilai populasi sebenarnya (yang tidak diketahui,) indikator yang menunjukkan akurasi yaitu besarnya kesalahan sampling dan kesalahan non sampling. IKU yang digunakan yaitu:
- Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan rumah tangga
- Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan usaha
- Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan non rumah tangga non usaha
3) Ketepatan
Sebagian besar pengguna ingin data terkini yang secara periodik disajikan dan tepat waktu sesuai jadwal. Ukuran ketepatan waktu yaitu perbedaan waktu antara tanggal tersedianya dengan tanggal yang seharusnya tersedia. IKU yang digunakan yaitu:
- Persentase pemutakhiran data MFD dan MBS - Jumlah release data yang tepat waktu
- Jumlah publikasi/laporan yang terbit tepat waktu
- Jumlah publikasi/laporan sensus yang terbit tepat waktu
4) Mudah diakses
Data statistik sangat tinggi nilainya jika mudah diakses dalam bentuk yang diinginkan pengguna, dan dokumentasi yang baik untuk dapat memahami data tersebut. Dalam penyebarluasan data dan informasi statistik, selain menyajikan publikasi dalam bentuk buku dan softcopy, diseminasi data dan informasi statistik juga ditayangkan dalam website BPS Kabupaten. Indikator yang dimasukkan untuk kemudahan akses yaitu:
38 Laporan Kinerja BPS Kabupaten Gunung Mas 2015
- Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi melalui website BPS
- Persentase konsumen yang puas terhadap akses data BPS
5) Keterbandingan
Statistik karakteristik tertentu sangat bermanfaat jika nilainya dapat dibandingkan dengan karakteristik antar waktu dan antar tempat.
6) Konsistensi
Data statistik dapat dikatakan konsisten apabila dapat digabung secara reliabel dengan cara berbeda untuk tujuan berbeda, tanpa harus melihat apakah berasal dari satu sumber. Indikator konsistensi meliputi konsistensi antara data kabupaten, data provinsi, dan data nasional, data bulanan dengan data tahunan.
7) Kelengkapan
Kelengkapan statistik adalah ketersediaan data dan informasi dengan statistik yang seharusnya tersedia menurut keperluan pengguna.
Berdasarkan uraian keterkaitan IKU BPS dengan dimensi data berkualitas sebagaimana telah diuraikan diatas, terdapat 13 (tiga belas) Indikator Kinerja Utama yang yang terkait langsung dengan pengukuran kualitas data, sedangkan 3 (empat) indikator utama lainnya merupakan outcome atau output BPS yang berkaitan dengan kualitas manajemen dan Sumber Daya Manusia. Tingkat pencapaian IKU pada tahun 2015 dapat disimpulkan sebagai berikut:
1) IKU yang berkaitan dengan kualitas data sebanyak 13 indikator Terdapat 2 IKU yang pencapaian kinerjanya dibawah target yaitu:
- Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan rumah tangga 99,74%
- Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website BPS 79,33%
Terdapat 7 IKU yang melampaui target yang direncanakan yaitu:
- Persentase konsumen yang merasa puas dengan kualitas data statistik 111,25%
- Persentase konsumen yang selalu menjadikan data dan informasi statistik BPS sebagai rujukan utama 155,11%
- Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan usaha 102,30
- Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan non rumah tangga non usaha 105,90%
- Persentase kepuasan konsumen terhadap pelayanan data BPS 123,20% - Persentase konsumen yang puas terhadap akses data BPS 122,59%
- Persentase pengguna layanan yang merasa puas terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS 151,05%
Terdapat 2 IKU yang capaian sesuai dengan target yaitu: - Persentase pemutakhiran MFD dan MBS 100%
- Jumlah publikasi/laporan yang terbit tepat waktu 100%
2) IKU yang berkaitan dengan kualitas manajemen dan SDM sebanyak 3 indikator yaitu:
- Jumlah pegawai yang menduduki jabatan fungsional tertentu 50,00% - Persentase pegawai berpendidikan minimal Diploma IV/ S1 97,01% - Hasil Penilaian SAKIP oleh Inspektorat 106,08%